The first 200 lines.
Aku ingin kau menyingkirkan keluarga itu.
Apa maksudmu "menyingkirkan"?
Keluarga Tagusariโฆ
Tolong bunuh mereka semua.
Mogi menyesali hal itu sepanjang hidupnya.
Seandainya saat itu, aku menghentikan diaโฆ
Cukup.
Tunggu, aku masih bicaraโฆ
Aku sudah menunggu 31 tahun.
Itu lebih dari cukup.
Makoto.
Biarkan aku membunuh dia!
Mereka tidak kabur!
Mereka bahkan tak bergerak.
Sakutaro dan Yukaโฆ
Mereka bahkan tak bersuara.
Itu yang dikatakan Mogi.
Apa maksudmu? Jangan main-main dengan kami!
Mungkinkahโฆ
Mereka sudah tewas?
Kau juga? Apa yang kau bicarakan?
Minoru!
Kenapa kau berhenti?
Dia jelas-jelas berbohong!
Memang benar tak ada bukti.
Namun, juga tak ada bukti orang tua kita masih hidup saat itu.
Kau benar-benar akan memercayai cerita itu?
Kita tak bisa balas dendam berdasarkan spekulasi.
Mogi adalah pembunuhnya!
Tapiโฆ
Jika cerita ini benar, ada pelaku baru di luar sana.
Minoru.
Itu artinya Mogi bukan pembunuhnya.
Jadi, aku harus menyelidikinya.
Apa sebenarnya yang kau sembunyikan?
Ashikaga Haruko.
Aku akan memeriksa orang lain yang terlibat.
Orang yang menyuruh Mogi membunuh mereka adalah Manajer Pabrik dan Sasaoka.
Amagi dari Igarashi-gumi mungkin juga terlibat.
Dan juga Pak Koike.
Aku bawakan makanan.
Jika ada hal lain yang kau butuhkanโฆ
Kakak beradik Tagusari datang, bukan?
Suamiku melakukan kejahatan demi aku.
Kali ini, aku berpikirโฆ
Aku akan menjadi orang yang melindungi suamiku.
Namun, aku salah langkah sejak awal.
Nona Karashima.
Aku tak berencana untuk kabur lagi.
Saat anak-anak itu datang kembali,
aku berniat untuk menerima segalanya.
Bagaimana hasilnya?
- Apa yang kau lakukan selama kau cuti? - Berikan saja laporanmu.
Aku bertanya pada seorang senior di Forensik.
Sepertinya Amagi dari Igarashi-gumi meninggal beberapa waktu yang lalu.
Dia sudah meninggal?
Kabarnya karena narkoba. Aku dengar kematiannya mengenaskan.
Omong-omongโฆ
Kenapa kau menyelidiki ini?
Pistol-pistol itu dijual di lepas pantai, bukan?
Namun, hari itu,
karena Sakutaro membawa pulang sepucuk pistolโฆ
Nelayan bernama Koji itu
tewas dibunuh.
Selanjutnya, selidiki Koji yang dulu nelayan di Pelabuhan Yomogida.
- Koji? - Aku tak tahu nama belakangnya.
Namun, dia seharusnya meninggal 31 tahun silam.
Hei, tunggu.
Aku sibuk sekarang!
Ya ampun.
Dokter Kagura.
Kau ada waktu sebentar?
Ada masalah apa?
Bisakah kau memeriksa berkas autopsi orang tuaku?
Orang tuamu?
Mereka mungkin sudah meninggal sebelum penusukan terjadi.
Pak Kagura.
Aku mohon padamu.
LAPORAN AUTOPSI TAGUSARI SAKUTARO
Memang,
ada kemungkinan kalau mereka sudah tewas.
Pada keduanya,
tanda-tanda vital pascakematian juga tak jelas.
Jika perdarahan terjadi tak lama setelah kematian,
itu mungkin karena sisa darah di vena dan kapiler
bocor keluar akibat gaya gravitasi.
Jadi, mereka sudah tewas?
Namun, aku tak bisa memastikannya.
Ada luka tusuk yang jelas, jadi mereka mungkin memutuskan itu penusukan.
Jika itu bukan penusukan, bagaimana pelaku sebenarnya melakukannya?
Karena autopsi sudah dilakukan,
itu tak menyisakan banyak kemungkinan, tapiโฆ
Mungkinkahโฆ
Amagi sudah meninggal.
Apa?
Kini, kita tak punya pilihan
selain mencari Sasaoka, dan bicara pada Pak Koike lagi.
