Andante

Andante (안단테)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

안단테---Andante--E 15
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[Episode 15] Satu episode lagi. Siapkan tisu ya 😥🤧 Selamat berlibur tahun baru dan semoga kita menjadi orang yang lebih baik di tahun 2018😊

Tags

other
Published on: 2017-12-31
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ayah.

Apa yang akan Ayah lakukan jika jadi aku?

Aku benar-benar tidak tahu.

Aku tidak punya banyak waktu.

Kenapa aku berdiri dengan tidak melakukan apapun?

Ini sangat membuatku frustrasi.

Tolong bantu aku.

Bernard.

Temuilah Bom.

Oh, Anda masih di sini.

Lihat ini.

Tentang piknik musim semi Hospice...

Ini adalah hasil jajak pendapat dari pasien dan wali pasien kita.

Dan juga, tentang relawan...

Mereka ingin belajar tentang terapi seni dan terapi musik.

Jung Won bersertifikat dalam terapi seni.

Adiknya bersertifikat dalam terapi musik.

Kepala perawat.

Mari kita bicarakan ini lain kali saja.

Baik.

Tetap saja, aku senang mendengar ibumu datang.

Aku meminta bantuannya.

Aku harus pergi dengan ibuku.

Kemudian, Shi Kyung akan merasa sedikit lebih baik.

Shi Kyung dan orang-orang di sini...

Aku ingin mereka semua mengingatku seperti itu.

Berdiri di sana dan tersenyum dengan ibuku.

Pemakaman orang hidup hari ini...

...sangat menyenangkan.

Aku bisa tertawa bersama semua orang.

Dan aku bisa mengucapkan selamat tinggal.

Baiklah.

Aku yakin mereka semua juga menyukainya.

Aku juga ingin menjalani sisa hidupku seperti itu.

Menangis, membenci...

...sakit hati, dan yang lainnya...

Aku sudah melakukan semuanya.

Tapi...

...tubuhku berubah.

Aku kehilangan kesadaranku.

Aku tidak berpikir...

...itu aku.

Penyakit ini... penyakit ini...

Alih-alih terlihat sakit...,

...aku hanya ingin terlihat seperti saat aku masih menjadi diriku dulu.

Untuk Shi Kyung...

Ya, pertunjukan harus terus berlanjut.

Mari kita lanjutkan pertunjukan.

Itu yang diinginkan penonton.

Ibu. Kau harus tersenyum, mengerti?

Baik.

Nenek.

Nenek harus tetap sehat bahkan setelah aku pergi ke Seoul.

Teruslah belajar menulis juga.

Kenapa kau pergi? Kau harus tinggal di sini bersama kami.

Nenek akan menusuk jarimu saat kau sakit.

Nenek akan membuatkan makanan yang lezat. Jangan pergi.

Terima kasih.

Hati-hati dijalan.

Jaga dirimu juga.

Selamat tinggal.

Terima kasih.

Pergi saja.

Kita sudah mengucapkan selamat tinggal kemarin.

Shi Young, kau harus memanggil Bernard dengan "Oppa" sekarang.

- Lupakan. - Kirimi aku video sebagai bukti, mengerti?

Aku akan berpamitan dengan Shi Kyung di luar.

Pintu depan adalah tempat rahasia kami.

Tolong kirimkan kabar terbaru tentang Bom.

Baik.

Tersenyum.

Terima kasih telah menjaga Bom selama ini.

Tersenyum.

Begitu kembali ke Seoul, aku mungkin tidak bisa menghubungimu.

Kirimi aku kabar terbaru tentang keluargamu, teman kita, dan Hospice.

Aku akan mengirimkan kabar dengan telepati padamu.

Baiklah, kita sudah banyak berlatih.

Haruskah kita mencobanya sekarang?

Tebak siapa yang kupikirkan sekarang.

Itu terlalu mudah.

Siapa?

Aku berada tepat di depanmu. Siapa lagi yang akan kau pikirkan?

Tentu saja aku.

Bong Gu. Kau curang.

Ini semua berkat Bernard dan telepati hebatnya.

Duk Boon adalah nama nenekku.

Itu leluconku.

Jangan meniruku.

Kita bisa terjebak macet.

Aku akan pergi.

Baik. Sampai di sana dengan selamat.

Jangan lupa dengan apa yang kau katakan.

Kematian...

...adalah akhir dari sebuah kehidupan.

Itu bukan akhir sebuah hubungan.

Pergilah.

Ibumu sudah menunggu.

Ibu. Terima kasih sudah datang.

Dan sudah mau tersenyum.

Aku pasti sangat sedih jika harus pergi sendiri.

Aku sangat membenci Ibu saat berada di sini.

Aku hanya berpikir kalau Ibu tidak memahamiku.

Kurasa aku juga tidak memahami Ibu.

