The first 84 lines.
Seok, jadi apa pekerjaanmu?
Aku penulis webtoon (komikus) .
Komikus? Luar biasa.
Aku hanya pekerja kantoran.
Kenapa? Aku selalu iri dengan pekerja kantoran. Pekerjaannya tetap.
Pekerjaannya tetap, tapi bukan itu pekerjaan impianku.
Bagaimana kau bisa jadi komikus?
Apa itu mimpi mu?
Bisa dibilang begitu...
Dulu, ada seseorang yang melihat gambarku, dan dia bahagia.
Makanya aku masih terus menggambar.
Wah, kau keren.
Yaa! Keren apanya...
Waktu SMA kau naksir seseorang kan?
Kok bisa tahu?
Aku juga punya firasat.
Rekonstruksi Ingatan -
Tidak seperti sekarang, di kalangan pria aku menuruni sifat pendiam ibu ku.
Hari itu, berkat sibu ku, aku masuk sekolah dengan memakai seragam baru.
Pantas saja, seragam ini cocok untukku sampai dia memandangi ku terus
Permisi...
Ini...
a
a n
a n y
a n y H
a n y H O
a n y H O W
a n y H O W
Perhatian seperti ini, lumayan juga.
Kau suka padaku?
Hujan sederas ini bukan halangan bagi pria sejati.
Ini, pakai lah.
Tidak, terima kasih.
Tidak, kau pakal ah.
Tidak, aku benar-benar tidak apa--
Meski menyukai ku, Ae Bong terkadang menjauh dan menghampiriku.
Aku ingat.
Kau, si pemalu dan naif.
Apa aku begitu?
Kau tidak ingat?
Ada yang ku ingat!
Baiklah, perhatikan baik-baik!
Bantulah diam-diam, jadi kalian bisa lebih dekat dengan teman mu itu.
Hei, siapa Jo Seok?
Dia.
Apa dia sakit?
Kenapa dia terus melihat kemari?
Tidak tahu.
Ah, gerah.
Bagaimana ini? Dia terlihat seperti akan pingsan.
Apa ada yang bisa ku beri?
Hei, makan lah ini.
Ah, dia malah baca yang begituan.
Lihat, dia terlihat miskin sekali. Dasar idiot.
Yaa! Ini, pakai lah.
Tidak, terima kasih.
Yaa! Ambil saja. Pergi sana.
Aku harus mengerti karena dia tidak punya uang banyak.
Seok sedang sakit.
Kau sudah membantunya dengan baik. Bagus. Bagus.
Aku sudah bersikap baik padamu jadi aku meminjamkan payung ku.
Bersikap baik? Jadi dia jual mahal...
Baiklah, karena aku jantan, aku akan berpura-pura.
Oh begitu...
Hari ini aku senang.
Kita bisa bertemu lagi kan?
Tentu saja.
Kenapa? Kenapa tidak terbuka?
Ahjussi, apa ada orang?
Ahjussi.
Ah.. bosan nya.
Sudah ku duga pekerjaan ini tidak cocok dengan ku.
Permisi!
Yaa! yaa! 119.
Yaa! Gimana dong?
Tidak ada sinyal di dalam lift.
Punya ku juga.
Apa yang harus kita lakukan?
Di sini tertutup. Kalau kita mendadak terjebak gimana?
Terjebak?
Halo.
Bu, saya teman nya Seok.
Teman Seok?
No comments yet. Be the first to leave one.