The Mentalist

The Mentalist

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

The Mentalist S03E23 Strawberries and Cream Part 1 NF WEB-DL WEBRip
A Commentary by LinKy

Tags

webdl
netflix_synced
Published on: 2026-08-20
Downloads: 1
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SPBU dan Toko Makanan JD's

- Kopi. Manis sekali. - Kenapa selalu aku yang beli?

Dan kau yang mentraktir.

Perhatian, seluruh unit. Perampokan bersenjata terjadi...

Di Cash In Motion berlokasi di Twelfth and Main.

Merampok 50 ribu dolar, tersangka pria kulit putih...

Terlihat mengendarai Volvo biru menuju utara Main.

Bertindak hati-hati. Kemungkinan tersangka bersenjata.

Lihat ini.

Volvo biru.

Kau siap?

Astaga. Tidak apa. Aku akan menanganinya di dalam.

Ada yang bisa kubantu?

Ayo.

Permisi, Pak! Kau yang mengenakan mantel.

- Astaga. - Pak!

Pak! Aku bicara padamu!

Tidak! Tidak boleh ada polisi! Pergilah!

- Tiarap! - Pergilah!

- Dia punya bom! - Aku mohon!

- Tiarap! - Tidak! Aku mohon!

- Tiarap! - Pergilah! Aku mohon!

- Tiarap! - Mundur! Jika tidak...

Tidak!

Baiklah. Pemadam kebakaran sudah selesai?

Kami sudah bicara dengan perusahaan soal bensin di tangki penyimpanan.

- Bagaimana dengan penjinak bom? - Kami butuh waktu lebih lama.

- Kami sedang mencari detonatornya. - Permisi sebentar.

Aku tidak meneleponmu. Apa yang kau lakukan di sini?

Melawan kejahatan. Kau?

- Serius? - Serius.

Seorang pria menggunakan bom untuk merampok bank?

Ini rumit, bahkan misterius. Apa yang kita tahu?

Pertama, bukan bank. Dinkler merampok atasannya.

- Penyimpanan Cash In Motion. - Terdengar seperti acara permainan.

Itu bisnis pinjaman gaji dan transfer uang.

Dipakai untuk mentransfer uang ke seluruh dunia.

Itu bisnis uang tapi keamanannya kurang dibandingkan bank.

Sasaran empuk yang bagus. Dinkler lolos dengan 50 ribu dolar.

Hampir lolos dengan 50 ribu dolar.

Ya, dia berhenti mengisi bensin dan polisi Sacramento melihatnya.

Untungnya, orang sinting itu hanya membunuh dirinya sendiri.

Jika ini kasus biasa, kenapa kau di sini?

Karena mereka. Media massa. Direktur Bertram ingin CBI di sini.

Direktur Bertram. Aku mau tanya sesuatu.

Jika Direktur Bertram menyuruh CBI melompat dari tebing...

Akankah kalian melakukannya?

Jika ada uang lembur, tentu saja.

Itu menyedihkan sekali.

Permisi. Maaf. Mari kita mulai.

Aku tahu pria itu berbahaya. Aku menatapnya langsung ke mobilnya.

- Dia memberi isyarat padaku. - Isyarat?

Ya, menunjuk ke arahku, seperti itu.

Terus-menerus. Sungguh menyeramkan.

Dan mata itu, mata gila penuh amarah.

Menunjuk. Mata gila penuh amarah.

Dan kau, Pak? Ada lagi yang kau ingat tentang pengebom itu?

Kukira aku sudah mati. Aku lihat bom di sekitar pinggangnya...

Dan kukira, inilah saatnya. Aku akan mati.

Lisbon!

Ada apa?

Pria ini tidak marah atau gila.

Dia ketakutan. Menarik, 'kan?

Gedung Capitol

Tidak!

Ini mengerikan.

Video seperti ini berdampak besar, akan diberitakan berhari-hari.

Ya, ada sekelompok wartawan di luar sana.

- Apa yang kau dapatkan, JJ? - Agen Lisbon?

Alan Dinkler, 27 tahun, tidak ada catatan kejahatan sebelumnya.

