The first 200 lines.
=Episode 3=-
Sin U, apa kau senang pulang ke rumah bersama Ibumu?
Ibu.
Oh, Eun Chang.
Tidak, Eun Chang. Tetaplah di rumah.
Ibu. Orang yang pergi ke sekolah Sin U hari ini adalah aku. Aku harus pergi.
Bukankah Sin U dibuli?
Mereka takkan menyalahkannya. Tetaplah tinggal.
Lalu bagaimana dengan Sin U? Apa Ibu sudah lupa?
Kita meninggalkan Sin U sendiri selama 7 tahun.
Aku tahu. Tapi tetap saja, kau tak boleh. Sama sekali tak boleh.
Di panti asuhan, Sin U bahkan tidak tahu dia punya Ibu dan Hyung.
Membutuhkan 3 tahun baginya untuk memanggilku Hyung. (abang)
Setiap kali Sin U diam...
...kupikir itu aku.
Aku merasa bersalah sampai mau gila.
Ibu juga merasa bersalah. Ibu juga merasa bersalah.
Tapi tak peduli bagaimana aku mencoba...
...Sin U tidak seperti dirimu.
Eun Chang, jika Ibu tanpa dirimu...
...aku mungkin sudah pergi bersama Ayahmu dulu sekali.
Kumohon. Tinggallah.
Ibu, dia hanya terluka sedikit.
Jika aku minta maaf, semuanya akan berlalu dengan mudah.
Jangan perlakukan Sin U seperti itu.
Eun Chang, takkan ada yang terjadi pada Sin U.
Aku harus menyerahkan diri.
Jika tidak, aku takkan mampu bertemu Sin U.
Aku mungkin tak bisa tenang melihat wajahku sendiri seumur hidupku.
Eun Chang. Eun Chang.
Eun Chang.
Aku hanya terjatuh.
Dimana Sin U?
Kenapa dia tak datang? Apa dia tak mau melihat Hyung-nya?
Bagaimana Sin U bisa melihatmu?
Ini semua karena siapa?
Sudah kubilang itu salahku. Kau selalu seperti itu.
Ibu.
Aku tak mendapat maaf dari mereka, kan?
Tidak, aku akan pergi dan memohon pada mereka.
Jangan khawatir, Eun Chang.
Aku ingin makan makanan yang kau masak.
Dengan Sin U. Kita bertiga.
Tidak apa. Tidak apa, Eun Chang.
Jangan menangis.
Jangan menangis.
Adikku harus hidup.
Jika kau melakukannya dengan baik...
Dimana So Ri?
Dia sudah mati sebelum ambulansnya datang.
Ada transaksi hari ini.
Madam Choe kami, tangkap dengan baik.
Ya, dia sudah tertangkap.
Seperti yang diharapkan, Hyung menjaga adiknya.
Eun Chang. Eun Chang-ku... Kau dimana?
Ibu bilang kau anak yang baik.
Ketika kau di penjara, Ibu hanya memikirkanmu.
Terus menerus seperti sebelumnya.
Tinggal bersama Ibu seperti kejahatan.
Tapi kau tak bisa hanya menjadi orang yang seperti ini, kan?
Kenapa kau disini? Apa yang sudah kau lakukan disini?
K-Kau lihat? N-Narkobanya.
Diam!
Narkoba... kata itu...
...tak boleh keluar dari mulutmu.
Bahkan jika kau membunuh lagi...
Apa?
Bahkan bila kau sendiri yang membunuhku...
...kau tak seharusnya memberikan narkoba itu pada pria sampah itu, Do Eun Chang!
Madam Choe, aku menyelamatkanmu dari tangan polisi.
Kau berterima kasih, bukan?
Barangnya tidak buruk.
S-Sin U.
I-Ini aku. Hyung-mu.
Turunkan pistol itu.
Turunkan.
Aku baik-baik saja.
Benar.
Kau bahkan tak punya hak untuk mati.
Apa?
Bahkan jika kau mati, kau tak punya hak bertemu Ibu.
S-Sin U. Aku tahu kenapa kau begitu marah sekarang...
...tapi itu semua untuk menyelamatkanmu.
Menyelamatkan aku?
Melakukan pembunuhan dengan alasan itu...
...dan kau juga menggunakan alasan itu untuk bertransaksi narkoba?
"Melakukan pembunhan dengan alasan itu"...
Sin U, kau tak bisa mengatakannya seperti itu.
Hari itu, kenapa aku memakai seragammu dan pergi ke sekolahmu?
Itu demi aku. Untuk apa?
Aku bisa bertahan sendiri. Kau tak ingat?
Sendirian. Tanpamu. Tanpa Ibu!
Di panti asuhan, aku bisa bertahan.
Kau tidak muncul ketika aku menunggumu.
Apa artimu bagiku?
It was your own presumption that led to that.
My own presumption?
Benar. It was my own presumption that destroyed my life.
Kau pikir hanya anak itu yang mati dihari itu?
Aku juga mati.
Benar!
Membunuh semua orang! Membunuhnya! Dan aku!
Apa yang kau katakan?
Kau tak ingat? So Ri.
Aku melihatmu keluar dari mobil di kecelakaan itu.
