The first 200 lines.
Bencana besar di jembatan Milennium...
Semua lalu lintas macet, dan polisi mencari keselamatan.
Semua area masih ditutup.
Seseorang, yang dikenal sebagai...
Harry Potter. Siapa Harry Potter?
Um, Bukan siapa2.
Hanya iseng saja.
Koranmu lucu.
Aku hampir saja berteriak. Aku melihatnya bergerak
Benarkah?
Ketika aku sedang melewati kerata api.
- Ok, aku pikir..-- - (jam) sebelas.
Itu saat aku pulang kerja.
Kau bisa menceritakanku tentang si Harry Potter itu.
Kau sembrono musim panas ini, Harry.
Aku suka berkendara dengan kereta api.
Menyegarkan pikiranku.
Semua ketidaknyamanan akan berakhir, bukan?
Legenda itu mengerikan, kalau saya bilang.
Sekarang bukan saatnya menceritakannya.
Pegang tanganku.
Lakukan yang aku bilang.
Saya tadi sangat sulit bernafas, bukan begitu?
Tentu.
Lumayan berhasil juga, kalau boleh saya bilang.
Kebanyakan orang tak sanggup saat pertama kali.
Bisa aku bayangkan.
Selamat datang di desa yang indah Budleigh Babberton.
Harry, Saya perkirakan sekarang kamu akan bertanya2...
kenapa aku membawamu ke sini?
Benar kan?
Sebenarnya, setelah semua yang terjadi tahun2 ini, Aku jadi terbiasa dengannya.
Siapkan tongkatmu, Harry.
Horace!
Horace.
Demi janggut Merlin!
Kau tidak perlu mengembalikan bentukku, Albus.
Yah, aku harus bilang kamu membuat kursi yang hampir sempurna, Horace.
Semuanya nyaris sempurna.
Aku membuat ini semua sangat natural. Apa yang menggagalkannya?
Darah naga.
Oh ya, Perkenalan.
Harry, Kenalkan teman lamaku dan karibku.
Horace Slughorn.
Horace... Kau pasti tahu siapa ini.
Harry Potter.
Jadi, dengan semua aktingmu ini, Horace...
Kau, bagaimanapun, Menunggu seseorang bukan?
Seseorang? Aku benar2 tidak mengerti maksudmu.
Baiklah. The Death Eaters (Pemangsa kehidupan) telah mencoba
merekrut aku selama lebih dari setahun ini.
Apa kau tahu Seperti apa rasanya?
Kau hanya akan bilang tidak untuk orang seperti ini berkali-kali.
Jadi, aku tidak tinggal di suatu tempat lebih dari seminggu.
Muggle pemilik tempat ini sedang di pulau Canary.
Baiklah, sebaiknya aku kembalikan seperti semula untuk mereka,
Bagaimana? Ya.
Baiklah.
Tadi itu menyenangkan.
Apa kau keberatan Kalau akau menggunakan loo?
Tentu tidak.
Jangan kira aku tidak tahu kenapa kau di sini, Albus.
Jawabannya tetap tidak.
Sangat jelas, dan sekali lagi, tidak.
Kau sangat mirip ayahmu.
Kecuali matamu, tentunya.
- Matamu seperti..-- - mata ibuku, yeah.
Lily, si cantik Lily.
Ibumu orang yang sangat cerdas.
Saya bisa katakan yang lebih menarik adalah
bahwa dia kelahiran orang biasa.
Salah satu teman terbaikku juga kelahiran orang biasa.
- Dia yang terbaik di angkatan kami. - Oh tolong jangan berpikir
Aku meremehkan. tidak, tidak , tidak..
Ibumu salah satu murid favoritku.
Lihat, itu dia. tepat di depan.
Semua milikku. Masing2 dan semuanya.
Maksudku, Bekas murid.
Kau kenal Barnabas Cuffe? Editor harian the Daily Prophet.
Selalu mengambil OWL ku kalau aku ingin menulis
Pada harian 'news of the day'.
Gwenog Jones, kapten the Holyhead Harpies.
Tiket gratis Di mana saja aku mau.
Tentu saja, sudah lama aku tidak ke pertandingan.
Ah, ya! Regulus Black.
Jelas sekali, ini kakaknya brother Sirius,
tewas beberapa minggu yang lalu.
Aku pikir semua keluarga Black, kecuali Sirius.
Menyedihkan.
Anak yang berbakat.
aku pernah bersama regulus, tentu, tapi...
aku lebih senang sendiri.
Horace!
Apa kau keberatan kalau aku mengambil ini?
Aku ingin bermain puzzle.
Ya, tentu saja, Kau belum mau pergi kan?
Oh, Aku pikir aku tahu aku kehilangan saat aku melihatmu.
Aku menyesal, Aku tadinya akan menganggapnya penghargaan pribadi
kalau saja kau mau kembali ke Hogwarts.
Baiklah, kau seperti temanku. Mr. Potter.