Dia merampok atasannya. Penyimpanan Cash In Motion.

Memasuki kantor bosnya, menunjukkan bomnya...

Dan memaksa masuk ke lemari besi. Dia mengambil 50 ribu dolar.

Kami yakin Dinkler adalah korban di sini.

Dia diculik, dipasangkan jaket bom, dan dipaksa melakukan kejahatan.

Penjinak bom memastikan alat itu diaktifkan pengendali jarak jauh.

Betapa mengerikan. Pria yang malang. Digunakan sebagai boneka.

Tapi masalahnya, orang di balik ini menginginkan uang.

- Ini bukan terorisme, 'kan? - Tidak terlihat seperti itu, Pak.

Rencananya tidak berhasil tapi hanya melewati nasib buruk.

Kami sangat yakin pelaku akan mencoba kembali.

Itu dugaan. "Bukan teroris", itu awalnya. Insiden tersendiri.

CBI berwenang atas segala tindakan dan lain-lain.

Itu tepat, Pak.

Terima kasih, Semuanya. Beri tahu asistenku jika ada perkembangan.

- Hai, Bos. - Apa yang kita dapatkan?

Alat itu menggunakan bahan peledak plastik yang disebut PE4.

Stabil, sulit diperoleh, dan sangat mematikan.

Biasanya di bom manusia semacam ini ada bantalan peluru atau sejenisnya.

Untuk membuat kerusakan dahsyat pada saksi. Dalam kasus ini, tidak.

Hanya mematikan dalam radius 3 meter.

Forensik temukan 50 ribu dolar dari mobil Dinkler.

Beberapa bungkus makanan cepat saji, CD Cash In Motion, dan sampah lain.

- Ada sesuatu dari ponsel Dinkler? - Benda itu rusak parah.

Tapi lab coba selamatkan cip-nya. Mereka beri tahu setelah ada hasil.

Bagus, mungkin itu dipakai pengebom untuk berkomunikasi dengan Dinkler.

Rigsby dan Van Pelt, kalian bicara dengan rekan kerja Dinkler.

Cho, kau dan aku akan pergi ke apartemennya.

Tadi malam Dinkler pulang kerja pukul 17.30.

Pada pukul 08.00, dia kembali dan merampok kantornya.

Di sela waktu itu, seseorang memakaikan bom pada dirinya.

Jadi kita menelusuri ke belakang. Cari tahu kapan itu bisa dilakukan.

Jika kita telah mengetahui waktunya, mungkin kita akan tahu pelakunya.

- Ayo. - Baik.

Cash In Motion Cabang Sacramento

CBI, Bu. Mencari manajermu, Tn. Vermilion.

Dia sedang bicara dengan agen lain. Akan kubiarkan kalian masuk.

Agen lain?

Terima kasih.

Rigsby, Van Pelt, ikutlah bergabung.

Lisbon mencarimu. Apa yang kau lakukan di sini?

Penasaran. Memasang peledak pada seseorang itu tidak sportif, 'kan?

Bukankah begitu?

Kehilangan Alan sangat menyedihkan keluarga Cash In Motion.

Keluarga Cash In Motion. Baik. Ini Drake Vermilion.

Jelas itu alias. Entah kenapa begitu.

Impian gagal di bisnis hiburan, atau hanya nama lahir yang sial.

- Yang mana? - Kurasa itu tidak berkaitan, 'kan?

"Berkaitan". Pasti bisnis hiburan.

Sebenarnya aku memiliki karier sukses di teater musikal.

Tentu saja kau sukses, Drake. Bisakah kau bernyanyi untuk kami?

Kini kau tersenyum, Tracy?

Dari tadi menangis dan kini kau tersenyum?

- Apa aku menghiburmu? - Tidak, Pak.

- "Tidak, Pak," katanya. - Semua orang di sini agak tertekan.

- Itu bisa dimengerti. - Bisakah langsung pada intinya?

Intinya, ya, Drake.

- Pak, itu area terlarang. - Mari kita nyanyikan.

Dinkler, mengambil uangnya dari lemari besi ini?

Ya, dia memaksaku membukanya.

