Suburbicon

Suburbicon

Download Indonesian Subtitle

Release info

Suburbicon 2017 720p BluRay x264-Replica
A Commentary by Bandar1

Tags

BluRay
x264
720p
720
Published on: 2018-01-27
Downloads: 53
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Selamat datang di Suburbicon,

Kota besar yang penuh keajaiban dan sukacita.

Berdiri tahun 1947,

Suburbicon dibangun dengan janji kesejahteraan untuk semua.

Dalam waktu 12 tahun,

Itu berkembang dari rumah kecil menjadi komunitas yang padat...

...dengan seluruh kenyamanan kota besar,

Dengan semua kebisingan atau kemacetan.

Saat ini, dengan hampir 60,000 penduduk,

Mereka memiliki sekolahnya sendiri,

Pemadam Kebakaran,

Kantor Polisi.

Mal perbelanjaan.

Rumah sakit kelas satu.

Kami bahkan memiliki paduan suara sendiri.

Penduduk Suburbicon berasal dari seluruh penjuru negeri.

Bercampur menjadi satu dari berbagai kota jauh seperti...

New York!

Dan.../ Ohio!

Dan bahkan.../ Mississippi!

Satu-satunya yang tak Suburbicon miliki adalah kau.

Bukankah ini saatnya untukmu memulai awal yang baru?

Datanglah ke Suburbicon.

Halo, Tex!/ Aku bersepeda!

Kau punya surat izin untuk itu?/ Dia tidak melanggar hukum.

Berikan dia satu jam. Dia akan menghancurkan sesuatu.

Ny. Pendelton./ Hati-hati, Henry.

Kami baru saja menyita sepedanya.

Kau sudah bertemu tetanggamu?

Belum, mereka baru pindah semalam. Tapi aku panggangkan mereka kue.

Astaga!

Hei, kawan./ Pak.

Ini dia.

Ada seluruh keperluan dan berlangganan baru untuk rumah tangga yang baik.

Apa Ny. Mayers ada?

Aku Ny. Mayers.

Baiklah!

Selamat datang di Suburbicon. Semoga kau nyaman tinggal disini.

Apa itu suratku?

Maaf.

Kau sudah bertemu tetangga barumu?

Letakkan itu di kamarnya Andy,

Dan itu di ruang tamu. Terima kasih.

Tenang!

Ayolah, aku tak bisa mendengarmu! Aku tak bisa...

Satu per satu! Mengerti?

Chuck!/ Kami tak mau mereka di sini.

Itu benar!

Boleh aku bertanya, siapa yang berpikir ini bisa diterima?

Kami berpikir para penduduk bisa menerima mereka./Bukan "kami," dia!

Kau?

Diam. Kami sudah bicara dengan Perencanaan Kota,

Rumah yang berdekatan...

...akan diberikan pagar untuk penghalang melihat keluarga Mayers.

Siapa yang akan membayar untuk itu?

Kami yang bayar, Jackson. Komite Perumahan.

Karena kami tak mau membayar untuk itu.

Kau tak perlu membayarnya, sialan!

Tapi tak banyak yang bisa kami lakukan terhadap mereka.

Kami bisa melakukan sesuatu soal itu.

James, bacakan petisinya.

"Kami menolak mendukung Tn. Mayers..."

"...untuk mengatakan ketakutan kami tidak beralasan."

"Kami mendukung integrasi ras,"

"Tapi hanya saat orang kulit hitam menunjukkan dia siap untuk itu."

"Mereka tak mencari yang terbaik untuk dirinya sendiri."

"Masyarakat ini telah terlalu jauh untuk melangkah mundur."

"Kami menuntut Hak Sipil kami..."

"...untuk tinggal dimanapun kami mau dan dengan siapa kami mau,"

"Dan, sumpah demi Tuhan, kami akan mewujudkan itu!"

Kau ingat apa yang terjadi di Baltimore?

Dan Trenton?

Itu sebabnya orang pindah ke sini.

Keluarga Wolcotts bilang seluruh nilai properti kita akan menurun.

Meski jika kita ingin menjualnya, kita tidak bisa.

Astaga, Rose. Justru keluarga Wolcotts yang membuat nilai properti turun.

Ini kota yang tenang.

Orang menjadi gila karena hal-hal seperti ini.

Nicky, sayang, kemari.

Sayang, keluarga Mayers punya anak laki-laki seumuran di beranda rumahnya.

Kenapa kau tak ke sana dan ajak dia bermain bisbol?

Bu, apa aku harus?/ Jangan lihat Ibu.

Nicky! Ajak anak berwarna itu dan bermainlah bisbol dengannya.

Ibumu dan aku akan selesaikan kacang ini,

Kemudian kami akan buatkan kau kue mentega setelahnya.

Pergilah.

Aku tak mau bermain bisbol.

