Release info

왼손잡이 아내ㆍLeft-Handed Wife E31 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Download di oppa.kdramaindo.tv. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-02-16
Downloads: 17
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jasad Lee Soo Ho?

Dia ditemukan di jalan tol sekitar 5 km dari Hotel Aura.

Orang yang menyurvei area itu untuk pembangunan menemukannya.

"Rumah Duka"

Astaga. Di mana San Ha mungkin berada?

Dia bahkan mematikan ponselnya.

Kuharap Kakak hanya menjernihkan pikiran karena frustrasi.

Itu bagus.

Ibu tidak bisa tinggal diam lagi.

Ibu harus mencarinya.

Kamu mau ke mana?

Duduk di sini tidak akan membuahkan hasil.

Tetaplah di sini. Akan kulaporkan orang hilang.

Apa? Sayang...

Putri sulung kami pergi kemarin

dan kami tidak bisa menghubunginya.

Kami sudah menanyakan semua orang, tapi tidak ada yang tahu...

Putri sulung Anda? Dia ke kantor polisi kemarin malam.

- Apa? - Apa?

San Ha ke kantor polisi?

Kenapa?

Dia bertanya di mana jasad suaminya ditemukan.

Apa?

Ini ibunya San Ha.

Ya?

Kamu sudah mendengar kabar darinya?

Kurasa dia pergi ke sana.

Ke sana?

Tempat suaminya ditemukan.

Aku terlalu cemas.

Bisakah kamu ke sana?

Aku sudah menuju ke sana.

Lokasi kecelakaan tempat Esther dan Nam Joon membawaku

juga berada di sekitar sini.

Aku yakin ada di sekitar sini.

Di mana

kamu, Soo Ho?

Apa kamu sendirian

di tempat kosong dan dingin?

Soo Ho...

Soo Ho...

San Ha.

San Ha!

San Ha!

Maaf.

Maaf aku terlambat.

Aku

tidak tahu kamu di sini.

Pasti

amat dingin di sini sendirian.

Kamu pasti amat kesepian dan ketakutan.

San Ha.

San Ha!

"Gerbang Masuk Desa Seokji"

Bukan yang ini?

Apa aku salah?

"Gerbang Masuk Desa Seokji"

San Ha!

Apa yang kamu lakukan di sini sendirian? Ini berbahaya.

Berdirilah.

Semua orang menunggu. Ayo.

Jangan ganggu aku!

Tolong jangan lakukan ini.

Memangnya kenapa?

Kamu menyuruhku merelakan Soo Ho seperti ini?

Aku akan mencari tahu kebenaran

di balik kematiannya yang tidak adil ini.

Tidak adil?

Polisi bilang

mereka tidak tahu penyebab kematiannya...

Tidak.

Do Kyung bilang kepadaku

dia rasa

Soo Ho bersamanya saat kecelakaan lima tahun lalu.

Aku akan berusaha semampuku

mengembalikan ingatan Do Kyung.

Apa yang kamu...

Setelah ingatannya kembali,

kebenaran yang tersembunyi akan terungkap.

Aku akan mencari tahu

kebenaran itu.

Kenapa suamiku

harus tewas

dan bagaimana dia bisa tewas di sini.

San Ha.

San Ha...

San Ha.

San Ha!

Sadarlah!

Melakukan ini tidak akan mengubah fakta bahwa suamimu sudah tiada.

Ingatan Do Kyung

mungkin tidak akan pernah kembali.

San Ha!

Aku harus tahu.

Walaupun tidak ada yang tahu,

istrinya harus tahu bagaimana dan kenapa dia mati!

Dia segalanya bagiku.

Aku bersumpah akan mencari tahu

siapa yang merampas Soo Ho,

hidupku, serta impian kami,

dan menghancurkannya.

Ke mana San Ha pergi?

San Ha.

Aku baru saja dengar soal Soo Ho.

Kamu ke mana? Kenapa tidak di dalam bersama keluargamu...

Di mana Do Kyung?

Suamiku?

