The first 200 lines.
Perhatian! Aku diminta membaca pernyataan ini.
"Dua bulan lalu Gina Linetti tertabrak bus dan bintang paling terang telah padam."
"Hari ini, seperti Phoenix lahir dari abu, dia bangkit untuk menaklukkan..."
Sepuluh halaman. Aku tak bisa membacakannya.
Dokter mengizinkannya bekerja hari ini. Ini dia.
Terima kasih.
Seperti sakit yang kualami, aku tak bisa membayangkan perasaan kalian
menjalani hidup tanpa Gina selama dua bulan.
Ada yang ingin bertanya?
Berapa lama kau harus memakai penahan kepala logam itu?
Ini Halo. Menurut dokter aku harus memakainya seminggu lagi.
Ini ditanam ke tengkorakku.
Ya, aku masih mendengar gesekan sekrup di tulangku.
- Apa rasanya ditabrak bus? - Luar biasa.
Sudah kuduga! Aku selalu ingin ditabrak bus.
Aku sempat mati selama dua menit dan bertemu Tuhan.
Apa wujudnya?
Etnisnya tak jelas.
Kau cuti dua pekan saat Kourtney dan Scott Disick putus.
Kau yakin siap bekerja?
Apa maksudmu, Terry? Kaupikir aku belum siap bekerja?
Lihat ini!
Gina Linetti sudah kembali!
Maaf terlambat, tadi aku ditelepon One Police Plaza.
Kejahatan di Brooklyn menurun drastis.
Ya!
Satu Polres akan ditutup.
- Apa? - Kita merayakan terlalu cepat.
Auditor akan segera tiba.
Dia akan mengevaluasi statistik kejahatan, fisik gedung, dan keuangan.
Ada 22 Polres di sini, jangan sampai kita jadi yang terbawah.
Apa meja juga diperiksa?
Ada yang meninggalkan banyak pedang di mejaku.
Riwayat peramban diperiksa?
- Buang komputermu. - Siap!
Auditor akan mulai dengan ikut Peralta dan Santiago awasi geng karena...
Mereka pasangan idaman.
Tenang, ini kantor.
Karena kasus mereka adalah contoh bagus kejahatan serius
yang masih ada di lingkungan kita.
Sepertinya auditor sudah datang.
- Itu Teddy, mantan kekasih Amy? - Ya.
- Putus karenamu, Jake? - Ya.
- Kaubilang dia membosankan, Amy? - Ya.
- Pasti canggung. - Ya.
- Ini bahaya. - Jangan panik.
Mungkin dia lupa kami telah melukai perasaannya.
Hai, Semua. Aku Sersan Wells. Jake, Amy, senang berjumpa dengan kalian.
Sama, Teddy. Kami senang kau di sini.
Bagus, semoga aku tak membuatmu bosan.
Apa?
Telepon kejahatan berdering? Harus dijawab. Ayo, Amy!
- Sebentar! - Ya.
- Kaubilang dia membosankan? - Karena itu faktanya!
Aplikasi favoritnya ialah Kontak.
Dia akan menutup Polres ini dan kita akan beda kantor.
Hubungan kita akan hancur.
Hubungan kita tak masalah walau beda kantor.
Aku lupa jika tak berjumpa setiap hari, seperti ikan mas.
Berdiri di ruang rapat dengan luas kira-kira 15 kali 12 meter.
Mungkin 17 kali 12 meter.
Bukan, 16 kali 12 meter.
Aku akan melihatnya di Dinas Tata Kota. Halo, rencana akhir pekan.
Sersan Wells, apa kau sudah mengaudit Polres lain?
- Bagaimana? - Semua punya masalah.
Sayang, aku mau semua polisi NYPD bertugas sebaik-baiknya.
Polres 74 korupsi, rahasia.
Kami memerangi pemborosan.
Aku jamin di sini tak ada pemborosan.
Benarkah? Karena pada pemeriksaan awal aku menemukan
kau baru membeli mesin fotokopi 21 ribu dolar?
Mesin itu menghemat uang dalam hal jam kerja.
Permisi, Sersan Wells. Kami perlu pergi ke BRB.
Ini waktunya kami BRB.
- Beri ruang! - Kau saja!
Ini untuk orang panik!
Aku panik. Aku melakukan percobaan dengan akronim asing.
- Apa BRB? - Segera kembali.
Suku kata sama dengan akronim. Kenapa disingkat?
Teddy tahu soal mesin fotokopi Jepang CJ. Mesinnya rusak saat dicoba.
Apa memang begitu?
Seharusnya tidak!
Ini tempat orang panik? Kami panik.
Polres 15 dikritik soal kecoak.
Kecoak di sini dimakan tikus.
- Di sini ada tikus! - Ya, parah!
Mereka akan menutup Polres ini. Pertemananku dengan Jake berakhir.
Dia lupa jika tak berjumpa setiap hari, seperti ikan mas.
Ini salahmu. Kau tidur dengan Teddy, bukan?
- Kau tak bisa menahannya. - Apa?
Dia benar. Libidomu membahayakan kami semua.
Maaf, aku mau masuk.
Kau yakin bisa masuk, Gina?
Jadi, karena aku cedera, aku tak bisa masuk?
Secara fisik!
Ketahuilah tubuhku masih sekuat dulu, bahkan lebih kuat.
Aku Gina Linetti dan aku bisa melakukan apa pun.
Permisi.
Terlalu ramai. Seharusnya tak kusia-siakan pidatoku saat ini.
Ke ruang barang bukti!
Kalian berdua harus menangani Teddy.
