Release info

현재는-아름다워-It's-Beautiful-Now-E02-NEXT
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2022-04-12
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Halo.

Aku lihat kau membuat keputusan cepat.

Kukira kau akan lebih lama.

Kau sudah sepakat dengan ibumu?

Aku ingin kau yang menangani kasusku.

Aku menolak.

Kau kesal karena aku mencoba-coba?

Aku profesional.

Menolak dan ditolak adalah bagian dari pekerjaan.

Lalu kenapa?

Karena aku suka menang.

Aku khawatir peluangmu kecil.

Apa situasiku seburuk itu?

Untuk memenangkan kasus,

klien harus berkeinginan untuk melawan.

Aku berkeinginan.

Tepatnya, aku memang tumbuh berkeinginan keras.

Membuat orang kesal membuatmu gelisah.

Menuntut orang berarti membuat kesal pihak lain.

Menurutmu kau bisa menerimanya?

Kurasa aku tidak bisa,

tapi aku akan melakukannya.

Bisa kau buktikan kini kau bersedia bertarung?

Kata-kataku adalah bukti.

Tidak.

Aku butuh bukti bahwa kau berkata jujur.

Begitulah cara kerja gugatan hukum.

Pihak lain mengklaim hal yang berbeda

dan akan mencari cara untuk membuktikan dia benar.

Ini sulit.

Gugatan hukum tidak mudah.

Bahkan yang paling sederhana

membuatmu gelisah hingga akhir.

Berharap tidak terluka

saat menyakiti orang lain?

Sikap itu tidak akan membantu.

Biar kutanya sekali lagi.

Menurutmu kau bisa mengatasinya?

Aku tidak bisa.

Kalau begitu, biar kuantar keluar.

Aku ingin mengatakan itu setidaknya sekali.

Setelah hari ini, aku tidak akan bisa.

Aku melihat semua yang kupikirkan,

dan aku siap.

Kau masih tidak mau menerima kasusku?

Tidak, tunggu. Kau tidak berhak menolakku lagi.

Senyuman itu menandakan

bahwa kau setuju, bukan?

Kuharap kita bisa akur.

Mulai hari ini, kita satu tim.

Nomor 21, datanglah ke konter nomor empat.

Halo.

Aku ingin salinan

akta pernikahan dan laporan hubungan keluargaku.

Berapa salinan yang kau butuhkan?

Satu.

Maksudku,

masing-masing dua.

Pria itu terdaftar di surat nikahku.

Boleh aku minta salinannya juga?

Apa?

Maksudmu milik suamimu?

Ya.

Bisakah kau mengecewakan kakak iparmu?

Mirae memilih pengacara yang dia temui sendiri.

Aku tidak menyukainya, tapi aku bisa apa?

Baiklah. Terima kasih atas pengertiannya.

Jadi, akhirnya kau mengalami kesulitan.

Aku iri karena kau selalu tampak bahagia.

Kau senang sekarang? / - Aku bukan tak bahagia.

Apa? Kenapa dia berkata begitu?

Astaga, aku tidak berselera makan.

Kau mau makan kue beras mugwort?

Benarkah? Kalau begitu, aku harus mencobanya.

Apa yang terjadi?

Ibu, aku kesal sekali.

Nenek. Aku kesal sekali!

Ada apa? Ada masalah dengan pengacara itu?

Seperti kata Nenek, gugatan adalah

hal terburuk.

Sial.

Kau tak boleh seperti ini bahkan sebelum dimulai.

Lupakan saja!

Apa kata pengacara itu?

Aku menyuruhmu memilih pengacara yang kutemui.

Sulit menemukan pengacara yang pasti menang.

Kau harus cari pengacara baru.

Junhyung dan ibunya tidak mudah dihadapi.

Mereka tidak akan mundur dengan mudah.

Kita butuh pengacara

yang akan tetap waspada sampai kita menang.

Apa yang terjadi? Apa yang membuatmu pesimis?

Aku realistis.

Baca ini.

Aku pergi ke pusat layanan masyarakat

untuk beberapa dokumen.

Junhyung adalah suamiku di atas kertas.

Jantungku copot.

Di kartu keluarga tertulis

Junhyung adalah keluargaku, bukan Ibu dan Ayah.

Aku sungguh ingin menghapus namaku dari fail itu.

Pastikan untuk fokus pada kesalahan pasanganmu.