Maafkan aku.

Aku selalu berpikir, "Aku ingin mati, aku ingin mati."

Aku datang ke sini dan bertemu orang yang baik.

Itu adalah waktu yang singkat.

Waktu yang sangat singkat...

Meski begitu, aku senang.

Jadi, kau harus melupakan semua kesulitan yang aku alami, Ibu.

- Habiskan waktu Ibu dengan orang baik-- - Cukup.

Ibu mengerti.

Kau tidak ingin pergi ke tempat lain, 'kan?

Tidak.

Bisakah kita mampir ke satu tempat lagi?

Apa yang Shi Kyung lakukan setelah sekolah akhir-akhir ini?

Aku belum pernah melihatnya di Hospice.

Kau mengantuk?

Kau tidur seperti ini saat pertama kali aku memberimu tumpangan, ingat?

Park Ga Ram.

Kau menangis?

Teruslah berjalan.

Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Baik Nenek dan Shi Kyung, hatiku sangat sakit.

Tapi, aku bahkan tidak bisa menunjukkannya.

Aku merasa seperti tercekik.

Kau belum pernah mendengar kabar dari Bom, bukan?

Hal yang paling kutakutkan adalah bahwa kita mungkin mendengar kabar dari Bom.

Shi Kyung juga begitu, tapi dia pura-pura tampak baik-baik saja.

Aku merasa sangat kasihan padanya. Apa yang harus kulakukan?

Menangislah jika perlu.

Menangislah sebanyak yang kau inginkan.

Aku tahu ini sulit untukmu juga, tapi aku butuh bantuanmu.

Tae Min.

Nenekku juga penggemarnya. Ada apa dengan dia?

Dia adalah pemilik Hospice ini.

Kepemilikan dengan nama yang berbeda.

Kami sudah mencari tahu, dan dia adalah pemilik sebenarnya.

Aku tidak tahu kenapa, tapi dia ingin merubah bangunan ini.

Merubah bangunan?

Artinya Hospice akan ditutup.

Apa?

Dia terkenal karena melakukan banyak pekerjaan amal, jadi apa alasannya?

Aku juga tidak tahu itu.

Kupikir itu terjadi begitu saja.

Apa yang harus kita lakukan? Apa ada yang bisa kita lakukan?

Entahlah.

Kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Tapi, apa yang bisa kita lakukan?

Haruskah kita berbicara dengan Shi Kyung tentang hal itu?

Dia tidak akan duduk diam jika dia tahu Hospice akan ditutup.

Dan juga, dia agak aneh, jadi dia mungkin memikirkan sesuatu.

Bisakah kita memberitahu Shi Kyung tentang ini?

Entahlah.

Tetap saja, kita tidak bisa diam dan tidak berbuat apa-apa.

Aku baru mulai bekerja, dan ini sudah musim semi.

Istirahat musim semi pendek.

Ibu.

Apa Hospice baik-baik saja akhir-akhir ini?

Apa kau bertanya karena tahu sesuatu?

Tidak... bukan begitu.

Kenapa? Apa ada sesuatu yang terjadi?

Tidak ada yang terjadi.

Direktur akhir-akhir ini tampak aneh, jadi pasti ada yang tidak beres.

Kemana saja kau? Kau tidak menjawab teleponmu.

Aku baru saja keluar mencari udara segar.

Nenek, kau sudah mengkonsumsi vitamin yang Bom berikan pada Nenek, 'kan?

Apa? Apa yang diberikan Bom padaku?

Siapa itu Bom?

Paling tidak Nenek harus meminumnya.

Nenek harus makan nasi terlebih dahulu.

Ga Ram ingin bicara denganmu.

Kenapa?

Kenapa Ga Ram ingin bicara denganku?

Temui saja dia untuk mencari tahu.

Ponselmu berdering. Kenapa kau tidak menjawabnya?

Dari mana suara itu berasal?

Apakah seseorang menangis?

Putri...

ku...

Bom.

Ayah.

Aku ingin menangis.

Air mataku tidak mau menetes.

Aku sangat mengantuk.

- Sedang apa kau? - Lihat.

Oh, bukankah dia selebriti?

Untuk saat ini, ini adalah Hospice, tapi begitu kita merenovasinya...

Oh, itu selebriti!

Udara di sini sangat bagus.

Astaga! Anda sudah datang.

Anda datang jauh-jauh kesini.

Anda siapa?

Aku direktur Hospice ini, Park Young Geun.

Seharusnya aku menemui Anda lebih dulu untuk menyapa.

Ah, Anda direkturnya disini?

Aku sangat menghormati orang seperti Anda.

Karena Anda di sini, mari kita masuk dan minum teh.

Tidak, tidak perlu.

Aku sedang ada tamu hari ini, dan aku sangat sibuk.

More Indonesian subtitles for Andante

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left