The Rain

The Rain

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

The Rain S2 Complete NF-360P/720P/1080P
A Commentary by DD_Movie
NF Version [ EP 9-14 (1-6) END ] ---- | Support dengan beri rating "GOOD"

Tags

720p
720
1080
Published on: 2020-08-05
Downloads: 50
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Rasmus!

Rasmus!

Rasmus!

Rasmus?

Rasmus, pergi ke ruang belakang.

Cepat!

Dengar...

Itu tadi kecelakaan, paham?

Apa yang terjadi?

Apa mereka mati?

Apa karenaku? Aku penyebabnya?

- Katakan. - Simone!

Dengar, mereka menjatuhkan sampel, lalu terinfeksi.

- Mereka tak jatuhkan apa pun. - Mereka jatuhkan, lalu terinfeksi, paham?

Aku tak mengerti. Aku tak ingat.

Ada apa?

Mereka menjatuhkan sampel.

Mereka...

Jakob menjatuhkan sampel. Dia terpapar dan menulari yang lain.

Mereka baru saja mati.

- Di mana Rasmus? - Di ruang belakang.

- Di sana sejak tadi? - Ya.

- Kau yakin? - Ya!

Kita perlu menyingkirkan semua jasad dan membersihkan tempat ini.

Di mana baju pelindung?

Mereka menjatuhkan sampel.

Itu kecelakaan.

Itu kecelakaan. Kecelakaan.

- Kau sungguh yakin itu kecelakaan? - Entahlah. Bagaimana menurutmu?

- Entahlah, tapi... - Tidak.

Namun, orang yang seharusnya membantu kita malah mati.

- Fie masih ada. - Ya?

Dia bisa apa? Bukan meremehkannya.

Entahlah, Patrick. Namun, kita harus percaya dia bisa membantu kita.

Kita selalu percaya, aku ingin mencari tahu, dan entah...

Pepohonan menghitam, banyak orang sekarat di luar sana.

Mereka juga sekarat di sini.

Kau tak paham? Kita tak akan selamat. Kita tak berdaya.

Dunia akan musnah. Kita tak bisa menunggu orang lain bertindak.

- Bagaimana jika tak ada orang lain? - Lalu aku bisa apa?

Aku tak bisa memetakan virusnya sendiri. Aku butuh Jakob, dan dia mati.

Bisa katakan apa yang kau butuhkan?

Ayahku punya salinan semuanya di komputernya.

Jika aku bisa menemukannya, bisa kau memecahkannya?

Mungkin.

Komputer itu harapan terakhir kita.

Rasmus, aku akan pergi.

Aku harus mengambil catatan Ayah.

Di rumah?

- Apa yang lain ikut? - Hanya aku dan Martin.

Kau harus tetap di sini, ya?

Kurasa aku jauh lebih sehat.

Ada yang salah?

Apa?

Tidak.

Aku akan kembali secepatnya.

Kau mengunci pintunya?

Jadi, bukannya mencari cara mengambil kapsul nano,

kalian mau mencari manual virus itu di komputer rumah Simone

agar Fie bisa menyusun obatnya seperti lemari IKEA. Hebat sekali.

Kau tahu betapa gilanya rencana ini?

Ya.

Jika kau tak kembali, bagaimana dengan kami?

- Mereka punya dirimu. - Apa maksudmu?

Kau harus menjaga mereka.

- Aku tak bisa! - Aku yakin kau bisa.

Tetap di sini dan jaga yang lain, bantu Fie memulihkan tempat ini.

Benarkah kita lakukan?

Kita lakukan.

Ya?

Begitu kalian melangkah keluar pintu, Apollon akan bisa melacak.

Jangan cemas.

Jaga mereka.

Ya?

Jika mereka gagal?

Jaraknya sekitar 80 kilometer. Hanya butuh beberapa hari.

Hati-hati. Entah ada apa di luar sana.

Ini penyakit serius yang menghancurkan sistem imun Sarah.

Jadi, dia rentan terkena flu? Aku tak mengerti.

Ya, untuk saat ini, tapi ganas karena dalam tiga atau empat tahun,

sistem imun Sarah menjadi rusak parah hingga flu biasa pun bisa membunuhnya.

Semuanya bisa membuat dia sakit.

Dia harus tinggal di tempat steril dan terkontrol.

- Tak bisa hidup normal... - Bagaimana dengan kami?

- Apa salah kami hingga begini? - Kalian mustahil mencegahnya.

Kenapa hal ini bisa menimpa kami?

- Apa hanya aku yang terjangkit? - Jangan sekarang, Sarah.

- Aku berharap dia bilang aku akan mati. - Jangan terlalu bersikap dramatis.

- Kau tak di sana. - Begitulah Ayah dan Ibu. Lupakan mereka.

