The first 84 lines.
- Adaptasi dari Retail oleh - * H@w-to-kiLL *
Orang-orang jepang...
Makan dan tidur di atas tatami...
Sejak zaman dahulu.
Perasaan dan emosi...
Yang terjadi di dalam rumah...
Meninggalkan bekas di atas tatami.
Perlahan masuk ke lapisannya...
Selama waktu yang panjang.
Tidak hanya kebahagiaan...
Tapi dendam dan kebencian juga.
Terkutuk
Pembantaian Keluarga Shinomiya
Orang-orang Jepang...
Makan dan minum di atas tatami...
Apa rasa takut dan kebencian...
Yang keluarga Shinomiya rasakan...
Di saat mereka sekarat...
Masih ada di tatami mereka?
Shibata: Bagaimana artikelnya?
Aku akan mengirimnya...
Untuk diperiksa dan disunting...
Setelah aku selesai.
Shibata: Rapatnya hari Rabu.
Shibata: Bisa pukul 21.00 ini?
Maaf, bisakah kita undur?
Aku butuh lebih banyak waktu...
Untuk menulis artikel ini.
Shibata: Tak perlu begitu detail.
Ya, tapi aku ingin menulisnya...
Dengan benar.
Shibata: Tunggu, jangan bilang...
Kau mau bermalam di sana?
Rencananya begitu.
Shibata: Kenapa kau...
Amat terobsesi dengan artikel ini?
Kenapa orang-orang Jepang...
Kenapa aku begitu...
Di...
Sini.
Ibu
Ayahmu meninggal dunia
Makoto?
Terima kasih banyak atas bantuanmu.
Aku sangat berterima kasih.
Permisi. Boleh aku bicara kepadamu?
Ayo kita bicara di sana.
Aku mohon permisi.
Baiklah.
Bilang saja padaku bila kau lapar.
Direktur pemakaman butuh sebuah...
Foto ayahmu, untuk foto pemakaman.
Bisa kau ambilkan album keluarga?
Terima kasih.
Di foto, ayahmu terlihat galak.
Saat itu kau lucu sekali, Makoto.
Maukah kau tetap terjaga...
Menjaga jenazah ayahmu malam ini?
Di sini.
Makoto.
Astaga.
Kau terluka.
Kasihan.
Pasti sakit sekali.
Berdarahnya banyak sekali.
Sudah kuduga hari ini akan datang.
Ibu tahu suatu hari...
Kau akan mengetahuinya.
Jujur saja.
Ibu tidak peduli dengan semua itu.
Antara rumah atau warisannya.
Tapi ayahmu tak bisa melepaskannya.
Jadi Ibu bilang padanya...
"Jika kakaknya tak mau memberi...
Ambil saja darinya."
Dan seperti inilah...
Cara kakaknya mati.
Noda di tatami.
Menyerah sajalah.
Kakak.
Aku tak suka lakukan ini padamu.
Kau adalah anak pertama.
Semua menyayangimu, hanya untuk itu.
Kau punya semuanya untuk sendiri.
No comments yet. Be the first to leave one.