The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.
Permisi.
Pak.
Evakuasi secepatnya bersama Pak Presiden.
Aku akan menjelaskannya setiba di sana.
Jangan membuang waktu, Pak.
Tolong bergegas.
Percayalah kepadaku soal ini, Pak.
Ini aku. Aku tak bisa datang hari ini.
- Aku tak bisa pulang untuk sementara. - Ini halte Majelis Nasional.
Aku kecewa.
Aku ingin melihatmu mengenakan gaun itu.
PIDATO DI GEDUNG MAJELIS NASIONAL
Jangan ribut.
Seorang ASN harus mengikuti etiket publik.
Apa-apaan ini!
Apa yang terjadi?
MAJELIS NASIONAL
Sialan.
MAJELIS NASIONAL
Jika dia hidup selama ini,
kenapa tak muncul kepadamu?
Semua barangnya ditemukan di lokasi ledakan.
Kau sendiri yang bilang.
Kau bilang ponsel Agen Kim Jun-o ditemukan di lokasi.
Jika di lokasi ledakan
ditemukan ponsel dan barang-barangku yang lain,
kukira mereka akan berhenti melacakku
karena berasumsi aku sudah mati.
Jadi, selama ini
kau berpura-pura mati untuk melapor kepadaku?
Kali ini,
aku memenuhi kewajiban
yang gagal kupenuhi sebelumnya.
Aku tidak sadar sebelumnya,
tetapi dia berusaha mengirimkan sinyal
dari tempat yang dekat.
Kau tak ingin mengetahui cara Oh Yeong-seok
selamat?
TELEPON
Cari Ruang 119 di cetak biru
Gedung Majelis Nasional.
Setelah itu kau akan tahu bagaimana cara Oh Yeong-seok
berhasil bertahan hidup.
Menurutmu, Agen Kim yang meneleponmu?
Bagaimana kau bisa yakin?
Karena dia...
Karena Agen Kim sudah tahu.
Tahu apa?
Dia sudah tahu tentang ledakan di Gedung Majelis Nasional
sebelum itu terjadi.
Ini simulasi video ledakan di Gedung Majelis Nasional.
Dibuat setahun lalu, Pak.
Siapa pembuat fail ini?
Presiden Yang Jin-man, Pak.
Pelapor itu mengirimkan sebuah surel ke seluruh media barusan.
Ini detail skandalnya? Terkait keluarga Presiden Park?
Coba kulihat.
Pelapor memutuskan tak mengungkapnya.
Surel itu berisi bahwa dia memutuskan
untuk menghormati Presiden demi stabilitas nasional.
Sepertinya ini surel sopan untuk mengakhiri kegilaan ini.
Bisakah kita memercayai surel ini?
Kenapa dia tiba-tiba berubah? Aku bingung.
Begini,
wajar jika tujuan awal mereka bukan membongkar skandal.
Jika dia memang mengincar hal lain.
Tahun lalu,
saat diskusi pakta perdamaian dengan Korea Utara dimulai,
Presiden Yang mengatakan
kami harus siap untuk serangan dan provokasi yang bisa timbul.
Jadi, ini dibuat?
Langkah pencegahan keamanan nasional?
Ini proyek rahasia tingkat tinggi
yang dipimpin komite khusus di bawah NSC.
Aku ditempatkan di Gedung Biru saat itu,
jadi, aku turut mengenkripsi video ini. Setelah itu,
saat kembali ke NIS
di Februari, aku dapat laporan dari HUMINT.
Informasi pembelian ilegal peledak Semtex oleh suatu perusahaan.
Dari investigasiku,
ternyata perusahaan itu
adalah firma jaringan komunikasi
yang memasang kabel di Gedung Majelis.
Perusahaan kabel jaringan
membeli peledak Semtex?
Aku langsung tahu
seseorang berencana mengebom Gedung Majelis Nasional,
dengan cara yang sama persis dengan video ini.
Jika kau sudah tahu, kenapa...
Laporanku dengan peringatan potensi serangan
secara sistematis ditimbun,
baik di NIS dan Gedung Biru.
Kalau begitu,
yang menyerahkan fail rahasia tingkat tinggi ini
kepada perencana serangan itu
adalah orang dalam di Pemerintahan Yang?
