The first 200 lines.
Nomor yang Anda tuju telah dinonaktifkan.
"Riwayat Panggilan"
"Takanashi Shoko"
Aku mencari dia.
Takanashi Shoko?
Rumornya dia pengacara terbaik di firma kalian.
Dia mengundurkan diri setahun yang lalu.
Mengundurkan diri?
Apa kamu mengalami kerugian?
Apa maksudmu?
Bukan apa-apa. Baguslah jika Anda tidak merugi.
Apa?
Presdir menghabiskan hari-hari terakhirnya dengan damai.
Semua itu berkat bantuanmu dalam memenangkan kasus kami.
Kami tidak akan
membiarkan perusahaanmu mengalami kendala di tempat seperti itu.
Mohon dukung kami juga untuk maju.
Ada apa?
Dia Takanashi, bukan?
Mustahil.
Bukankah dia kabur ke suatu tempat di luar negeri?
McKinley Securities, Presdir Smith.
Sengketa warisan.
"McKinley Securities, Presdir Smith"
"Sengketa warisan"
"Berita Duka"
Aku ingin tahu siapa yang akan mendapatkan hak asuh putrinya.
Ini terjadi begitu mendadak.
Benar, bukan?
Pak Yamagishi. Perebutan hak asuh.
"Pak Yamagishi. Perebutan hak asuh"
"Pengacara, Aoshima Keita"
"Makam Keluarga Muto"
Sedang apa kamu di sini?
Kudengar hari ini dia akan dimakamkan.
Mohon ajukan banding untuk mendapatkan keadilan bagi istrimu.
Pulanglah!
Istriku bunuh diri
karena kamu!
Lama tidak berjumpa.
Siapa kamu?
Kamu tidak ingat aku?
Jangan bunuh diri.
Aku tidak berniat melakukannya.
Berjuanglah hingga akhir.
Sudah kubilang, aku...
Sebuah motel di tempat seperti itu?
Hati-hati.
Hei, sampai kapan kamu akan memelukku?
Di waktu seperti ini...
Berhentilah bergerak.
Pegangi aku dengan benar. - Sakit.
Sepatu baru tidak bisa langsung pas.
Bisakah kamu mengirim uang untuk sepatu itu ke rekening ini?
Ada apa?
Aku nyaris mati karena kamu.
Kamu harus membeli sepatu untuk penyelamat hidupmu.
Sudah kubilang.
Aku hanya melihat tempat klienku bunuh diri.
Sepasang pria dan wanita memakai baju pemakaman di dekat motel.
Orang akan mengira mereka bunuh diri bersama
sekalipun mereka bukan Detektif Yoroizuka.
Detektif Yoroizuka?
"One Hundred Times on the Scene".
Kamu belum dengar soal itu?
Itulah sebabnya aku mengatakan kamu tidak cocok.
Aku sungguh menyesal.
Tapi naik kereta tetap terasa lebih baik.
Setelah diberhentikan dari Jalur Keiko,
kereta ini menemukan kehidupan keduanya di Jalur Iyo,
lalu memulai kehidupan ketiganya di Jalur Listrik Choshi ini.
Memikirkannya saja
memberi kita inspirasi.
Benar, bukan?
Ya.
Karierku sebagai dosen berakhir setelah kelas ini.
Terima kasih atas dukungan kalian selama ini.
Terima kasih banyak.
Kenapa?
Aku tahu kamu mempelajari hukum untuk menjadi dosen hukum.
Aku seperti sopir dengan SIM yang belum pernah mengemudi, bukan?
Kenapa kamu membuat keputusan gegabah seperti itu?
Sebelum mengundurkan diri,
kenapa kamu tidak membahasnya denganku lebih dahulu?
Aku ingin mengejar cita-citaku dan menghadapi kenyataan.
Itulah sebabnya para praktisi hukum
harus punya rasa keadilan dan tekad.
Sangat mengharukan!
Rasa keadilan yang kamu sebutkan sangat benar.
Berhentilah merendahkan aku.
Aku hanya orang yang idealis.
Apa kamu ingin mewujudkan idealisme menjadi kenyataan?
Apa maksudmu?
Mau mendirikan firma hukum yang punya rasa keadilan denganku?
Aku? Membuka firma hukum?
Terimalah kartu namaku.
"Takanashi Shoko"
Kotori Asami?
