The first 200 lines.
"Ini adalah musim bunga bermekaran di musim semi"
Bunganya indah.
"Mereka berjalan dengan percaya diri"
Sepatu siapa itu?
"Siapa mereka?"
"Ada sebuah kado di tangannya"
"Dia membawa buket bunga juga?"
"Para pria yang berpakaian rapi ini adalah..."
Itu Soo Hong.
- Untuk apa mereka berpakaian rapi? - Sudah lama sekali.
Mereka semua berkumpul.
"Mereka memakai kacamata warna-warni juga"
Mereka mau pergi ke mana?
"Mereka mau pergi ke mana?"
"Rumah Yang Kalian Berdua Huni"
"Di mana ini?"
Di sini.
- Namanya Eun Bi. - Eun Bi.
Kenapa lama sekali?
Siapa?
Itu seorang wanita.
Itu rumah seorang wanita.
"Rumah seorang wanita?"
Eun Bi, ini aku, Hun Su.
Halo, Eun Bi.
Bukan di sini.
Hadiahmu yang termurah.
- Ini yang termurah. - Itu yang termurah.
- Halo. - Halo.
Siapa dia?
"Siapa dia?"
Hadiahmu yang termurah.
- Ini yang termurah. - Itu yang termurah.
"Seorang wanita membuka pintu"
"Halo"
- Halo. - Halo.
Bu Bae.
- Ayo berjabat tangan. - "Bu Bae"?
Siapa yang bicara sangat kencang di rumahku?
- Halo. - Halo.
"Pemilik rumah ini adalah..."
- Berani sekali kalian. - Itu Pak Bae.
"Ini adalah rumah pasangan pengantin baru, Ki Sung dan Eun Bi"
Itu Ki Sung.
- Ki Sung baru menikah. - Ki Sung.
- Dia rupanya. - Dia baru menikah.
Ya. Dia...
Dasar perjaka tua. Kalian perjaka tua.
Sebelumnya kamu juga perjaka tua. Tapi kamu sudah diperbarui.
Dia sudah diperbarui.
"Dia sudah diperbarui."
"Mereka berharap semua pria itu akan segera diperbarui juga"
Ini seperti dongeng "Bidadari dan Penebang Kayu"
dan juga "Si Cantik dan Si Buruk Rupa".
Ya. Bukankah ini impian semua orang di abad 21?
- Soo Hong, kemarilah. - Kamu sangat beruntung.
- Kemarilah. - Dia lucu.
Astaga.
Siapa itu?
Aku pernah berkunjung dan aku sangat kesal.
Siapa ini?
Ajak kami berkeliling rumah.
Boleh kami melihat kamar tidurmu, Eun Bi?
- Ya. Silakan, sesuka kalian. - Sesuka kami?
Sesuka kalian.
Apa kamu melihat bajunya?
- Apakah yang ini? - Bukankah itu kamar tidur utama?
Tidak, kami memakai kamar ini.
Lihat ini. Jadi, kami...
"Kamar tidur pasangan pengantin baru yang rapi dan sederhana"
Itu...
Astaga.
Kamarnya bagus.
Jelas sekali mereka memang pasangan pengantin baru.
Apa itu akan membuat tidur lebih nyenyak?
Apa itu membuat kamar lebih nyaman dan menjadikan tidur lebih nyenyak?
- Aku penasaran. - Kita tidak akan tahu.
Melihatnya seperti ini tidak menyenangkan.
- Mari kita matikan lampu. - Ada apa ini?
- Lampu lantai harus dinyalakan. - Apa kalian melihat ini?
Indahnya.
"Kamar ini menjadi lebih nyaman saat mengganti lampu"
Kenapa kasur ini sangat... Ini sangat...
Bukankah ini seperti kasur putri raja?
"Kenapa dia melakukan itu di kamar tidur orang lain?
Bukankah ini seperti kasur putri raja?
- Kamu butuh ini. - Apa ini kanopi?
- Kamu butuh ini karena... - Bukankah ada
sesuatu di sampingnya juga?
- Kami sudah menurunkannya. - Bukankah ini namanya "kanopi"?
Itukah sebutannya?
- Aku tidak tahu. - Bukankah ini jaring ikan?
- Ini jaring ikan. - "Jaring ikan".
"Jadi, seperti inilah kamar tidur pasangan pengantin baru ini"
Aku lihat kamu memakai kamar kecil sebagai kamar tidur.
Kamar ini besar sekali.
- Kamar kecil sebagai kamar tidur. - Kamar ini besar.
"Kamar berikutnya adalah studio mereka"
Ini studio. Luar biasa.
