The first 200 lines.
Kita coba 500.
Baik, Dokter.
Permisi, Bu.
Tidak mungkin
Hyeon Woo akan pergi, bukan?
Aku mengucapkan selamat malam kepadanya
dan berharap dia mimpi indah
setelah menidurkannya
dan mematikan lampu.
Meski sudah kulakukan semua yang biasa kami lakukan,
ini mungkin
yang terakhir untuknya.
Aku tidak bisa bersiap untuk keadaan apa pun,
tapi aku masih menjanjikannya
aku pasti akan melindunginya.
Jika hanya ada satu cara untuk menyelamatkannya,
berarti tidak ada cara lain
dan itu hal yang benar untuk dilakukan sebagai orang tuanya.
Kita
harus memiliki anak lagi.
Aku tidak mau melihatnya menderita lagi.
Aku tidak mau menjadi ibu yang tidak siap lagi.
Selagi menunggu,
aku membelikanmu sepatu
karena pasti sulit memakai sandal di sana.
Terima kasih.
Terima kasih.
"Obstetri dan Ginekologi"
Maaf, boleh kuminta yang diambil ibu tadi?
"Pertanyaan seputar inseminasi buatan"
"Apa keuntungan inseminasi buatan?"
"Episode 5"
Dia lebih senang melihat robot dibanding neneknya.
Dia tersenyum setelah merasa lebih baik.
"Ibu akan pergi ke stasiun penyiaran"
Ibu akan pergi ke stasiun penyiaran.
Kamu membeli sepatu baru?
Baguslah.
Kamu harus memakai sepatu nyaman untuk merawat anakmu.
Kamu pasti sangat kesulitan semalaman, ya.
Tidak.
- Bukankah kamu harus ke kantor? - Ya.
Terjadi sesuatu dengan anak itu?
Dia sakit pneumonia dan dirawat di rumah sakit. Kritis sudah lewat.
Jadi, ibunya menghubungimu dan memintamu datang?
Aku kebetulan tahu saja.
Na Kyung ribut semalaman karena kamu tidak pulang.
Bukankah seharusnya kamu memberi tahu mereka?
Bukan hanya Na Kyung, seharusnya kamu izinkan
ibu dan ayah melihat cucu mereka
sebelum terjadi hal buruk kepadanya.
Tidak akan terjadi hal buruk.
Kamu menjadi seperti Ayah.
Menurutmu uang bisa melakukan segalanya?
Jika uang bisa membeli hidup,
suami kakak tidak akan meninggal begitu saja.
Sedang apa dia? Mau menghabisimu?
Aku baru dapat kabar dari klinik pusat.
Ada dokter yang ingin menemuiku.
Dia memeriksa catatan medisku
dan bilang aku masih punya harapan. Dia mau mencobanya.
Kita harus memberi tahu ayah.
Ayo masuk.
Soal apa itu?
Sesuatu yang membuat Kakak iri.
Dia mengerikan sekali.
Kamu tidak terlihat senang.
Sebaiknya beri tahu ayah jika sudah pasti saja.
Menurutmu itu tidak akan berhasil.
Bukan begitu. Ini hanya soal keluarga kita.
Kita tidak perlu memberi tahu setiap hal kepada orang tua.
Ini kali pertamaku mendengar satu harapan.
Mereka selalu bilang kita harus mencobanya.
Yang kuperlukan sekarang hanya dukungan.
Aku ingin kamu mengatakan semuanya akan baik-baik saja.
Aku perlu dukungan orang tua kita.
Selama ini semua terasa sulit dan sepi.
- Aku tahu ini sulit bagimu. - Kamu tahu?
Apa kamu merasakannya dengan hatimu?
Tidak. Bagimu ini hanya urusan lain.
Karena itu kamu menemui Ji Young dan bermalam dengannya?
Ada masalah.
Apa? Dia mau kita bercerai?
Dia mau tinggal bersamamu?
- Pimpinan ingin menemui Tuan. - Baik.
Kamu tidak tahu apa yang kurasakan semalaman.
Kamu bahkan tidak memikirkannya.
Jelaskan secara detail.
Kenapa sulit sekali membawa cucu ayah ke sini?
Sudah kubilang, lupakan saja.
Kamu tidak jatuh dari langit.
Kamu darah daging ayah, begitu pula putramu.
Ayah hanya ingin cucu ayah, jangan membantah.
Kakek tidak punya kuasa atas cucu mereka.
Kecuali mereka memberikannya harta kekayaan.
- Kapan Jae Hee pergi? - Tanyakan sendiri.
Aku bisa pergi besok
selama Ayah mengisi gudangku.
Kamu meninggalkan kunci gudangmu atau apa?
Tidak, tapi Ayah mencuri isi gudang
milik suamiku.
Kakakmu ini benar-benar membuat ayah gila,
karena itu perbaikilah semuanya.
