The first 200 lines.
"Pergi ke Kuba dan Kazakhstan"
"Mereka pergi menjumpai penggemar di luar negeri"
Kalian akan bertemu para penggemar kalian.
"Kedua tim akan berangkat secara terpisah"
"Untuk menjumpai penggemar di luar negeri"
"Mereka mengucapkan selamat jalan dengan penuh semangat"
"Akankah mereka bertemu penggemar dengan selamat?"
"Joon Ho, Defconn, Dong Gu pergi ke Kuba terlebih dahulu"
"Keadaan tenang di pesawat"
"Seorang gadis kecil dengan hati-hati mendekati mereka"
Ini untukmu dan timmu.
Apa ini Defconn? Lucunya!
Apa itu?
"Dia bertemu penggemar pertama di pesawat"
Terima kasih banyak untuk ini.
Kami akan menyajikan hidangan pembukamu.
Terima kasih.
"Tidak setiap hari kamu melihat ini di acara"
Teh English breakfast.
Bukankah ini enak?
Kemungkinan besar kita tidak akan dapat makanan di Kuba.
Mereka tidak akan membuat kita tidur di luar ruangan.
"Kekhawatiran menghinggapi mereka"
Itu berbahaya.
"Tiga anggota lainnya pergi ke Kazakhstan"
One Night Two Days.
Ini menakjubkan.
Bagaimana cara pesawat terbang?
Pesawat ini terbang dengan anggun.
Aku takjub setiap kalinya.
"Santapan dalam penerbangan merupakan keharusan"
"Dia menyambut makanan itu tanpa mengambil jeda"
"Dia bahkan makan ramyeon sebelum turun"
Tersisa 20 menit lagi sebelum mendarat.
Sekarang sudah sekitar enam setengah jam.
Bagaimanapun...
Kita pergi untuk menemui penggemar acara kita.
Kita akan segera mendarat di Kazakhstan.
Kita hampir sampai.
"Pemandangan tidak menyenangkan"
Aku penasaran ingin melihat apakah gaya rambutku
masih tetap utuh selama tujuh jam terakhir ini.
"Aku menata rambutku hari ini"
"Itu demi penggemar yang akan menyambut"
"Di bandara"
"Dia mencurahkan segenap jiwa ke dalam gaya rambutnya"
Silakan nantikan.
One Night Two Days.
"Pemandangan malam hari Kazakhstan"
"Mereka tiba di Bandar Udara Almaty"
Penggemar di Kazakhstan.
"Mereka tidak mungkin lebih bersemangat lagi"
Bandara akan penuh sesak dengan penggemar kita.
"Kami di sini untuk menemui kalian!"
Apa ini?
Kenapa kosong?
Apa?
Apa ini? Kenapa kosong?
Tunggu.
Kupikir akan ada yang menyambut kita.
"Hanya ada staf yang menyambut mereka"
- Siapa yang kamu harapkan? - Di mana penggemar kami?
Kamu bilang penggemar akan menyambut kami.
"Merasa hancur"
Tepat sekali. Kalau begitu, kami akan bertemu siapa?
Itu...
Kamu bilang kami sangat populer di sini.
Kamu bilang kami punya penggemar di sini.
Kenapa kamu membuat kami datang ke tempat ini?
Ini sulit dipercaya.
Mereka akan membuat kita mencari penggemar.
"Mereka tidak bisa memercayainya"
Aku tidak percaya aku berada di Kazakhstan.
- Hai. - Hai.
"Aku akan menunjukkan sedikit antusiasme"
"Kami artis dari Korea"
Ini baru.
Apa yang kita lakukan sekarang?
Seperti apa rasanya berada di Kazakhstan?
Itu cukup memalukan.
Di mana penggemar kami?
Kami tidak menduga akan seburuk ini.
Kami tadinya menantikan ini.
Luar biasa.
Tidak mungkin.
Berhubung tidak ada penggemar yang datang menyambut kalian,
kami akan memberi kalian apel sebagai hadiah selamat datang.
Almaty di Kazakhstan
artinya nenek moyang atau leluhurnya apel.
Itu sebabnya kami memberi kalian
apel Kazakhstan.
- Ini dari Kazakhstan? - Ya.
- Sungguh? - Ya.
Kami boleh makan ini kapan saja?
"Almaty dikenal sebagai leluhurnya apel"
"Di sini, perjalanan mereka dimulai dengannya"
Haruskah kita mencobanya?
