Release info

IDFL me Someone Like You E15 720p Webrip
A Commentary by kurniawaty
Visit us @idfl.me

Tags

webrip
web
720p
720
BRip
Published on: 2015-04-26
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sekian lama telah berlalu, aku masih merindukanmu.

Aku bukan putri ibuku?

Seperti Luo Han, aku diadopsi?

Karena ibuku tidak ingin aku tahu, aku akan berpura-pura tidak tahu.

Fei Fei, aku ini pastur.

Maafkan aku, tapi aku tak bisa menjawab perasaanmu.

Fei Fei!

Ya Ti pernah transplantasi jantung?

- Apa golongan darahnya Ya Ti? - Sama sepertiku, AB.

Yu Xi. Pendonor jantungnya Ya Ti mungkin adalah Luo Han.

Bagaimana bisa ada begitu kebetulan di dunia ini?

Yu Xi.

Kau tak percaya padaku?

Aku percaya.

Aku hanya sangat syok.

Aku tidak mengira ikatanku dengan Ya Ti...

...bisa begitu kuat.

Tak heran...

Tak heran aku merasa begitu dekat dengannya...

...sejak pertama kali bertemu dengannya.

Jadi, apa Ya Ti soal ini?

Aku tidak berencana memberitahunya...

...takutnya bisa mengganggu hidupnya.

Yu Xi.

Aku ingin menjaga dan membantunya...

...tanpa mengganggu kehidupannya sehari-hari.

Tentu kau boleh.

Ya Ti adalah teman baik kita.

Sekarang dia juga punya...

...jantung kakakku di dalam tubuhnya...

...tepat bagi kita untuk menjaganya.

Terima kasih.

Seharusnya aku yang berterima kasih padamu.

GM, ini sushimu.

Bawakan ke kantorku.

Ada apa kau mencariku?

Aku ingin mengembalikan ini padamu.

- Terima kasih. - Kau belum makan?

Li Bo Yan, apa yang kau lakukan?

Kenapa kau membawaku kemari?

Aku harus kembali bekerja.

Karena sekarang kau sedang hamil, kau harus makan dengan teratur.

Permisi, apa yang ingin dipesan?

Ya, tapi...

Aku tak tahu apa makanan yang tak boleh dimakan orang hamil...

...dan makanan apa yang bergizi bagi bayi.

- Bisakah kau menyiapkannya untuk kami? - Tentu, tidak masalah.

Biar kuambil kembali menunya.

Terima kasih.

Nyonya, suamimu sangat perhatian.

- Sekretarisku sudah membelikan makan siangku. - Sekarang kau tidak boleh makan makanan mentah.

Jika kau sudah memutuskan untuk melahirkan bayi ini...

...maka kau harus menjaga dirimu sendiri, begitu juga dengan pola makanmu.

Kau tak bisa hanya bergantung dengan suplemen kesehatan.

Selamat menikmati, terima kasih.

Ayo makan, kukira kau bilang kau masih harus kembali bekerja.

Bos.

Ya Ti baru saja menyelesaikan rapatnya dengan divisi promosi kita.

Ya Ti.

Apa kau mau membuka kounter biskuitmu sendiri di toserba kami?

Kounterku sendiri?

Bos berencana membuka beberapa kounter pencuci mulut untuk kustomer perempuan.

Jadi, katakan saja ya, oke?

Tapi biskuitku tidak seprofesional itu.

Aku khawatir nantinya tidak begitu populer.

Aku yakin bosku memintamu karena dia yakin padamu.

Benar, jangan khawatir.

Jika kau punya pertanyaan tentang itu...

...kau bisa mencariku atau Yu Xi kapanpun.

Terima kasih.

- Aku akan berusaha yang terbaik. - Itu bagus.

Semua orang bisa menikmati biskuit buatan tanganmu.

Akan kuletakkan paha ayamnya disini.

Bu.

Kenapa kau begitu ceria hari ini?

Benarkah? Aku selalu ceria setiap hari.

Bukan begitu, tapi hari ini kau lebih ceria lagi.

Setidaknya 10x lipat ceria dari yang biasa.

Benarkah?

Ini bukan pertama kalinya Xiao An pulang rumah.

Kenapa kau begitu senang?

- Bu. - Kau sudah pulang.

Kau pulang sendirian? Mana Fei Fei?

Dia tidak ikut.

Tapi aku sudah memasakkan kesukaannya, paha ayam.

Ya sudahlah, ayo, kita makan.

Kurasa aku memasak paha ayam terlalu banyak.

Xiao An, lain kali beritahu aku kalau Fei Fei mau datang.

Aku akan memasakkannya lagi untuknya.

Bu, kurasa dia takkan datang lagi.

Kenapa?

Kalian tidak bertengkar, kan?

Sudah kubilang padamu untuk lebih toleran.

Aku... hanya saja...

