Turn Up Charlie

Turn Up Charlie

Download Indonesian Subtitle

Release info

Turn Up Charlie NF WEB-DL/WEBRip Complete
A Commentary by Predator1
sync with release https://cafeflix.fun/serie/turn-up-charlie/

Tags

Web-DL
web-dl
webrip
web
WEB-DL
BRip
Published on: 2019-03-19
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Charlie Ayo.

Charlie Ayo.

Merasakan dubnya.

Merasakan suaranya .

Tidak, tidak, sialan!

Tiga, dua, satu...

- Charlie. - Ya.

Mereka telah mematikan lampunya.

Tak ada yang ambil apa pun, Lydia, tenang.

Hei! Siapa Lydia?

Panggil Bibi Lydia. Berapa kali aku harus memberi tahu?

Di mana uang

untuk pulsa listrik?

Aku harus manggung malam ini. Aku bayar nanti.

Baiklah.

Acaranya besar atau tidak?

Tidak, cuma pernikahan Neil.

Neil, Neil. Akhirnya ada yang mau menikah dengannya?

Kuharap bukan harga kawan

karena takkan cukup untuk bayar tagihan.

Oh, tidak.

Aku tak suka rasa ini.

Kau tahu aku suka rasa lemon.

Dengar, kau mengisap ganja dan gratis.

Kenapa masih mengeluh?

Tutup mulutmu! Charlie! Tolong uangnya.

Ya, jangan khawatir.

Nah, aku harus pergi.

Tolong Charlie, biarkan aku ikut.

Kau tak diundang, Dale.

Bro, ini pernikahan Nigeria, ya?

Neil bukan orang Nigeria.

Istrinya Nigeria,

di pernikahan Nigeria semua diundang. Kau tahu aturannya.

Apa maksudmu?

Aku tak percaya David diundang dan aku tidak, ya?

Aku yakin jika aku aktor terkenal temanmu Neil akan

memohon-mohon agar aku datang.

Hei, dengar. David diundang karena dia sahabat kami di sekolah,

dan kau hanya ikut dompleng Charlie Ayo.

Kau yakin bukannya karena dia punya Ferrari?

Dia tak punya Ferrari.

Dengar, ya. Alicia akan datang malam ini.

Tapi lihat aku.

Harus terlihat manis!

Agar dia sadar dan merasa kehilangan.

Lupakan dia.

Dan, terus terang, Dia tak begitu kehilangan, Bro. Ya.

Pacar barunya memberinya cincin.

Dia manajer hedge fund.

Charlie!

Kemari dan siram toiletnya! Besar sekali!

Dan dia tidak tinggal dengan bibinya.

Keluar.

- Apa? - Sekarang.

Aku tak meninggalkan BAB.

Iya.

Iya, tapi kupikir sudah kusiram.

Oke, siram! Pergi bersihkan kotoranmu.

Selamat! Kau sudah menikah.

Kau kelihatan keren.

Ya, aku di sana.

Aku tak terbiasa lihat dia dapat banyak cewek.

Ya, aku bisa rasakan.

Ini dia si bintang film.

Terima kasih, terima kasih banyak.

Apa kabar?

'Makasih, Bro.

Aku bangga padamu. Kau berhasil!

Tak ada yang perlu dibanggakan. Nikah itu jebakan.

Kata pria yang sudah 2 kali nikah.

- Berapa usiamu? - Aku terlalu cepat dewasa.

Kawan, kau baca undangannya?

Apa?

Kode pakaiannya dasi hitam. Kau pakai jas marun...

Wow! Ini dia.

Kelihatan cantik, Alicia.

Terima kasih.

Kau yang suruh dia pakai baju seperti itu? Biar cocok ya?

Bukan begitu.

Alah, kalian pasti yang akan menyusul duduk di sana.

Apa maksudmu? Apa? Alah...

Kau membuatku malu.

Banyak ketinggalan berita, Bro.

Kau mau minum? Ayo kita minum.

Oi!

Kami, kami...

sudah lama putus.

Dia mau menikah. Aku belum siap. Jadi...

Maaf sobat. Aku tak tahu. Baru saja pulang sepuluh menit lalu

dan sudah berbuat tolol.

Ya, tapi kau biasa begitu, tak apa-apa.

Toh, kau memang selalu cari cewek terlalu keren.

Aku begitu?

Dengar. Kok Sara belum juga tahu

DJ papan atas sepertinya bisa lebih sukses dari pecundang sepertimu.

