Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies Episode 108 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-05-12
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa itu ayahnya Go Ya?

"Episode 108"

Benarkah itu?

Apa Ayah

kecelakaan karena dia?

Ji Seok.

Itu benar?

- Ji Seok. - Tidak.

Ayahnya Go Ya tidak mungkin menjadi penyebab kematian ayah kita.

Bagaimana aku bisa menghadapi Ayah?

- Ji Seok. - Kakak tidak tahu.

Kakak tahu Ayah bilang apa saat meninggal tepat di hadapanku?

Ayah bilang aku harus hidup.

Aku harus hidup apa pun yang terjadi.

Kak Eun Seok.

Aku terbangun menangis setiap memimpikan Ayah.

Aku sangat merindukannya.

Aku tidak bisa lupa betapa memilukan saat-saat terakhirnya.

Jadi, tolong katakan itu tidak benar.

Ayahnya Go Ya tidak mungkin menjadi penyebab kematian ayah kita.

Aku harus bagaimana sekarang?

Bagaimana aku bisa menghadapi Go Ya?

Kak Eun Seok. Kumohon.

Ji Seok.

Ibu akan melakukan yang terbaik.

Ibu akan berusaha fokus kepadamu.

Mari kita berusaha.

Terima kasih, Ibu.

Mulai sekarang, aku akan berusaha lebih keras.

Sebenarnya,

itu bukan

liburan keluarga.

Ibu ingin mencari Tae Pyung

dan memohon kepada dia dan Bibi Na Ra

untuk kembali ke keluarga masing-masing.

Saat melihat Tae Pyung,

Ibu mengikutinya.

Ayah juga mengikuti Tae Pyung.

Lalu Ayah kecelakaan.

Ayah meninggal karena kecelakaan tersebut,

dan kamu

berjuang untuk hidup.

Ibu merasa bersalah

dan mengalami overdosis obat tidur.

Apa?

Untungnya, kakak menemukan Ibu tepat waktu.

Andaikan tidak,

kita pasti sudah kehilangan mereka berdua.

Jadi,

kamu harus mengerti alasan Ibu

membenci Go Ya.

Dia kehilangan suaminya tepat di hadapannya.

Dia juga hampir kehilangan dirimu.

Setiap kali Ibu melihat Go Ya,

dia akan teringat ayahnya Go Ya,

dan itu menyiksanya.

Tetap saja,

Ibu mencemaskanmu.

Dia tidak mau kamu tahu soal ini.

Dia ingin melindungi

kamu

dan Go Ya.

Itu yang sebenarnya dia inginkan.

"Kelas Memasak Jang Ok Ja"

Ji Seok.

Bangun.

Ayah, bangun!

Ayah.

"Kelas Memasak Jang Ok Ja"

Nenek meminta kalian datang

karena Sa Ra ingin

memberi kalian kesempatan.

Baik.

Ibu.

Kami tidak akan mengecewakan lagi dan akan melakukan yang terbaik.

Ibu harap kita tidak akan

saling menyakiti lagi.

Tentu saja. Terima kasih.

Kenapa kamu enggan menatap ibu?

- Apa? - Kenapa kamu diam sekali?

Ibu kira kamu akan melompat kegirangan

dan berterima kasih kepada ibu.

Maafkan aku.

Sudah seharusnya.

Sayang.

Keputusanku tepat, bukan?

Saat kita bertemu lagi,

tolong tenangkan aku.

Aku menerima putri dari pria penyebab kematianmu

ke keluarga kita

dan menjaganya.

Kamu harus memujiku

karena telah melakukan itu,

ya?

Apa Ji Seok baik-baik saja?

Astaga.

Hai, Ibu.

Eun Seok.

Ibu akan mencobanya.

Ibu

telah memutuskan untuk menerima Go Ya kembali.

Ibu.

Ji Seok sangat mencintai dia. Ibu bisa apa?

Jadi, ibu ingin mengingatkanmu.

