The first 145 lines.
27 Strategi Bertahan Hidup Bond
Puncak kemalasan nih.
Anya, kalau PR-nya tidak dikerjakan, nanti dimarahi Pak Guru lagi, lho.
Nggih...
Kemampuan Bond: Melihat Masa Depan
Petak umpet bareng Anya.
Kyaa... Mati listrik.
Kejutan untuk Bond.
Sini, sini.
Orang dari lab penelitian
Ketemu juga kau nomor 8.
Kau akan kubunuh di sini.
Bond!
Jangan menangis, sampai akhir hayatnya dia tetap bahagia.
Apa? Mau memberi salam perpisahan?
Anya sibuk sama PR. Tidak punya waktu buat main.
Waduh, gawat. Maaf, ya, Bond.
Makanan asunya habis dan aku lupa untuk beli.
Hari ini Loid juga akan pulang telat.
Biar kubuatkan makan malammu pakai bahan seadanya saja, ya, Bond.
Sip, semangat!
Makanannya sudah jadi, Bond.
Bond!
Penyebab Kematian
Loid juga sudah membuat catatan makanan yang tidak boleh dimakan anjing, jadi aman!
Ayo dimakan.
Solusi!!
Hati-hati membuat bunda marah, nanti bisa dibunuh.
Uwah, Bond!
Habisnya dia ogah-ogahan dengan masakanku.
Jalan Buntu
Jalan Buntu
Hayo, Bond. Jangan girang begitu.
Apa dia sedang sakit, ya?
Tidak di rumah
Bikin makanan
Mati
Pulang cepat
Yang bikin makan
Bertahan hidup
Kerja
Woh, Bond rupanya?!
Ada apa?
Oh, terima kasih sudah menghabisinya. Jadinya aku bisa pulang cepat, deh.
Eh? Bond?!
Bond!?
Ada guguk!
Makasih!
Apaan nih anjing liar. Hush, hush...
Bisa-bisanya minta makan dari orang, dasar anjing nakal.
Ada anjing nih!
Sini kugambarin alis!
Misi kali ini mencuri sampel Gerrulimus, serum kebenaran jenis baru yang dibuat PT. Born.
Karena perintahnya tidak masuk akal, jadi tidak sempat mengumpulkan informasi.
Cepat berangkat sana!
Aku tidak bisa menyusup dengan menyamar.
Mau tidak mau harus mengendap-endap masuk.
Apa?! Bond?!
Kenapa bisa di sini?
Jangan berisik, nanti ketahuan musuh.
Loh, cuma kau sendiri, ya.
Yor dan Anya mana? Kau kabur saat jalan-jalan, ya?
Pokoknya kau harus pulang, aku ini sedang kerja.
Apa? Minta diajak main, ya?
Nanti saja, aku sibuk.
Hei, tunggu. Di sana itu markas musuh!
Dia menuntunku lewat rute yang tidak ada orangnya?
Aku tidak ingat pernah mengajarinya begitu. Sudah dia pelajari sebelumnya, ya.
Kalau tidak salah isunya PT. Born juga terlibat dalam proyek Apple.
Jangan bilang karena itu kau datang ke sini?
Untuk membalas dendammu, atau malah dendam kawan-kawanmu yang dijadikan eksperimen?
Kau...
Ya sudah, ayo kita jalankan misi ini bersama.
Karena kurang informasi, aku bisa bergantung pada penciumanmu.
Jadi ini ruang penelitiannya.
Tapi, kok, isinya brankas semua.
Mana ini Gerrulimusnya.
Pengamanannya juga ketat, bakal lama kalau harus diperiksa satu per satu.
Kapan aku bisa pulang kalau begini.
Kenapa, sih, pakai disuruh balik segala.
Katanya ada kesalahan yang muncul.
Gawat, mereka sudah kembali.
Aku akan mengalihkan musuhnya, Kau pulang saja duluan.
Pertarungan ini akan panjang.
Kau dari mana saja? Ayo dimakan maemnya!
Hmm? tenang saja.
Sebagian besar pegawainya sudah pulang.
Jangan bilang...
Dasar, kenapa Pak Manajer menyuruh kembali ke kantor segala.
Katanya ada kesalahan yang muncul.
Tenggatnya juga dipercepat, gila banget.
Sudah, jangan mengeluh, ini perintah dari atasan-
Ha?
Kuncinya sudah terbuka.
Oe, apaan itu?!
Gerrulimus-nya sudah kucuri!
Siapa itu T si Maling?
Jangan bercanda!
Apa, sih. Masih ada ternyata.
Dasar, siapa ini yang iseng...
Terima kasih, sudah membukakannya.
Siapa kalian?!
To-Tolong...
Hebat juga.
Berkatmu misinya jadi cepat selesai.
Aku jadi bisa pulang lebih cepat.
Enak, ya?
Aku khawatir banget saat mencarimu, tahu.
Begitu, ya.
Sebegitu senangnya kau bisa membalas PT. Born. Bagus, deh.
Sip, ayo mampir ke swalayan, nanti kubuatkan makan yang enak!
27 Studi Lapangan Damian
Tuan Damian, kalau tidak segera bangun nanti terlambat untuk apel pagi, lho.
Sebagai hukuman karena terlambat apel pagi, Kau harus membantu ibu asrama.
Hingga tugas itu selesai, Kau dilarang keluar dari asrama.
Tumben sekali.
Meskipun ini hari libur, tapi kebiasaan malas itu tidak elegan, Tuan Desmond.
Saya tidak akan mengulangi lagi.
Tuan Damian lagi-lagi belajar hingga larut?
Karena aku harus segera dapat Stella.
Anda terlalu memaksakan diri.
Oh iya, hari ini katanya Pak Guru akan mengajak ke bisokop.
Mungkin kita bisa nonton film "Mission Imposible: Dead Reckoning"!
Terus katanya setelah pulang nanti akan makan daging bakar Wimpsons!
Ayo segera selesaikan dan menyusul!
Demi daging bakar!
Aku gak ikut.
Aku mau belajar di kamar.
Eh? Padahal ini hari libur, lho.
Kalau aku bilang gak, ya, enggak.
Ayolah.
Pak Guru, apa boleh bebas memilih filmnya?
Aku mau nonton Barbie tante margot!
Benar juga, enaknya liat apa, ya.
Boleh, kan, pak.
Aku berbeda dengan mereka.
Saat mereka santai bermain, aku akan berjuang keras menuju puncak.
Damian, teruslah berjuang agar tidak menodai nama keluarga Desmond.
Demi mendapat pujian dari ayahanda lagi.
Kalian, ayo pergi ke sana.
Ini hukuman untuk dia.
Kelalaian dalam berpakaian, konsumsi makanan di luar jam yang ditentukan, sebagai hukuman
sana bantu ibu asrama.
Terima kasih banyak!
Ah?!
No comments yet. Be the first to leave one.