The first 200 lines.
3) Kurumi Tomura
Dua minggu sekali dititipkan di Hoshino Day Care. Pengasuhnya adalah suaminya, Takashi Tomura. Rutin mendapat perawatan dari Dept. Psikosomatik Kuniyama.
2) Sae Hironaga
Setiap dua bulan sekali mendapatkan perawatan dari Klinik Mental Kozato.
Suzue-san...
Suzue Mari-san!
Suzue-san, Anda ada di rumah?
Suzue-san, kami masuk ya...
Suzue-san?
Suzue Mari-san?
Anda baik-baik saja?
Anda baik-baik saja? Anda bisa dengar kami?
Suzue-san?
Haruto-kun...
Kamu gak apa-apa?
Kamu pasti takut, kan? Kamu akan baik-baik saja sekarang.
Kita turun pelan-pelan!
Aku pulang!
Selamat datang kembali.
Bu, aku pulang.
Hari ini, aku menemukan lagi orang yang kondisinya seperti ibu setelah sekian lama.
Sekarang, sudah yang kelima.
Ayo!
~ Kono Ko wa Jyaaku ~
Sub indo oleh ch4nk-san
Saya sudah menunggu Anda. Silahkan masuk!
Silahkan ganti sepatu Anda dengan ini!
Ayo!
Pergilah bermain!
Kalo gitu, bisa ceritakan masalah Anda?
Apa Anda suka komidi putar?
Saya suka sekali itu.
Ijinkan saya terlebih dahulu menceritakan tentang masalah saya!
Kejadiannya di musim panas 5 tahun yang lalu,...
...dalam perjalanan pulang dari taman hiburan bersama keluarga saya yang berjumlah empat orang.
Tiba-tiba ada truk yang sopirnya tertidur menabrak mobil kami.
Istri saya berhasil selamat.
Tapi, dia masih koma di rumah sakit dan belum sadarkan diri sampai sekarang.
Putri kedua saya menderita luka bakar yang parah di wajahnya,...
...dan mengurung diri di rumah sejak itu.
Saya juga menderita kerusakan saraf,...
...yang membuat kaki saya cacat.
Hanya putri tertua saya yang ajaibnya tidak terluka sama sekali.
Tapi, meninggalkan bekas luka psikologis di dalam hatinya.
Dia selalu merasa bersalah karena dia satu-satunya yang tidak terluka.
Manusia tidak bisa hidup sendiri.
Mari saling bergandengan tangan!
Mari bersama-sama kita sembuhkan jiwa Anda yang terluka!
Enak.
Benarkah? Syukurlah...
Ibu pasti akan terkejut jika dia memakannya.
Kalo ibu sudah sadar kembali,...
...dia pasti berpikir telah melompati waktu, kan?
Ya. - Dia pasti terkejut, kan?
Ya, kuharap Ibu bisa segera mencicipinya juga.
Kalo gitu, Luna mungkin harus berusaha lebih keras belajar masak.
Tak apa-apa, tak apa-apa. Kita semua punya hal yang bisa dan tidak bisa kita kuasai.
Eh, apaan itu? Jahatnya~
Cuma bercanda, kok...
Tunggu!
Aku mengenalmu.
Kita dulu pernah main sama-sama.
Dengan kelinci juga.
Eh?
Kamu anak dari keluarga disini.
Ulasan - Reputasi: Klinik Psikoterapi Kubo (1.283 ulasan)
Makan malamnya sebentar lagi siap.
Hei...
Apa nenek tau soal "Klinik Psikoterapi Kubo"?
Nenek tidak tau.
Kakak... - Hm?
Gimana kerjain soal yang ini?
Ah, soal yang itu ya... - Ya.
Apa kamu tau cara menghitung dua angka ini?
Ayah pulang!
Ah, ayah sudah pulang.
Selamat datang kembali. - Ya.
Luna.
Hana.
Ini sebuah keajaiban!
Itu ibu kalian...
Dia sudah bangun dari koma nya.
Ibu?
Luna...
Hana...
Ibu... - Luna!
Luna...
Luna, syukurlah ya...
Hana!
Hana, kemarilah juga!
Ayo!
