Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 145 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT. Special Cast: Im Won-hee. Guests: Jung Won Yong, Kim Jae Young, Son Yeo Eun, Kim Hye Eun, Kim Jong Soo, Lim Hyun Seong, Kim Sung Kyun, Paul Pogba. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-07-02
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Syuting sudah dimulai, bukan?

- Ya. - Astaga.

Kulihat syuting dimulai sebelum kamu sadar.

Kamu tidak pernah tahu kapan syuting dimulai.

- Tidak. - Tidak.

- Belum mulai. Para ibu... - Para ibu harus di sini.

Ya. Jadi saat itu acara ini dimulai.

Omong-omong, selamat untukmu.

- Ini... - Ada apa?

Orang-orang bilang pacarmu luar biasa.

Apa?

- Apa? - Syuting sudah dimulai.

Syuting sudah dimulai.

- Sudah kuduga. - Kamu punya pacar?

- Orang-orang bilang pacarnya... - Bu.

- Halo. - Halo.

- Halo. - Halo.

- Halo, Bu. - Senang bertemu denganmu.

Mereka cantik sekali.

Dia penyanyi kesayangan negeri.

"Kenapa dia ragu?"

- Astaga. - Ayo berjabat tangan.

Ya. Biar aku yang menghampirimu.

Kupikir Bum Soo

lebih tua dari Tony.

- Kami sebaya. - Mereka sebaya.

Omong-omong, Ok Jin, kamu tidak merasa kamu tidak adil?

Saat para tamu datang,

kamu mendekati mereka tanpa rasa takut

dan menyambut mereka.

Dia selalu melakukan itu.

Dia mulai lagi.

"Dia memeluk semua tamu"

"Tidak peduli usia dan jenis kelamin mereka"

- Dia biasa melakukan itu. - Aku... Tidak.

Tapi saat kamu duduk, dia datang

dan terus ragu.

- Tapi ada alasan untuk itu. - Putar ulang videonya.

Dia terus ragu.

"Beberapa saat yang lalu"

"Ragu"

Ada alasan untuk itu.

- Aku akan memberitahumu nanti. - Bu.

Bukankah kamu tidak adil kepadanya?

Aku bahkan membawa hadiah untuk para ibu.

Ya.

- Terima kasih untuk itu. - Aku merasa agak sedih.

Dahulu ada gadis berusia 5 tahun di kotaku.

Ya.

Dia bilang dia penggemarmu.

Saat itulah aku tahu namamu.

Aku tidak kenal dia sebelumnya. Aku sungguh tidak kenal.

Aku hanya tahu H.O.T.

Aku bilang kepadanya, "Tony lebih baik."

"Kenapa kamu suka Kim Bum Soo?"

Dia bilang Bum Soo yang terbaik dan paling menyukainya.

- Dia berusia lima tahun waktu itu. - Itu membuatku cemburu.

Ya. Aku pun jadi tertarik kepadanya.

Jadi, aku mencari tahu tentangnya.

Dan jujur saja...

Dan jujur saja, dibandingkan dengan Tony...

Sudah cukup.

Ya. Sudah cukup.

Begitu dia bilang "jujur saja"...

- Sejak awal... - Bu.

- Apa yang... - Dia ingin

memberitahumu kalau gadis lima tahun itu

- adalah penggemarmu. - Benar.

- Itu yang ingin dia katakan. - Aku tidak berbohong.

- Aku tidak pandai berbohong. - Adik perempuanku

berusia 70 tahun

dan dia penggemarnya.

- Ada penggemarmu usia 5 tahun - Karena itu...

- Itu perbedaan usia yang jauh. - dan 70 tahun. Jauh sekali.

Putriku Sun Young adalah penggemarmu.

- Benarkah? - Ya.

Sun Young sangat memesona.

Baru-baru ini, kamu

mengisi bensin di Samseong-dong.

Di pompa bensin.

- Sun Young dan aku melihatmu. - Begitu rupanya.

Dia ingin melihatmu, jadi, dia mendekatimu.

Tapi dia hampir selesai isi bensin. Begitu dia menghampiri, dia pergi.

Dia sangat ingin bertemu denganmu.

Aku sangat ingin bertemu dia juga.

Bukankah dia sangat menawan?

- Dia sangat menawan. - Dia akan datang ke konsermu.

- Benarkah? - Ya.

Tolong sampaikan terima kasihku.

Kamu pernah menyanyikan lagu "A Day".

- Aku suka sekali lagu itu. - Bisakah kamu nyanyikan satu baris?

Aku tidak tahu liriknya.

"Dia seketika menyanyi"

- Benar. - Benar.

Aku suka lagu itu.

- Hatiku tidak hancur dan... - "I Miss You".

- Dia menyebutkan "I Miss You". - Ya.

Tapi aku tidak tahu wajahmu.

- Di masa silam. - Ya.

Saat dia menyanyikan "A Day", dia tidak terkenal.

