Hayat

Hayat (حیات)

Download Indonesian Subtitle

Release info

hayat INDOnesia
A Commentary by saleh bagir

Tags

other
Published on: 2014-02-20
Downloads: 38
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dengan Nama Allah, Yang Pengasih, dan Penyayang

by Saleh bagir CIREBON 2013

Ghazaleh Parsafar:

Mehrdad Hassani:

Mohammad Sa' eed Babakhanloo: Nabat

H a y a t

Terjemah Sub Inggris - Indonesia by Saleh bagir

Programmer & 1st Assistant Director: Saleh Gharbi Javan

Sound & Mix: Hossein Mahdavi

Sound Recordist: Hossein Bashash

Music: Hamid Reza Sadri

Edit: Sa' eed Shahsavari

Director of Photography: Sa' ed Nikzat

Scriptwriter: Mojtaba Khoshkdaman

Producer: Mohammad Baqer Ashtiyani

Stage & Costume & Director: Gholam Reza Ramezani

Ayo bangun.. Bangun, belajar.

Pak, bangunkan Hayat Dia mau ujian.

Diam jangan bergerak, yah?

Sapiku yang baik

Sapiku yang baik

Pak... Pak...

Ayah.. Oh ayah yah

Air, tolong ambilkan air

Pak, Bangun, pak Bukalah matamu...Ya Tuhan

Ayo bangun

Pak...

Ya Tuhan..

Baringkan bayi itu, Cepat cari bantuan, lari

Oh Tuhan Anak-anakku bakal jadi yatim.

Hey, Akbar

Dasar Kenapa lari seperti itu?

Kamu punya mata? Apa kamu tuli, hah?

Mestinya kamu dengar suara mobil?

Kenapa dia tidak kembali?

- Kau dengar pembicaraan ibu semalam? - Iya.

Apapun yang kita rencanakan, tidak mesti terwujud sekarang

Lalu bagaimana dengan ujianku?

Sekarang matikan lampu dan pemanas air.

Tapi aku ada ujian hari ini.

Jangan tinggalkan adik-adikmu.

Tapi aku harus ujian.

Nak, apa kamu tidak paham?

Naiklah.

Jaga anak-anak. sekarang, pulanglah.

Ayo pulang.

Waduh, kalau begini, gimana aku bisa menulis?

Kenapa tidak kau kerjakan tadi malam?

Tadi malam kan listriknya mati?

Lihat, tak ada listrik. nona manis

Kamu ke rumahnya Soraya sekarang

Aku takut, anjingnya suka menggagu.

Sarapannya bagaimana?

Aku lapar sekali

Taruh saja korek apinya.

Pokoknya, gak ada sarapan gak ada PR

Apa-apaan ini

Kamu puas sekarang, hah? Sana kamu, jangan disitu.

Sudah kubilang, taruh korek api itu

Tolonglah, jangan ganggu Ayo lekas tidur.

Tidak usah belajar, tidak ada gunanya kamu kan tidak bisa ikut ujian.

Ini bukan kesalahanku.

ini kesalahannya Nabat.

Sini kamu, goyang-goyangkan dia.

Aku bukan anak perempuan

Cepat ke sini, atau kamu yang digoyang?

Cepat..

Uhh Apa yang harus kulakukan dengannya?

Nabat sayang, Aku harus mengerjakan PR.

Tenanglah.

Kalau kubiarkan dia terus minum bisa mengamuk

Ayo kesini, Sedikit lagi.

Ayolah

Jam berapa sekarang?

Kubilang jam berapa?

Jam...7:30.

Kenapa aku jadi mengaduk jerami?

Jangan

Nggak boleh

Tahu ngga,.. Aku sedang mengerjakan PR?

Lihat ini...

Jangan dipegang

Aku 'kan sedang mengerjakan PR

Tidur saja.

Minum

Coba dengarkan suaraku merdu seperti ayah, kan?...

Kenapa aku harus mengasuh bayi, Inikan bukan urusanku?

Tolong jangan bergerak.

Tolong, jangan bergerak.

Aduh

Jangan bergerak.

Kenapa kau lakukan ini?

Hayat.. Hayat..

Dia tidak ada, lagi keluar minta izin ayahku tak masuk bekerja.

Aduh Kakiku

Aku takkan bisa datang tepat waktu.

Kalau dia ke sekolah, lalu siapa yang menjaga Nabat?

Mana kutahu?