Takanashi.
Dia menipumu. Nomornya tidak bisa dihubungi.
Dia dipecat oleh firma hukum besar
dan terpaksa pindah karena menunggak banyak uang sewa.
Itulah sebabnya kukatakan dia...
Tapi dia memuji cita-cita dan penampilanku.
Bukankah itu
yang dilakukan oleh penipu?
Dia bukan penipu.
Dia pengacara yang baik.
Dia terkait dengan mafia. Karena itu izin praktiknya dicabut.
Dia bukan lagi pengacara?
Berapa banyak uang yang kamu berikan kepadanya?
Aku memberinya 5.000.000 yen untuk biaya firma hukum
dan stempelku.
Kamu bahkan memberinya stempelku?
Apa itu hal buruk?
Tentu saja.
"Kedai Kereta Api Azusa 37"
Bekal makan stasiun kereta api memang nikmat.
Terserah. Bisakah kamu membayarku?
Jalur Listrik Choshi sudah beroperasi.
Apa di sini ada senbei basah?
Tidak ada.
Omong-omong, kenapa kamu pergi ke tebing itu?
Aku berusaha merekrutmu.
Aku?
Tahun lalu kamu menjalani wawancara di Felix dan Temma, bukan?
Ya.
"Aoshima Keita"
Maksudku,
ada krisis karena penuntutan
berusaha menimbukan rasa bersalah.
Jadi, aku...
Berikutnya.
Apa kamu pewawancara yang menolakku?
Namamu Aoshima, bukan?
Apa kamu sudah mengalami sedikit peningkatan?
Belum ada peningkatan.
Bulan lalu aku kalah dalam menangani kasusku.
Akibatnya, ibu dari klienku bunuh diri.
Kamu memang berbakat.
Kamu masih ingat alasanmu menjadi pengacara.
Kurasa Jepang membutuhkan pengacara seperti kamu
yang bisa menempatkan diri dalam posisi korban.
Mari berjuang dalam firma hukum yang menyelamatkan kaum lemah.
Kamu akan merekrut aku sebagai pengacaramu?
Datanglah kemari besok pagi.
Terima kasih atas makanannya.
Apa aku yang harus membayar ini?
Terima kasih sudah datang kemari.
"Legal V"
"One Hundred Times on the Scene"
Perhentian berikutnya di Nishikanda.
Kita akan berhenti di Nishikanda.
Dia melecehkan aku!
Orang ini menyentuh bokongku.
Aku? Aku tidak melakukannya.
Berhentilah berpura-pura.
Kamu mengerikan. - Hei, Cabul. Apa yang kamu lakukan?
Apa yang kamu lakukan?
Maaf, aku terburu-buru.
Berhenti! - Hei, jangan kabur!
Kamu baik-baik saja? - Di sebelah sini.
Ikut kami ke Kantor Kondektur.
Aku tidak menyentuhnya!
Tunggu sebentar.
Dia bilang tidak menyentuhnya.
Tidak ada orang cabul yang mengakui perbuatannya.
Mungkin itu benar.
Kamu... - Aku pengacara.
Pengacara?
Hubungi aku jika kamu butuh bantuan.
"Aoshima Keita"
Tunggu. Lakukan sesuatu sekarang!
Ini menggelikan!
Ayo ikut kami.
Lepaskan aku!
Aku masih harus pergi ke suatu tempat!
Aku sungguh tidak menyentuhnya!
Apa ini jalannya?
Sepertinya bukan ini jalannya.
Benarkah? - Ya, maaf.
Kita menemukannya. Gedung ini.
Berarti dia menyiapkan firma hukumnya.
Hati-hati. Mungkin ada mafia di sini.
Shoki, aku menyelesaikan masalah itu untukmu.
Terima kasih, Akira.
Firasat burukku menjadi nyata.
Hei.
Pak Kyogoku.
Kamu datang.
Kamu menemukan tempat ini sendiri. Kamu memang hebat.
Baiklah, ayo masuk.
Tunggu.
Sebenarnya ini firma hukum apa?
Hei.
Firma Hukum Kyogoku.
Benar. Ini firma hukummu.
"Firma Hukum Kyogoku"
Aku cemas karena kamu tidak bisa dihubungi.
Maaf. Aku lupa menyetorkan uang ke rekening pengeluaran.
No comments yet. Be the first to leave one.