The first 200 lines.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Situasi di luar sangat tidak bagus,
Jadi silakan menjauh dari jalanan malam ini.
Angin kencang diperkirakan akan terjadi sepanjang malam...
... serta peringatan cuaca buruk tetap diberlakukan...
...di seluruh Southwest serta wilayah sekitarnya.
Ini kabar yang sangat tidak menyenangkan.
Tetap bersama kami untuk perkembangan cuaca terbaru setiap 15 menit.
Dan peringatan besar sekali lagi untuk Southwest.
Pencarian terus berlanjut atas pasien yang menghilang...
...dan kabur dari rumah sakit jiwa Seaview pagi ini.
Warga diharapkan tak mendekati orang dengan kriteria...
Halo, bisa kau izinkan aku masuk?
Tidak, pergilah!
Kumohon, aku butuh bantuanmu!
Siapa kau?
Aku terluka, kumohon!
Bisa aku pakai teleponmu? Sebentar saja!
Tolong!
Apa yang kau inginkan?
Apa kau tahu sekarang jam berapa?
Apa yang kau lakukan di sini?
Kumohon, izinkan aku masuk.
Aku jatuh, kurasa tanganku patah. Kumohon.
Baiklah, cepat sebelum kita berdua mati kedinginan.
Ini, letakkan itu.
Duduklah di sana.
Kau kedinginan, anak yang malang.
Maaf listriknya mati.
Listriknya mati karena badai sebelumnya.
Dan itu sudah hidup-mati sejak lama,
Tapi kurasa mereka akhirnya benar-benar menyerah.
Aku tak keberatan.
Ini lebih baik daripada diluar sana.
Apa yang kau lakukan diluar di malam seperti ini?
Kau beruntung masih selamat.
Terima kasih sudah bukakan pintu.
Diluar sana sangat dingin./ Ya, tepat sekali.
Aku akan carikan kau selimut lagi.
Tak apa, semua baik, aku baik-baik saja.
Aku temukan handuk. Ini bisa digunakan, bukan?
Apa aku mengenalmu?
Apa yang terjadi denganmu? Biar aku lihat.
Jangan cengeng. Aku dulu seorang suster.
Aku ingin menjadi suster.
Aku membantu suster.
Baiklah, biar aku lihat.
Apa menurutmu itu patah?
Saat kau jatuh, apa kau mendengar suara patah atau retakan?
Mana kutahu.
Aku mendengar sesuatu, tapi itu mungkin ranting tempatku terjatuh.
Aku benar-benar harus...
Ya. Di sana. Keparat!
Kau bisa menggerakkan jari-jarimu?
Kurasa kau takkan bisa gerakkan jarimu jika itu patah.
Aku ingat tangan anakku patah.
Dan kurasa kau akan lebih kesakitan.
Lebih kesakitan?
Ini sudah sangat menyakitkan.
Bagaimana kau terjatuh?
Aku berlari lalu... Entahlah.
Aku tersandung tunggul pohon dan terhempas seperti bajingan.
Dengar, aku tahu kau kesakitan,
Tapi aku akan sangat menghormati jika kau tidak berkata kasar.
Suamiku selalu berkata kasar, dan aku tak suka itu.
Aku yakin itu tak diperlukan./ Tapi ini sakit seperti...
Seperti?
Seperti...
Sangat menyakitkan.
Itu dia. Itu lebih baik.
Mari mulai lagi.
Kita harus menjaga siku itu.
Kurasa kau sebaiknya jangan membuat itu terbebani.
Aku melihat syal di suatu tempat. Itu bisa digunakan sebagai penyangga.
Maaf, aku tak bisa melihat apa-apa.
Halo?
Halo!
Kenapa kau berteriak? Aku di sini.
Syalnya ketemu.
Sekarang, mari pasangkan ini.
Baik, angkat tanganmu sedikit.
Masukkan ini di sana.
Benar begitu.
Kenakan pakaianmu...
Begitu awal di pagi ini...
Sudah. Bagaimana, lebih baik?
Ya, jauh lebih baik. Terima kasih.
Lihat?
Sudah kubilang aku dulunya suster.
Aku mau menelepon dokter, tapi aku takut teleponnya mati.
Apa yang warna perak dan tidak berfungsi?
Telepon ini.
Lagipula itu takkan membantu.
Jalanannya cukup buruk saat siang hari.
Dan jauh lebih berbahaya saat malam.
Aku ragu kau bisa mendapatkan sinyal, sayangku,
Kita berada jauh dari mana-mana, apa kau tidak tahu?
Lagi pula baterai ponselku juga habis.
Tak apa. Biarkan aku hangatkan diri dan sedikit beristirahat,
Lalu aku akan pergi dari sini.
