The first 200 lines.
Diterjemahkan oleh: S. barathi, SE 30 04 2016
Dengar, Ajay...
Jika kau berpikir kau telah dizalimi...
Maka aku akan membantumu mendapatkan keadilan.
Kau tidak perlu memikirkan keadilan buatku, Inspektur.
Kau menggunakan kekuatan hukum untuk menyelamatkan dia.
Tapi dia takkan selamat. Aku akan membunuhnya.
Aku akan membunuhnya hari ini.
Jika di setiap kejadian hukum, ketika keadilan ditulis dengan darah.
Ajay yang baru akan lahir kembali.
Maaf Pak.
Aku lebih baik melepaskan seragamku...
...dan hidup bersama Ajay, daripada harus hidup seperti ini.
Setelah melihat kasus ini maka pengadilan memutuskan...
...tuduhan yang dituduhkan kepada Ajay mehra...
...dengan pasal 302 hukum di India dia dinyatakan bersalah..
...dan akan dihukum selama 14 thn penjara.
GHAYAL
Susu membantumu membuat secangkir kopi.
Susu membantumu membuat keju cottage.
Demikian pula, tujuh catatan musik membantumu membuat musik.
Hei, apa sih kamu?
Katakan padaku, apakah perlu untuk mengatakan 'Aayo' dan 'Aito' setiap saat?
Kishore, sudah larut malam.
Aku juga lupa untuk membelikan perhiasan buat Munni.
Jika kau miliki uang maka berikanlah.
Jika kita mencicilnya sedikit demi sedikit maka...
Papa, mengapa kau melempar kertasnya kemari?
Sampah harus diletakkan ke dalam tong sampah.
Kau tahu itu, kan?
Aku minta maaf.
Kakek, kau takkan lupa password saat ini, kan?
Tidak akan.
"Nana, cool."
"Nana, cool?"
Jadi aku keren?
Jadi, aku bisa menghadiri pesta.
Tetapi ada batas usia.
Maksudku yang diizinkan hanya pasangan saja.
Aku akan pergi dengan Anushka.
Jadi apakah kau memiliki seseorang untuk pergi bersamamu?
Bersamaku...? / Kakek!
Ya?/ Jangan matikan komputerku...
...aku lagi download file, Oke?
Nak, kau pasti memenangkan kompetisi kali ini.
Terima kasih.
Boleh pergi sekarang? / Ayo pergi.
Bye, kakek .. Bye, kakek.
Cinta kamu. / Bye. / Cinta kamu.
Sampai jumpa./ Ayo pergi.
Bye.
Baiklah nana, nenek si varun masih single.
Apa perlu aku kenalkan?/ Anak nakal.
Kau mau kenalkan padaku?
Varun!
Varun!
Varun, kau mendengarkan apa tidak?
Pihak anak-anak ini menghadiri pesta.
Hanya membawa mereka lupa dengan agama mereka.
Dia putraku. Dia akan bersenang-senang tapi dia takkan mabuk.
Ya tentu saja. Aku tahu segalanya.
Varun, kau dapat melanggar beberapa aturan.
Tapi tidak pernah merusak kepercayaan kami./ Yakin.
Berikut kuncinya??/ Yakin.
Saudara "Titip salam buat Zoya."
Zoya? Apakah kau disana?
Zoya.
Aku menanyakan sesuatu./ Tidak, ibu.
Jadi tidak bertanggung jawab.
Dia menelepon?/ Iya, dia melakukannya.
Apa yang dia katakan?
Zoya? aku tanya sesuatu, Zoya.
Zoya.
Dengarkan ibu, kau memiliki nomor Papa, kan?
Hubungi dia, tanyakan langsung padanya.
Baiklah sayang.
Sekarang perlihatkan dirimu pada kamera.
Biarkan aku melihat wajah manismu...
Sebelum penerbangan lepas landas.
Ini aneh, ibu.
Apa yang aneh?
Kita tinggal bersama dan kita bertemu spt ini.
Sudahlah Zoya, jangan mulai lagi pembicaraan spt ini.
Papa dan ibu tidak tinggal bersama sama.
Lalu bagaimana aku datang ke dunia ini?
Ayolah, Zoya.
Ya, mungkin terjadi kesalahan di antara mereka.
Apakah aku benar, Skype?
Ayo pergi. Bye.
Jangan masukkan banyak menteganya, Joe.
Ini ayam mentega, Sayang.
Aku tidak dapat mengubah resep.
Terlalu banyak mentega akan membunuhmu.
Hal yang kusukai tidak bisa membunuhku.
Baik ini, atau ini dan juga kamu.
Jadi aku giliran terakhir, ya?
Terakhir bukan berarti karena paling akhir.