Kau sudah lihat?

Semoga Gabrielle lebih mirip ibunya daripada kau.

Aku juga punya kabar untukmu.

Aku mau pindah ke London selamanya.

Apa? Kenapa?

Kupikir kau akan senang.

Aku senang. Hebat! Whoop whoop!

Kenapa kau meninggalkan Hollywood untuk ke sini?

Karena di sini... Di sini rumahku.

Sara bisa buat musiknya di mana saja,

dan aku mau main teater sedikit. Oke, naik panggung.

Tapi terutama karena Gabs semakin besar.

Aku ingin dia bergaul dengan orang jujur.

Menetap, masuk sekolah yang layak.

Jangan Haverstock. Jangan bilang Haverstock.

Tidak, kataku sekolah yang bagus.

Sekolah di mana dia tak akan ditendang.

- Kau belum pernah ditendang. - Siapa bilang?

Orang itu mendorongmu sekali,

lalu aku hajar dia, sudah.

Charlie, aku bilang akan membayarmu 50 pound, ya? Tapi...

Jangan, benar Neil, sudahlah.

Memangnya aku akan minta teman untuk bayar?

'Makasih, Kawan.

Iya, lah. Masukkan uang itu ke toples bulan madu.

Aku menyayangimu, Bro.

Aku juga mencintaimu.

Hebat, Sobat.

Hei. Aku sudah menikah.

Kau sudah menikah.

Menikah sungguhan.

Nanti juga istrinya akan membuka mata dan sadar.

Kau baik, Charlie.

Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu juga.

Ayo! Mudah, ya.

DJ Ayo!

Berikutnya Coldplay.

Kau punya kekuatan bintang. Kau mau pergi?

Aku harus pergi.

Sori, aku tak mau mengganggu.

Tunggu.

Lagu itu selesai delapan menit lagi…

Kapan-kapan kita minum bareng, ya?

Ya, kenapa tak ke rumah saja.

Kenalan dengan Gabrielle dan Sara.

Ya, bisa.

Hei, baguslah.

- Senang ketemu lagi, Bro. - Ya, sama.

Sampai nanti.

Tunggu, aku putar vinyl dulu.

Bisa kau putar...

playlist seksi time di Spotify?

Spotify? Tidak. Spotify itu digital.

Ini analog. Suaranya bersih dan lebih enak.

Ya, tapi membuat moodku hilang.

Siapa bilang? Jangan sentuh.

Begitu lebih bagus.

Charlie! Ngapain kau?

Tolong jangan berisik!

Aduh! Ketuk pintu kenapa?

Untuk apa? Memangnya aku Saksi Yehuwa?

Halo, Dawn.

Astaga.

- Halo, Bibi. - Kalian saling kenal?

Apa aku mengenal Dawn? Dawn kecil? Mengompol di gereja Dawn?

- Oke. - Aku 3 tahun kala itu.

Sedang apa kau di sini? Sedang apa kau di kamarku, Bro?

Dengarkan aku.

Sumpah, mataku tertutup. Aku tak lihat apa-apa.

Meski ingin lihat, aku menghadap... Lihat ke mana aku menghadap.

Apa?

Dia benar soal analog. Kau benar. Memang lebih bagus.

Aku tahu, tapi ini bukan saatnya karena kau membuatnya takut. Keluar!

Charlie, kita lakukan lain kali, ya?

Jangan. Hei, jangan begitu!

Sori soal Dawn, tak sengaja.

Biar kubantu. Jangan, kemari.

Titip salam untuk ibumu.

Kau masih berutang padaku, Charlie!

Keluar!

Sialan!

Tunggu sebentar.

Ayo teman. Sori, aku sedang menelepon.

Masuklah. Senang ketemu lagi.

Sini, aku... Sepuluh menit saja.

Jangan khawatir.

Kau bisa lihat-lihat. Gabs ada di sekitar sini.

Kau mesti lihat studionya.

Ada studio di rumah?

Ada di lantai bawah tanah.

Kau akan suka.

Sori, sebentar dulu, ya.

Rumah yang bagus. Wow!

Ada banyak synth vintage

yang ingin aku lihat.

Hei .

Kau pasti Carlie.

Kau pasti Gabrielle.

Dengar. Jangan bilang apa-apa. Ssstt!

Gabrielle!

Apa kau lihat si kecil...

Hei.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left