The first 200 lines.
Pada 1 Desember 1955 di Montgomery, Alabama...
Satu tindakan pembangkangan menyatukan masyarakat...
Membangkitkan sebuah pergerakan...
Dan menyampaikan pendapat kepada pemimpin baru.
Ada saat sebuah masa siap untuk perubahan.
Masa itu telah tiba di Montgomery.
Halte Bus
Aku berhak duduk di sana.
Lepaskan aku.
Kulit Putih Di Depan Kulit Hitam Di Belakang
Aku butuh kursi itu.
Aku butuh kursi itu.
Pindahlah ke bagian kulit hitam.
Pindah.
Tidak.
Aku duduk di area tanpa kategori.
Ini bukan area kulit putih atau pun kulit hitam.
Siapa pun bisa duduk di sini.
Atas kehendakku. Kusuruh kau pindah.
Aku harus menegakkan hukum segregasi.
Ini tugasku.
Orang kulit putih ingin kursi ini.
Dia orangnya.
Lanjutkan.
Lanjutkan saja tugasmu.
Dia orangnya.
Dia orangnya.
Pada 1619 orang kulit hitam pertama...
Ayo, Sayang.
Tn. Parks, ada kesempatan bagus untuk menentang hukum segregasi bus.
Istrimu pintar. Dia berpendidikan.
Kau dan Ny. Parks dihormati di tengah masyarakat.
Dia telah menjadi sekretaris NAACP Montgomery sepuluh tahun terakhir.
Dia akan mengesankan bagi juri kulit putih.
Kita sudah pernah mengalami ini dan Rosa penggugat yang tepat.
Raymond, kau telah berjuang bersama kami selama ini.
Sekarang ada peluang akhirnya hal baik terwujud.
Tak ada hal baik yang akan terwujud dari situasi ini.
Ingat perkataanku.
Permisi.
Kami permisi sebentar.
Tolong tinggalkan kami.
Raymond, aku meminta dukunganmu.
Kau meminta atau keputusanmu sudah bulat?
Keduanya.
Pemboikotan Bus Hari Senin
Jika mereka tahu kita menggunakan properti negara...
Aku tahu. Kita akan baik-baik saja.
Ini kesempatan terbaik kita untuk memulai pemboikotan.
Kita akan melakukannya.
Kau sudah bicarakan ini dengan Tn. Nixon?
Tidak begitu rinci.
Berarti kita tidak tahu pasti apakah ada pemboikotan bus hari Senin.
Pasti ada pemboikotan, kau bisa percaya itu.
Coretta, biar kupegang bayinya agar kau bisa makan.
Kau yakin, Juanita?
Masalahnya, Pendeta...
Kau bekerja terlalu keras.
Ini khotbah, bukan disertasi doktor.
Biar kuperagakan.
Kau berdiri di depan mimbar.
Perhatikan ke sekeliling, lihat semua orang.
Rasakan cintamu dan kekacauan suasana.
Bangkitkan dirimu dan biarkan semangat memenuhi dirimu.
Apa pun yang terucap, itulah pernyataanmu.
Tidak di gerejaku. Tidak di Baptis Dexter.
Orang-orang di sana tidak akan berseru dan berteriak.
Orang-orang di Baptis Dexter agak jual mahal.
- Di gereja Ralph... - Ini pernyataan tegas.
Kau belum selesai berkhotbah, tapi Rufus sudah ribut.
Orang yang menyemir sepatu di pangkas rambut itu...
Anggota gerejamu, 'kan?
Dia bilang, "Pendeta King?"
"Kau seharusnya mendengar Pendeta Abernathy hari Minggu lalu."
"Dia hanya mengkhotbahkan beberapa hal."
"Dia sangat menakjubkan."
Aku tanya, "Apa yang dikatakan Pendeta Abernathy?"
Dia bilang, "Aku tak ingat apa, tapi kami tertawa."
Bagaimana dengan para pendeta?
Saudara Ed, kau tahu pendeta kita.
Mereka makan dengan baik dan nyaman dengan sepatu bagus.
Mereka bahkan tak pernah naik bus. Pemboikotan, Tuan.
Ny. Robinson, waktu kita dua hari...
Untuk beri tahu setiap kulit hitam di Montgomery agar tidak naik bus.
Salah satunya hari Senin.
Aku tidak tahu bagaimana caranya tanpa bantuan para pendeta.
Nak, bawa ini pulang.
- Jangan naik bus hari Senin, paham? - Pemboikotan bus hari Senin.
Kita tidak bisa berhasil tanpa bantuan mereka.
Halo, E.D.
Menarik sekali.
Pemboikotan berlangsung, Coretta.
Berlangsung di Baton Rouge.
Sidang Rosa Parks diadakan hari Senin.
Orang-orang ingin menarik perhatian.
Kenapa mereka berkumpul di gerejamu?
E.D. yang meminta. Dia pikir tempat itu netral.
Tempat netral?
Lalu kita punya ruang rapat bagus.