Dia marah kusebut membosankan.
Kita harus pura-pura tertarik, dulu aku bisa.
Kita hanya perlu tersenyum, mengangguk, dan setuju dengan kata terakhirnya.
Bagus, tunggu dulu...
Aku tak tahu penjahat terbaik di Die Hard .
Mungkin Jeremy Irons, Timothy Olyphant, atau William Atherton.
- Yang terakhir. - Ya?
- Menurutku William Atherton. - Baiklah.
Kita ajak bicara topik yang dia suka.
Dia suka bicara tentang pilsner.
Menyebutnya saja membuatku kena PTSD.
Pilsner-TSD.
- Bagus. - Ya.
Kalian pergilah dan buat Teddy merasa jadi pria paling menarik.
Buat dia merasa jadi Andy Borowitz.
Siap, kami akan ke sana dan membuatnya jadi orang itu. Ayo!
Kita harus memperbaiki mesin fotokopinya. Jeffords, kau setahun di Tokyo.
Baca manualnya, bahasa Jepang.
Aku coba, tapi satu-satunya hal yang kuingat adalah
"Kau punya pintu lebih besar yang bisa kumasuki?"
Beri solusi, bukan masalah. Bagaimana tikusnya?
Kita beruntung, aku punya banyak air seni serigala.
Maksudnya?
Itu memberi kesan adanya pemangsa.
Aku baluri sepatu Nikolaj untuk menakuti anak-anak nakal.
- Bisa? - Tidak.
Lebih parah, kini dia disebut "Pesing".
Air seni serigala pasti bisa usir tikus. Kita giring tikus ke perangkap dengan itu.
Aku bagaimana? Apa tugasku?
Kau santai saja. Ini hari pertamamu.
Ketahuilah fisikku masih sekuat dulu, bahkan lebih kuat lagi.
Kau mengulangnya.
Aku punya amnesia jangka pendek akibat ditabrak bus.
Tenang, fisikku masih sekuat dulu, bahkan lebih kuat lagi.
Ya, kau bisa membantuku.
MENGINTAI GENG 14.32
Detektif sudah memilih lokasi pengintaian.
Teddy, apa kabar?
- Senang bisa bersamamu, terakhir jumpa... - Kau membuatku putus dengan Amy.
Mungkin, tak ada yang bisa tahu perjumpaan terakhir.
Itu markas geng 8th Street Killas.
Sepertinya mereka bertemu pimpinan geng lain untuk bergabung.
Detektif menunjukkan pengetahuan yang lumayan dalam tugas.
Bagus, kita mungkin lama di sini.
- Kau ingin minum? - Tidak.
Ginger Ale itu kesukaanku.
Tidak, kadar gulaku bisa naik.
Baik, sayang sekali kita sedang tugas. Kita bisa minum pilsner.
- Kau suka pilsner? - Ya!
Aku suka sekali!
Aku pecandu pilsner!
Apa kesukaanmu, Jerman atau Bohemia?
- Yang terakhir. - Bagus.
Ya, ini menyenangkan!
Kita bisa membahas pilsner seharian.
Bagus. Apa kesukaanmu dari Bohemia?
Scharfen, Grelderbrau. Jenis baru, milenial menyukainya.
Bagus, akan kucatat.
Aku baru mendapati Detektif S dan P berbohong.
Kau tak suka. Menurutmu pilsner dan aku membosankan.
Aku tidak bohong!
Detektif S dan P tidak berbohong!
Pastikan kantor kita tak tutup karena mesin fotokopi ini!
Aku tahu cara menyalakannya, tapi layarnya menampilkan kura-kura menangis.
Kertasnya macet?
Bagaimana dengan gambar sushi yang memenggal kura-kuranya?
- Toner. - Kenapa?
Aku mulai membongkar mesinnya, tapi proses ini lambat sekali.
Aku senang kau di sini, Kapten. Aku ingin minum teh.
- Terry. - Ya.
Tak terasa habis ditabrak bus. Aku mandiri.
Mungkin Boyle dan Diaz ada kemajuan soal tikusnya.
Tak ada kemajuan.
Pasang umpannya akan lama karena Scully memakan selai kacangnya.
Kau tak punya bukti!
Kita tangkap tikusnya dengan air seni serigala.
Untuk itu aku datang. Aku akan ke loteng.
- Kenapa memakai itu? - Mobilitas.
Untung aku masih ada kostum kucing Halloween.
Kau bukan konsumen kostum itu.
Kucing seksi tak mengenal gender.
Sekarang berikan aku air seni serigala itu.
Teddy, jangan terburu-buru menilai. Kau salah paham.
Pilsner tidak membosankan.
Maksudku, kami sampai bosan untuk menghargai minuman itu.
Aku setuju. Pilsner membosankan. Aku tak minum lagi.
- Apa? - Amy benar.
Saat bersama, aku membosankan. Perpisahan membuatku sadar.
Jadi, kau tak marah padaku?
Tidak, aku jadi menemukan sisi liarku.
Aku dan pacarku menghabiskan dua pekan di San Diego tahun lalu.
Energi tempat itu luar biasa!
Namun, di kantor kaubilang, "Semoga aku tak membuatmu bosan."
Aku bercanda. Humor alat yang menarik.
Benar. Alat yang sudah kaukuasai.
Pacarku membuatku bergairah dengan buku mewarnai dewasa
yang kami lakukan di...
Jazz Brunch!
Sarapan siang saja sudah terdengar gila, tapi kautambahkan jazz?
No comments yet. Be the first to leave one.