A Beloved Wife

A Beloved Wife (喜劇 愛妻物語)

Download Indonesian Subtitle

Release info

A Beloved Wife 2019 720p WEBRip AAC x264
A Commentary by ch4nk-san
Berteman di Twitter yuk: @ch4nk_san

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
Published on: 2021-06-26
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sudah 2 bulan sejak terakhir kali aku nge-sex dengan istriku.

Karena belum pernah nge-sex dengan wanita selain dia,

aku belum nge-seks dengan siapapun selama dua bulan penuh.

Karena aku tidak 'aseksual' seperti kebanyakan pria zaman sekarang,

aku ingin nge-seks setidaknya sekali atau dua kali sebulan.

"ONSEN YANG MENGERIKAN"

Tapi...

aku seorang penulis skenario yang hampir tak ada pekerjaan dalam beberapa tahun terakhir.

"Penghargaan Kehormatan diberikan kepada" "ONSEN YANG MENGERIKAN"

"Aku ingin menulis naskah untuk serial drama dan film yang populer setahun sekali!"

Jika aku seorang penulis skenario yang populer dan sukses,

aku ingin punya satu atau dua wanita selingkuhan.

Tapi kenyataannya, penghasilan ku per tahun kurang dari 500.000 yen.

Aku tak bisa punya selingkuhan ataupun pergi menyewa pelacur.

Jadi, satu-satunya pilihan buatku adalah nge-sex dengan istriku.

Tapi, sangat sulit mencapainya.

Untuk nge-sex dengan dia, meski tubuhnya tak menyegarkan lagi bagiku,

aku harus berinisiatif mengerjakan tugas-tugas rumah dan merawat anak.

Dengan kata lain, aku harus membuatnya senang.

Hei, sedang apa kamu?

Pijat.

Hentikan. Mana Aki?

Lagi nonton TV di ruang tamu.

Pergilah temani dia. Aku masih ngantuk karena tidur larut tadi malam.

Hei...

Sudah berapa kali kamu nonton "God Tongue"?

Tiga kali.

Sudah! Gak usah dipijat lagi...

"Kiss Pressure Game" asyik juga buat ditonton.

Jika kamu yang menggoda mereka, dua detik sudah cukup untuk menaklukkan mereka.

Berhenti bisik-bisik gitu di telingaku. Selain itu, ada sesuatu yang menyentuh bokongku.

Eh, apa emang? Apa yang menyentuh bokongmu itu?

Hei, aku takkan nge-sex denganmu ya!

Aku capek sekali bekerja seminggu ini.

Makanya aku mau memijatmu.

Sudah gak usah. Pijatanmu gak berasa juga.

Aku makin jago loh...

Karena aku cinta kamu, aku jadi gak bisa berhenti memijatmu.

Aku tau kalo kamu bekerja keras setiap hari.

Semua gara-gara kau, kan?

Maaf, maaf ya.. Aku juga akan berusaha lebih keras.

Hei, gimana kalo kita main "Kiss Pressure Game" sama-sama?

- Aku gakkan pernah main denganmu. - Eh? Terus mau main sama siapa?

Berisik, kau benar-benar ganggu...

Jadi, kamu maunya main sama siapa? Sama Koichi Sato?

Itu gak mungkin. Biarkan aku kembali tidur lagi sekarang!

Kamu bisa kembali tidur sambil aku memijatmu dengan lembut.

Bagian ini benar-benar butuh pijatan.

- Aku bilang tidak usah!!! - Aduh!

Kami sudah menikah selama 10 tahun.

Aku tak tau kalo nge-sex dengan istriku begitu sulitnya.

Aku tak mengira akan seperti ini.

Gaku Hamada

Asami Mizukawa

"A BELOVED WIFE" Alih bahasa: ch4nk-san

Matikan TV nya sekarang, sudah waktunya sarapan.

- Tolong sedikit lagi, aku mohon. - Gak boleh!

