Disappointing Husband

Disappointing Husband (残念な夫。)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Zannen na Otto ep01 (848x480 x264)
A Commentary by Asmodeus.
[VIU] Perfectly Synced for (848x480 x264)

Tags

x264
480
Published on: 2017-04-13
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Namanya Chisato Haruno,

seorang istri yang akan membuat lelaki mana pun bangga memilikinya.

Dia cantik dan lemah lembut.

Chisato, kamu sudah bangun. Selamat pagi.

Selamat pagi, Yoichi.

Makanlah sarapanmu. Panekuk sudah hampir siap.

Namanya Yoichi Haruno.

Terima kasih.

Dia suami yang sempurna.

Dia sukses dalam kariernya dan perhatian pada istri.

Lihat kemari.

Mereka dikenal sebagai pasangan yang saling mencintai.

Itu sebelum mereka punya anak.

Chisato!

Anak kita menangis.

Dia menangis lagi, Chi.

Hana.

Kamu membuatnya takut.

Benarkah?

Hana, maaf sudah membuatmu menunggu.

Baiklah.

Saatnya kamu minum susu.

Minum

susu...

Aku keluar dulu.

Chisato, yang mana? - Yang kanan.

Bagaimana kalau yang ini? - Yang kiri.

Aku bisa tenang dengan pilihan istriku.

Mungkin nanti aku akan tampil di TV, jadi, tidak boleh berantakan.

Kamu sudah bilang kemarin.

Ingatlah untuk menontonnya kalau kamu sempat.

Jadi, begitulah rasanya wawancara televisi.

Kamera-kameranya besar, tapi tidak banyak orang.

Tapi itu stasiun TV nasional...

Maaf, bisa jaga Hana sebentar?

Aku sedang masak.

Tapi aku sedang siap-siap ke kantor.

Kumohon.

Dia menangis.

Hana, Hana.

Apa yang terjadi?

Aku tidak tahan. Dia buang air besar.

Sayangnya aku tidak bisa menjaganya lagi.

Tolong urus dia.

Apa sarapannya? Nasi telur dadar atau telur goreng?

Kapan aku sempat membuatnya?

Kamu terus menyuruhku mengganti popok anak ini.

Tidak perlu marah-marah.

Begitu rupanya.

Pukul berapa kamu pulang?

Sekitar pukul 6.30 malam. - Ingatlah membeli popok.

Baiklah.

Aku berangkat.

Sayang, aku berangkat.

Chi?

Aku berangkat.

Jangan lupa beli popok.

Popok apa?

Setiap tahun, ada 40 ribu pasangan

yang bercerai dalam waktu dua tahun setelah anak pertama mereka lahir.

Benar. Setidaknya ada 40 ribu anak

yang hidup dengan orang tua tunggal sebelum usia mereka dua tahun.

Menurut survei Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang,

sekitar 34 persen ibu tunggal mengaku bahwa

mereka bercerai dalam dua tahun setelah anak pertama mereka lahir.

Apa saja penyebab perceraian setelah kelahiran anak ini?

Mari kita dengar opini masyarakat.

Apakah perasaanmu pada suami berubah setelah melahirkan?

Aku langsung apatis padanya.

Dia menjadi anggota keluarga yang paling kurang penting.

Apa penyebab semua perubahan itu?

Karena dia tidak mendukungku

di masa-masa terberatku setelah melahirkan.

Aku sempat ingin bercerai.

Benarkah?

Krisis yang dihadapi suami-istri setelah punya anak...

Hana, itu Ayah.

Kami tidak akan mengalaminya. - Ayah ada di TV.

Tidak mungkin kami akan bercerai setelah punya anak.

Aku sangat mencintai istriku. Praktisnya, aku suami rumah tangga.

Berani sekali dia mengaku suami rumah tangga.

Aku tidak pernah biarkan pekerjaan mencampuri kehidupan keluargaku.

Sungguh?

Drama ini adalah tentang suami yang menyedihkan.

Kisah yang kejam namun hangat tentang bagaimana dia terpisah

dari istrinya dan kehilangan posisi di keluarganya

setelah punya anak.

Aku Sakano yang keren.

Sekali lagi, aku ketua partaiku yang setia, Kenichi Sakano.

Di pagi yang cerah ini aku ingin bilang terima kasih banyak.

