The first 149 lines.
Apakah ini ingatan ayah?
Dia tampak bahagia sekali, 'kan?
Apalagi untuk orang yang telah hidup lama lalu menjatuhkan teman
dan keluarga lamanya ke neraka.
Sebenarnya apa maumu?
Akan kuperlihatkan sampai kau paham.
Cara Grisha Yeager mencuci otak putranya,
dan menanamkan paham nasionalisme kepadamu.
Sampai kau paham.
Berkali-kali.
Kau senang, 'kan, Grisha?
Tak akan ada yang menyalahkanmu di sini,
yang menikmati kebahagiaan,
dan melupakan keluarga pertama.
Begitu juga dengan putramu yang sebelumnya.
Kau bisa melupakan selamanya.
Ayo.
Berikutnya.
Lihat, Eren.
Inilah sosok aslinya.
Dia memanfaatkan status dokternya, untuk mendekati penguasa tembok.
Untuk menyelidiki raja tembok,
dan merebut Founding Titan.
Tentu kalau dia salah langkah, istri dan anaknya tak akan selamat.
Namun, dia terus membahayakan mereka.
Apa kau tahu kenapa?
Jika tujuan ayah sialan ini untuk restorasi Eldia,
berarti dia si kurang ajar yang membuat putranya ke jamban.
Aku kecewa.
Aku salah.
Seharusnya aku tidak dilahirkan.
Cuci otaknya sudah luntur.
Waktu kita tak terbatas.
Tak perlu buru-buru.
Jangan-jangan...
Tak kusangka dia menemukannya secepat ini.
Tempat apa ini?
Benteng raja tembok.
Tidak mungkin.
Seharusnya Grisha merebut Founding di hari saat tembok dihancurkan.
Itu masih bertahun-tahun lagi.
Jadi begitu.
Tampaknya dia sangat mencintai putra keduanya.
Sampai-sampai meneguhkan misi restorasi.
Jauh berbeda dari waktu denganku.
Sepertinya dia telah belajar dari kesalahan sebelumnya.
Namun, kenyataannya kau bergerak sesuai kepentingan ayahmu.
Dirimu yang sesungguhnya telah hilang.
Suatu saat nanti kau akan mengerti.
Maaf.
Maaf, Zeke.
Zeke...
Zeke?
Kau ada di situ?
Bodohnya aku.
Tidak mungkin Zeke adalah om-om berjanggut.
Ini hanya mimpi.
Ini...
Berikutnya.
Ingatan berikutnya,
Zeke.
Sekarang kau sudah berumur sembilan tahun, ya.
Grisha menyayangimu dan membesarkanmu dengan bebas.
Kau tidak dicuci otak oleh ayahmu.
Makanya sudah kubilang percuma.
Sejak sebelum kita menjelajah ingatan ayah bertahun-tahun.
Kalau begitu...
Kenapa kau mengkhianatiku?
Tanpa diberi tahu oleh ayah,
kau diwariskan Titan,
dan terus bertarung sesuai keinginan ayah.
Kenapa kau menolak untuk mengakhiri pertikaian, Eren?
Apa yang ingin kau lakukan dengan kekuatan Founding?
Sejak lahir,
aku...
akan selalu menjadi diri sendiri.
Kelihatannya kau berpikir bahwa aku sama sepertimu.
Namun, kau salah.
Daripada kebebasanku direbut oleh orang lain,
lebih baik kurebut kebebasan mereka.
Yang membuatku begitu sama sekali bukan ayah.
Aku sudah seperti ini sejak lahir.
Sejak lahir?
Adik menyedihkan yang kau harapkan tidak ada di mana pun.
Begitu juga dengan adik yang bisa kau manfaatkan untuk berbagi luka hatimu.
Yang ada di sini
adalah pria yang terus menyangkal restorasi Eldia harapan ayahnya,
dan hanya bisa membenarkan dirinya sendiri.
Pria yang terperangkap kematian ayahnya.
Sungguh menyedihkan.
Kalau begitu, pria tersebut harus berterima kasih kepada ayahnya.
Karena tindakan ayahnya ini telah menyadarkan putranya,
dan menyelamatkan dunia dari krisis Eldia.
Dalam arti tertentu, sang ayahlah yang menyelamatkan dunia.
Bukankah menurutmu itu ironis, Eren?
Hangat.
Dengar, Eren.
Kekuatan Founding Titan berada dalam genggamanku.
Aku bisa melakukan rencana eutanasia kapan pun juga.
Akan tetapi,
aku tak akan pernah membuangmu.
Seperti perlakuan Pak Xaver kepadaku.
Sebelum menyelamatkan dunia,
aku ingin menyelamatkan dirimu seorang.
\"Umat manusia...
belum musnah\", ya.
Dia meninggalkan surat wasiat yang luar biasa.
Kami pulang.
Selamat datang.
Eren!
Tumben hari ini semangat mengumpulkannya?
Begitulah.
Aduh.
Apa, sih?
Telingamu memerah.
Artinya kau berbohong.
Mikasa membantumu, 'kan?
Apa?
Ayah mau pergi?
- Kerjaan? - Ya.
Menemui pasien di tembok dalam.
Mungkin tiga sampai empat hari.
Eren bilang ingin menjadi Pasukan Pengintai.
Mikasa?! Jangan bilang!
Eren!
Apa yang kau pikirkan?
Apa kau tahu sudah berapa banyak umat manusia yang mati di luar tembok?
- Aku tahu! - Ya sudah!
Eren.
Kenapa kau ingin keluar tembok?
Aku ingin tahu seperti apa dunia luar.
Aku tidak mau menghabiskan hidup di dalam tembok tanpa tahu apa-apa!
Selain itu, kalau tidak ada yang melanjutkan pengintaian,
semua korban yang mati akan sia-sia!
Begitu rupanya.
Kapalnya sudah tiba.
Aku mau berangkat.
Tunggu, Sayang!
Bantu bujuk Eren!
Carla, rasa penasaran manusia itu,
tidak bisa dicegah oleh siapa pun.
Eren.
Pulang nanti,
akan kutunjukkan rubanah yang selama ini menjadi rahasia.
Sungguh?
Selamat jalan!
Aku adalah orang Eldia yang datang dari luar tembok!
Sama seperti kalian,
aku rakyat Ymir!
No comments yet. Be the first to leave one.