Danger of Her (Wei xian de ta / 危险的她)

Danger of Her (Wei xian de ta / 危险的她)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Danger Of Her E01-E14 END
A Commentary by Saixixifans1
Iqiyi

Tags

other
Published on: 2020-03-03
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Tolong kau tutup gordennya,

aku tidak terlalu terbiasa dengan cahaya.

Tidak masalah.

Tidak peduli apa yang ingin kau selidiki,

aku bisa membantumu menjaga rahasia.

Aku punya penyakit asma,

aku alergi terhadap bulu kucing dan anjing.

Belakangan ini aku selalu menemukan bulu hewan

di dalam kamar tidurku.

Qiao Wei.

Tapi saat aku mencari obat asmaku,

aku tidak dapat menemukannya.

Tuan Lu,

kalau begitu tempat Anda menaruh obat biasanya,

selain Anda sendiri

apakah ada orang lain yang tahu?

Istriku.

Istriku ingin membunuhku.

Aku pernah mengikuti dia.

"Aku ingin mendengar jelas istriku sebenarnya bertemu dengan siapa."

"Alhasil yang aku dengar adalah suara beberapa perempuan."

Lebih baik itu sebuah kecelakaan.

Harus dilakukan

tanpa meninggalkan jejak.

Tenang saja.

Masalah itu bukankah kita urus dengan sangat baik?

Para perempuan ini

dalam beberapa bulan ini

pernah berhubungan sangat dekat dengan istriku.

Namanya Su Yao,

teman satu universitas istriku.

Menurutku dialah

yang sedang menghasut istriku untuk membunuh.

"Ini semua dimulai dari pertemuan murid tiga bulan yang lalu."

Danger of Her

Episode 1

Pergi foto di sana saja.

Ayo, Qiao Wei.

Kau harus berdiri di tengah.

Posisi tengah.

Kenapa?

Ayo foto bersama.

Sang dewi.

Ayo, ayo, ayo.

#NAME?

#NAME?

"Siapa yang tidak tahu dulu kalian adalah teman paling setia,"

benar kan?

Lama tidak bertemu.

Lama tidak bertemu.

Di hari aku menikah,

aku terus menunggumu.

Masa awal wirausaha sangat sibuk,

tidak ada waktu.

Aku ingat pernikahan Qiao Wei,

ramai sekali,

masih teringat sangat jelas.

Setelah menikah langsung menjadi ibu rumah tangga.

Ayo, ayo, ayo.

Semuanya tersenyumlah.

Ekspresi.

Ayo.

Cheers.

1,

2,

Berpura-pura baik,

tidak mengubah kesalahannya,

pemalas.

Halo.

Direktur Yan.

Naskah yang baru akan segera diperbarui.

Sebentar lagi kau akan bisa melihatnya.

Su Yao,

begini,

"perusahaan kami merasa konten Official Account kalian"

yang sekarang tidak cocok dengan

yang kami inginkan.

Tidak apa,

kami bisa mengubahnya.

Apapun bisa diubah.

"Perusahaan sudah memutuskan untuk menghentikan kerja sama."

Terima kasih.

Semuanya sedang mencarimu.

Apa kau sedang ada masalah?

Di sini tidak ada orang lain,

tidak perlu berpura-pura ramah.

Aku sangat baik,

tidak perlu kau khawatirkan.

Tadi aku mendengar tentang pekerjaanmu,

sepertinya tidak terlalu lancar.

Kalau ada sesuatu yang membutuhkan bantuanku,

kau katakan saja padaku.

Qiao Wei,

aku tidak perlu kau untuk mengingatkanku.

Aku tahu suamimu sekarang sangat sukses.

Menggunakan uang orang lain,

apa yang bisa dibanggakan?

Aku menggunakan uang yang aku cari sendiri,

aku bebas.

Semuanya adalah pilihan diri sendiri,

untuk apa berbicara dengan begitu kasar?

"Menikah dengan orang yang persyaratannya bagus lalu kau sudah bisa sukses dalam hidup?"

Qiao Wei,

kau yang sekarang

masih bisa memamerkan apa selain suamimu?