Aku juga di dalam mobil itu. Kau juga mau membunuhku.
Hei, Do Sin U. Omong kosong apa yang kau bicarakan? Kenapa aku?
Karena kau seorang pembunuh. Kau memang orang seperti itu dari awal!
Apa kau benar-benar melihatku seperti itu?
Kau benar-benar berpikir aku tak punya batas?
Aku tak mau kehilangan diriku. Aku takut.
Untuk tidak kembali ke penjara, aku bekerja keras untuk hidup.
Jika aku masuk lagi...
...aku takut aku akan kehilanganmu juga.
Kau bukan lagi Sin U yang kukenal.
Sin U yang kau kenal sudah lama mati.
Waktu itu, Do Sin U yang itu... Orang yang membunuhnya...
...adalah kau, Do Eun Chang.
Sin U...
...ketika Ibu pergi ke panti asuhan untuk membawamu kembali ke rumah...
...seharusnya aku menghentikannya.
Sekalipun aku tak pernah merasakan bahagia di rumah.
Aku baik-baik saja sendiri.
Lalu, kenapa kau tidak pergi lagi?
Ibu dan aku...
...tanpamu...
...mungkin akan lebih bahagia.
Berhenti disitu!
Bukankah kembar identik kecuali sidik jari?
Sekarang kalian identik.
Oppa. Sin U Oppa.
Sin U.
So Ri!
Kumohon, kumohon lepaskan Sin U-ku. Kumohon.
Lepaskan dia, kumohon. Lepaskan dia, kumohon.
Kenapa Chief Do masih belum kembali?
Dia barusan menelepon.
Apa dia benar-benar pergi ke Gwang Yong Su San?
Gwang Yong? Choe In Seon sudah ditangkap...
...dan ada bukti yang konkrit. Kenapa dia pergi kesana?
Itulah yang kukatakan.
Tapi Ketua Tim, kenapa menurutmu dia tidak menelepon ke ponselku...
...tapi malah menelepon ke kantor?
Seperti kali ini, rasanya tidak tepat kalau aku mengatakan aku yang menutup telepon.
Kali ini?
Kau menutup telepon Chief Do sebelumnya?
Bukan... barusan...
...ada tukang olok-olok mengatakan kalau dia Chief Do.
Rasanya ada yang tidak benar. Ada sesuatu yang amis.
Chief. Kenapa kau pergi ke Gwang Yong Su San sendirian?
Ada apa dengan wajahmu?
Kenapa kalian tidak datang? Apa kalian tak mendengarku menyuruh datang?
Tidak menggubris perintah bos kalian?
Maafkan aku, Chief. Kami sibuk menginvestigasi kasus.
Dimana Choe In Seon?
Siapa?
Barangnya... Chief, kenapa kau kembali dengan tangan kosong?
Apa kalian bercanda denganku?
Aku baru saja bekerja. Dengan siapa sebenarnya kalian bekerja?
Maaf?
Kalian bahkan tak bisa mengenali wajah bos kalian sendiri? Apa kalian mau ditegur?
Ketika bos kalian menghilang untuk waktu yang lama...
...kalian seharusnya mencarinya! Apa kalian liburan bersama?
Benar-benar menjengkelkan.
Apa kita benar-benar harus mengeluarkan surat penangkapan?
Dia hyung kandungmu.
Apa Do Eun Chang seorang perwira polisi?
Jadi menuruti perintahnya, kau memberinya barang...
...dan mengoper Choe In Seon padanya?
Bukan begitu.
Menyamar sebagai perwira, melanggar peraturan narkotika...
...semua itu melanggar hukum.
Aku mengerti.
Ketua Tim Lee. Lihat aku.
Ya, Chief Do Sin U. Aku lihat.
Lihat wajahku baik-baik.
Mulai sekarang, jangan perlakukan orang tidak penting sebagai aku.
Jika sebelumnya kau mengatakan kau kembar...
...hal ini takkan terjadi.
Ini adalah alasan yang paling tak beralasan bagi seorang polisi. Kau boleh pergi.
Keluarkan surat penangkapan.
Hyung-nya ada catatan pembunuhan.
Ini benar-benar memalukan. Dan kau mengikuti perintah dari orang seperti itu?
Meskipun barang dan Choe In Seon hilang...
...tapi dia banyak menolong kita.
Orang-orang yang kita tangkap hari ini punya koneksi yang lumayan.
Karena itu, beritahu semua orang untuk menutup mulut mereka.
Jika sampai tersebar di luar kantor, akan ada kekacauan.
Ya, aku mengerti.
Madam Choe kami. Sebentar lagi akan berat.
Kau benar-benar hebat.
Aku masih tak ada bandingan.
Aku takut kau akan bosan, jadi aku mencarikan teman untukmu.
Chief Do Sin U.
Kau sudah pulang?
Sin U. Ada apa?
Kenapa kau pergi? Kau bahkan tak bisa menjaga 1 orang!
Maafkan aku. Kami akan mencarinya sekarang.
Dia itu perwira polisi. Dan Chief dari Divisi Kriminal!
Bagaimana jika dia kembali ke kantor polisi?
No comments yet. Be the first to leave one.