- Saat jadi dokter, aku akan merawatmu. - Jika kau muak denganku?

- Aku akan selalu menemanimu. - Kau kini bilang begitu, tapi...

Semangatlah.

Dengar.

Siap? Aku akan mendampingimu...

Selalu!

Hai. Siapa kau?

Siapa kau?

Kau membunuh kakakku.

Kau melakukannya.

Bukan aku. Itu kecelakaan. Mereka menjatuhkan sampel.

Yang benar saja.

Kakakmu pembohong. Aku melihatmu melakukannya!

Kau minta air lagi?

- Aku akan kembali lagi memeriksamu. - Baik.

Selama mengikuti jalan setapak, kita akan baik-baik saja.

Kita harus lewat sini.

Ini.

Ada air.

Simone.

Kita sebaiknya pergi.

- Angkat tangan. - Kami cuma lewat.

- Kami cuma lewat. - Lepaskan kami.

- Diam. - Kami potong jalan lewat hutan...

Tutup mulutmu!

- Dengarkan dahulu, Sayang. - Kau harusnya mendukungku!

Tenang.

- Kalian mau apa? - Kami cuma lewat.

Kami tak bersenjata. Kami tak bermaksud jahat.

Kami harus waspada.

Maaf. Johanne.

Apa?

Hai.

Apa-apaan?

Hai. Martin.

- Klaus. - Martin.

- Hai. - Kalian tak marah? Bagus. Hai. Johanne.

Di mana yang lain?

Bisa kau panggil mereka?

Aku masih makan.

Baiklah. Aku akan mencari mereka agar kau bisa makan.

Jadi, hanya kita berdua?

Kau dan aku?

Apa kau merayuku?

Tidak. Bukan.

Kenapa jika benar?

Setelah kukubur sepuluh orang terdekatku?

Itu agak kurang peka.

Aku ingin membantumu.

Membantu apa?

Martin memintaku membantumu mengatur keadaan di sini.

- Aku yang menjagamu sekarang. - Kau menjagaku?

Butuh lebih dari sekadar pipa tua jika ingin menjagaku.

Pipa air sialan...

Jean.

Jean, kita harus bicara.

- Ada apa? - Aku mencari Lea.

Kau temukan?

- Tidak. - Carilah dia.

- Itu yang sedang kulakukan. - Aku tak bisa memimpin jika tak dipatuhi!

- Memimpin? - Bagaimana jika kita diserang?

Sekarang?

Aku harus mengurus semuanya sendiri!

- Apa kau marah? - Kita butuh senapan!

Senapan?

Astaga, ini yang kutunggu.

- Silakan. - Kelihatannya enak.

Simone.

Terima kasih.

- Menyulang. - Menyulang!

Ayo, minum.

- Menjijikkan. - Astaga, ini enak. Aku suka.

- Kau suka? - Minuman terbaik yang pernah ada.

Berikan tempat minummu. Kubagi untuk bekal perjalanan.

- Kau teman yang baik. - Ayolah.

Enak. Sangat enak.

Jadi, sudah berapa lama kalian tinggal di sini?

- Enam bulan? - Ya, enam bulan.

Kami sering berpindah-pindah. Menghindari Pasukan Kelabu.

Para Orang Asing?

Mereka sering menangkap dan membunuh orang.

- Namun, tidak lagi. - Tidak?

Lalu apa tujuan mereka sekarang?

Mencari seseorang. Anak lelaki.

Kata mereka, semuanya bisa selamat jika menemukannya.

Semuanya bisa kembali normal.

Terima kasih.

- Jangan percayai mereka. - Namun, jika ternyata benar?

Jika mereka mencari solusi selama ini?

- Lantas, kenapa? - Sayang, berhenti membahasnya.

Menyulang.

Sial, enak!

Ada orang?

Sapalah kawan kecilku!

- Sudah lama kalian bersama? - Dua belas tahun.

- Hebat sekali! - Serius?

Dia terjebak denganku. Dia tak bisa kabur.

- Dia terjebak. - Dia terjebak!

- Bagaimana dengan kalian? - Kami?

- Entah apa hubungan kami. - Entahlah.

Aku tahu hubungan apa itu.

- Sebutlah cinta. - Dia mulai...

Sebut saja sesuka kalian!

- Angkat tangan! - Astaga!

Apa tampak seperti pipa air tua?

Kau serius?

Terlihat cukup serius.

- Kau temukan di mana? - Ini tak berbahaya jika kau cemas.

Tak ada pemicunya. Mirip slot peluru, tapi bukan.

Aku menekan semua tombolnya. Senjatanya rusak, tapi ini berfungsi.

More Indonesian subtitles for The Rain

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left