The first 200 lines.
"Itu adalah menara suka dan duka, pertemuan dan perpisahan."
"Saat mawar dan bayangan berhamburan, kesepian muncul kembali."
"Bunga mekar di sisi lain, sementara mereka layu di tempat kita berdiri."
"Menara Salju, Episode 10"
Berhenti di sana!
Aku akan membunuhnya jika kalian mendekat!
Apa maumu?
Bawa adik seperguruanku untuk ditukar dengannya!
Informasikan Pemimpin Sekte.
Ya.
Berapa banyak orang yang dibawa oleh Sekte Bulan ke sini?
Ming He.
Namaku Ming He!
Berapa orang?
Kau khawatir aku akan melenyapkan Sekte Bulan.
Tidak.
Aku tidak ingin kau mati.
Aku bisa menepis serangan ini,
tapi aku tidak melakukannya.
Aku sedang berusaha menyelamatkan hidupmu.
Ibuku takkan pernah melepaskan kalian.
Dia bisa melakukan apa saja...
... untuk menghancurkan Lembah Pasir.
Tapi,
Kak Qing Lan, kau memperlakukanku secara berbeda.
Aku tahu,
kau benar-benar baik padaku.
Jika bukan karena perintah ibuku...
... dan reputasi Sekte Bulan--
Diam!
Kak Qing Lan.
Dengarkan aku.
Kau sebaiknya pergi sekarang.
Masih ada waktu, jika kau pergi sekarang.
Mengapa menunggu kematian di sini?
Aku akan memastikan orang-orang di Lembah Pasir aman.
Jika kau mengucapkan kata lain,
kau akan merasakan pedangku yang kejam.
Tidak mungkin kau bisa melindungi siapa pun,
tentu bukan dirimu sendiri.
Kakak Seperguruan!
Ming Er!
Ming Er, apa yang terjadi?
Adik Seperguruan.
Ming Er.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Ini adalah Pill Penenang yang dibuat Guru beberapa hari yang lalu.
Bertahanlah.
Mata-mata dari Sekte Bulan!
Kakak Seperguruan. Orang keji ini tidak layak hidup!
Biarkan aku membunuhnya!
Qing Yu.
Jangan dibunuh dulu.
Pengikut sekte bulan sekarang ada di Lembah Pasir,
dia sekarang satu-satunya jaminan kita untuk keluar dari sini.
Bagaimana dengan Guru?
Kita tidak membalaskan dendamnya?
Apa yang terjadi pada Guru?
Kakak Seperguruan,
kau mengampuni dia sekarang.
Guru mencoba yang terbaik untuk menyembuhkannya.
Namun dia...
Dia adalah mata-mata dari Sekte Bulan.
Jika bukan karena dia,
Guru tidak akan mati karena bubuk mesiu Sekte Bulan!
Tidak.
Guru sudah mati.
Guru sudah mati!
Guru.
Guru!
Pemimpin Sekte.
Salam, Pemimpin Sekte.
Pemimpin Sekte, Nona Muda... / Kita tidak peduli.
Nona Muda ditahan oleh mereka.
Fokus pada rencana!
Maju.
Serang!
Guru terbunuh oleh Sekte Bulan.
Suatu hari, kita akan membalas dendam.
Tetapi untuk sekarang,
kita harus pergi dari sini dengan aman dan tetap hidup.
Kemudian, suatu hari kita akan membalas dendam.
Ayo pergi dan bunuh mereka.
Qing Yu.
Pergilah dengan Ming Er,
Aku akan melindungimu.
Kakak Seperguruan Pertama, kita harus pergi bersama.
Benar. Guru sudah meninggal.
Tidak peduli hidup atau mati, kita harus tetap bersama.
Karena Guru sudah mati.
Sebagai Kakak Pertama kalian, di masa krisis,
turuti perkataanku!
Cepat! Lewat sini! Ayo!
Kak Qing Lan, cepat pergi!
Tidak.
Kakak Seperguruan, kita harus pergi bersama.
