Warm and Cozy

Warm and Cozy (맨도롱또똣)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Warm and Cozy E09 LIMO
A Commentary by Mong_Ji
♥Manual translate♥ || Visit us @idfl.me :D || Jin Young ♥ || Tersedia dalam 2 versi timing, eng sub vers. dan video vers. yg sy download ( 1.30 detik) Silakan pilih mana yg cocok ^^

Tags

other
Published on: 2015-06-11
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

:: Episode 9 ::

Kau berpikir aku sedang sekarat.

Memberiku restoran dan kerja tanpa dibayar.

- Kau pasti merasa ini tak adil. - Tentu aku merasa begitu.

Aku tidak bisa makan ataupun tidur selama berhari-hari...

Kau tahu seberapa cemasnya aku?

Ini juga tak adil bagiku.

Aku suka kau melakukan semua itu tanpa tahu kebenarannya.

Kupikir semua itu akan jadi milikku untuk sisa hidupku,

jadi aku sangat senang.

Maksudku, Maendorong Ttottot.

Yah, kau sudah mencarikan kami beberapa pelanggan tetap dan mempromosikan restoran.

Kau sudah kerja keras seakan itu restoranmu sendiri.

Tak perlu merasa tidak adil. Pertahankanlah.

- Aku tak bisa melakukannya. - Kenapa?

Tak seharusnya aku terus menyukainya.

Itu bahkan bukan milikku.

- Aku ingin berhenti. - Aku tak tahu kenapa kau harus berhenti.

Pikirkanlah betapa sulitnya.

Anggap saja hari ini pengalaman kita melewati mati suri.

Kita akan menjaga sisa untuk kedepannya.

Bahkan sulit bagiku untuk duduk.

Aku dalam masalah...

Pertama, minta maaf dan memohon.

Baiklah.

Hyung! Noona!

Hyung, maafkan aku!

Akan kuurus masalahku denganmu nanti.

Noona, maaf ya.

Kau melakukannya demi aku, jadi aku bisa bilang apa?

Geon Woo hyung punya waktu yang sulit belakangan ini.

Dia bahkan mencarikan rumah sakit untuk membawamu.

Dia banyak berpikir soal bagaimana memulai pembicaraan denganmu.

Kurasa dia juga kurang tidur.

Dia mungkin baru saja pingsan.

Baek Geon Woo?

Sudah tidur?

Ayo kita bicara.

Benar, kurasa sebaiknya membiarkan semua seperti sediakala.

Yah, kurasa lucu kenapa aku berpegang padamu,

dan kenapa kau begitu baik padaku.

Kau cuma bersikap baik padaku.

Lee Jung Joo, kuharap kau jadi sukses.

Kau menghiburku... menolongku...

Ini dia hidangan utamanya!

Dan kau baik padaku.

Kau melakukan itu semua karena merasa kasihan padaku...

tapi aku... tak tahu itu.

Aku jadi...

...sangat menyukaimu.

Jadi ini sulit bagiku.

Aku tak tahan berada di sisimu.

Aku... sangat menyukaimu.

Begitukah?

Jadi itu alasannya kau pergi?

Bukan penyakit mematikan. Tapi kau kena penyakit cinta, 'kan?

Kau belum tidur?

- Kau dengar semuanya? - Aku dengar. Semuanya.

Pura-pura saja tidak dengar.

Aku pergi.

Mau kabur kemana? Aku harus mendengar lagi.

Tak ada yang harus di dengarkan lagi.

Dan lupakan apa yang sudah kau dengar.

Aku akan menghilang.

Tidak mau ah.

Aku tak akan membiarkanmu pergi.

Penyakit cinta itu sejenis penyakit yang tak bisa disembuhkan.

Bagaimana bisa aku mengusir seseorang yang sedang sakit?

Terutama seseorang yang sakit karenaku.

Karena kau sudah tanda tangan kontrak dengan informasi yang salah,

Aku akan membatalkannya.

Sekarang kau tahu aku tidak mengidap penyakit mematikan.

Dan lagipula kau sudah tahu perasaanku.

Pasti kau merasa terbebani.

Jadi aku akan segera pergi karena aku sudah berkemas.

Aku tak merasa terbebani.

Sudah kubilang aku menyukaimu. Apa itu tidak mempengaruhimu?

Saat kupikir kau sedang sakit.

Kupikir, 'Apa menurutnya aku adalah tempat peristirahatannya?'

Sejujurnya sih, aku merasa tertekan dengan caramu memandangku.

Itu karena kau sudah salah paham!

Makanya. Itu karena kau sangat menyukaiku.

Hey, aku tidak memandangmu karena sebegitunya menyukaimu.

Bukan berarti kau sangat menyukaiku?

Kalau begitu penyakit cintamu belum stadium akhir.

Artinya ada kemungkinan untuk penyembuhan.

Jadi kenapa kau menyerah?

Apa?

Aku sangat baik dan patuh padamu karena kupikir kau sedang sakit,

Tampaknya kau sampai jungkir balik karenaku.

Tapi tunggulah dan lihat lagi aku.

Dalam beberapa hari, perasaanmu akan lenyap dan kau akan benar-benar sembuh.

Tidak, lebih cepat menyingkirkan perasaanku sendiri dan pergi.

Lee Jung Joo, mengingat situasimu saat ini...

Ketimbang kontrak ini...

Bukankah seharusnya kau urusi dulu hatimu?

Meski kau sudah berkemas dan pergi seperti ini,

Aku tak akan mengejarmu seperti tempo hari.

Aku cuma akan bilang, 'Pasti hidupnya senang di suatu tempat'

Kau tak sedang memendam semua harapan hingga aku harus menghentikanmu, 'kan?