Salah satu yang terbaik.
Baiklah, sampai jumpa Horace. sampai jumpa.
Baiklah. aku mau.
Tapi aku mau pakai kantor lama Professor Merrythought's.
Bukan kloset air yang seperti dulu.
Dan saya mengharapkan kenaikan gaji.
Ini semua kegilaan. kita akan pergi, gila!
Tentu saja.
Tuan, sebenarnya apa arti semua ini?
Kau sangat bertalenta, terkenal dan kuat.
Semua yang Horace hargai.
Professor Slughorn's pasti akan mengoleksi orang seperti kamu, Harry.
Akan dijadikan permatanya.
Itulah alasan dia mau kembali ke Hogwarts.
Dan memang sangat krusial kalau dia kembali.
Aku mungkin sudah mengambil malam yang indahmu, Harry.
Dia sangat...
sangat cantik.
Wanita tadi..
Tidak apa apa, tuan.
Aku akan kembali saja besok, cari alasan.
Oh, kau belum akan kembali malam ini, Harry.
Tapi tuan, bagaimana dengan Hedwig? dan pakaian2ku?
Keduanya sudah menunggumu.
Hedwig?
Ibu?
Ginny, apa itu?
Aku hanya heran kapan Harry kembali?.
Apa? Harry-- Harry, siapa?
Harry Potter, tentu saja.
Tentunya aku akan tahu kalau Harry Potter ada dalam rumahku, bukan begitu?
Pakainnya di dapur... Dan burung hantunya.
Tapi tidak, sayang.. Aku meragukan itu.
Harry? Ada yang bilang Harry?
Aku, berisik!. Dia di atas bersamamu?
Tentu saja tidak.
Tentunya aku akan tahu kalau teman terbaikku di dalam kamarku, bukan??
Apa itu suara burung hantu?
Kau belum melihatnya, bukan?
Sepertinya, dia heran dengan rumah ini.
- Benarkah? - Benar.
Harry!
Harry.
Kejutan yang menyenangkan!
Kenapa kau tidak memberitahu kami kalau kau datang?
Aku juga tidak tahu. Dumbledore.
Oh, laki-laki itu! Apa yang tidak bisa kita lakukan tanpanya?
Ada sedikit... odol.
Jadi, kapan kau tiba di sini?
Beberapa hari yang lalu.
Libur sejenak, Tadinya aku ragu akan datang.
Ibuku, minggu lalu...
bilang aku dan Ginny sudah tidak ada urusan kembali ke Hogwarts.
Terlalu berbahaya.
Oh, ayolah.
Dia tidak sendiri.
Bahkan orang tuaku. yang hanya orang biasa,
tahu sesuatu yang buruk sedang terjadi.
Ngomong-ngomong, ayahku tadinya mau menjemputku
dia bilang ibu sibuk...
Akan memakan waktu lama, tapi akhirnya dia datang.
Tapi, kita sedang membicarakan Hogwarts.
Ada Dumbledore. Apa yang kurang aman?
Sudah banyak yang bilang...
Dumbledore sudah cukup tua.
Omongan kosong! Baiklah, dia baru...
Berapa usianya?
150? kurang lebih beberapa tahun?
Cissy, jangan begitu!
Dia tidak bisa dipercaya.
Penguasa kegelapan mempercayainya.
Penguasa kegelapan salah.
Menjauhlah, Wormtail.
A- aku tahu Aku tidak seharusnya di sini
Penguasa kegelapan sendiri melarangku membicarakan ini.
Kalau penguasa kegelapan melarangnya, maka jangan bicarakan.
Letakkan, Bella, kita tidak boleh menyentuh apa yang bukan milik kita.
Sebagaimana yang sedang terjadi, Aku paham dengan keadaanmu, Narcissa.
Kau?
Penguasa kegelapan memberitahumu?
Saudaramu menghinaku.
Bisa dimengerti, Selama bertahun-tahun, Saya sudahmemainkan perananku dengan baik.
Sangat baik, aku bergelut dengan penyihir terbaik sepanjang masa.
Dumbledore is adalah penyihir terbaik. Hanya orang bodoh yang mempertanyakannya.
Aku meragukanmu, Severus.
Kau harusnya merasa terhirmat, Cissy.
Seperti halnya Draco.
Dia masih anak-anak.
Aku tidak bisa mengubah kemauan penguasa kegelapan.
Tapi masih memungkinkan aku membantu Draco.
Severus.
Bersumpahlah.
Buat perjanjian tidak terlanggar.
Itu hanya kata-kata kosong.
Kau akan membantunya sekuatnya... Saat itu dibutuhkan.
Dia hanya akan sembunyi ke persembunyiannya.
Pengecut.
Keluarkan tongkatmu.
Akankah kau, Severus Snape, menjaga Draco Malfoy
saat dia memenuhi keinginan penguasa kegelapan?
No comments yet. Be the first to leave one.