Contoh. Percakapan. Dia memakai banyak kata kasar.

Dasar wanita gila. Kau pikir kau siapa?

Astaga.

Pasangan bisa saling mengumpat saat bertengkar?

Ibu!

Harus detail.

Kau harus tulis tiap kata yang diucapkan Junhyung.

Itu harus deskriptif.

Sepertinya Ibu sudah beradaptasi.

Kau tahu aku cepat beradaptasi.

Ini keputusanmu, dan aku menghormatinya.

Aku mengerti kau marah.

Aku tahu akan seperti apa,

tapi melaluinya adalah cerita yang berbeda.

Pengacara ingin aku membawa bukti,

tapi aku harus menemui Junhyung untuk dapat itu.

Aku akan ikut denganmu.

Jika Ibu ikut denganku,

dia tidak akan bicara dengan mudah.

Jadi, apa yang bisa dianggap sebagai bukti?

Apa pun yang bisa membuktikan kebohongan suamimu.

Seperti apa?

Pesan teks obrolan kalian.

Ibu mertuamu, mantan pacarnya, suamimu.

Jangan sebut dia suamiku.

Aku tak suka kata "ibu mertua".

Lalu aku harus memanggil mereka apa?

Orang satu, dua, tiga.

Bagaimana menurutmu?

Kita harus menyebutnya begitu.

Baiklah.

Rekaman telepon dengan Orang Satu, Dua, dan Tiga.

Rekaman percakapan.

Dia juga berbohong soal bersekolah di Amerika?

Bisanya dia berbohong tentang sekolahnya juga?

Ibu, aku gugup.

Jangan gugup.

Aku akan menunggu di luar. Fokuslah pada bukti.

Baiklah. Akan kulakukan.

Cobalah untuk tidak terlihat begitu bermusuhan.

Dia tak mau bekerja sama.

Semoga harimu menyenangkan. / - Sampai jumpa.

Sayang. Kubilang jangan menelepon saat aku kerja.

Maaf. Aku ingin membuat janji untuk bosku.

Aku menyuruhmu membuat janji sepekan sebelumnya.

Kau tidak mendengarnya? Ini untuk bosku.

Dokter Lee tak suka saat aku menyelipkan pasien.

Aku akan bicara dengan Yunjae.

Akan kujadwalkan dia paling awal pekan depan.

Astaga, kau sangat keras kepala.

Ini bukan rumah sakit universitas.

Rating klinik kami 4,8 bintang.

Kami sangat populer.

Sayang!

Aku harus mendapatkan kenaikan gaji tahun ini.

Apa kau sebodoh itu?

Pikirkan biaya kuliah Haneul, Bada dan Hae.

Pokoknya, jangan besok.

Beri aku pilihan, dan aku akan menyelipkannya.

Mungkin akan ada yang membatalkan janji temu.

Aku merasa sedih.

Ya.

Bu Sim.

Ya.

Jadwal mereka penuh besok.

Tolong beri aku beberapa pilihan lagi.

Klinik itu sangat populer,

jadi, mereka penuh dipesan untuk pekan depan.

Siapa namanya?

Klinik Gigi Yoon.

Nama dokternya Lee Yunjae.

Nama marga Yoon. / - Kau sangat bertele-tele.

Kau terdengar sangat percaya diri.

Aku akan memeriksa jadwalku dan mengabarimu.

Omong-omong, kau pernah mengatakan ini,

tapi aku lupa lagi.

Kau dan Hyeonjae bukan sepupu.

Omong-omong, hubungan kalian cukup rumit, bukan?

Sama sekali tidak rumit.

Jadi, nenekku

adiknya kakek Pak Lee.

Jadi, putra dari putra nenekmu

adalah kau, benar?

Lalu kenapa nama keluarga kalian berbeda?

Apa?

Kenapa?

Benar juga. Masalahnya

Nenekku menikah dengan kakekku.

Kakekku bernama Choi.

Kalau begitu, ayah Hyeonjae

dan ayahmu adalah sepupu.

Jadi, kalian berdua putra dari dua sepupu.

Lupakan saja. Anggap saja kalian berdua kerabat.

Tapi orang-orang jarang berkumpul

dengan sepupu mereka belakangan ini.

Kurasa keluargamu cukup dekat.

Itu cukup langka di zaman sekarang.

Bisakah kau bergegas?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left