The first 200 lines.
= Just Between Lovers = =Brought to you by GoldenEto=
Bulldog Mansion.
Ya ?
Kau tidak tahu Bulldog Mansion ?
Tidak tahu.
Jangan mengubah topik, jawab pertanyaanku.
Sungguh tidak tahu ?
Tidak.
Ya sudah kalau begitu.
Yaa, di mana kau ? Di pintu masuk terjadi kemacetan. Banyak truk menunggu ---
Ya, aku ke sana !
= Just Between Lovers = =Brought to you by GoldenEto=
Episode 4
=DO NOT SELL / HARD SUB / RE-UPLOAD / RE-POST My SUBTITLE=
Kau membuatku kesal. Tidak bekerja ?
Aku akan pergi dan tidak membuatmu kesal. Jawab pertanyaanku.
Soal apa ? Tanyakan yang benar sebelum kujawab.
- Di sini ... - Apa aku di sini saat gedungnya runtuh ? Itu pertanyaanmu ?
Tidak. Puas ?
Kalau menjawab semudah itu malah semakin aneh.
- Jangan begitu -- - Kenapa bertanya kalau tidak percaya jawabanku ?
Menemuiku tanpa kabar dan mendorong orang sampai dengar jawaban yang kau mau adalah sejenis kekerasan.
Kau tahu ?
Baiklah, anggap saja aku di sini sesuai keinginanmu
Jika begitu, aku pasti merasa kesal sekali.
Tapi kenapa masih bertanya ?
Cuma karena penasaran ?
Ingin tahu ?
Memperlakukan kesedihan orang lain seolah bukan apa-apa. Tapi tidak bisa menahan rasa penasaranmu.
Itu jahat. Kau ...
Moon Soo ssi
Hari ini bukankah kau bilang akan masuk siang ?
Singkirkan mobilnya ! Di situ jalur keluar masuk truk.
Kerja sajalah. Kerja. Jangan ikut campur urusan orang.
Pergi dan singkirkan mobilnya. Ayo.
Kubilang singkirkan mobilnya.
Masuk dan pindahkan mobilnya.
Ahjushi mobilmu juga.
Bulldog Mansion ? Bukannya itu band kesukaanmu ?
Band?
Saat di rumah sakit kau selalu mendengar musik mereka. Kukira kau menyukainya.
Aku ?
Kau tidak ingat ?
Kehilangan ingatanmu tidak terbatas pada saat gedung runtuh ?
Kau ingat bagaimana pertemuan pertama kita ?
- Kita bertemu di rumah sakit. - Lupakan. Tidak usah diingat.
Apa gunanya mengingat masa suram ?
Benar.
Apa ini ? Sedang apa kau ?
Tidak ada salahnya mengecek ulang.
Jadi, pemeriksaanku ... tidak bisa dipercaya ?
Aku tidak bisa percaya pemeriksaan perusahaan konstruksi ayahmu, Proyek manajer.
Aigoo ! Cukup sudah !
Agar bisa cukup, aku melakukan ini.
Aah, membuatku gila
Ada apa ?
Bukankah pemeriksaan tanah sudah selesai ?
Ah itu ...
Sebelum peledakan lokasi penggalian, inspeksi lain--
Aku tidak pernah menandatangani soal itu.
Waktu pemeriksaan pertama apa saja yang kau lakukan ? Kenapa malah begini ?
Ada wilayah yang tertinggal dalam inspeksi sebelumnya.
Makanya itu ! Kenapa itu --
Kenapa kau yang membuat keputusan ?
Aku begini bukan untuk aku.
Jadi aku harus menyetujui dana yang kau mau hanya untuk pamer ?
Lihat, kan ? Ada banyak sekali maling seperti ini makanya uang perusahaan selalu habis.
Yaa, kau !
Kau ! Kau ! Kau !
Cepat sini !
Kenapa kau selalu saja muncul ?
Namaku Lee Gang Doo.
Setidaknya ingat namaku .
Lee Gang Doo, akan kuingat. Tapi kau juga perlu ingat
Yang membayarmu ... bukan dia tapi aku. Hmm?
Mentang-mentang kau memerintah preman di sini, kau merasa tempat ini milikmu ?
Jika begitu nasibmu akan mirip ayahmu. Hati-hatilah Joo Won.
Augh, dia pintah sekali mengecilkan orang. Bagaimana kalau dia bukan Direktur?
Dia bukan orang jahat.
Masalahnya posisinya terlalu berat buatnya.
Pagi ini kau ada urusan apa dengan Ha Moon Soo ssi ?
Itu tidak ada hubungannya dengan CEO.
Apa ? Kenapa ? Apa aku harus melapor padamu soal pribadiku ?
Apa ini ? / - Barangmu tertinggal saat kau kabur bersama CEO saat makan malam bersama.
Bukan punyaku . / - Ini punyamu.
- Ahjushi waktu itu meninggalkannya. - Siapa ?
Pekerja lapangan yang selalu membela eonni.
Waktu itu aku melihatnya mengikuti eonni dan membawa ini.
Lihat ? Ini salep luka bakar.
Ahjushi itu bawel sekali saat pertama bertemu. Kalian ada apa-apannya ?
Tidak ada apa-apa.
Ada. Pasti ada.
Tidak ada. / - Baiklah
Kalau itu membuat eonni tenang, anggaplah begitu.
Luka bakar, luka iris dan terbakar matahari.
Moon Soo ssi, bukankah dia kenalanmu ?
Tidak.
Sepertinya dia menjagamu saat makan malam bersama.