Tidak disangka sudah bertahun-tahun

kau masih saja begitu kekanak-kanakan.

Semuanya ada di dalam anggur.

Ayo.

Aku sedikit mabuk.

Berbicaralah sesuatu.

Kau tunggu sebentar.

Ayo, minum.

Kurangilah minumnya, tampan, kurangilah minumnya.

Permisi,

sekarang jam berapa?

Jam sebelas.

Berikan aku segelas anggur.

Hari ini pasti mabuk.

Jangan minum terlalu banyak.

Sekujur tubuh terasa tidak enak. Ayo.

Dalam kamusku tidak ada kata ‘banyak’.

Apa kau sekarang baik-baik saja?

Apakah bahagia?

Aku baik-baik saja.

Dia…

Pasti sangat mencintaimu kan?

"Di saat kuliah kau yang membuatku minum sampai tidak ingat apapun."

Hari ini aku mau mencarinya kembali.

Membalasnya hari ini.

Halo.

Sebentar lagi jam 12.

Kau berencana untuk pulang kapan?

Siapa kau?

Aku adalah suaminya Qiao Wei.

Apakah dia tidak bisa mengangkat telepon?

Kau tanyakan saja pada Qiao Wei.

Dia sedang minum anggur dengan orang lain,

sedang menggila.

Kenapa kau bisa ada di sini?

Untuk urusan pekerjaan,

baru datang beberapa hari.

Saat itu begitu lulus kuliah kau langsung menikah.

Kemudian

menghilang selama enam tahun.

Waktu berlalu begitu cepat.

Beberapa tahun ini aku terus berpikir,

saat itu kenapa kita

tidak bisa terus bersama.

Aku merasa

sangat disayangkan.

Sudah terlalu malam.

Aku benar-benar harus pulang.

Tadinya memang mau pergi.

Aku sudah pulang.

Pertemuan murid kami

"dibuat seperti tempat bertemunya keluarga yang saling terpisah."

"Di saat bersama mereka, kalau ada yang pergi duluan"

"akan seperti orang yang tidak bermoral dan tidak berperasaan."

Kau marah?

Sebuah saham yang aku investasikan bangkrut.

Tidak apa,

hanya kehilangan sedikit uang.

Dalam masalah saham,

"pasti akan terjadi situasi tak terduga seperti ini."

"Aku tidak suka melakukan hal yang tidak bisa dikontrol."

Milik Qiao Wei?

Pelayan,

mana anggurnya?

Bukankah itu Qi Kai?

"[Kembang Kampus yang Dulu Malam ini ke Mana, Su Yao]"

"Seorang wanita dalam tahap tertentu dalam kehidupan,"

pasti akan ada rasa iri,

"atau bahkan rasa ingin menggantikan posisi seorang wanita lainnya."

Dia adalah cermin dalam hati para perempuan,

dan yang disebut sebagai dewi oleh para pria.

"Dia adalah seseorang yang menjadi model kesempurnaan bagi para wanita."

Memang tidak biasa.

Membuat orang merasa sangat iri,

atau bahkan rendah diri.

Dia tadinya memperkirakan untuk mempertahankan

"imagenya sebagai wanita sempurna di hati semua orang."

Tapi di akhir pertemuan murid

"malah tidak sengaja bertemu dengan mantan pacarnya."

Selama bertahun-tahun,

aku ingin bertemu denganmu lagi.

"Ini adalah seorang wanita sempurna yang tidak bisa disangka oleh orang,"

sebuah cerita yang seluruhnya adalah fiktif.

"[Kembang Kampus yang Dulu Malam ini ke Mana, Su Yao]"

Kembang Kampus yang Dulu Malam ini ke Mana.

Kemarin kau sebenarnya ada di mana?

Aku sudah bilang padamu,

aku mabuk,

bermalam di rumah seorang teman sekolah perempuan.

Dalam berbohong juga membutuhkan rincian.

Qiao Wei,

apa kau rasa diam dapat menyelesaikan masalah?

Aku sedang berbicara denganmu.

Kau menyakitiku.

Qiao Wei, apa kau tahu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left