Kamu juga berhenti mainin hape dan matikan TV nya sana!

Hei, hei, berita ini bilang kalo Yoshiya Sakamoto berselingkuh.

Serius? Sama siapa?

Sama idol gravure.

Sulit dipercaya, padahal aku suka banget sama dia.

Dia sering terlibat kegiatan-kegiatan amal.

seperti membangun sekolah di negara berkembang.

Dia mungkin hanya pencitraan, kan?

Kudengar dia ikut campur pada skrip dan produksinya.

Apa-apaan ekspresi jelekmu itu?

Kau benar-benar selalu membuatku murung. Harusnya gak usah bilang-bilang soal ini.

Abis sarapan, bawalah Aki jalan-jalan. Aku mau beres-beres rumah.

Aku gak akan pernah mau bekerja bareng pria yang arogan sepertinya.

Lagian gak mungkin juga kau bisa bekerja dengannya.

Tidak, tauge lagi?

Apanya yang lagi?

Gak apa-apa sih, tapi aku sesekali pengen makan sushi.

Bagaimana bisa komplain padaku?

Aki, ayo makan. Papa akan membawamu ke taman nanti.

Kalo gitu, aku mau ke Taman Gajah!

Gimana kalo ke perpustakaan?

Aku lebih suka Taman Gajah.

Diluar pasti panas...

Papa!

Lihat gak tadi?

Aku akan coba lagi.

- Hati-hati ya... - Ya.

Papa, liat aku kan?

Tentu.

Baa!

Azuma-san!

Kenapa terkejut begitu melihatku?

Sudah lama tak melihatmu.

Tunggu, kenapa...

Kenapa kesal gitu sih?

Tidak, aku gak kesal...

- Apa kamu agak gendutan? - Hah, beratku malah turun tau..

Ngomong-ngomong, kenapa kau tiba-tiba berhenti dari pekerjaanmu?

Kau lari dariku, kan? Kau juga menghapus akun LINE mu.

Tidak, bukan seperti itu, abisnya...

Abisnya apa? Kita kan tetangga-an, apa kau tak pernah mengira kita akan ketemu?

Kau bodoh apa?

Anak itu, Ken-chan kan?

Wow, dia sudah sebesar itu. Umur berapa dia?

Lima.

Lihat apa kamu?

Heh? tidak, tidak...

Ah, permisi sebentar...

Halo?

Oh, lama tak jumpa.

Ya, baik-baik saja, tapi sekarang tak terlalu sibuk.

Ah, maaf. Aku mendengarkan...

Ah... minggu depan?

- Ya, kurasa minggu depan bisa. - Dari siapa itu?

- Katakan siapa. - Maaf, nanti kuhubungi lagi.

- Hei, ini urusan pekerjaan. - Siapa? Pak Manajer?

- Bukan. Ah, gimana kabar dia? - Baik, baik...

Tolong hentikan!

Sepertinya terlalu keras sampai kedengaran juga ya?

Lebih pilih nonton film porno ketimbang cari kerja.

Kecilkan suaranya, nanti Aki bisa bangun.

Masukkan benda kotor itu kembali ke celanamu sekarang.

Ini soalnya kamu gak mau biarin aku nge-sex denganmu.

Oh iya, Yoyogi-san tadi menelponku. Dia sepertinya ada pekerjaan baru buatku.

Lagian itu takkan terjadi. Aku tak bisa percaya kata-kata dia.

Hai...

Lama tak jumpa.

Ya, sudah berapa lama ya?

- Kayaknya setelah aku terima plot ini darimu. - Kurasa sudah 3 tahun.

Aku mencemaskan mu karena sudah lama tak posting lagi di facebook.

Jadi, seperti yang kubicarakan di telpon,

Direktur Sweet Pea bersedia menjadi sponsor untuk debut aktrisnya.

Aku tunjukkan plotmu padanya dan dia suka. Dia ingin kamu yang menulis naskahnya.