Tidak kok.
Aku juga tak tahu. CEO memilihnya secara pribadi. Mirip seperti dirimu.
Kalau begitu kau tahu nomor kontaknya ?
pasti ada data pegawai kontrak di sana.
Pegawai Kontrak , Nama : Lee Gang Doo, Alamat : Provinsi Kyeonggi , kota Moksan, Jalan Mokdong 41-2
Memperlakukan kesedihan orang lain seolah bukan apa-apa. Tapi tidak bisa menahan rasa penasaranmu.
Itu jahat. Kau.
Provinsi Kyeonggi, Kota Moksan
Selamat datang
Minta semangkuk mi.
Kalau datang untuk makan mi, lakukan saja itu.
Tapi lagu aneh yang tadi ... siapa penyanyinya ?
Kau tidak tahu Bulldog Mansion ?
Ya ?
Sungguh tidak tahu ?!
Tidak tahu.
Kami akan memilih perusahaan lain untuk menginspeksi tanah.
Pilihlah yang kau mau. tidak akan ada masalah.
Karena masalahnya sudah diketahui, maka tidak akan ada kecelakaan.
Kudengar ada masalah di lokasi hari ini. Kau tampak lelah.
Kau bisa mengencani wanita lain.
Tapi ... Jangan sampai terlihat olehku.
- Yoo Jin. - Jangan menghela napas.
Aku pasti tampak konyol di matamu karena terus mengejarmu.
Makanya jangan lagi membuat dirimu makin konyol.
Kau mau begini terus ?
Sudah larut. Hati-hati mengemudi.
Aku tidak sengaja melihat.
Berkat dirimu, aku tidak bisa menemui orang yang harus kutemui. Sia-sia aku datang.
Hei !
Pura-pura tidak melihat apa-apa.
Mana bisa aku pura-pura padahal melihatnya ?
Kenapa ? Kau malu ?
Lee Gang Doo ssi.
Mau main-main dengan CEO ?
Kukira kau berpendidikan tinggi. Ternyata lebih bodoh dari perkiraanku.
Pria dan wanita berkencan ,
kau akan kalah jika lebih menyukai orang itu, dan menang jika tidak terlalu menyukainya.
Bahkan orang bodoh sepertiku tahu begini caranya.
Makasih minumannya.
Dah oppa. / - Dah .
Apa kau mengenal Lee Gang Doo ? Alamatnya di sini.
Ya, tidak tahu.
- Oppa - Duh, permisi.
Uangmu banyak ?
Ya ?
Uangmu banyak ? / - Tidak
Kalau begitu keluar. Di sini mahal.
Selamat menikmati.
Kau tinggal di sana ?
Tidak.
Alamatmu di sana.
- Lalu di mana rumahmu ? - Mulai lagi deh dengan banyak pertanyaan.
Kalau ke sini untuk minum, minum sajalah.
Tidak minum ?
Aku tidak minum soju. Pahit.
Aku juga bukan datang untuk minum.
Aku mau minta maaf.
Minta maaf ?
Memperlakukan kesedihan orang lain. Ingin tahu pada hal yang membuatku penasaran.
Semua perkataanmu benar, aku jadi tidak enak seharian.
Maafkan aku.
Karena konyol.
Kau tanya kenapa kuhancurkan.
Hanya menaruh nama mereka di atas batu,
mereka membungkam di sini. Tapi meminta orang untuk mengingatnya. Itu membuatku merasa konyol.
Makanya kuhancurkan. Karena marah.
Baguslah.
Ahjumma, minta bir di sini.
Aku juga tanya satu hal.
Lalu kenapa kau penasaran soal itu ?
Apa cuma boleh kau yang bertanya ?
Katamu memaksa menjawab pertanyaan adalah kekerasan .
Kau memang pandai menggunakan kalimat orang lain.
Ada apa dengan Bulldog Mansion ?
Katamu tidak tahu.
Sekarang aku tahu. Mereka penyanyi.
Mereka bukan cuma ... penyanyi.
Mereka band hebat. Ya ...
Funky band yang berpikir ke depan.
Sudah mencari tahu ?
Dia datang sendiri ke lokasi karena iklan dari perusahaan tenaga kerja.
Sesudahnya, Ia meneken kontrak terpisah dengan Seo Won studio.
Pecat dia.
- Tapi ... / - Pecat dia . - Manajer anda tak tahu ?
Soal apa ?
Ayah Lee Gang Doo adalah Lee Chul Ho, salah satu pekerja yang meninggal di lokasi saat gedung itu runtuh.
Ulangi lagi.
Dia pegawai subkontraktor yang bertugas mengeluarkan pembatas jadi Ia tak mendapat kompensasi atas kematiannya.
Itu keputusan yang dibuat oleh kepala seksi konstruktor,
Itu keputusan Direktur Jeong Yoo Taek. Aku ingat.
Aku tarik ucapanku soal memecatnya. Cari tahu lebih banyak.
Bukankah tadi kau sudah pulang ?
Kenapa di sini ?
Nuna / - Hmm?
Kau dekat dengan Jeong Yoo Taek ?
Apa ?
Jeong Yoo Taek dari Konstruksi Cheongyoo. Kau dekat dengannya ?
Kenapa kau penasaran soal bajingan itu ?
Aku kerap bertemu dengannya. Aku harus tahu seberapa kotor dirinya untuk tahu apakah harus menghindarinya atau tidak.
Makanya buat apa kerja di sana ? Kau juga aneh.
Dia bagaimana ?
No comments yet. Be the first to leave one.