Are You Human?

Are You Human? (너도 인간이니)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

너도 인간이니ㅡKBS' Are You Human Too E21-E22 180716 HDTV H264-NEXT
A Commentary by Artha Regina
IDFL™ SubsCrew | props to SKJ for bringing his acting A game to this episode. makin cinta aku bangg <33

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2018-07-16
Downloads: 50
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Saat itu, kukira aku bermimpi.

Mimpi melihat diriku sendiri.

Shin.

Ini Ibu. Shin. Buka matamu.

Bagaimana keadaan si Shin?

Kalau Direktur Eksekutif Seo tahu...,

...Shin harus menghentikannya.

Shin harus kembali.

Hyung.

Aku 'kan di sini.

Shin. Pergilah ke Seoul...,

...dan lindungilah posisi Shin.

Aku akan menuruti permintaan Ibu.

Jadi janganlah bersedih.

Dia akan menggantikanku?

Mustahil.

Tapi...

...dia ini robot?

Walaupun dia mirip denganku, dia pasti akan langsung ketahuan.

Karena pada akhirnya...,

...dia berbeda dariku.

Coba saja meniruku sesukamu.

Karena begitu aku bangun nanti...,

...semuanya akan berakhir.

Kill switch. Aku tak sengaja mendengarnya.

Itu sama saja kematian bagi dirinya.

Jika Anda memang ibunya...,

...tolong singkirkan alat yang mengerikan itu.

Kenapa?/ Dr. Oh.

Jarinya Shin bergerak.

Jarinya bergerak? Apa maksudnya...

Putramu, Shin! Dia bergerak sekarang!

Kau lihat apa?

Orang-orang.

Aku mencoba lebih memahami mereka.

Kau itu sudah dikelilingi sama orang-orang yang mengerikan.

Apa kau tidak muak sama orang?

Aku ingin lebih memahamimu.

Apa?

Aku perlu tahu lebih banyak tentangmu, Kang So Bong.

Kau perlu tahu lebih banyak tentangku? Apa maksudnya?

Jika aku melihat ekspresi wajah manusia...,

...maka aku pasti bisa memahamimu lebih baik.

Tapi aku tidak tahu apa maksud ekspresimu barusan.

Barusan apa yang kau pikirkan?

Barusan?

Kalau aku bohong, kau pasti tahu.

Aku tadi...,

...berharap kau bukan robot.

Kenapa?

Aku 'kan memang robot.

Siapa juga yang tak tahu kau robot?

Kalau aku bukan robot, apa yang harus kulakukan?

Sudahlah. Berdirilah. Aku harus pulang.

Shin!

Shin.

Kenapa...

Kenapa... Kenapa dia tidak bergerak?

Lihat ini.

Jarinya... Jarinya benar-benar bergerak.

Bola matanya bergerak, dan refleksnya bergerak.

Tangannya juga bergerak.

Tak lama lagi, dia akan segera bangun.

Ini nyata, 'kan?

Ini bukan mimpi, 'kan?

Ibu sangat takut kalau kau kenapa-kenapa.

Terima kasih sudah bangun.

Terima kasih, Shin.

Terima kasih sudah bangun. Terima kasih.

Aku masih tidak percaya.

Aku harus melihat dia lagi./ Duduk saja dulu.

Bukan kau saja yang melihatnya. Kita semua melihatnya.

Tenanglah dulu.

Dia (robot) tidak boleh tahu semua ini.

Kalau dia tahu, kurasa dia pasti senang.

Tidak, Kang So Bong tidak boleh tahu.

Kang So Bong sudah jadi pengawalnya lagi.

Dan dia memintaku menyingkirkan kill switch-nya.

Dia tahu tentang kill switch?

Ya. Mereka berdua sepertinya lebih dekat dari dugaanku.

Jika dia tahu, dia pasti akan memberitahu si Shin tentang kill switchnya.

Kenapa?

Jadi si Shin tak boleh tahu?

Dia berhak tahu ada benda itu dalam tubuhnya.

Kau tidak lihat dia memutuskan dan bertindak sendiri?

Bagaimana jika dia tahu dan menolak kill switchnya diaktifkan?

Jika si Shin sungguhan siuman nanti, dan anak itu tetap menjadi Shin...,

...ini bisa sangat berbahaya.

Ini bahkan belum terjadi.

Terus? Shin "sungguhan"?

Jadi anak itu palsu?

Bukankah dia juga penting?

Lagipula hanya ada satu Shin yang sungguhan.

Kau benar-benar...

Kesembuhan Shin adalah prioritas utama kita saat ini..,

...jadi jangan kasihtahu hal ini ke mereka berdua.

Kita masih membutuhkan mereka berdua sampai Shin pulih total.

Kalian rupanya sudah gila, ya.

