The first 174 lines.
Ayo ke rumah sakit.
Ayo!
Ayo ke rumah sakit.
Ayo jalan bersama.
Kenapa kau melakukan ini?
Ayo pergi bersama.
Aku bisa pergi sendiri.
- Lebih baik sama-sama. - Aduh ih.
Kau tidak takut kalau disuntik?
Apa aku bocah... yang takut disuntik?
- Ayo. - Hei
Permisi.
Aku bukan yang sakit, tapi orang yang sakit dia.
Bahumu juga sedang tidak baik loh.
Apa anda memegang sutil dengan tangan kanan?
Iya.
Aduh...
Dokter.
Aku tidak butuh gips, kan?
Aku tidak boleh memakai gips.
Sebenarnya dia orang yang terluka.
Kenapa anda malah memeriksa pergelangan tangan dan bahuku?
Aku tidak mengerti.
Kenapa anda tidak datang lebih cepat?
Itu...
Aigoo.
Ke sini lagi. Datang lagi.
Kenapa kau tidak memberitahuku kalau sudah keluar?
Kau terlihat sudah baikan.
Hei.
Btw, saat kau mengangkatku...
...untuk menyelamatkanku dari orang jahat itu...
...hatiku berdebar saat aku berada di pelukanmu.
Aku gugup.
Jantungku berdegup-degup kencang tau'.
Kau lucu parah.
Kau benar-benar pria yang luar biasa.
Cuma wanita bodoh yang tidak menyadarinya.
Kau itu seringan bulu.
Apa karena sudah tua?
Itu bukan karena aku sudah tua.
Itu karena aku kurus.
Btw nih...
...Poong dan Sae Woo, keduanya sama-sama lajang, ya?
Dia bilang begitu. Lalu dia bilang tidak.
Dia terus begitu bolak-balik, Poong itu tuh.
Mereka...
...keduanya sudah menikah.
Lalu kenapa dia terus mengubah kata-katanya?
Kenapa dia bilang iya terus bilang tidak?
Aku bilang kepada Poong...
...kalau Sae Woo menangis di halte bus.
Poong langsung berlari cepat.
Sae Woo menangis? Kenapa? Kenapa menangis?
Itu hanya sebuah kebohongan.
Cara dia berlari terlihat seperti dia itu pacarnya.
Lalu apa mereka berselingkuh?
Aigoo, "selingkuh" apaan lagi?
Jangan membuka tirai seperti itu. Aku bisa saja telanjang.
Kau benar.
Aku datang ke sini karena kau.
Aku bahkan tidak tahu aku sakit.
Jangan kerjakan wajan lagi.
Jangan sutil juga.
Aku akan melakukan keduanya wajan dan sutil.
Bekerja dengan salah satunya membuatku terasa kurang.
Lenganmu akan segera membaik.
Setelah itu, aku harus meninggalkan dapur karena...
...aku hanya bisa memegang sutil. Tanpa tahu apa-apa.
Kau takut diusir?
Kau pandai mendorong orang menjauh bahkan jauh sebelumnya.
Kau terdengar kesal.
Seperti katamu, setujudeh!
Aku rasa kau tidak ingin meninggalkan dapur.
Ya, chef.
Aku bisa memisahkan masalah kerjaan dan pribadi.
Aku juga, bisa.
Kalau gitu, beres.
- Baik. - Ya, chef.
Hei.
Btw.
Apa dim sum-nya seburuk itu?
Ya, chef.
Kau menggambarkannya dengan begitu dingin...
...kejam, dan brutal ternyata.
Kau punya lidah sensitif.
Kau berusaha menempatkan koki di atas talenan seperti ikan dan mencoba mengiris-irisnya.
Haruskah aku...
...mengatakan yang manis juga?
Tidak.
Mulai sekarang...
..aku akan melakukan apapun yang hatiku mau.
Hatiku milikku.
Kau pria yang harus berhenti memberi tahu apa yang harus kulakukan.
Bagus.
Karena aku tidak di rumah sakit sendirian.
Senang rasanya sakit bersama.
Kedengarannya tidak masuk akal.
Apa yang kau lakukan di sini?
Kau.
Duduk di sini dan tunggu sebentar.
Bicaralah dulu denganku.
Ada apa, Sajang-nim?
Apa kau masih...
...menikah?
Aku menandatangani surat cerat. Ini sudah berakhir.
Selamat.
Bagus untukmu.
Kenapa?
Kau.
Sudah putus dengan istrimu?
Aku hanya...
...ingin tahu saja.
Iya.
Kami sudah putus.
Kau melepas cincinmu juga.
Baik. Kerja bagus.
Kau melakukannya dengan baik.
Temui wanita yang lebih baik lain kali.
Aku tidak menemui wanita. Aku hanya akan bekerja.
Diterjemahkan oleh @uchakka - ig @uchakka | tw @uchakka -
Lagi.
Meong.
Balon adonan ini...
...harus melebar seukuran wajah...
...agar menahan berat kuah dan isinya.
Tapi bolong terus sebelum selesai meniupnya.
Meong.
Jika ditambal, nanti jadi terlalu tebal dan sulit.
Aku ingin melakukannya dengan baik.
Tapi tidak berjalan sesuai keinginanku.
Eishh.
Ini sangat lezat.
Ini enak.
Besok, Festival Dim Sum Udang Komplit...
...akan dimulai antara Finishing Touch dan Hungry Wok.
Tolong lakukan yang terbaik agar sempurna sesuai peran kalian.
- Ya, chef! - Ya, chef!
Seol Ja, ayo kita cicipi kaldunya lagi.
Rasanya mencurigakan karena usus udangnya.
Kita menggunakan udang yang ditangkap liar, tapi karena mereka dibekukan...
...usus memburuk setelah dicairkan.
Itu sebabnya kita gunakan udang putih...
...lokal Pasifik, meski panen udangnya sangat terbatas.
Ya, chef.
Permisi, Ahjumma, kau akan bertugas menyiapkan udang.
Kami semua sibuk dan mepet waktu, jadi tolong cepat.
Kami membutuhkan 12 udang dalam tangbao, jadi...
...siapkan 2 kotak dan isinya hanya dagingnya saja.
Udang harimau itu mahal jadi...
...penting untuk menjaga juicy dagingnya.
Kau tidak boleh merusak satu udang pun.
Pegang kakinya saat kau merobek kulitnya sekaligus.
Pastikan untuk membuka cangkang perlahan...
...jadi kau dapat dagingnya utuh.
Ingat, jangan merusak apapun.
Kau bisa melakukannya, kan?
Ayam utuh.
Ceker ayam.
Kulit babi.
Kaki babi.
Air.
Stop.
Jahe.
Jahe...
Jahenya tidak harus dipotong, tapi kalian harus mengikisnya.
Jika kalian menggunakan pisau, aromanya akan hilang.
Jangan menganggapnya sebagai kulit.
Anggap sebagai pakaian yang menutupi jahe.
Pastikan kalian tidak merusak daging jahenya.
Jawab aku.
Ya, Bagian Pemotongan.
Ahjumma!
Anda sudah gila?
No comments yet. Be the first to leave one.