- Musisi butuh studionya. - Ini studio.
"Ada foto-foto pernikahan juga di sini"
- Foto-foto mereka - Ini...
ada di mana-mana.
- Foto mereka banyak sekali. - Ya.
Ini tampak sangat bagus.
Aku membuatnya agar cinta bisa ditemukan di setiap sudut.
Lupakan soal itu. Berikan kami makanan. Aku lapar.
- Baiklah. Tunggu. - Dia...
Dia iri.
Kamu iri padanya, bukan? Jujur saja.
Berikan saja kami makanan.
- Kita akan lihat itu nanti. - Duduklah, Eun Bi.
- Duduklah. - Chang Hee dan aku...
Kabarnya baik.
- Hubungilah dia. - Hubungilah dia.
"Apa? Di mana dia meletakkan tangannya?"
Astaga.
Tangannya.
Astaga.
"Mata mereka tertuju pada tangannya"
Kenapa kamu menaruh tanganmu di situ? Dia bukan radiator.
- Tanganku dingin. - Kami sudah sah. Kami boleh begini.
- Di sini sangat hangat. - Aku tidak sadar.
Ini area tubuh manusia yang paling hangat.
Kenapa...
- Area ini sangat hangat. - Ini area yang hangat.
- Tangannya... - Biar kucoba sehangat apa.
- Kenapa kamu penasaran? - Biarkan aku merasakannya juga.
Kenapa kamu melakukan itu?
- Tanganku juga dingin. - Hentikan.
"Melihat pasangan manis ini"
"Membuat para perjaka tua ini kesal"
Kenapa mereka iri pada pasangan menawan itu?
Mereka harus menikah juga.
Pasti ini perbedaan
antara pasangan kekasih dan pasangan suami istri.
- Itu sama sekali tidak aneh. - Apa ada yang meluap?
Tidak.
"Dia berlari"
Kenapa dia gesit sekali?
Dia pandai memasak dan sering memasak.
Sayang.
- Ya? - Hanya itu kemampuannya.
- Dia memanggilnya "sayang". - "Sayang"?
"Bersorak"
- "Sayang"? - Siapa di situ?
Ki Sung memanggil istrinya "sayang".
"Kelima pria ini sedih karena tidak punya pasangan"
Mereka tampak sangat menyedihkan hari ini.
Benar.
- Mereka tidak terlihat senang. - Ya.
Mereka perlu melihat itu agar termotivasi.
"Dia frustrasi"
Ini matang sempurna.
- Ya. - Ini matang sempurna.
- Ini enak. - Ini enak.
"Pasangan pengantin baru ini sangat menggemaskan di dapur"
Perlu aku masukkan mentega?
Perlu aku taburkan garam ke atasnya?
Ayo pergi. Ayo pergi makan barbeku babat sapi.
- Ayo keluar. - Mereka mau makan babat.
Kurasa Ki Sung biasanya berbicara manja dengannya.
Dia benar-benar bersikap manja padanya.
Ini konyol.
- Ki Sung manja? - Ya.
Saat mereka berpacaran,
mereka pasti seperti itu juga.
- Benar. - Tapi
saat orang lain melakukannya, para pria sangat aneh.
Mereka meledek orang yang melakukannya.
Tapi sebenarnya mereka seperti itu juga.
Mereka pasti lebih parah daripada dia.
Sayang.
"Dia memanggil Ki Sung dengan manis"
Kamu hebat, Sayang.
Ini sangat matang sempurna.
Benar, bukan? Kamu hebat.
Apa yang tidak bisa kamu lakukan?
Saat dipuji, kita ingin lebih baik lagi.
Lihatlah betapa menawannya mereka.
Ya.
Apa yang tidak bisa kamu lakukan?
Apa yang tidak bisa kamu lakukan?
- Ini rasanya enak. - Benarkah? Syukurlah.
"Dapur penuh dengan cinta"
Aku senang sekali.
"Tidak ada cinta di ruang tamu"
Rasanya membosankan mengunjungi rumah pengantin baru.
Dia bilang membosankan.
Apa maksud ucapannya padahal dia tidak menikah?
Rekan-rekannya menganggap dia karismatik,
tapi hari ini tingkahnya sangat manja.
Lihat.
Sepertinya ada banyak foto.
Itu akan hilang setahun lagi.
Seperti inilah rumah pengantin baru.
Foto-foto itu diganti
menjadi foto anak-anak jika mereka punya anak.
Aku bertanya karena aku tidak tahu,
- tapi apa dia selalu seperti itu? - Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.