Anggota NSC yang berpartisipasi dalam proyek ini
adalah Presiden Yang, Menteri Pertahanan Nasional saat itu,
Direktur NIS,
dan Komandan DSSC.
Mereka semua
tewas dalam serangan itu.
Tidak.
Satu dari mereka hidup.
Siapa
orang itu?
Komandan DSSC saat itu,
Jenderal Lee Gwan-muk.
LEE GWAN-MUK LAHIR TAHUN 1961 DI SEOUL
KOMANDAN DSSC TAHUN 2017-2018
KOMPLOTAN EPISODE 10
Kudengar
pelapor itu
memutuskan tak mengungkap detail skandal Presiden.
Syukurlah, itu usai sebelum terjadi.
Benar.
Jika kita tak bisa menghentikan Nona Woo dari menggarap beritanya,
aku bertaruh semua media lain
akan melancarkan tuduhan sengit kepada Presiden sekarang.
Kami berutang padamu, Pak Cha.
Terima kasih.
Aku sudah melakukan apa yang kau ingin kulakukan.
Jadi, kau akan memujiku atau apa?
- Tidak, aku... - Lantas?
Aku Kepala Staf Kepresidenan.
Apa kau mengevaluasi kinerjaku padahal kau staf biasa?
Karena hanya kau orang kepercayaan Presiden?
Kau tidak tahu artinya terima kasih?
Apa masalahnya?
Kau tidak mengerti karena tak ada subjek atau objeknya?
Kubilang aku berterima kasih kepadamu atas bantuanmu.
Terima kasih sudah mengajariku bahwa politik pun ditangani manusia.
Aku pun sangat bersyukur mengetahui kau lebih baik dari dugaanku.
Itu bukan pujian atau evaluasi. Mengerti?
Kenapa kau bersyukur mengetahui aku ini orang baik?
Maksudku,
jika itu bukan pujian
atau evaluasi...
Berarti...
Kau...
menyatakan perasaan kepadaku?
Sekarang?
Di sini?
Pub di dekat Gwanghwamun mungkin akan buka besok.
Jawablah dengan bijak. Tak ada kali ketiga.
Bagaimana kalau hari ini?
Jawablah
dengan bijak,
sebelum itu berubah.
Aku bisa
hari ini.
Aku tak mau kau berubah pikiran.
Bukankah itu bagus?
Kalian di sini rupanya.
Frappuccino tanpa krim kocok, ukuran sedang. Benar?
Biar kusampaikan Pak Han bahwa masalah pelapor itu
sudah diselesaikan.
- Baik. - Ambil ini...
Itu...
Jika kukatakan
aku merasa sudah kalah
sebelum bertanding,
mungkin aku terlalu peka, bukan?
Tidak, kurasa instingmu bagus.
Apa?
Apa?
Kau bilang kau taat peraturan?
Aku tak pernah membeberkan informasi yang kudapat saat bertugas.
Anda tak perlu cemas, Pak.
Soal Agen Kim...
Lindungi dia di rumah aman untuk sementara.
Sampai kita pastikan kabar itu
dan memastikan identitas komplotan di Gedung Biru.
Aku akan kerahkan agen keamanan yang bisa dipercaya.
Ini talium yang ditemukan dalam penggeledahan
di rumah Agen Han.
Ini bahan kimia yang sama
untuk meracuni Myung Hae-jun.
Investigasi internal kami mengungkap
Agen Han berkolusi dengan Agen Jeong
untuk meracuni Myung.
Kami berspekulasi
dia kabur saat kami tahu.
Kenapa agen NIS mau membunuhnya?
Apa dia punya motif?
HAN NA-GYEONG
Tunangannya tewas dalam pengeboman.
Aku yakin
sikap kurang ajar Myung Hae-jun selama interogasi
membuatnya mengambil keputusan ceroboh.
Pak, laporan Agen Han tentang Pak Oh
harus didiskualifikasi...
Apa masih bisa dipercaya dalam situasi ini?
Kita berurusan dengan Bu Yun, ketua partai oposisi.
Kurasa Agen Han takkan memberikan informasi palsu.
Apa mereka menemukan hal lain
dalam investigasi internal?
Apa kita tahu kecurigaan Agen Han terhadap Pak Oh?
Kami mengirimkan materi investigasinya
No comments yet. Be the first to leave one.