Dengarkan aku...
Aku ingin pergi ke Nanded.
Aku ingin kamu ikut denganku.
Untuk perjalanan yang panjang.
Untuk RTI kamu?
Tidak.
'Aku akan membawamu...'/ Tolong aku mau selesaikan pekerjaanku.
'Ke tempat bernaungnya bintang di langit.'/ Tidak.
Selamat sore. / Selamat sore, pak.
Selamat sore pak.
Selamat sore.
Sebuah gerakan sensasional untuk keamanan dan menghormati perempuan.
Ubahlah. / Tapi Pak...
Selamat sore pak.
Selamat sore.
Selamat sore pak.
Selamat sore.
Kau telah melihat logo surat kabar kami, kan?
Ya. Tapi semuanya aku menulis artikel dengan benar.
Lalu mengapa kau perlu menggunakan kata-kata seperti sensasional?
Dengan ini, kita akan menjual kebohongan, bukan kebenaran.
DCP Ashraf...
Baik. Terima kasih, Raman.
Ya Tuhan./ Tentu saja.
Pak Rajguru, Ashraf akan menimbulkan masalah buat kita.
Dia akan mendekati media dan menimbulkan masalah.
Pak Sinha, kau tak perlu khawatir.
Aku yang akan membuat isu tersebut...
...dan aku bersama denganmu.
Ayo pergi./ Ayolah.
Ayolah./ Ayo pergi.
Pak Sinha...
Wanita di kota ini ingin lebih maju satu langkah ke depan.
Tetapi mereka tak tahu bagaimana caranya.
Kau berkata benar pak./ Tidak, mari kita pergi.
Ayolah. Mari kita bersenang-senang. / Cheers!
Mengapa kalian bertepuk tangan buat aku?
Ini adalah doa.
Ananya, kenapa tidak kau beritahu mereka artinya?
Artinya: oh Tuhan, lindungilah kami di bumi.
Dari kebohongan menjadi kebenaran.
Dari kegelapan menuju terang.
Dari kematian menuju keabadian.
Dan kita hidup dengan damai.
Benar, nenek? / Ya sayang.
Kau benar sekali. / Baiklah baiklah. Perhatian semua orang.
Lampu dimatikan.
Bagaimana...
Tiup LiLinnya.
Sekali lagi. / Selamat ulang tahun.
Untuk papa.../ Happy birthday, Ananya.
Sekarang untuk nenek.
Sebenarnya, Hari ini ada pertemuan penting di Delhi.
Aku mengatakan ada perayaan ulang tahun disini.
Sebenarnya, anak-anakku datang memenuhi undangan artis dan kriket.
Kau tidak mengundang mereka?
Aku tahu bahwa kita mendapatkan kebahagiaan saat kita hidup bersama.
Lihatlah bagaimana dia berbagi kebahagiaan.
Dengan anak-anak dari yayasan kita.
Bagus. Wow.
Sejak 2 jam sistem kita sedang dihack.
Dia tidak tahu bahwa semua data-nya sedang didownload.
Kau terus bermain dengan Nayar.
Dengar, aku telah melakukan pekerjaanku.
Tuan..
Kau memukul dengan baik, Ayah. Bolanya terbang jauh.
Ada hal baik untuk dikalahkan.
Periksalah ini.
Selamat malam, ayah.
Apa itu?
Dari server kementerian telekomunikasi, mereka punya dokumen lelang besok.
Kita mendapat tender, Kaka Sahib.
Apapun milik pemerintah, itu milik anda juga, pak.
Buat apa anda menghack sistem mereka?
Ini adalah proyek independen pertama Kabir.
Dan yang diinginkan harus didapatkannya.
Saat ini juga.
Hey bro, ada apa!
Senang melihatmu. / Bergabunglah...
Aku telah bekerja pada musik ini selama beberapa hari terakhir.
Halo cantik./ Hey.
Whoa!
Hei, yo!
'Phoolchand Mehra, yang kedua.'
'Jika kita punya anak laki-laki, kita akan memberinya nama Phoolchand Mehra.'
Itu nama kakek-ku.
Aku tidak menyukainya.
Tapi aku menyukainya.
Mengapa?
Tidak mungkin.
Bagaimana jika...
Tukaram Ganpat Rao.
Tidak mungkin.
Tidak.
Anak Ajay Mehra ini akan disebut Phoolchand Mehra.
Aku telah berjanji pada ayahku.
'Varsha sudah mati!'
'Anaknya juga mati!'
'Mereka meninggal karenamu.'
'Aku ingin berbicara sesuatu yang penting.'
'Apakah kau mendengarkan, Ajay?'
'Aku khawatir.'
'Balwant Rai.'
No comments yet. Be the first to leave one.