Ji Seok tidak boleh

sampai tahu

bahwa Tae Pyung terlibat dalam kecelakaan ayahmu.

Ibu. Begini...

Itu harus

menjadi rahasia kita berdua.

Jika Ji Seok mengetahuinya,

dia akan mulai bermimpi buruk lagi.

Baik.

Bagaimana ini?

Ji Seok sudah mengetahuinya.

Aku juga mencemaskan Ji Seok,

tapi Go Ya tidak tahu apa pun.

Halo.

Halo.

Go Ya.

Selamat pagi, Pimpinan Ha.

Hai. Selamat pagi.

Selamat pagi.

Bagaimana kabar bibimu?

Sama saja.

Aku banyak pikiran belakangan ini,

jadi, tidak bisa berbuat banyak soal itu.

Tapi kurasa semuanya akan beres.

Kamu tampak ceria hari ini.

Sepertinya doa Anda terkabul.

Doaku?

Tempo hari Anda bilang

aku akan hidup bahagia

tanpa mengkhawatirkan apa pun.

Itu maksudmu.

Sejak Anda bilang begitu,

semuanya tampak membaik.

- Mau naik? - Ya.

- Selamat pagi. - Hai, Go Ya.

Ini pasti pagi yang baik bagimu.

- Kenapa? - Produk kita terjual habis lagi

di saluran belanja rumah kemarin.

Aku tahu.

Selain produk kita,

para pelanggan juga menyukai ide hadiah

yang kamu buat.

Sungguh?

Kamu paling berkontribusi pada proyek saluran belanja kita.

Omong-omong soal itu... Kejutan.

Kamu mendapat bonus.

Sungguh? Aku benar-benar boleh menerimanya?

Tentu saja.

Terima kasih.

Ini hari keberuntunganku.

Dengan bonus ini,

akan kutraktir kalian makan siang dan makanan penutup.

"Pimpinan Ha Ji Na"

Dia memang orang yang menyenangkan.

Tae Pyung membesarkan dia dengan baik.

Tapi kenapa dia belum meneleponku?

Kenapa kamu tampak sangat lesu?

Tidurmu tidak nyenyak?

Mana bisa aku tidur nyenyak?

Ha Ji Na mungkin akan menemukan Go Ya

dan menghancurkannya.

Aku terlalu khawatir untuk tidur.

Kalau begitu, jangan sampai Ha Ji Na menemukan Go Ya.

- Ini. - Apa ini?

Berikan itu kepada Ha Ji Na dan turuti perkataanku.

Maka, dia akan berhenti mengganggumu

dan putrimu.

Kenapa dia meninggalkannya di sini? Astaga.

Kenapa aku terus berubah pikiran?

Apa ini?

Halo.

Sekarang?

Aku sibuk. Kenapa kamu diam saja?

Bagaimana bisa

kamu menjadi mantan istri Tae Pyung?

Bagaimana bisa kamu menjadi kakaknya Oh Na Ra?

Baiklah. Ini sia-sia.

Aku akan langsung ke intinya.

Bagaimana dengan anak-anak?

- Apa maksudmu? - Aku telah memutuskan

untuk memaafkan mereka.

Mereka begitu saling mencintai

sampai berani hidup bersama meski tahu ini akan terjadi.

Sekeras apa pun kita berusaha memisahkan mereka,

itu tidak akan pernah berhasil.

Aku sangat membencinya saat teringat

bahwa dia putrinya Choi Tae Pyung,

tapi aku akan memaklumi dan menerimanya,

dan tidak memandang dia sebagai putrimu.

Jika kamu tidak mau berurusan dengan mereka,

biar aku yang menerima mereka.

- Kenapa kamu tertawa? - Aku tidak bisa membedakan

ibu kandung dan ibu mertua.

Bahkan ibu mertua mau memaafkannya.

Kenapa kamu sangat keras kepala?

Kamu ibu kandungnya, bukan?

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left