Kenapa kamu tiba-tiba menanyakannya?

Aku tahu kamu,

Do Kyung, dan Soo Ho

bersama saat kecelakaan lima tahun lalu.

Apa maksudmu?

Siapa yang bicara omong kosong seperti itu?

Suamimu, Do Kyung.

Sungguh?

Aneh, bukan?

Kamu dan Do Kyung kembali hidup-hidup,

tapi hanya Soo Ho yang tewas.

Aku tidak bisa mengadakan pemakaman seperti ini.

Aku akan mencari tahu

kenapa suamiku, Lee Soo Ho,

harus tewas.

San Ha!

Sayang, San Ha sudah kembali.

- San Ha di sini. - Dia di sini?

Ayah. Ibu. Aku harus bilang sesuatu.

Aku akan menunda pemakaman sampai bisa mengetahui

alasan dia tewas.

San Ha.

Menundanya entah sampai kapan?

San Ha! Itu konyol!

Jasadnya adalah satu-satunya bukti bagaimana dia mati.

Jika mengkremasinya sekarang,

kita tidak akan pernah tahu bagaimana dia mati.

Bagaimana bisa kamu mencari tahu jika polisi saja tidak tahu.

Itulah alasanku harus mencari tahu.

Aku harus melakukan itu demi Soo Ho dan membebaskannya dari dendam!

Ada apa denganmu?

Kamu seharusnya lega menemukannya walaupun itu tulang-belulangnya.

Sampai kapan kamu hidup hanya demi Soo Ho?

Ini saatnya berhenti.

Kak, aku setuju. Ini tidak benar.

Ayah juga.

Tidak. Aku akan pergi

menemui orang dari rumah duka.

Akan kubatalkan kremasi yang dijadwalkan besok

dan nisan di rumah abu.

Aku akan segera kembali. Soo Ho.

Astaga.

Dia tidak bisa dikendalikan. Sayang.

Sayang. Lakukan sesuatu.

San Ha!

- Ayah! - Astaga.

Ayah baik-baik saja?

Ya.

"Rumah Duka"

Apa maksud Ayah, kita harus melakukan pemakaman?

Tidak Ayah juga.

Ayah selalu membelaku apa pun yang terjadi.

Benar.

Ayah selalu membelamu.

Tapi kali ini,

turutilah ayah.

Tidak akan.

Ayah yakin

Soo Ho tidak mau kamu menjalani sisa hidupmu

menempel kepadanya.

Bagaimana Ayah tahu perasaannya?

Dia bilang kepada Ayah dahulu

bahwa dia melihat banyak kematian selagi bekerja di IGD.

Serta sebelum tewas,

kata-kata terakhir mereka untuk orang tercinta mereka adalah

"Aku mencintaimu"

dan "Tolong berbahagia".

Menurutmu, apa yang paling Soo Ho inginkan?

San Ha.

Itu kebahagiaanmu.

San Ha.

Mari

relakan Soo Ho.

Tetap saja, bagaimana bisa aku melepaskannya seperti ini?

Soo Ho...

Soo Ho...

- Soo Ho... - Tidak apa-apa.

San Ha.

Ibu membuatkan bubur abalone yang kamu sukai. Makanlah.

Ibu tahu kamu tidak mau makan, tapi makanlah sesuap.

Kamu butuh energi. Ini. Ayo.

Bagaimana kondisi San Ha?

Dia makan sedikit?

Dia tidak mau menyentuhnya.

Bagaimana jika dia sakit karena seperti ini?

Pemakamannya sudah lama.

Dia belum beranjak dari kamarnya selama berhari-hari

dan tidak keluar sama sekali.

Ada orang di rumah?

Nam Joon?

Ada apa kemari sepagi ini?

Aku mencemaskan San Ha dan mampir dalam perjalanan.

San Ha! Keluarlah! Ada Nam Joon!

I Told You I Was Ill: The Life and Legacy of Spike Milligan subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for I Told You I Was Ill: The Life and Legacy of Spike Milligan

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left