The first 200 lines.
Jangan Baca Ini
Ayo.
Bisa bantu ibu mencari nomor rumahnya?
Oke, 45, 43, semakin dekat.
Semakin dekat.
Kau bisa?
Ayolah.
Sial!
Baiklah, ayo.
Tulang belakang; Sangat baik, tak ada yang lembut,
Tak ada kifosis atau skoliosis.
Kulit; Sangat baik...
Nomor pelanggan 4-4-3-7-0-0-0-8-1-5-1.
Benar, aku saudarinya.
Aku tidak mengerti.
Aku tak bisa melakukan itu. Dia meninggal dunia.
Tidak, aku hanya butuh aliran listrik empat hari...
...selagi aku mengemas rumahnya.
Apa ada orang lain yang bisa bicara denganku?
Baiklah.
Bukan.
Ibu, tabletku mati.
Kau harusnya mengecas itu di motel.
Cody, jangan masuk ke sini.
Arah satunya.
Arah satunya.
Ya, Ibu merokok. Jangan ceramahi ibu, Profesor.
Tak lama lagi kau akan bilang ibu harus berhenti GNC.
Aku pikir ibu sudah akan berhenti GNC.
Setelah kita mendapatkan uang dari rumah ini, Cody.
Kenapa bajumu basah?
Cody?
Pria tentara di depan.
Pria tentara siapa?
Orang tua di beranda.
Dia bicara denganmu?
Hai.
Hai.
Aku Kathy.
April yang pernah tinggal di sini, dia saudariku.
Oke.
Apa anakku mengganggumu?
Tidak.
Apa kau menyiramnya dengan air?
Tidak.
Dia tak seharusnya bicara dengan orang asing, Pak.
Ide bagus.
Apa dia meninggal di sini?
Tidak, sayang, Bibi April meninggal di rumah sakit.
Baunya sangat busuk.
Dimana kamar mandinya?
Kau benar-benar sudah tak tahan lagi?
Ya.
Apa? Ada apa?
Kau baik-baik saja? Ada apa?
Bajingan.
Astaga. Kau tak apa?
Aku kencing di celana.
Tak apa. Ayo.
Kau bisa ganti celana di kursi belakang sambil kita jalan?
Ya.
Baiklah, takkan ada yang melihatmu, mengerti?
Apa proyeknya?
Membersihkan rumah.
Baiklah, totalnya $114.72.
Sialan.
Maaf.
Tunai atau kredit?
Kredit.
Hei, Cody?
Cody?
Hai. Apa kau baik-baik saja?
Aku tak apa. Aku menunggu temanku menjemputku.
Dimana dia?
Kurasa dia lupa.
Kau tahu, itu tak membantu karena tak ada listrik di rumah,
Karena tampaknya itu memiliki tunggakan,
Dan tagihannya sekitar 900-an dolar,
Mungkin saja sampai 9 juta.
Aku akan terus menghubungi,
Dan menemui seseorang yang benar-benar tahu sesuatu.
Semoga kau diberkati./ Terima kasih.
Diberkati.
Aku tak yakin ke mana kita pergi,
Jika kau bisa beritahu aku ke kiri, kanan, atau lurus.
Ya, kita pergi ke VFW.
Lurus terus, gedung besar sebelah kiri.
Sebelah kiri?
Apa itu "VFW"?
Itu tempatku bermain bingo.
Bibi April-ku meninggal.
Salad kentang, semuanya.
Hai, Del./ Hei.
Kau melewatkan acara yang sangat meriah, kau tahu?
Kau seharusnya menjemputku, ingat?
Itu benar, bukan?
Astaga, mereka masih mengizinkanmu menyetir?
Ayolah.
Kau terlihat tampan, Del./ Itu benar.
Ini untukmu./ Terima kasih.
Sama-sama.
Baiklah, semuanya, total hadiahnya $200.
Dan ini nomor pertama kalian.
Hai.
Tolong aku.
Bisa kau menyemprot ini?
Ada jaring laba-laba di bawahnya.
Aku Miguel. Kami tinggal di sana.
Siapa namamu?/ Cody.
Apa kau tahu manga ?/ Hai, Manga.