Entah tuntutan atau kesepakatan, waktu kita tidak banyak.
Putraku
- sakit. - Apa?
Apa hubungan itu dengan membawanya ke sini?
Butuh waktu untuk mengobatinya.
Ibunya harus merawatnya.
- Dia sakit apa? - Itu hanya alasan, Ibu.
Jelas dia akan kalah di pengadilan, maka dia mencari alasan.
Na Kyung.
Ibu mana yang berbohong soal anaknya sakit demi menang tuntutan?
Kamu tidak tahu rasanya menjadi orang tua karena tidak punya anak.
- Tega sekali... - Putranya
menderita leuikimia myeloid akut.
Hari ini kamu sibuk?
Aku baru akan tahu sesampainya di kantor.
Begitu, ya.
Hubungi Seo Ji Young sekarang juga!
Suruh dia datang sekarang!
Ayah tidak punya alasan untuk menemuinya.
Jangan sok pintar! Dia tidak bisa menjadi donor.
Mana bisa dia meminta hak mengasuh anak?
Ayah tidak bisa memercayainya.
Segera pindahkan dia ke rumah sakit Dokter Cho.
Dia mendapat perawatan dari dokter ternama di bidangnya.
Berarti ada cara untuk menyelamatkannya, bukan?
Sedang kami usahakan.
Aku dan Seung Hoon sudah lakukan biopsi sumsum tulang belakang,
tapi tidak cocok.
Seluruh keluarga harus lakukan biopsi.
Kalian berdua tidak bisa karena mengidap diabetes.
Ini balasan untukmu!
Ingat kesalahanmu? Kamu bercerai dan kehilangan anakmu!
Kamu melakukan semua hal bodoh itu!
Lihat dirimu!
Aku permisi.
Apa kataku?
Sudah kubilang kita harus bertindak.
Seharusnya kita tidak menunggu hanya karena dia masih kecil.
Kamu benar. Ini salahku.
Jika terjadi hal buruk kepadanya, Ji Young tidak akan kubiarkan.
Tapi ini bukan salahnya.
Tentu saja ini salahnya.
Aku nyaris kehilangan cucu tanpa pernah melihatnya.
Aku tidak bisa memaafkannya.
Garis keturunanku nyaris terputus.
Tidak juga.
Menantumu berusaha keras untuk mengandung.
Kesempatannya sangat tipis, semuanya sudah berakhir.
Kita tidak perlu menantu
yang memutus garis keturunan Cheonji Construction.
Jadi, kamu ingin putramu bercerai lagi?
Dia sudah bercerai sekali, apa sulitnya dua kali?
Ya, ampun.
Jangan tidak bisa dihubungi. Setidaknya jawab ponselmu.
Kondisi Hyeon Woo memburuk, aku menginap di rumah sakit.
Sungguh? Bagaimana keadaannya sekarang?
Sudah lewat masa kritis,
tapi kami harus menunggu.
Kenapa mendadak begini?
Aku benar-benar kewalahan.
Kita harus memberi penjelasan yang layak
atau kita tidak akan bisa mengudara pekan ini.
Aku harus tahu detailnya untuk bisa menghadapi ini.
Aku sangat panik karena Hyeon Woo,
tapi mereka ingin menuntut hak mengasuh anak.
Mereka gila, ya?
Kamu harus menjambaknya.
Videonya sudah tersebar, setidaknya kamu harus mempermalukan dia.
Aku ingin rehat.
- Untuk berapa lama? - Aku harus mengurus Hyeon Woo.
Aku juga tidak bisa membiarkan ini mereda sendiri.
Kita ungkapkan saja.
Ini akan membangkitkan simpati dan meningkatkan rating pemirsa.
Aku tidak bisa menggunakan urusan keluargaku untuk itu.
Kamu benar.
Manusia sangat egois, bukan?
Aku hanya memedulikan acaraku.
Aku akan bertanggung jawab dan mundur.
Aku akan memberitahunya.
Tolong selesaikan sisanya.
Publik makin ramai karena Seo Ji Young mundur.
Para wartawan cerdik sudah menelepon.
Mereka bertanya apakah kamu wanita lain di video itu.
Katakan, mereka akan dituntut jika menyebut namaku.
Aku sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Omong-omong,
harus bagaimana soal gugatan hak asuh anak?
Jika aku meneruskannya,
direktur bilang aku harus menyerahkan surat pengunduran diri.
Kamu takut?
Ini kali pertama dia mengatakan itu.
Tunda gugatan itu untuk sementara.
Anak Ji Young mengidap leukemia myeloid.
Sungguh?
Dia butuh transplantasi sumsum, tapi belum dapat yang cocok.
Bahkan orang tuanya tidak cocok.
Tapi mereka orang tua kandungnya.
No comments yet. Be the first to leave one.