Weekend Family

Weekend Family (Week-End Family)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Weekend Family S01E02 Zero Waste-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝘿𝙞𝙨𝙣𝙚𝙮 𝙃𝙤𝙩𝙨𝙩𝙖𝙧

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-03-03
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

HARI JUMAT

Keluar! Jika Clara melihatmu di lift, kau mati.

-Sungguh? -Emmanuelle?

-Ya. -Hai, Emma!

Aku Helena.

-Halo. -Halo. Aku Marie-Ange.

-Ibu Victoire. -Halo.

-Aku sangat suka rambutmu! -Terima kasih.

Victoire punya banyak alergi.

Asetaminofen, kacang, bulu hewan, semua hewan...

Aku jamin dia sangat manis.

Ayah, siapa yang mencuri kotak spidolku?

Cari di kamarmu. Tak ada yang...

Ini tak mudah.

Otak Anak untuk pendekatan komunikatif.

Ini untuk pekerjaan.

Tesis Emma tentang psikologi anak. Dia bisa menghadapi anak-anak.

Bagus, sebab kau akan sadar kepribadian Romy kuat.

Ayah, kemeja favorit bergambar pelikanku hilang.

-Sungguh? -Ada yang pindahkan.

Menurutmu begitu?

Lihat. Kau memakainya!

Ya.

Bagaimana kabar Inès?

-Baik, agak tegang. -Tidak.

Kembalikan, kami akan pergi.

Kalian yang akan pergi, karena ini rumah kami.

-Aku tak mau usir kalian. -Fred.

Tidak. Kau bisa tinggal jika kau mau, tetapi...

Bersama Fred, kami ingin segera adakan makan siang untuk berkenalan.

-Bagus! -Kapan kita bilang begitu?

Kami mengatakan itu. Namun, kami mengatakan banyak hal.

Namun, kapan? Aku tak bisa pada tanggal 2 dan 3.

Aku latihan seharian. Sama sekali tak ada waktu.

Aku dan Inès ada acara seharian di Kafe Broc pada tanggal 3 dan 4...

-Ya... -Aku tak bisa setelah tanggal 5.

-Ada kontrak Asia baru. -Kalau begitu, setelahnya.

Jadi, hari Minggu.

-Hari Minggu bagus. -Kau bisa hari Minggu?

Hari Minggu yang mana?

Hari Minggu besok.

-Dua hari lagi? Hari Minggu ini? -Minggu ini?

Ya, hari Minggu ini.

Terlalu cepat, dia baru saja pindah.

Sampai jumpa hari Minggu.

-Sangat senang. -Bagus.

-Itu bagus. -Ayo.

-Sampai jumpa. -Ya. Jaga dirimu.

Nikmati akhir pekanmu.

Dah.

Kau tak tertekan karena mantanku ingin menemuimu besok Minggu?

Jangan khawatir. Itu normal.

-Itu penting bagi anak-anak. -Ya.

Taruhan $10.000 pasti anak-anak akan menyukaimu.

-Kau taruhan dengan dolar? -Selalu.

-Sungguh? -Atau uang kripto.

Aku tak ingin disukai. Aku hanya ingin mereka menerimaku.

Kau ibu tiri.

Aku ingin ibu tiri sepertimu.

-Itu aneh. -Itu aneh. Sangat aneh.

Ayolah, Ayah. Kumohon.

-Kiri. -Banyak yang ikut.

"Tantangan Nol Konsumsi." Tak belanja selama akhir pekan.

-Tak pakai apa pun... -Benar.

-...atau beli apa pun? -Itu dia.

-Makin dekat. -Sepertinya program bagus.

-Hebat! -Makin dekat.

-Lakukan pekan depan. -Bumi tak menunggu hingga pekan depan.

Ini hari Jumat, dan sampah kita sudah banyak.

-Itu aneh. -Makin dekat.

Jangan khawatir. Sampah dipadatkan.

Aku tak yakin...

Romy, tolong hentikan!

-Bisa beri tahu di mana kecap asinnya? -Sungguh? Ayah sering begini.

Aku tak pernah lakukan itu.

-Bisa lakukan tantangan itu, Ayah? -Tidak.

-Kumohon! -Kau melakukannya.

Aku akan... Ini berbeda. Kau lakukan ini... Aku...

-Dengan dua... -Apa bedanya?

Ada dua...

Dengar, ini akhir pekan pertamaku bersama Emma.

Itu bukan masalah.

Kau sangat baik, Sayang.

Hari Minggu, ibu kalian datang dan kita harus memasak, Clara.

Mereka sulit makan,

terutama ibumu, yang ingin makanan bebas gluten.

-Ada banyak. -Tak ada apa pun.

-Banyak makanan. -Tak ada.

-Ada daun bawang. -Bagus.

Buat daun bawang rebus dengan mayones.

Ya, atau daun bawang di gunung, kolam renang, dan di laut.

-Ya! Daun bawang rumahan. Banyak! -Sungguh, hentikan.

Itu mungkin ide bagus. Memaksa kita menjadi kreatif.

