The first 200 lines.
"Episode 87"
Ini Pak Kang.
Apa...
Kenapa fotonya di sini?
"Pemeriksaan Catatan Kejahatan"
"Perampokan dan Pembunuhan, Hukuman Penjara Seumur Hidup"
Orang yang membunuh ayahku adalah
ayahnya Kak Do Ran.
Pak Kang?
Ayahku... Dia membunuh ayahku,
jadi, bagaimana bisa dia berniat menikahi bibiku?
Tunggu. Aku harus memberi tahu ini ke siapa?
Ibu atau Bibi?
Mari berpikir. Tidak.
Aku akan ke sana sendiri.
Aku akan ke sana dan membatalkan pernikahannya.
Aku akan membunuhnya.
Kini kalian berdua akan mengucapkan janji nikah.
Pak Kang dan Nona Na, silakan berhadapan.
Aku, Kang Soo Il,
menerima Na Hong Joo sebagai istriku sahku.
Aku, Na Hong Joo,
menerima Kang Soo Il sebagai suami sahku.
Mulai saat ini, aku akan...
Menghabiskan sisa hidupku
denganmu.
Aku akan selalu berada di sisimu
dan melindungimu.
Aku akan selalu berada
di sisimu.
Aku bersumpah akan mencintaimu...
Cinta,
- Dan cinta - dan cinta
- kepadamu. - kepadamu.
Kali ini mereka akan berbagi tanda cinta mereka.
Mari berikan tepuk tangan.
Berhenti sekarang juga.
Hentikan pernikahan ini sekarang juga!
Aku tidak menerima pernikahan ini.
Tidak akan pernah.
Apa semua ini?
Apa semua ini?
Apa ini?
Astaga.
Da Ya, apa yang kamu lakukan?
Da Ya.
Ibu.
Tahukah Ibu siapa pria itu?
Dia
pembunuh.
Dia membunuh ayahku.
Dia membunuh ayahku!
Apa?
Apa?
Kamu membunuh ayahku, Jang Dae Ho, bukan?
Nama aslimu Kim Young Hoon.
Kamu dipenjara di Penjara Jangsung.
Aku benar, bukan?
Di mana?
Lihat ini.
Tidak. Da Ya.
Pak Kang.
Katakan itu tidak benar.
Kamu tidak...
Katakan kepadanya. Itu tidak benar.
Ya.
Dia Kim Young Hoon.
Katakan kepadaku. Benar bukan, Anda Kim Young Hoon?
Anda mengubah nama menjadi Kang Soo Il.
Tapi nama asli Anda Kim Young Hoon.
Anda...
Anda membunuh ayahku.
Anda membunuh ayahku.
Tidak mungkin.
Tidak mungkin.
Astaga.
Tidak.
Tidak, bukan dia.
Sungguh kamu?
Kamu
membunuh suamiku, Jang Dae Ho?
Aku...
Aku
Kim Young Hoon.
Orang yang membunuh suamiku.
Itu kamu?
Sungguh kamu?
Kamu
pembunuh suamiku?
Kamu Kim Young Hoon?
Astaga, Hong Shil!
- Hong Shil. - Ibu.
Astaga. Hong Shil.
- Tidak. - Hong Shil.
- Ibu! - Ibu.
- Ibu. - Tidak.
Ibu.
Ibu...
Ibu.
- Ibu. - Hong Shil.
Ayah.
Berdirilah.
Ayah.
Berdirilah, Yah.
Tolong aku.
Kumohon...
Ibu...
Ibu baik-baik saja?
- Ibu... - Di mana...
Ibu di mana?
Ibu di rumah sakit.
Ibu pingsan.
Ibu.
Apa yang Ibu lakukan?
Infusnya harus habis dahulu.
Ibu tidak butuh.
- Ibu. - Ibu.
- Ibu. - Ibu.
Ayah.
Ayah
seharusnya pergi.
Ayah...
Ayah...
Ayah.
Buka pintunya sekarang juga.
Buka pintu ini.
Buka pintunya sekarang juga.
Buka.
Ayah, tetaplah di sini. Jangan keluar.
Tidak.
Ayah harus meminta maaf.
Ayah...
Ayah harus meminta maaf.
Buka pintu ini.
- Ayah. - Cepat keluar.
Ayah.
Dasar bedebah hina.
Ibu.
Kamu bahkan bukan manusia. Kamu monster.
Kamu pembunuh.
Kamu membunuh suamiku dan menikahi adikku?
Kamu tidak takut ganjarannya?
Pukul aku saja. Pukul aku.
Maaf. Maafkan aku.
Menyingkir.
Ayahmu pembunuh
dan tidak boleh ada di dunia ini.
Kamu kira aku akan membiarkan dia hidup?
Maaf.
Maaf. Aku pantas mati.
Bunuh aku.
Baik, akan kubunuh kamu.
Mati!
Tolong maafkan ayahku.
Jangan hanya bilang kamu pantas mati,
dan mati saja sungguhan, Bedebah!
Kembalikan suamiku.
Kamu masih hidup dan berkeliaran di dunia!
Kembalikan suamiku. Bangkitkan dia kembali.
Ibu.
Suamiku. Kembalikan dia.
Ibu.
Hentikan.
Berhentilah, Bu, kumohon.
Ibu.
Bangunlah.
Ayo pulang, Bu.
Ayo.
Ayah.
Ibu baik-baik saja?
Tegarlah.
Ibu, minumlah air ini.
Ibu.
Kenapa kamu di sini?
Keluar. Keluar dari rumahku!
Ayo keluar, Mi Ran.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Bagaimana bisa pembunuh dibiarkan berkeliaran bebas?
Ini tidak benar.
Ibu, jangan menangis.
Mi Ran.
Temuilah ibumu.
Aku akan ke sana saat Ibu sudah tenang.
Kamu paham?
Ya.
Aku akan menurutimu.
Kamu tidak perlu mencemaskanku.
Apa?
Siapa membunuh siapa?
Ayahnya Do Ran...
Pak Kang membunuh ayah mertuamu?
Ya.
Omong kosong macam apa itu?
Kamu keracunan makanan?
Kenapa kamu bicara jahat?
Apa... Semua itu benar?
Ya.
Jadi, ibu mertuaku
memukuli Pak Kang dan Kak Do Ran.
Aku gemetar dan tidak bisa menghentikannya.
No comments yet. Be the first to leave one.