Apa kamu mau menggantikannya?

Aku..? Ngga mungkin

Aku tak akan menyakitimu, sayang. Aku mau memerah susu.

Bagaimana kalau aku kena tetanus?

Aku akan lulus.

Hayat juga sama akan lulus.

Ini bukan main-main.

Kamu yang bercanda

Ujian ini sangat sulit.

Murid-murid jenius dari desa lain juga ikut.

Hanya 5 dari 30 yang akan diterima.

Untuk murid-murid jenius.

Hayat juga akan diterima.

Bagaimana kamu tahu?

Ibuku bilang begitu.

Tidak semua yang dia katakan itu terjadi.

Dia siswa teladan.

Nilai disiplinnya paling baik. jadi menurutku dia siswa teladan.

Kamu tidak seperti dia

Nilai pelajarannya, aku lebih bagus

Dia lebih bagus dari kamu.

Tidak

Iya Matematikanya lebih bagus darimu

Tapi pelajaran bahasanya tidak.

Iya

Darimana kamu tahu dia bisa lulus tes?

Dia lebih pintar daripada kamu.

Jam berapa sekarang?

Fatemeh tadi kesini.

Kalau kamu mau anjing-anjing...

Mau apa katanya?

Dia bilang kamu tidak akan lulus.

Bilang apa lagi?

Katanya, Hayat akan gagal.

Idih, Iri kamu Kamu bilang apa sama dia?

Aku ingin memukulnya Lalu dia lari

Aku mau berangkat sekolah, ya?

Pekertjaanku belum selesai.

Kapan kamu menggantikannya?

Bau..

Seorang petani menuai 1.000 kg kacang Jika tahun depan ia menuai 1/3

dan ditahun ke-3 1/3 dari tahun ke-2...

1,000 x 1/3 = 3.333 kg... x 1/3 = 111 kg...

+ 333 = 444 kg x 3,000 rials per kg =

Aduh mengantuk bukan diwaktunya.

Yang ini juga selesai.

Ada apa denganmu?

Poop

Kapan kamu selesainya? Semua orang sudah berangkat sekolah.

Tunggu

Gendong bayi ini.

Jam berapa sekarang?

Sama seperti kemarin

Ayo cepat, aku terlambat

Mau kemana?

Aku sudah terlambat.

Kamu yang gendong Nabat

Sudah kubilang berkali-kali. ada anjing, suka mengganggu.

Ayo, gendong bayi ini.

Aduh ya ampun, jadi harus bagaimana?

Bilang ibu tidak bisa membantu menenun karpet. Kata....

Antibiotik.

Sekelompok antibakteri disebut antibiotik.

Orang dulu memakai roti dan keju untuk mengobati luka.

Nenek Fatemeh..

Bibi Beigom...

Salam...

Silahkan...masuk

Saya mau titip Nabat kira-kira 1 jam. Saya mau ujian dan segera kembali.

O, anak tetanggaku...

Air, minta air

Puuh

Enak sekali hari ini punya tetangga yang baik

Tadi katanya kamu mau ujian?

Satu liter sama dengan 1000 mililiter.

Virus influenza mengganggu sistem pernafasan dan polio mengganggu sistem saraf.

Seperti yang dialami bibi Beigom dan seperti diderita Leila Yekja Neshin

Siapa saja yang terserang demam, itu karena ketidakpedulian keluarganya...

Salam..

Salam.

Hey.. Kau anaknya Pak Ali, kan? Apa kamu tidak paham?

Apa kamu tuli?

- Tuan, Tadi dia bilang SALAM. - Ya.

- Dia mengucapkan salam. - Kamu kesana aja.

Inilah akhir zaman

Iya betul.

- Sudah akhir zaman sekarang - Benar.

Ketika tua dan muda,tidak saling peduli, tidak ada beda, saat itulah hari Kiamat

Benar.

Seperti itulah akhir zaman

Tuan Sultan Ali, ia tadi memberi salam. Kami pun menjawabnya.

Ya..Ya..

Betul. Saya tahu yang benar

Cantik sekali bayi Nabat

Waktu saya kerja bakti dengan tentara, Dia tidak sebesar ini.

Ibumu ada dirumah?

Kelas berapa dia?

Nabat?

Bukan maksudku Akbar.

Dia kelas 2. Apa dia ada dirumah?

Manis, siapa?

Ibumu

Hayat subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Hayat

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left