- Wajahku tidak dikenal. - Ya. Wajahmu tidak dikenal.

- Dahulu memang begitu. - Ya.

Lagu-lagumu luar biasa.

Pasti luar biasa jika dia

- menyanyi di sini untuk kita. - Dia harus menyanyi.

- Kami semua penggemarnya. - "A Day".

- Kalian ingin dengar "A Day"? - "I Miss You".

Kamu ingin dengar "I Miss You".

Astaga.

Kalau begitu, perlukah aku

- Kamu bisa menyanyikan keduanya. - menyanyikan keduanya sedikit?

- Tolong. - Aku tidak bisa menolak mereka.

- Tolong nyanyikan "I Miss You". - Dia akan menyanyi secara langsung.

Aku akan menyanyikan sedikit "A Day".

Tolong nyanyikan bait pertama.

"'A Day' oleh Kim Bum Soo"

"Cinta membuatku menangis lagi"

"Menyuruhku melupakan"

"Kenangan cinta kita"

Aku merinding.

"Cinta meninggalkanku begitu saja"

Dia luar biasa.

Kini aku tahu kenapa Sun Young menyukainya.

Aku gugup menyanyi di depan para ibu.

Tiba-tiba aku teringat kenangan

saat aku jatuh cinta.

Tiba-tiba...

"Lagu itu membawanya berkelana ke masa lalu"

- Nyanyikan "I Miss You" juga. - Aku harus dengar "I Miss You".

- Mari kita dengar secara singkat. - Tolong nyanyikan "I Miss You".

"'I Miss You' oleh Kim Bum Soo"

"Aku hanya menemukanmu"

"Dalam kenangan itu"

"Aku tidak bisa menjadikan cinta sebagai alasan"

"Aku tidak akan menahanmu lagi"

"Kenapa wajahnya?"

"Aku sangat"

"Merindukanmu"

Itu luar biasa.

"Kamu yang terbaik"

Di bagian akhir, dia menyanyi dengan sangat bagus.

Saat dia menyanyikan bagian ini, "aku merindukanmu",

aku hampir menyanyikannya dalam harmoni tanpa kusadari,

tapi aku kesusahan,

jadi, aku menahan diri.

- Kamu penyanyi terbaik. - Kamu luar biasa.

- Gadis lima tahun itu benar. - Tapi...

"Namaku Meno Won Hee"

"Namaku Meno Won Hee".

"Meno Won Hee"?

Aku tahu dia siapa.

"Musik dari label rekaman LP"

"Dan"

"Seorang pria menghayati musik"

"Won Hee"

"Mengunyah"

"Sedang apa dia sendirian?"

Tunggu.

"Pria ini adalah..."

Dia teman Won Hee yang muncul di episode pertama Won Hee.

"Won Hee selalu membawanya ke Pasar Loak Hwanghak-dong"

"Rekan Hwanghak-dong Won Hee, Jung Won Yong"

Di Pasar Loak.

- Pengacau. - Pengacau.

Tempat ini biasanya dipenuhi pelanggan.

Dia memakai baju yang sama.

- Apa itu baju yang sama? - Ya.

"Won Hee berada di bar label rekaman LP"

Lihat semua rekaman itu.

Apa ada bar label rekaman LP juga saat ini?

Mereka terdengar jauh lebih baik.

Tentu saja.

- Mereka punya perasaan istimewa. - Ya.

"Seperti teman sejati, mereka mengurus urusan sendiri"

- Mereka berteman, tapi... - Mereka tampak canggung.

Berapa banyak rekaman LP yang kamu punya di sini?

Walau kamu tidak bisa menghitung semuanya, perkiraan kasar saja...

Hitunglah jika kamu sempat.

Apa aku pernah melihat jam itu?

- Aku sudah memilikinya sejak awal. - Benarkah?

Aku sering ke sini, tapi baru kali ini memperhatikannya.

Apa kamu membeli itu di Hwanghak-dong juga?

Tentu saja.

Jam itu tidak berfungsi, bukan?

"Jam itu tidak berfungsi, bukan?"

Memang tidak ada jam yang berfungsi sejak semula.

- Apa itu jam manual? - Tentu saja.

Tapi aku tidak tertarik dengan jam lagi.

Ya. Kamu tidak membelinya belakangan ini.

Pergi ke Hwanghak-dong bersamamu tidak menyenangkan lagi.

Kamu tidak beli apa-apa.

Kamu hanya beli sesuatu yang akan kamu simpan seumur hidupmu.

Kenapa tidak ada banyak barang yang aku suka belakangan ini?

"Kesombongan dalam hidup".

Kamu tidak suka banyak barang belakangan ini?

Sebelumnya, aku suka banyak hal.

Aku merasa sangat sehat.

Tapi belakangan ini... Mungkin kesehatanku memburuk.

Aku tidak menginginkan banyak hal lagi.

Kedengarannya menyedihkan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left