Martin, kau pastor baru dan seorang ayah baru.
Kita sepakat kau tak akan banyak memegang tanggung jawab.
Tapi sebagai seorang pastor, ini bagian dari tugasku.
Hanya rapat.
Sampai di mana tadi? Kita membahas pemboikotan.
Kupikir kita hadir di sini untuk membahas pemboikotan.
- Kita memang bahas pemboikotan. - Waktu kita hanya dua hari...
Aku ingin menyampaikan usulan.
Usulan ditolak.
Aku belum sampaikan usulannya.
- Kau berencana. - Baiklah.
Apa yang terjadi pada Montgomery?
Aku ingin membuat usulan agar kita membentuk dewan.
Ditolak.
Tapi, Pendeta... Interupsi.
- Ditolak. - Ayolah, Pendeta.
Saudari Robinson, aku tahu cara menjalankan pemboikotan.
Tentu saja. Dia akan menjalankan pemboikotan sekarang.
Orang-orang akan memboikot pemboikotan itu.
Aku mau bertanya.
Bagaimana cara orang-orang pergi bekerja?
Ini bukan saatnya untuk bertanya, tapi untuk bertindak.
Itu pertanyaan akademik.
Menurutku intinya kita butuh pemimpin.
Karena jemaatku yang terbesar...
Kita tak siap untuk hal seperti itu.
Itu sebabnya kuusulkan gerejaku...
Aku juga ingin pergi, tapi ini gerejaku.
Saudara-saudara, kita permudah persoalan.
Saudara-saudara, tolong perhatiannya sebentar.
Silakan, Pendeta Abernathy.
Bisakah kita sepakati saja pemboikotan bus satu hari?
Satu hari saja untuk melihat dampaknya.
Setuju?
Martin!
Martin, busnya datang.
Kelihatannya kosong.
Kosong.
Kosong. Tak ada orang satu pun.
Selamat pagi, Pendeta King dan Ny. King!
- Selamat pagi. - Pagi yang indah.
- Hari yang indah untuk berjalan. - Ya.
Sayang.
Masuk dan mandilah, lalu berpakaian.
Mereka memberiku ini.
Isinya bahwa orang kulit hitam dianjurkan tidak naik bus.
Jika kau bekerja, naiklah taksi atau berjalan.
Tapi anak-anak dan orang dewasa dimohon tak naik bus hari Senin.
Kita akan menyerang.
Diam. Kita akan menyerang.
Berdasarkan bukti yang diserahkan tadi pagi...
Kunyatakan Rosa Parks bersalah sebab melanggar UU segregasi negara.
Aku mendendamu sebanyak sepuluh dolar.
Ditambah biaya pengadilan empat dolar.
Yang Mulia, Ny. Parks menolak membayar denda itu...
Dan dengan ini memberitahukan pengajuan banding.
Baiklah.
Kutetapkan jaminan bandingnya sejumlah seratus dolar.
Membayar petugas.
Orang-orang harus cerdas dan bergabung dengan Klan.
Tertib!
Tertib!
- Tertib! - Diamlah.
Ada usulan diajukan agar pemboikotan ditunda.
Terlalu cepat untuk menyerah.
Terlalu cepat untuk menyerah.
- Kita baru saja mulai. - Benar.
Kuberi tahu apa yang harus kita lakukan.
Kita harus percaya pada warga kita dan diri sendiri.
Benar.
Tertib!
Tertib!
Kita...
Kita akan membahas apakah akan membatalkan pemboikotan.
Itu berarti lebih mementingkan kereta daripada kuda.
Kita seharusnya membahas pemilihan pemimpin sebagai wakil kita.
Lalu kita bisa lanjut...
Dia berambisi untuk posisi itu.
Menurutmu?
Orang yang akan bernegosiasi dengan pemerintah kota...
Dan menyampaikan permintaan kita.
Tapi aku suka dia.
Orang Old Union.
Karena aku tak peduli, Lewis! Aku punya pendapat!
- Kau tak punya hak untuk bicara! - Tidak.
Rufus Lewis adalah orang yang bisa dibilang berkelas.
Para pendeta telah dibantu wanita tukang cuci seratus tahun terakhir.
Tapi tak berbuat apa pun untuk mereka.
E.D. seperti orang pada umumnya.
Ungkapkan kebenarannya!
Para wanita yang telah membawa obor.
Para wanita yang telah ditangkap...
Sementara kalian bersembunyi di balik rok mereka...
Seperti sekelompok pengecut.
Saudara Nixon!
Saudara Nixon, aku bukan pengecut.
Aku juga tidak mau disebut pengecut. Tapi aku sependapat denganmu.
Waktunya sudah tiba untuk berhenti bersembunyi.
Ny. Parks tak bersembunyi tadi pagi di hadapan Hakim...
Dan kita harus bertindak secara terbuka.
Untuk pertanyaan apakah pemboikotan dihentikan atau tidak...
No comments yet. Be the first to leave one.