Dia bilang cerita seorang gadis SMA yang membuat mie udon dengan cepat itu menarik sekali.

Bisa kau tulis segera?

Ya, tapi...

ini adalah cerita yang berlatar di prefektur Kagawa, jadi jika aku yang tulis naskahnya...

Lalu kenapa tak kesana saja?

Kami akan tanggung biayanya setelah naskahnya siap.

Sesibuk apa kau sekarang? Apa lagi mengerjakan sesuatu?

Ya, sedikit.

Gitu ya. Kalo gitu, mungkin aku akan cari penulis lain saja.

Tunggu. Tapi, aku mungkin bisa mengatur waktuku untuk itu.

Kalo gitu, tolong lakukan!

Gunakanlah setrikanya selagi masih panas, kau tau!

Ah, tapi aku juga belum punya SIM.

Mintalah 2 atau 3 muridmu untuk mengantarmu kesana.

Oh iya, masih ada satu Big News lagi.

Aku tak menyebutkannya di telepon,

tapi "Kutukan di Desa" mu tampaknya mulai berkembang.

Eh? Serius?

Ya. Mereka akan memulai syuting film nya di akhir tahun ini.

Ini buatmu.

Wah, sudah dicetak ya?

"KUTUKAN DI DESA"

"Ditulis oleh Gota Yanagida"

Sisanya tinggal tentukan cast nya. Sutradaranya juga senang dengan ceritanya.

Ini sepertinya menjadi pertanda kalo waktu mu akan tiba.

Oh, Usui-chan. Kau sudah datang?

Aku ada janji sama Uchibori-san sebelum ketemu Anda.

Hai, lama tak jumpa...

- Kau potong rambut ya? - Tidak..

Kau kerja dengan Uchibori juga? Benar-benar populer.

Tapi, mereka tak membayarku. Nanti kita bicara lagi.

Yanagida-san, kapan-kapan kita pergi minum ya!

Dia sekarang menulis naskah untuk serial drama baru.

Wow, sebuah serial drama?

Dah...

Sampai nanti.

Aku harap kau bisa jadi seperti dia juga.

- Jadi, tulislah naskahnya segera. - Baik.

- Kalo gitu, permisi. - Terima kasih..

Usui-chan, makan siang yuk. Gimana kalo unagi?

Unagi lagi?

- Pelanggan itu banyak mengeluh. - Ya, selama lebih dari dua jam!

- Bagus kalo kita dapat uang tambahan untuk itu. - Benar...

Sampai nanti!

- Bye. - Bye.

- Kerja bagus hari ini. - Anda juga..

Mama, lambat sekali...

- Oh, sepatuku! - Tunggu, Aki!

"Kijoyu udon,"

"zaru udon," oh, "kamaage udon," dan "kamatama udon."

Aku mau coba ini.

"Prefektur Kagawa"

Apa itu "yudame udon"? - Kami pulang.

Selamat datang kembali.

Selamat datang kembali.

Kalo kamu pulangnya jam segini, kenapa gak pergi jemput Aki?

Maaf, aku gak mengira pertemuannya berakhir lebih cepat.

Hei, gimana kalo kita bepergian ke Kagawa?

Hah?

- Aki, jangan langsung nyalain TV. - Aki, jangan!

Tapi, ini YouTube.

Minggir, minggir...

Anu, ini untuk menulis naskah.

Ingat gak, plot tentang seorang gadis SMA yang membuat udon?

Beberapa orang menyukainya.

Pergi saja sendiri, kenapa aku juga harus ikut?

Aku butuh seseorang yang bisa mengantarku dengan mobil berkeliling disana.

Terus kenapa harus aku? Aku ini sibuk tak sepertimu.

Cuma kamu yang bisa kumintai tolong. Hei, aku mohon...

Mereka ingin aku segera menulis naskahnya. Kalo sudah selesai, mereka akan membayar kita.

A Beloved Wife subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for A Beloved Wife

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left