Lalu dia memaksaku dan Tracy masuk ke dalam lemari besi dengannya...

Selagi dia masukkan uang ke tasnya. Lalu mengunci kami di dalam.

Mungkin dia pikir kami akan mati lemas.

Tidak, dia tahu ada ventilasi.

- Dia tahu kita akan baik-baik saja. - Menurutmu begitu?

Kau punya wawasan tertentu? Dia bicara padamu?

Tidak, Pak. Tapi dia orang baik. Dia tidak akan menyakiti siapa pun.

Terima kasih, Tracy. Sungguh berguna mengetahuinya.

Tunggu. Kau tak bisa ke sana sendirian.

Tracy, bisakah kau tunjukkan ruang kerja Dinkler?

Berapa banyak uang ini?

10 ribu dolar.

- Dia hanya mengambil sedikit saja. - Kurasa dia terburu-buru.

Lihat ini.

Dalam 2 detik, 50 ribu dolar. Berapa waktu yang dia butuhkan?

Dia mengambil yang lain?

Entahlah. Sejujurnya mataku ditutup. Kembalikan uangnya.

Tepatnya saat itu kau berdiri di mana? Tepatnya!

Aku berdiri di sini dan Tracy di sini.

Saat dia keluar, dia menghadapmu atau membelakangimu?

Menghadap kami. Sama seperti dirimu.

Dia melakukannya?

Setelah itu apa yang dilakukan Dinkler?

- Dia menutup pintunya. - Seperti ini?

Ya, tepat seperti itu.

- Terima kasih atas bantuanmu. - Tunggu, tidak! Tunggu!

Ayolah!

Tracy, ditemukan beberapa CD di mobil Alan yang berisi daftar ini.

Ini laporan transaksi klien dari dua bulan lalu.

Alan pasti dapat dari lemari besi. Kami tidak diperbolehkan melihatnya.

Apakah berharga? Seperti akun bank atau data kartu kredit?

Tidak, informasi akun terenkripsi dengan sistem terpisah.

Ini hanya nama para klien yang mentransfer uang dan tujuannya.

Kurasa ini tidak berharga.

Alan terus meminta maaf saat pertama kali masuk.

Pada awalnya aku tidak mengerti kenapa dia terus meminta maaf.

Kau mengalami hari yang berat, ya? Pulanglah untuk beristirahat.

Kami sudah selesai.

Ya. Maaf, aku tidak bisa banyak membantu.

Tidak, sebaliknya, pada dasarnya kau pecahkan kasus ini seorang diri.

- Aku memecahkan kasusnya? - Ya.

Dia memecahkannya?

Baiklah. Ada kendaraan mencurigakan yang lewat?

Tidak satu pun.

Baiklah. Terima kasih atas bantuannya.

Sersan mengatakan dia berjaga di rumah Dinkler sejak insiden itu.

Dia mengetuk tapi tidak ada jawaban. Tak seorang pun masuk atau keluar.

- Dinkler punya teman sekamar? - Orang pemalas, menurut pemiliknya.

Selalu di rumah.

- Periksa garasi. Aku ke belakang. - Baiklah.

Halo?

Polisi.

Cho? Kurasa aku menemukan sesuatu.

Baik, Bos. Aku segera ke sana.

Cho, kemari. Ada jasad.

- Teman sekamarnya? - Sepertinya begitu.

Tembakan di kepala.

Dari mana saja kau?

Kau tahu, keluar, berkeliling.

Itu bagus karena kami baru saja menemukan jasad di rumah Dinkler.

- Sudah kuduga. - Mungkin kau mau datang melihatnya.

- Lakukan pekerjaan detektif. - Tidak juga.

Aku cukup yakin itu korban tambahan. Mungkin teman sekamar.

Datanglah ke kantor dan akan kutunjukkan motif sebenarnya.

- Itu bukan uang. - Bukan? Lalu apa?

Sementara aku memikirkannya, bisakah kirim polisi Sacramento...

Untuk memeriksa kantor Cash In Motion?

Kenapa?

Halo?

Ada yang bisa mendengarku? Siapa pun?

More Indonesian subtitles for The Mentalist

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left