Apa? Bilang saja.

Bu.

Anak muda selalu ribut pada hal sepele sekalipun.

Itu sangat normal.

Aku yakin Fei Fei pasti datang lagi setelah dia lebih tenang.

Benarkah?

Benar, jangan terlalu khawatir.

Makanlah, kau sama sekali tidak makan.

Kau juga, makanlah.

Kak.

Kak, aku tidak menyangka kalau Ibu sangat menyukai Fei Fei.

Dia begitu kecewa begitu tidak bisa bertemu dengan Fei Fei.

Kak.

Ada apa?

Sebenarnya...

...Ibu berharap...

...setelah kau pulih...

...kau bisa sehat kembali...

...dan bertemu dengan perempuan yang kau sukai.

Lalu, kau menikahinya, punya anak...

...dan punya keluarga sendiri.

Tapi, Ibu tidak pernah menyinggung soal ini padaku.

Itu karena...

...setelah kau membaik...

...kau bilang kau ingin menjadi seorang pastur.

Jadi, dia tidak punya kesempatan untuk membicarakan ini padamu.

Lagipula...

...Ibu takkan menghalangimu.

Yang dia inginkan adalah...

...membiarkan kita melakukan apa yang ingin kita lakukan.

Dia ingin kita untuk bahagia.

Dia memilih menyimpan sendiri semua kesedihan...

...daripada memaksa kita melakukan apa yang ia ingin kita lakukan...

...dan memberi kita tekanan.

Baiklah.

Bersemangatlah, oke?

Jangan terlalu memikirkannya.

Ini buah kalian.

Ini, seorang 1.

Bu, biar kukupaskan untukmu.

- Aku bisa. - Senangnya punya anak perempuan.

- Punya anak laki-laki juga tidak buruk. - Tentu saja.

- Jeruk mandarin ini sangat manis. - Benarkah? Airnya juga banyak.

Kau benar-benar jago.

Xiao An, ini.

- Kau juga makan yang manis. - Terima kasih, Bu.

Manisnyaaaa!

Kita begitu beruntung bisa tinggal disini.

Lihatlah pemandangan malam ini.

Bos, stasiun TV baru saja menelpon...

...bertanya apa bisa melakukan wawacara denganmu.

Tolong katakan tidak untukku.

Bos.

Aku tahu kau lebih suka tidak menonjol.

Tapi konstruksi untuk toko andalan kita sudah dimulai.

Jadi, jika kau melakukan wawancara ini...

...bukan hanya membawa perhatian pada toko andalan kita...

...tapi kau juga bisa meningkatkan perhatian orang pada Big City.

Aku yakin wawancara ini memberi hasil 2x lipat.

Kalau begitu, akan kulakukan.

Benarkah?

Kurasa tak ada alasan untuk berkata tidak.

Sudah waktunya bagiku untuk berubah pada hal-hal yang kupeduli.

Maksudmu...

...analisaku tepat?

Tentu.

Promosi yang tepat sangat penting bagi perusahaan kita.

Kalau begitu, biar kukabari kembali stasiun TV-nya.

Bos.

Ingat untuk memakai kaca mata hitam di wawancaramu.

Mengapa?

Kalau tidak, semua orang akan tertarik padamu. Bahaya!

Ya Ti.

Benarkah? Auntie Juan bilang ya?

Baguslah.

Baiklah, kita bisa pulang bersama-sama.

Baik, dah.

Halo, aku sekretaris GM Big City.

Ya, kami menerima telpon yang meminta wawancara dengan GM kami.

Sudah sampai.

Hati-hati langkahmu.

Bu, Ya Ti sudah datang.

Halo, selamat datang.

Halo Mama Chen, maaf merepotkan.

Bu, ini Ya Ti.

Ingat yang kuceritakan padamu aku bertemu teman baik dari motel?

Kami seperti bersaudara.

Terima kasih sudah menjaga Yu Xi.

Dia membicarakan tentangmu sepanjang waktu.

Akhirnya hari ini, aku bisa bertemu denganmu.

Kau sangat cantik.

Bu, berhentilah menatapnya seperti itu.

- Dia sangat pemalu. - Tapi dia benar-benar cantik.

Terima kasih.

Hanya Tuhan yang tahu, kerepotan apa yang kau timbulkan padanya.

Dalam kesempatan ini, aku harus berterima kasih padanya.

Kapan aku merepotkan?

Mama Chen, Yu Xi sangat baik padaku.

Dia sama sekali tidak merepotkanku.

Baiklah, bagaimanapun, kita harus saling menjaga sesama.

Buatlah dirimu seperti di rumah sendiri, oke?

Dia bisa istirahat di kamarnya Xiao An.

- Bawakan tasnya ke dalam. - Baik.

- Lewat sini, ikut aku. - Selamat datang.

Sakitttt... Bu...

Yang lembut, itu benar-benar sakit.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left