Kau mau kembali keluar sana lagi?
Dalam situasi ini?
Kau juga mau mematahkan lehermu?
Lampunya sudah menyala!
Syukurlah.
Kau tak apa?
Omong kosong!
Atau dalam istilahmu, omong kosong sialan.
Kelihatannya kau terjebak di sini malam ini.
Dan untuk itu, aku ingin tahu siapa namamu.
Aku Joyce.
Aku John./ John?
Itu nama yang bagus.
Aku selalu suka nama itu.
Senang bertemu denganmu, John.
Aku juga akan mencari lebih banyak lilin jika aku bisa.
Seberapa jauh kita dari kota?
Sangat-sangat jauh, John.
Sangat-sangat jauh.
Kau menemukan rumah yang sangat terpencil.
Sangat sepi dan sangat gelap.
Kurasa sekitar 10-11 mil ke desa.
Meski, itu akan mudah tersesat saat malam di kegelapan,
Jadi kau berakhir berjalan kaki 20 mil.
Aku sering tersesat karena berjalan diluar sana saat tengah malam.
Apa?
Kenapa kau berjalan diluar saat tengah malam?
Kau tahu...
Itu bagus pergi berjalan saat malam hari.
Itu penuh ketenangan.
Ada banyak alasan untuk pergi jalan saat malam.
Mengajak anjing jalan? Mereka selalu butuh jalan-jalan.
Itu alasan yang cukup untuk berjalan malam-malam, bukan?
Apa kau punya anjing?
Tidak, tentu saja aku tak punya anjing.
Apa kau melihat anjing?
Aku hanya berkata jika kau punya anjing,
Itu butuh diajak jalan saat malam.
Dan juga, aku bisa jalan ke mana saja, kapan saja.
Aku tak butuh izin, aku diperbolehkan.
Anak muda John dengan 20 pertanyaan.
Siapa yang berwenang di sini?
Maaf, aku tak bermaksud membuatmu marah.
Aku hanya berpikir aku butuh dokter untuk tanganku, itu saja.
Ya, aku tahu, tanganmu...
Kau orang yang malang.
Maafkan aku.
Ini sudah larut, dan...
Aku kesulitan tidur dengan cuaca yang buruk ini...
Dan dengan lampu yang hidup mati, itu...
Itu cukup untuk membuat orang lepas kendali, bukan?
Kau pasti kelelahan.
Ya, aku sangat lelah.
Hanya berusaha semampunya.
Tetaplah di sini hingga pagi.
Itu kelihatannya dingin diluar sana.
Jauh lebih baik didalam sini.
Aku dulu suka melihat badai saat masih kecil dari jendela.
Berapa umurmu?
Saat aku 11 tahun, ada badai besar.
Sangat besar.
Aku 19 tahun.
Tak ada yang mengizinkan aku melihatnya, aku masih terlalu kecil.
"Menjauh dari jendela, Nak, itu berbahaya."
Tapi mereka semua berdiri didekat jendela,
Kedua orang tuaku dan kakakku.
Ada kilat besar yang menyambar...
...dan mengenai jendela.
Ayahku tewas seketika.
Ibuku kehilangan satu matanya.
Kakakku terluka cukup parah, tapi masih selamat.
Hei, tak apa.
Ibuku, dia memakai penutup mata sekarang.
Dan kakakku, dia pulih dengan beberapa bekas luka.
Ayahku...
Aku juga tak terlalu suka dia.
Jadi semuanya baik.
Sekarang aku bisa lakukan apa yang aku suka.
Aku bisa melihat semua badai yang aku inginkan dari jendela.
Meski jujur, tak banyak yang bisa dilihat, bukan?
Hanya tumpukan dedaunan yang terbawa angin.
Entah apa yang dulu begitu memukau.
Itu jelas tak setimpal untuk kehilangan satu mata.
Tetap saja...
Jadi, apa yang akan aku lakukan denganmu?
John.
Apa yang bisa kita lakukan saat listrik padam dan malam masih panjang?
Ada ide?
John?
Apa maksudmu?
Dengar, aku masih 19 tahun.
Kau terlihat... Kau terlihat sangat cantik untuk seusiamu...
Tapi kau jauh lebih tua dariku.
Apa yang kau bicarakan?/ Kurasa kau terlalu tua untukku.
Dan tanganku sangat sakit./ Apa?
Aku tak tertarik denganmu!
Astaga, itu sangat lucu!
Aku bukan Ny. Robinson.
Kau tak tahu siapa yang aku bicarakan, bukan?
Dia yang kau sebut tante girang sebenarnya.
No comments yet. Be the first to leave one.