Entahlah. Mungkin sebaiknya jangan.
Aku akan menyimpannya untuk sarapan.
Aromanya lezat.
- Tetap saja... - Aromanya enak.
Biar kuberi tahu kalian mengenai Kazakhstan.
Kazakhstan adalah
negara kesembilan terbesar di dunia.
Almaty dahulu ibu kota Kazakhstan.
Almaty merupakan pusat
perdagangan dan budaya Kazakhstan.
Letaknya di dekat Pegunungan Tien Shan,
jadi kota sibuk itu juga berdampingan dengan alam.
Kalian sekarang akan menuju markas.
Kupikir akan ada beberapa penggemar di sini.
Kupikir aku melihat kilatan.
Memang. Aku juga kaget.
Aku pasti hanya membayangkannya saja.
Ini kota hantu.
- Tidak ada orang. - Ada satu.
"Mereka belum kenal dengan negara itu"
"Mereka menantikan untuk bertemu penggemar besok"
"Mereka menikmati jalan-jalan di Almaty"
"Selagi mereka tiba di penginapan"
- Apa kita sudah sampai? - Apakah yang ini?
- Lokasi konstruksi? - Kelihatannya begitu.
"Lokasi konstruksi?"
Tempat apa ini?
Apa ini rumah? Ada apa ini?
- Joon Young. - Tidak, kamu dahulu.
Apa kamu bercanda?
- Tolong jangan. - Kalian berdua lagi.
Buka. Buka pintunya.
Bagaimana jika ada kelelawar?
Sekarang nyalakan lampunya.
Ayo.
Kamu membuatku cemas.
"Kondisi rumah itu sangat bagus"
Ini bagus!
"Sia-sia saja aku ketakutan"
- Apa ini untuk kita? - Kurasa begitu.
Kelihatannya seperti losmen.
Tidak mungkin.
Apa cuma kita yang ada di sini?
Ya.
- Ini bagus. - Ini sangat bagus.
"Ada dua buah apel di atas meja"
Astaga.
Rumah ini besar.
"Mereka melihat-lihat tanpa tahu apa yang menanti mereka"
Ada tempat tidur.
Beri saja kami misi.
Kami hampir mati penasaran.
- Ini mahal. - Kamu benar.
Ada banyak kamar.
Sebuah negara yang besar akan punya rumah-rumah besar.
Tadi kubilang apa arti Almaty?
- Nenek moyang apel. - Benar.
Ya, leluhur atau nenek moyang apel.
Kami tadi menyambut kalian dengan beberapa apel.
Jong Min, apelmu ada?
Punyaku di sebelah sana.
"Apel-apel ini milik Tae Hyun dan Joon Young"
Apelnya Jong Min ada padanya.
"Takdir apa yang menanti Jong Min?"
Kalian akan tidur di dalam.
Sungguh? Kenapa?
"Kalau begitu, apa kita akan tidur di dalam ruangan?"
- Kita harus membawanya. - Kamu turun dan...
Kenapa kamu tidak mau membawa leluhurmu?
Apa itu ada di dalam sakumu?
Dia hanya menyimpannya untuk dimakan nanti.
- Bicara soal keberuntungan. - Aku tadi hendak memakannya.
Siapa yang akan tidur di luar belum diputuskan.
Hanya satu dari kalian yang akan tidur di luar.
Sebuah tenda didirikan di halaman depan.
"Selamat datang di Almaty!"
Permainannya adalah "Belah Apel menjadi Dua".
Siapa yang melakukannya lebih dahulu akan tidur di dalam ruangan.
Pegang seperti ini dan...
Itu tidak mungkin.
- Itu tidak bisa dilakukan. - Jika kamu tidak bisa,
kami juga tidak bisa.
Bersedia, siap, mulai!
Apa yang kamu lakukan?
"Berbunyi"
"Apa suara itu berasal dari lututnya?"
"Berjuang"
"Dua orang lemah itu berusaha sebaik mungkin"
Itu tidak bisa dilakukan.
"Mari lakukan ini!"
"Joon Young melakukan lebih baik dari yang diduga"
"Terbelah"
Lihat!
"Apa ini sungguhan?"
Joon Young...
"Dia tidak bisa memercayainya"
Sungguh?
Keluar.
Joon Young yang pertama
tidur di luar ruangan di Kazakhstan.
"Joon Young akan tidur di luar"
Tidak apa-apa.
Aku bertaruh ini bukan apa-apa.
No comments yet. Be the first to leave one.