Release info

육십일,지정생존자 Designated Survivor: 60 Days E10 NEXT NF
육십일,지정생존자 Designated Survivor: 60 Days E10 WEB-DL NF
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2019-07-30
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SEMUA TOKOH, ORGANISASI, TEMPAT, DAN KEJADIAN ADALAH FIKSI.

Permisi.

Pak.

Evakuasi secepatnya bersama Pak Presiden.

Aku akan menjelaskannya setiba di sana.

Jangan membuang waktu, Pak.

Tolong bergegas.

Percayalah kepadaku soal ini, Pak.

Ini aku. Aku tak bisa datang hari ini.

- Aku tak bisa pulang untuk sementara. - Ini halte Majelis Nasional.

Aku kecewa.

Aku ingin melihatmu mengenakan gaun itu.

PIDATO DI GEDUNG MAJELIS NASIONAL

Jangan ribut.

Seorang ASN harus mengikuti etiket publik.

Apa-apaan ini!

Apa yang terjadi?

MAJELIS NASIONAL

Sialan.

MAJELIS NASIONAL

Jika dia hidup selama ini,

kenapa tak muncul kepadamu?

Semua barangnya ditemukan di lokasi ledakan.

Kau sendiri yang bilang.

Kau bilang ponsel Agen Kim Jun-o ditemukan di lokasi.

Jika di lokasi ledakan

ditemukan ponsel dan barang-barangku yang lain,

kukira mereka akan berhenti melacakku

karena berasumsi aku sudah mati.

Jadi, selama ini

kau berpura-pura mati untuk melapor kepadaku?

Kali ini,

aku memenuhi kewajiban

yang gagal kupenuhi sebelumnya.

Aku tidak sadar sebelumnya,

tetapi dia berusaha mengirimkan sinyal

dari tempat yang dekat.

Kau tak ingin mengetahui cara Oh Yeong-seok

selamat?

TELEPON

Cari Ruang 119 di cetak biru

Gedung Majelis Nasional.

Setelah itu kau akan tahu bagaimana cara Oh Yeong-seok

berhasil bertahan hidup.

Menurutmu, Agen Kim yang meneleponmu?

Bagaimana kau bisa yakin?

Karena dia...

Karena Agen Kim sudah tahu.

Tahu apa?

Dia sudah tahu tentang ledakan di Gedung Majelis Nasional

sebelum itu terjadi.

Ini simulasi video ledakan di Gedung Majelis Nasional.

Dibuat setahun lalu, Pak.

Siapa pembuat fail ini?

Presiden Yang Jin-man, Pak.

Pelapor itu mengirimkan sebuah surel ke seluruh media barusan.

Ini detail skandalnya? Terkait keluarga Presiden Park?

Coba kulihat.

Pelapor memutuskan tak mengungkapnya.

Surel itu berisi bahwa dia memutuskan

untuk menghormati Presiden demi stabilitas nasional.

Sepertinya ini surel sopan untuk mengakhiri kegilaan ini.

Bisakah kita memercayai surel ini?

Kenapa dia tiba-tiba berubah? Aku bingung.

Begini,

wajar jika tujuan awal mereka bukan membongkar skandal.

Jika dia memang mengincar hal lain.

Tahun lalu,

saat diskusi pakta perdamaian dengan Korea Utara dimulai,

Presiden Yang mengatakan

kami harus siap untuk serangan dan provokasi yang bisa timbul.

Jadi, ini dibuat?

Langkah pencegahan keamanan nasional?

Ini proyek rahasia tingkat tinggi

yang dipimpin komite khusus di bawah NSC.

Aku ditempatkan di Gedung Biru saat itu,

jadi, aku turut mengenkripsi video ini. Setelah itu,

saat kembali ke NIS

di Februari, aku dapat laporan dari HUMINT.

Informasi pembelian ilegal peledak Semtex oleh suatu perusahaan.

Dari investigasiku,

ternyata perusahaan itu

adalah firma jaringan komunikasi

yang memasang kabel di Gedung Majelis.

Perusahaan kabel jaringan

membeli peledak Semtex?

Aku langsung tahu

seseorang berencana mengebom Gedung Majelis Nasional,

dengan cara yang sama persis dengan video ini.

Jika kau sudah tahu, kenapa...

Laporanku dengan peringatan potensi serangan

secara sistematis ditimbun,

baik di NIS dan Gedung Biru.