Bagaimana dengan penyelidikanmu?
Orang tua kitaโฆ
Ada kemungkinan mereka diracun.
Diracun?
Dokter Kagura bilang begitu.
Mereka mengujinya saat itu, bukan?
Pada 1995, pengujian terbatas pada obat dan racun utama.
Hanya puluhan jenis,
seperti sianida atau obat tidur.
Jadi, tak aneh jika ada racun yang terlewat.
Kalau begitu, jika sampelnya diperiksaโฆ
Itu 31 tahun silam. Sampelnya sudah dibuang.
Tak ada cara untuk menyelidiki lebih lanjut.
Sebentar lagiโฆ
Ulang tahun Ayah.
Aku sebenarnya tak terlalu ingat.
Setiap tahun selalu sama.
Meskipun kita memberi Ayah surat atau hadiah,
Ayah hanya memberi kita tanggapan dingin.
Tapiโฆ
Sebelum pergi tidur, Ayah akan minum alkohol,
mabuk,
dan membaca ulang suratnya berkali-kali,
sambil berkata, "Menjadi tua tak terlalu buruk."
Dan tersenyum bahagia.
Kita sudah lebih tua daripada orang tua kita dulu.
Ayah satu tahun lebih muda daripada aku, ya.
Ini lezat!
Kalian mau coba?
Tidak!
Aku menuang terlalu banyak.
Enak.
Seharusnya ada di sekitar sini.
Kau periksa sisi sana.
Ketemu.
Makoto.
Kita satu-satunya yang tak mencicipinya hari itu.
Ayah memakai itu lagi?
Ini lezat!
Kalian mau coba?
Tidak!
Tidak!
Jika ada yang mengandung racunโฆ
Pasti ini.
Dokter Kagura.
Hasil skriningnya sudah keluar.
Terima kasih.
HASIL SKRINING RACUN
TAK ADA HASIL POSITIF
Sesuai dugaanku, tak ada racun yang muncul.
Tolong coba lagi dengan panel yang berbeda.
Hari itu, yang dikonsumsi orang tua kami, tapi tak kami konsumsi adalah cuka ini.
Aku dengar kau dulu kolega Sasaoka Takahiro.
Apa kalian masih berkomunikasi?
Begitu rupanya, terima kasih banyak.
Aku pulang.
Ada racun?
Tak ditemukan apa-apa.
Kau mau ke mana?
Jerman.
Apa?
Aku meminta dr. Kagura
menuliskan surat pengantar ke lab forensik di sana.
Menggunakan skrining obat Jepang,
hanya 200 jenis senyawa yang bisa diperiksa sekaligus.
Bagaimana dengan Jerman?
Satu analisis bisa memeriksa 1.600 zat.
Perbedaannya sebesar itu?
Jika ditemukan ada racun,
berarti pembunuhnya bukan Mogi.
Aku pasti menemukannya.
TAGUSARI MAKOTO BISAKAH KAU TEMUKAN PETUNJUK SOAL SASAOKA?
PENGUMUMAN PENUTUPAN
SALDO BANK
DEPOSIT
Aku kakak yang payah, bukan?
Hanya ini yang bisa kutinggalkan untuk dia.
BUKU BANK TAGUSARI MINORU
Aku tak ingin sendirian.
Setidaknya tolong penuhi permintaanku itu.
- Berapa taruhannya? - Satu poin setara dengan satu yen.
Seorang pria bernama Sasaoka datang ke sini, bukan?
Entahlah. Banyak orang datang ke sini.
Di mana Sasaoka?
Sudah kubilang, aku benar-benar tak tahu.
Kapan kau akan kembali?
Kalau hanya mau bermalas-malasan, kembali kerja sana.
Bagaimana denganmu?
Hari ini aku cuti.
Kudo.
Aku tak akan kembali.
Aku pergi menemui pengacara.
Mereka memperkenalkanku pada keluarga korban kasus pembunuhan yang kedaluwarsa.
Kata keluarga itu, meski bertahun-tahun berlalu,
kebencian terhadap si pelaku tak berubah.
Namun, katanya mereka mengampuni si pelaku.
Karena jika mereka terus mendendam, hidup mereka sendiri akan hancur.
Mereka tak ingin si pelaku mencuri apa pun lagi dari mereka.
Jadi, mereka memutuskan untuk melanjutkan hidup.
Aku juga terjebak di posisi itu.
Itu sebabnya,
aku berniat menerima
ibuku.
No comments yet. Be the first to leave one.