-Terima kasih, Emmanuelle. -Aku tak suka daun bawang.

Aku juga. Kita sama.

Atau kita lakukan hanya separuh akhir pekan.

-Itu ide bagus. -Benar.

Kita akan lakukan banyak hal bersama.

Kita buat banyak hal. Kita akan masak bersama.

Ayah, kita masak sebagai keluarga.

Kau benar! Ayo lakukan. Tantangan Nol Konsumsi.

Pasti hebat. Akhir pekan pertama Emmanuelle.

HARI SABTU

Halo.

Maaf.

-Romy, ke ruang tamu. -Sedikit lagi.

-Akan kususul. -Terima kasih.

Kumohon.

Selamat pagi, Romy. Bagaimana kabarmu hari ini?

Ayo. Hancurkan dia!

Ayah, sandal renangku tak ketemu.

Pastikan kau tak memakainya.

Sangat lucu.

Kau bawa pakaian renang? Bisa berenang seusai kelas.

Aku akan bertemu temanku, Vic.

Jadi, kau bisa bersama ayahmu.

Baiklah.

MARI MAKAN SORE SAJA

Laurence menyarankan sarapan siang, bukan makan siang.

-Ya. -Tak bagus. Sarapan siang lebih lama.

Apa kusarankan lebih singkat,

seperti keripik dan jus jeruk di depan pintu,

berpamitan, lalu mereka pulang?

Daun bawang bisa untuk sarapan siang? Kita hanya punya itu.

Tak bagus, tetapi itu cukup.

Aku pernah buat makan malam romantis hanya dengan wortel dan lada.

Daripada itu, daun bawang keren.

Bagus. Aku suka sarapan siang dan daun bawang.

Itu bagus!

Apa pun yang kau mau, asal kita tak belanja.

Cepat, Clara. Yass menunggu.

Baik. Aku datang.

Kenapa kau naik lift? Membuang energi.

Hai, Clara.

Kulihat kau melakukan Tantangan Nol Konsumsi.

Itu bagus.

Tak sabar melihat hasilnya.

Kabari aku. Sampai jumpa.

Dia melihat profilku.

Dia melihat profilku!

Halo, Tn. Kadiake.

Mereka butuh waktu untuk terbiasa. Normal, tetapi ini berjalan baik.

Hari Minggu, ibu mereka akan sarapan siang...

Ibu mereka?

-Sarapan siang? -Ya.

Hari Minggu itu besok.

Kau bertemu tiga ibu dari putri-putri pacarmu

karena kau tak pilih pria dengan satu mantan seperti biasa

dan kau mengobrol seperti biasa di sini.

Baiklah. Beri aku satu nama.

Nama siapa?

Nama mantannya!

Marie-Ange Delors.

Astaga, aku menemukannya.

Marie-Ange Delors, CEO Cosmévic,

merek biokosmetik Prancis premier, tegas, dan pemimpin.

Aku melihatnya di Majalah Tantangan.

-Emma, dia hebat. -Omong kosong. Hentikan.

Aku sudah kenal ibu Clara. Dia sangat baik.

-Bukan soal baik. -Aku yakin...

Mereka ingin melihatmu

dan menilai apakah kau ibu tiri yang baik untuk anak mereka.

Mereka ingin kendalikan semua.

Bagai di kantor.

Para ibu ingin melihat lukisan anak mereka,

tetapi terapi seni rahasia anak dan aku.

Namun, yang penting pengalamanku bersama anak-anak.

Ya, coba pikirkan.

Jika ada masalah, para ibu akan bicara buruk,

mengkritikmu, dan menganggapmu ibu tiri jahat.

Anak-anak juga benci.

Aku tak ingin dicintai. Hanya diterima.

Mereka sedih. Fred merasa bersalah.

Kau akan bertengkar, dan putus setelah delapan atau sepuluh pekan.

Namun, bisa juga lancar.

Mungkin.

Jika kau siap.

Jangan khawatir. Akan kubantu.

Kau tahu aku bisa diandalkan.

Jangan khawatir. Semua sangat baik.

Semua berjalan sangat baik.

Semua baik.

Biasa saja.

Aku hanya ingin Emma santai bersama keluargaku.

Aku mau keluargaku santai bersamanya.

Kurasa aku tak tertekan sebab tak ada alasan untuk tertekan...

Dia tak tertekan. Anak-anak tak tertekan.

Mantanku tak tertekan. Tak ada yang tertekan, itu bagus.

Aku tak paham. Namun, aku benar. Kau tertekan.

Kau bercanda. Ini normal. Bisa kau bayangkan?

Pacarku bertemu putri-putriku.

Dia akan tinggal bersamaku dan bertemu mantanku.

Siapa pun akan tertekan.

-Topimu lepas. -Aku tak pakai topi.

Apa yang lebih penting? Kalian saling mencintai.

Lainnya tak penting.

Tentu. Cinta akan menghilangkan tekanan. Benar.

Kau benar. Tos, Kawan.

Hati-hati, ada lubang di sini.

Ini namanya kolam renang.

More Indonesian subtitles for Weekend Family

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left