Hana juga kesanalah!
Hana...
Ibu pulang.
Mulai sekarang...
Keluarga kita akan selalu bersama selamanya.
Hana hebat sekali, bisa masak banyak makanan seenak ini.
Selama ibu gak ada, dia selalu bekerja keras memasak untuk kami, kan?
Gitu ya...
Makasih ya, Hana.
Tidak...
Biar nanti bisa jadi seperti ibu, Luna sekarang mulai belajar main piano, loh...
Eh, benarkah?
Coba denger deh...
Tunggu, padahal kamu belum selesai makan.
Ini hari yang bahagia, jadi biarkan saja!
Ayo, kita kesana juga.
Ada apa, Hana?
Tidak...
Aku tak mengira hari seperti ini akan datang.
Benar juga, ya...
Kita harus bersyukur pada Tuhan, kan?
Ada apa? Kamu keliatan murung.
Bukannya ibu terlihat aneh?
Aneh?
Ya, rasanya dia tidak seperti ibu yang biasanya.
Itu karena operasi plastik.
Selain itu, dia sudah terbaring di tempat tidur selama 5 tahun.
Mungkin karena itu, kan?
Kurasa begitu ya...
Gimana kalo kita bicara di ruang terapi setelah sekian lama?
Ah, tidak usah, aku tak apa-apa.
Hei, apa menurutmu ada yang berbeda dari ibu?
Eh, apanya yang beda?
Saat kecelakaan itu, Luna masih 5 tahun ya...
Kenapa kakak tanyakan itu?
Gak ada apa-apa. Tak usah dipikirkan.
Ya.
Baiklah, kamu boleh tidur.
Makasih.
Selamat malam.
Ya, selamat malam.
Baguslah.
Dan sekarang, kamu berusia 7 tahun.
7 tahun...
6 tahun...
5 tahun...
4 tahun...
3 tahun!
Kamu akan kembali sedikit lebih jauh.
2 tahun...
1 tahun...
0 tahun!
Apa yang bisa kamu lihat?
Keliatannya menyenangkan, ya?
Apa kakakmu juga ada disana?
Makasih.
Ya.
Ini keliatannya sudah cukup usang, ya?
Haruskah kita buat ulang lagi?
Soalnya itu selalu digunakan dengan hati-hati.
Ah.
Ngomong-ngomong, apa kamu memberikannya sulaman itu?
Eh?
Ituloh, yang hadiah ulang tahun untuk ayah.
Bukannya kamu membuat itu diam-diam?
Ketemu gak?
Ah, benar, ini dia...
Kamu beneran jago membuat ini.
Tapi...
Kecelakaan mobil itu terjadi tepat sebelum ulang tahun Ayah.
Hana juga pasti menderita selama 5 tahun ini, ya...
Maafin ibu, ya...
Maaf.
Maaf, ya...
Ibu...
Ibu...
Sampai nanti ya, Haruto...
Terima kasih.
Kamu akan baik-baik saja sekarang. Sampai ketemu lagi ya...
Sampai ketemu lagi.
( Kami ingin melindungi kebahagiaan dan masa depan anak-anak Ada nyawa yang bisa diselamatkan dengan adanya sedikit kesadaran. )
Ini untuk Hana.
Makasih.
Yosh, mari makan!
Ya.
Itadakimasu.
Ah, ini baru rasa buatan ibu.
Emang biasanya rasanya beda?
Ya, rasanya benar-benar beda, ya?
Benarkah?
Eh, dia mau keluar!
Eh?
Ah...
Dia lucu sekali, ya...
Ternyata benar kamu punya kelinci.
Hei...
Gimana kalo kita berteman?
Eh?
Maaf.
Aku menemukannya di internet soal kecelakaan mobil yang 5 tahun lalu.
Kenapa?
Ah tidak, bukan begitu. Aku kebetulan saja melihatnya.
Dan kurasa kita berdua sangat mirip.
Aku juga tak bisa bicara dengan ibuku karena dia sedang sakit.
Jangan gerak!
Itu geli sekali.
Oh...
Jadi...
Kakak tadi bicara dengan anak itu, kan?
No comments yet. Be the first to leave one.