Bukan, dia Anna.
Manga itu seperti komik.
Ada rak yang dipenuhi koleksi manga.
Orang aneh yang tinggal di rumah kami sebelumnya,
Dia meninggalkan berkotak-kotak berisi manga di garasi.
Itu sangat keren.
Meski itu bukan benar-benar komik yang bagus.
Apa kau menderita kanker?/ Kau tak boleh tanyakan orang itu.
Maskernya sama seperti yang kakek punya!
Terima kasih, Cody./ Sampai jumpa.
Hei, Cody, lihatlah ini.
Aku akan pukul kemaluanmu!
Pukulan siku terbang.
Bajingan, bajingan!/ Itu kakiku!
Hai.
Kau bermain apa?
Keren. Berapa umurmu?
Ibu./ Tidak... Jangan takut.
Aku punya dua cucu, umurnya 11 dan 12 tahun.
Kau pasti suka mereka.
Ada yang bisa aku bantu?
Hai, aku Linda dari rumah sebelah. Aku melihat mobil didepan,
Aku hanya ingin kemari dan menyapamu.
Aku turut berduka mendengar meninggalnya April.
Maksudku, aku tak begitu mengenal dia,
Tapi, kau tahu, aku selalu berusaha ramah dan menyapa.
Dan jangan tersinggung, tapi dia orang yang sangat tertutup.
Baiklah, kau menjual, pindah ke sini, atau apa?
Aku hanya beranggapan kau keluarga.
Aku saudarinya.
Itu bagus memiliki anak muda di sini.
Ada banyak keluarga Meksiko yang tinggal di sisi lain lembah,
Dan mereka sering berpesta.
Aku bukannya rasis, tapi mereka punya banyak,
Dan baru lulus SMA, jadi...
Dari mana asalmu?
Michigan.
Michigan?
Benarkah?
Aku besar didekat Grand Rapids, tapi sekarang Kalamazoo.
Tidak mungkin!
Kami dulu tinggal di South Haven.
Tapi kami harus menjual rumah saat suamiku dipecat tahun 2008,
Kau tahu, saat semuanya kacau,
Seluruh perekonomian.
Apa kau menikah?
Tidak.
Putriku orang tua tunggal, jadi aku mengerti.
Suaminya meninggalkan dia.
Pencandu alkohol. Meninggalkan dia tanpa apapun.
Boleh aku melihat ke dalam?
Selama bertahun-tahun aku tak sempat melihat ke dalam.
Maksudku, April tidak menginginkannya.
Aku sedang berbenah.
Melihat sebentar saja?
Mungkin lain waktu./ Bagus, luar biasa.
Jika kalian butuh sesuatu, beritahu aku. Oke?
Terima kasih, Linda./ Siapa tadi namamu?
Kathy dan Cody./ Kathy, Cody, benar.
Baiklah, sampai jumpa.
Hei, Cody?
Kita harus berkemas besok, oke?
Kita tak mampu tinggal di sini lagi.
Tapi aku suka di sini.
Ibu tahu, tapi ibu pikir kita bisa perbaiki beranda depan,
Beranda dengan jendela kawat, membuatnya menjadi bagus.
Itu akan seperti berkemah.
Oke.
Itu akan seru.
Ibu? Ibu?
Apa ada yang salah dengan Bibi April?
Entahlah. Mungkin.
Ibu tahu rumahnya seperti itu?
Apa kamarnya seperti itu saat kalian masih kecil?
Entahlah. Dia 12 tahun lebih tua dari Ibu.
Ibu tidak ingat.
Seperti apa dia orangnya?
Doa cerdas, pendiam.
Ibu yang liar.
Dia kuliah?
Ya, dia murid yang sangat pandai.
Kenapa kita tidak menemui dia?
Ibu tidak benar-benar yakin...
Ibu kesal dengannya.
Kenapa?
Saat kau dan ibu pindah tinggal bersama Nenek,
Ibu pikir dia seharusnya menawarkan diri untuk merawatnya,
Karena dia memiliki rumah,
Dan dia sudah jauh lebih dewasa, kau tahu?
Ibu tidak tahu.
No comments yet. Be the first to leave one.