Kalau begitu,

yang menyerahkan fail rahasia tingkat tinggi ini

kepada perencana serangan itu

adalah orang dalam di Pemerintahan Yang?

Anggota NSC yang berpartisipasi dalam proyek ini

adalah Presiden Yang, Menteri Pertahanan Nasional saat itu,

Direktur NIS,

dan Komandan DSSC.

Mereka semua

tewas dalam serangan itu.

Tidak.

Satu dari mereka hidup.

Siapa

orang itu?

Komandan DSSC saat itu,

Jenderal Lee Gwan-muk.

LEE GWAN-MUK LAHIR TAHUN 1961 DI SEOUL

KOMANDAN DSSC TAHUN 2017-2018

KOMPLOTAN EPISODE 10

Kudengar

pelapor itu

memutuskan tak mengungkap detail skandal Presiden.

Syukurlah, itu usai sebelum terjadi.

Benar.

Jika kita tak bisa menghentikan Nona Woo dari menggarap beritanya,

aku bertaruh semua media lain

akan melancarkan tuduhan sengit kepada Presiden sekarang.

Kami berutang padamu, Pak Cha.

Terima kasih.

Aku sudah melakukan apa yang kau ingin kulakukan.

Jadi, kau akan memujiku atau apa?

- Tidak, aku... - Lantas?

Aku Kepala Staf Kepresidenan.

Apa kau mengevaluasi kinerjaku padahal kau staf biasa?

Karena hanya kau orang kepercayaan Presiden?

Kau tidak tahu artinya terima kasih?

Apa masalahnya?

Kau tidak mengerti karena tak ada subjek atau objeknya?

Kubilang aku berterima kasih kepadamu atas bantuanmu.

Terima kasih sudah mengajariku bahwa politik pun ditangani manusia.

Aku pun sangat bersyukur mengetahui kau lebih baik dari dugaanku.

Itu bukan pujian atau evaluasi. Mengerti?

Kenapa kau bersyukur mengetahui aku ini orang baik?

Maksudku,

jika itu bukan pujian

atau evaluasi...

Berarti...

Kau...

menyatakan perasaan kepadaku?

Sekarang?

Di sini?

Pub di dekat Gwanghwamun mungkin akan buka besok.

Jawablah dengan bijak. Tak ada kali ketiga.

Bagaimana kalau hari ini?

Jawablah

dengan bijak,

sebelum itu berubah.

Aku bisa

hari ini.

Aku tak mau kau berubah pikiran.

Bukankah itu bagus?

Kalian di sini rupanya.

Frappuccino tanpa krim kocok, ukuran sedang. Benar?

Biar kusampaikan Pak Han bahwa masalah pelapor itu

sudah diselesaikan.

- Baik. - Ambil ini...

Itu...

Jika kukatakan

aku merasa sudah kalah

sebelum bertanding,

mungkin aku terlalu peka, bukan?

Tidak, kurasa instingmu bagus.

Apa?

Apa?

Kau bilang kau taat peraturan?

Aku tak pernah membeberkan informasi yang kudapat saat bertugas.

Anda tak perlu cemas, Pak.

Soal Agen Kim...

Lindungi dia di rumah aman untuk sementara.

Sampai kita pastikan kabar itu

dan memastikan identitas komplotan di Gedung Biru.

Aku akan kerahkan agen keamanan yang bisa dipercaya.

Ini talium yang ditemukan dalam penggeledahan

di rumah Agen Han.

Ini bahan kimia yang sama

untuk meracuni Myung Hae-jun.

Investigasi internal kami mengungkap

Agen Han berkolusi dengan Agen Jeong

untuk meracuni Myung.

Kami berspekulasi

dia kabur saat kami tahu.

Kenapa agen NIS mau membunuhnya?

Apa dia punya motif?

HAN NA-GYEONG

Tunangannya tewas dalam pengeboman.

Aku yakin

sikap kurang ajar Myung Hae-jun selama interogasi

membuatnya mengambil keputusan ceroboh.

Pak, laporan Agen Han tentang Pak Oh

harus didiskualifikasi...

Apa masih bisa dipercaya dalam situasi ini?

Kita berurusan dengan Bu Yun, ketua partai oposisi.

Kurasa Agen Han takkan memberikan informasi palsu.

Apa mereka menemukan hal lain

dalam investigasi internal?

Apa kita tahu kecurigaan Agen Han terhadap Pak Oh?

Kami mengirimkan materi investigasinya

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left