Memang dari awal, ini sudah gila.

Gila atau tidak, pokoknya jangan kasihtahu mereka berdua.

Dah.

Kenapa kau mengikutiku?/ Aku harus menyapa yang lain.

Aku ini dekat dengan ayahmu.

Waktu itu saja, dia tidur di pangkuanku.

Kau, jangan bertemu ayahku sementara ini.

Karena tak ada gunanya.

Aku masuk, ya.

Kenapa bertemu aku tak ada gunanya?

Memang apa salahku?

Kenapa alasannya?

Silakan./ Terima kasih.

Hyungnim, kau tak mau?

Aku memang jarang makan sama minum.

Aigoo, sudah kuduga.

Kau mana mungkin suka kopi di tempat udik seperti ini.

Oh, ya....,

...katanya pernikahanmu batal. Benar begitu?

Ya.

Aku kabur dari pernikahan.

Astaga. Bisa-bisanya kau bilang begitu seolah itu bukan masalah besar?

Astaga.

Aku tadi lihat So Bong pakai baju pengawalnya.

Kau tak mempekerjakan dia lagi, ya?

Betul. Hari ini, dia mulai bekerja lagi.

Tapi kata dia, dia mau berhenti. Jadi kenapa...

Apa jangan-jangan kau menghubungi dia lagi?

Ya.

Selain So Bong, aku tak bisa mempercayai siapapun.

So Bong?

Kenapa kau memanggil namanya seperti itu?

Memangnya kalian berteman?/ Ya, kami berteman.

Teman yang sangat istimewa.

Padahal belum lama ini pernikahanmu batal.

Sekarang kalian berteman?

Dia pasti memanfaatkan teman sebagai alasan. Ya, 'kan?

Ya. Dia berarti bukan wanita di matamu, ya.

Makanya mereka menjadi teman.

Hei. Kalian ini...

Minum saja kalian./ Ya.

Biarkan aku bertanya.

Apa kau Dirut Nam...

...tidak memandang So Bong sebagai wanita?

Tentu aku memandangnya sebagai seorang wanita.

Karena jenis kelaminnya 'kan perempuan.

Apa?

Aku permisi dulu, ya. Soalnya So Bong menyuruhku jangan bertemu Bapak.

Apa-apaan dia.../ Apa kubilang.

Baginya, itu sekedar persahabatan. Tapi bagi Noona, itu cinta.

Noona langsung pergi karena pernikahannya batal.

Sungguh cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Aku jadi ingin minum soju.

Jadi? Kau bertemu ayahku?

Aku bilang ke dia, kau jadi pengawalku lagi. Jadi jangan khawatir.

Baiklah.

Kau sudah datang./ Dari siapa itu?

Mungkinkah Dirut Nam?

Ya. Aku jadi pengawal dia lagi.

Sungguh sebagai pengawal.

Kenapa dia butuh pengawal?

Dia 'kan bisa menyelamatkan dunia sendirian.

Apa?

Kenapa ini bisa...

Aku pergi ke rumah sakit dan melihat ini.

Aku tidak percaya, jadi aku merekamnya.

Aku memikirkannya selama berhari-hari...,

...tapi imajinasiku yang terbatas tidak bisa mengetahuinya.

Dia menghancurkan mobil dengan tangan kosongnya...,

...ban meletus, tapi tangan dia tak kenapa-kenapa.

Kalau manusia, pasti tangan dia bakal lecet dan berdarah.

Orang ini, apa dia ini sebenarnya?

Apa dia ini manusia?

Tak ada gunanya kauambil itu.

Aku tahu kau bakal begini...,

...jadi aku sudah menyalin file-nya.

Reporter Jo./ Jika kau tidak mau cerita...,

...akan kuunggah video ini ke Internet...

...dan mengirimnya ke perusahaan media.

Pasti semua orang di dunia penasaran.

Kau tak apa kalau aku melakukannya?

Apa boleh buat kalau begitu.

Apa sebenarnya? Katakanlah.

Begini...

Shin.

Kukira kau tidak kerja hari ini.

Aku harus mampir ke suatu tempat.

Ada apa?

Kang So Bong jadi pengawalku lagi.

Aku sudah tahu itu dari Dr. Oh.

Kau menemui ibuku tadi?

Kenapa?

Apa mungkin kau merindukan manusia Nam Shin?

Sekarang...,

...aku tahu apa hubunganmu dengannya.

Setelah berteman dengan Kang So Bong...,

...aku jadi bisa mengerti dirimu.

Bagimu, manusia Nam Shin itu seorang teman.

Seorang teman yang selalu di sisimu.

Sama seperti Kang So Bong ingin melindungiku sebagai teman...,

...kau juga ingin melindungi manusia Nam Shin.

Benar, 'kan?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left