Tapi bagimana ya?

Aku tak akan mengejarmu.

Karena kau sudah merasa malu setelah mengakui perasaanmu padaku,

Aku berniat pergi hari ini.

Jangan buat keputusan yang gegabah.

Diterjemahkan Oleh: Mong_Ji ^^

Sebagai permohonan maaf, Presdir Song tak hanya akan mensponsori Festival Penyelam Wanita,

Beliau akan memberikan tiket pesawat dan penginapan untuk para tamu undangan.

Astaga, Tn. Song...

Maksudku, Presdir Song sudah membuat permohonan maaf yang mewah.

Benar 'kan? Hae Sil...

Presdir Song sedang menunggu Ny. Kim Hae Sil agar beliau bisa meminta maaf secara pribadi.

Anda membuat posisi kami sulit jika anda terus marah pada kami.

Haruskah kubelikan mutiara yang lebih besar?

Tidak, tidak, tidak...

Akulah Sang Mutiara Hitam.

Silakan lewat sini.

Selamat datang.

Sponsor anda untuk Festival Penyelam Wanita terlalu mewah.

Itulah bukti permintaan maafku. Terima kasih sudah menerimanya.

Tidak sama sekali. Aku tak punya alasan untuk menolaknya.

Silakan duduk.

Aku harus pergi menyelam.

Menyelamlah di sini.

Akan kubantu kau membuat tangkapan hebat.

Ini adalah mutiara hitam. Kemari dan tangkaplah.

Seperti yang sudah kubilang,

kalau kau sudah mengambil sesuatu yang lebih hebat.

Dari semua yang bisa kau tangkap di lautan.

Aku terus bilang padamu kalau aku adalah sebuah mutiara hitam.

Tapi kaulah yang mengabaikan perkataanku bahkan tanpa membukanya.

Maaf, aku tidak bisa mengenali sesuatu yang amat berharga.

Aku harus pergi memanen kerang dan abalon.

Aku tak berencana mengambil mutiara hitam itu.

Jika aku sudah berbuat sebanyak ini, kenapa tidak kau terima saja?

Aku tidak berpikir untuk menerimamu.

Kau menerima tipuan Tn. Song, karena dia mudah ditangani.

Tapi kenapa kau bahkan tak bisa meluangkan waktu minum teh bersama Presdir yang hebat ini?

Katanya kau kemari karena sponsor, 'kan?

Apa kau mau duduk kalau kuberikan dobel?

Dan bahkan minum teh, kalau kuberikan tiga kali lipat?

Apa kau akan terima mutiara hitamnya, kalau kuberi kau 10 kali lipat?

Mutiara hitam yang sudah kutemukan, aku buang lagi ke dalam air.

Aku tak ingin memilikinya.

Tekadku tak selemah milikmu.

Kalau kubilang selesai, maka itu selesai.

Diterjemahkan Oleh: Mong_Ji ^^

Mengenai rumah kumuh yang aku beli...

Apa akan terjual kalau kuiklankan dengan sangat murah?

Entahlah. Butuh 15 tahun untuk menjual rumah itu...

Lalu berapa harga pasaran untuk Maendorong Ttottot?

Ada banyak ruang properti, jadi pastinya akan sangat mahal.

Interiornya juga kelas atas.

Tunggu.

- Semahal itu? - Tentu saja.

Apa pemilik Maendorong Ttottot ingin menjualnya lagi?

Tidak.

Tidak, Paman.

Maendorong Ttottot... aku tak tahu kau sangat mahal.

Ya, aku harus menyingkirkan perasaanku.

Mendapatkan Maendorong Ttottot adalah hal bodoh untuk dilakukan.

Dan aku juga tak begitu meyukai Geon Woo.

Kalung ini tidaklah gratis.

Aku susah payah mendapatkannya sampai lenganku hampir copot.

Apa mereka tutup lagi hari ini?

Tidak ada harganya.

Tak ada gunanya memilikinya.

Aku ini memalukan.

Dan.. aku cuma bisa menerima barang gratisan.

Diterjemahkan Oleh: Mong_Ji ^^

- Apa Geon Woo tidak pergi menemuimu? - Tidak, makanya aku kemari.

Apa Geon Woo di sini?

- Kau tidak bisa masuk. - Aku kemari bukan mau makan.

Kau tidak bisa masuk. Ini adalah area terbatas.

Siapa kau?

Aku adalah Walikota.

Demi kesejahteraan dan perdamaian warga,

kau dilarang untuk masuk.

Kenapa aku tidak boleh masuk ke dalam?

Kau tahu bagaimana kantor pemerintah mengkarantina area tertentu,

Ketika flu babi atau flu burung terjadi di sekitarnya.

Ini mirip begitu. Silakan pergi.

Cepat pergi. Ini berbahaya. Silakan pergi.

Selamat tinggal.

Pergi.

- Pergi. - Baiklah.

Aku tak tahan berada di sampingmu. Aku sangat menyukaimu.

Kenapa dia tidak mengangkat ponselnya?

Lee Jung Joo. Ayo, ayo!

Perasaannya pasti sudah baikan sekarang.

Dia menangis selama satu jam.

Sudah lewat jam makan siang.

Pak Walikota!

Halo!

Lee Jung Joo sudah menipu Geon Woo?

Dia pura-pura sakit parah dan menempatkan Geon Woo pada posisi yang sulit.

Jadi itu alasannya ia terus berada di pihaknya.

Geon Woo melakukannya?

Katanya ia tak ingin menjual restoran karena gadis itu...

Dan bahkan menyuruhku jangan berkata kasar kalau aku bertemu dengannya.

More Indonesian subtitles for Warm and Cozy

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left