Hei!

Hei.

Kau bermain bisbol?

Ya.

Mereka bermain di belakang Gereja Nazaret.

Kami bukan orang Nazaret.

Kami jemaat Episkopal.

Baiklah kalau begitu.

Kau suka bisbol?/ Ya.

Kau suka?

Jangkrik mendengarkan.

Malam mendengarkan dia.

Kemudian ada suara!

Hanya marmut yang menggali batang pohon.

Tidak, itu Lavinia Nebbs.

Itu jelas jantung Lavinia Nebbs.

Lalu ia turun dengan cepat dan berlari menuruni tangga,

Turun dengan cepat dan cepat,

Turun menuju jurang yang dalam.

Tinggal sedikit lagi.

Melintasi jembatan. Lari.

Lari. Jangan berbalik. Jangan menoleh.

Jika kau melihatnya, kau takkan bisa bergerak. Berlarilah!

Naiklah menuju jalur diantara perbukitan,

Menuju ke ujung jalan.

Bahkan dengan cahaya, ketakutan berputar...

Nicky, kau harus bangun.

Ada orang didalam rumah.

Ayo. Ayo.

Mereka akan mengambil apa yang mereka inginkan dan pergi.

Semua akan baik-baik saja.

Turunlah dari kursi itu.

Diam.

Berikan aku minum.

Maggie.

Dengan nampan.

Berikan aku minum dengan nampan juga.

Baiklah.

Dengar, bisa kita selesaikan ini?

Kenapa buru-buru? Ada janji?

Itu benar.

Mari jangan menunda lagi dan selesaikan ini.

Ayo, Bu.

Letakkan tanganmu di leherku.

Benar begitu./ Biar aku yang lakukan itu.

Dia tak keberatan.

Kau tak keberatan, 'kan, Bu?

Tidak.

Itu benar. Dia tak keberatan.

Di mana toiletnya?

Di ujung lorong. Sebelah kirimu.

Kau mengidap polio?/ Apa?

Polio.

Dia kecelakaan mobil.

Sial.

Ada yang tewas?

Ada apa denganmu?

Hanya ingin memastikan.

Aku mau tahu apa aku bicara dengan pembunuh.

Dia tidak mengemudi.../ Suamiku yang mengemudi.

Tapi tak ada yang meninggal.

Ya. Itu semua berjalan dengan baik.

Hei!

Cepat kemari.

Aku datang! Astaga!

Sebentar lagi, nama dari pemeran pendukung,

Dan ulasan tentang cerita menegangkan pekan depan.

Kita sudah sepakat jika kami bekerja sama...

...kami tidak akan terluka.

Terluka adalah satu hal yang tak bisa aku janjikan didepan.

Setidaknya begitu pengalamanku sejauh ini.

Kau mungkin lebih tahu soal itu ketimbang aku.

Kau pasti berpikir kami cukup gila, 'kan?

Sepasang binatang.

Itu yang kau pikirkan?

Ya. Itu yang kau pikirkan.

Kau tak banyak bicara.

Apa pendapatmu tentang semua ini?

Aku yakin jika kau tak akan melukai kami.

Bu, kau tidak di posisi untuk yakin tentang sesuatu.

Apa kau harus mengikat dia?/ Tidak!

Demi Tuhan. Pikirkanlah sebentar.

Itu pertanyaan yang terjawab dengan sendirinya.

Mari kita segera selesaikan ini.

Kenapa kau begitu gugup?

Dia hanya anak-anak!/ Kita akan mulai dengan bibinya.

Tutup mulutnya./ Kumohon! Kumohon...

"Bibi Em! Bibi Em..."

Bernapaslah seperti biasa.

Bagus.

Aku suka film itu.

Baiklah. Baiklah, Nicky./ Tidak! Ayah!

Ayah.

Ayah.

Biar aku yang urus anak itu./ Tidak! Tidak, tidak, tidak!

Tenanglah, Nak.

Ini akan menjadi sebuah pesta.

Klorofom merupakan depresan progresif.

Itu mempengaruhi saraf.

Biasanya hanya memberikan efek narkotik sementara,

Tapi tampaknya istrimu terlalu banyak menghirupnya...

...dan organ tubuhnya mengalami kegagalan.

Nicky! Sayang, kami sangat khawatir denganmu.

Nak. Kau bisa dengar aku?

Ada sesuatu yang mau aku katakan padamu.

Ini sesuatu yang sangat sedih.

Kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami menyerahkan jiwa Rose,

Saudari kami yang telah berpulang,

Dan kami akan memakamkan jasadnya ke dalam tanah.

Tanah kembali ke tanah, abu kembali ke abu,

Debu kembali ke debu.

Dengan harapan kembali dibangkitkan di kehidupan kekal...

More Indonesian subtitles for Suburbicon

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left