Ming Er, tidurlah dulu.
Setelah kau bangun, aku akan membawamu pergi dari sini.
Tidak. / Qing Yu!
Bawa dia pergi! / Kakak Seperguruan Pertama.
Kakak Seperguruan Pertama.
Kakak Seperguruan Pertama.
Jangan tinggalkan aku, jangan tinggalkan aku!
Kakak Seperguruan Pertama.
Adik Seperguruan.
Adik Seperguruan.
Pergi!
Kakak Seperguruan Pertama! / Ayo pergi!
Kakak Seperguruan Pertama.
Pergi!
Lepaskan aku.
Lepaskan aku!
Ayo pergi! / Kakak Seperguruan Pertama!
Ayo pergi! / Kakak Seperguruan Pertama!
Kakak Seperguruan Pertama! / Kakak Seperguruan Pertama!
Ayo pergi! / Kakak Seperguruan Pertama!
Kak Qing Lan!
Kak Qing Lan!
Pergi!
Pergi!
Pemimpin Sekte.
Aku akan memeriksa Nona Muda.
Qing Lan!
Ikut bersamaku.
Antar Nona Muda pergi.
Ayo pergi. / Tidak. / Ayo.
Tidak! / Pergi!
Lepaskan aku. / Ikutlah bersamaku.
Kakak Pertama! / Ayo!
Kakak Pertama masih terjebak di sana.
Kakak Seperguruan Pertama.
Qing Yu!
Jaga Adik Seperguruanku.
Aku harus menyelamatkan Kakak Seperguruanku dari lembah.
Penjaga!
Jaga Nona Jing.
Sisanya, ikut aku!
Ya.
Bai Di mencoba membaca orbit bintang-bintang di sini,
sungguh hanya angan-angan.
Saat itu,
kau ingin melenyapkan Sekte Bulan.
Hari ini,
aku akan menghancurkan tempat ini!
Pemanah.
Kak Qing Lan, pergi!
Qing Lan!
Jangan! Jangan!
Panah!
Tidak!
Kakak Seperguruan!
Qing Yu, Qing Yu.
Jangan ke sana. Jangan ke sana!
Lepaskan aku! Kakak Seperguruanku masih di sana!
Tenanglah.
Qing Yu, tenanglah!
Itu bubuk mesiu. Sudah terlambat.
Jika kau ke sana sekarang, kau juga akan mati!
Kau tahu itu? / Jika aku mati, aku harus mati bersamanya!
Kakak Seperguruan!
Penjaga!
Bawa dia pergi. / Ya.
Tabib Mo,
lakukan yang terbaik,
jangan stres sendiri.
Pemimpim Menara, minumlah obatnya tepat waktu.
Aku belum pernah melihat Tabib Mo berwajah suram.
Pemimpin Menara.
Bagaimana masalah yang kuminta kau periksa?
Maafkan aku, Pemimpin Menara.
Aku telah mengerahkan semua informan di Menara Salju.
Namun, tak ada petunjuk tentang siapa yang telah menyediakan bubuk mesiu untuk Sekte Bulan.
Baik itu saat pelenyapan Majelis Tian Li,
atau pertempuran Lembah Pasir,
Menara Salju...
... telah kalah dari Hua Lian.
Pemimpin Menara, jaga dirimu.
Oh iya,
bagaimana kondisi Nona Jing dan Qing Yu?
Qing Yu baik-baik saja.
Namun,
Nona Jing terluka parah.
Dia masih belum siuman.
Ini salah.
Ini salah.
Di mana seharusnya?
Ini benar.
Ini dia.
Pak tua,
di sinilah kita berhenti di putaran terakhir.
"Papan Nisan Mendiang Master Bai Di"
Guru.
Nan Chu.
Katakan padaku.
Jika pak tua itu masih hidup,
siapa menurutmu...
... yang akan memenangkan permainan catur ini?
Guru.
Guru sangat mengenal Tuan Bai Di.
Guru bertanya padaku soal itu,
No comments yet. Be the first to leave one.