Release info

Ever night S02 ep 37-38
A Commentary by Saixixifans1
Wetv

Tags

other
Published on: 2020-02-17
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kata adik masuk akal.

Hanya saja hal ini tidak bisa begitu langsung.

Kita perlu rencana yang lebih baik untuk melakukannya.

Banyak yang takut mereka menyerang Negara Tang lagi.

Hanya saja kali ini harus menyerang dulu.

Benar.

Kita perlu perencanaan yang lebih baik.

Mungkin ini butuh lebih banyak waktu.

Mungkin, perlu kita bekerja sama.

Kekuatan paling besar,

perlu menggabungkan kepercayaan semua orang.

Perlu

mengorbankan nyawa.

Kita mungkin akan jatuh dalam bahaya.

Mungkin akan dipenuhi kesulitan.

Mungkin kita akan selalu tenggelam,

mungkin akan terus bersembunyi untuk kembali seperti dulu.

Harus menahan,

terus mengawasi

pembunuhan dalam kegelapan.

Saat kegelapan ada cahaya pedang,

kita akan menghancurkan kepungan.

Memberantas kegelapan dan ketidakadilan.

Kita harus membuat dunia ini

mendapat cahaya dan kebebasan abadi.

Apakah guru akan setuju?

Guru akan menyinari

dunia untuk kita.

Tuan pemimpin.

Ada kabar,

Ning Que dan orang Akademi masih di dalam Jing Shen Zhen.

Dan dalam waktu ini,

terus memasukkan bahan bagus.

Aku curiga, mereka ingin memperbaiki Jing Shen Zhen.

Sepertinya Ning Que sudah bersikeras,

bersembunyi di ibu kota.

Kita akan sulit

untuk membunuhnya.

Asalkan pertemuan Guang Ming di buka, Dewi kembali ke langit.

Seluruh ibu kota akan hancur.

Dewi datang ke Xi Ling kita.

Kita Xi Ling akan menang tanpa perang.

Cepat persiapkan pertemuan Guang Ming.

Agar Dewi bisa kembali ke langit.

Dewi tinggal di Xi Ling

bukankah akan lebih menguntungkan?

Sembarangan.

Yang di langit,

harus kembali ke langit.

Manusia

sudah pasti tetap di dunia manusia.

Hamba mengerti.

Cepat persiapkan pasukan.

Hubungi negara lain.

Saat Dewi kembali ke langit,

itulah waktu

untuk menyerang Negara Tang lagi.

Baik, Pemimpin.

Ketua Chao.

Kamu...

Tuanku meminta anda menemuinya.

Sombong sekali.

Beranikan diri bertanya siapa tuanmu?

Tuan ke-2 dari Akademi.

Tuan ke-2 ingin menemuiku?

Benar.

Kalian ini mau melawan langit?

Di sini adalah rencana rahasia akademi.

Ini sungguh unik, tetapi juga sangat sulit.

Akademi memang sudah banyak membunuh.

Tetapi tidak bisa dihindari, langsung bunuh.

Tidak ada pengalaman untuk itu.

Jika ada ide Ning Que,

Maka tidak akan ada kerusakan.

Hanya saja yakin untuk

memulai perang sekarang?

Perang cepat lambat akan dimulai.

Dari pada

tunggu Xi Ling sudah bersiap,

menyerang lagi.

Lebih baik kita menyerang dulu.

Membunuh mereka tanpa ampun.

Menyerang untuk bertahan.

Agar di luar dugaan mereka.

Bagi kita, juga bisa mendapat lebih banyak kesempatan.

Tetapi sekarang, Xi Ling ada Jiu Tu dan Tu Fu.

Dari kekuatan,

mereka adalah orang hebat di 5 tingkatan.

Sudah hidup dari ribuan tahun.

Jika mereka bekerja sama,

kita ingin menang,

itu sangat sulit.

Ingin melakukan rencana rahasia ini,

jika menahan mereka.

Aku bisa saja.

Tuan besar.

Ketua Chao.

Cahaya tidak redup,

kebenaran selalu ada.

Pengabdi yang setia Xiong Chu Mo.

Apa ini?

Ini adalah hadiah yang diantar dari negara Yue Lun.

Mohon anda terima.

Ada apa?

Persiapan pertemuan Guang Ming hampir selesai.

Hanya saja,

Akademi tidak ada tindakan.

Tidak tahu,

sebelum anda kembali ke langit,

apakah mempertimbangkan

menghilangkan

Akademi dari dunia ini.

Mereka akan muncul di Taoshan.

Sungguh?

Sudah menemukan Pengantar Cahaya?

Saya sudah mengumumkan

agar seluruh negara membantu mencari

mencari Pengantar Cahaya.

Masyarakat di dunia ini merasa terhormat,

semuanya datang ke Taoshan.

Setelah melewati pemilihan,

akhirnya saya memutuskan 6 pasang anak-anak.

Mereka bukan orang yang suci.

Anak-anak bukan orang suci?

Orang suci

ada di Zhi Shou Guan.

Zhi Shou Guan?

Jika peperangan dimulai,

mereka harus mati.

Maksudmu.

Aku pergi.

Kamu di tangan mereka

akan mati dalam satu jurus.

Disamping Jiu Tu dan Tu Fu

harus ada beberapa orang

mengawasinya.

Bersembunyi.

Saat perlu,

menggunakan cara apapun

membunuh

mereka berdua.

Bukan orang biasa, atau

dalam kekuatan tertentu, menggunakan cara apapun

tidak akan berguna.

Asalkan manusia, pasti ada kelemahan.

Menghadapi orang yang tidak terkalahkan,

harus pakai cara hebat.

Membahas pembunuhan,

ini adalah cara yang paling kukuasai.

Hanya saja

menurutku.

Jika kamu ingin mendekati mereka,

harus memusnahkan kekuatan.

Agar mereka tidak khawatir.

Tuan ke-3.

Ketua Chao.

Kamu

bersedia?

Jika bisa menggantikan kemenangan akhir perang.

Kekuatanku yang kecil ini

tidak termasuk apa-apa.

Hal ini, kita harus meminta Qiu Bai untuk melakukannya.

Dia bisa menghapus kekuatanmu,

juga bisa menyimpan pedangmu

di tempat yang tidak dilihat orang.

Aku akan menulis surat pada Liu Bai.

Kali ini,

perang antara manusia dan Dewi.

Harus meminjam pedang darinya.

Ketua Chao.

Mungkin kali ini pergi dan tidak kembali.

Kamu harus pikirkan.

Fu Zi berkata,

ada banyak orang di depan.

Aku pergi jika akan pergi.

Mana Ning Que?

Namanya

tidak ada di daftar ini.

Tetapi dia yang paling penting dalam rencanan ini.

Asalkan dia bisa menjaga ibu kota.

Kita akan ada dukungan.

Takutnya dia sekarang sudah pergi dari ibu kota.

Apa?

Chang San,

bisa cepat tidak?

Kenapa begitu buru-buru?

Tentu, menjemput istri.

Ayo.

Tunggu aku.

Yang datang adalah Chao Xiao Shu, Ketua Chao.

Kamu mengenalku?

Meski aku buta.

Tetapi

aku kenal dengan pedangmu.

Pernah memegang pedangku?

Apakah kamu menyesal?

Pertarungan adil

jadi hasil yang adil.

Tidak peduli ada pedangmu atau tidak,

aku tetap akan melawan Ning Que.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left