Semoga hari kalian menyenangkan.

Ada apa, suami rumah tangga yang mencintai istrinya?

Mau ikut pemilihan umum juga?

Tidak.

"Selamat pagi", sudah lama aku tidak mendengarnya.

Apa? - "Semoga harimu menyenangkan."

Semua politikus bilang begitu.

Ada yang mengatakannya padamu, Pak Hosoi?

Aku? Tentu.

Sudah kubilang tidak perlu, tapi istri dan putriku melakukannya.

Baik, aku berangkat dulu.

Hati-hati di jalan, Ayah. - Baiklah.

Semoga harimu menyenangkan. - Baiklah.

Benarkah?

Ada apa? Tunggu aku.

Dulu dia mengantarku ke pintu dengan senyuman.

Ini, semoga harimu menyenangkan. - Aku berangkat.

Tunggu.

Tidak.

Aku tidak punya waktu untuk mengurus suamiku.

Aku bahkan tidak sempat makan dengan teratur.

Kadang aku hanya ingin bersantai dan tidur sebentar

serta tidak memikirkan apa pun.

Ayah menunggumu.

Saat kamu lahir nanti, kita bertiga bisa naik perahu.

Ayah akan menjagamu dan bermain denganmu.

Dia tidak tersenyum.

Tadi dia asal menyingkap dadanya.

Chisato sudah tidak mengakui keberadaanku.

Stastusmu di keluarga sudah jatuh.

Apa? Kamu bercanda?

Mana mungkin hal seperti itu terjadi kepadaku?

Pergilah lebih dulu. - Baiklah.

Ada apa?

Dia selalu sangat baik kepada orang lain,

selalu menolong siapapun yang membutuhkan bantuan.

Tidak bisa dipercaya, bukan?

Bukankah kelihatannya aku butuh bantuan?

Usia nenek sudah 90 tahun?

Aku sama tuanya dengan turnamen bisbol Koshien.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Selamat pagi. - Selamat pagi.

Maaf aku terlambat.

Bercerai setelah punya anak? Tidak mungkin.

Hamanaka. - Ya.

Teruskan.

Baik, bagaimana perkembangannya?

Bagian R ini kelihatannya bagus.

Aku sudah mempelajari rumah yang kamu desain di Shonan.

Tapi klien ini memprioritaskan ruang belajarnya.

Desain keseluruhannya bisa lebih berani.

Lebih berani?

Ini arsitektur Girolamo, bukan?

Ya.

Misalnya,

rumah ini didesain

sesuai keinginan kaum elite terhadap ruang pribadi.

Kurasa klien akan menyukai konsep segar ini.

Benar juga. - Terima kasih.

Selamat datang.

Dia kompeten di kantor. Aku mengaguminya untuk itu.

Namun dia menyedihkan sebagai seorang ayah.

Dia tukang bohong.

Bahkan saat anak ini menangis, dia pura-pura tidak melihat.

Mungkin dia tidak peduli dengan anak ini atau membesarkannya.

Bagaimana menurutmu?

Maaf, Hana barusan bangun.

Terima kasih untuk kuenya. Baiklah, kita bicara lagi nanti.

Hana, tidurmu nyenyak?

Ada pesta tahun baru malam ini. Aku akan terlambat pulang.

Bagaimana dengan popoknya?

Kalau begitu, ayo kita pergi berbelanja dan jalan-jalan.

Selamat siang.

Go.

Bagaimana? - Bagus sekali.

Kamu suka? - Ya.

Suasana hatinya baik hari ini.

Berapa usianya? - Enam bulan.

Bayi paling lucu di usia itu.

Silakan masuk.

Terima kasih.

Mari masuk. - Baiklah.

Dua puluh juta yen?

"Sudahkah Anda menyiapkan dana pendidikan?"

"Nilainya 20 juta yen per anak"

"Dua puluh juta yen"

Membesarkan anak butuh banyak uang.

Tahun depan anak kami akan ikut ujian masuk universitas.

Itu berat.

Biayanya mahal, bukan?

Ya.

Bu Miwako. - Ya.

Bisa membungkuskan kado? - Baiklah.

Silakan melihat-lihat. - Baiklah.

Istrimu tidak keberatan kamu pesta sampai semalam ini?

Apa maksudmu? Tentu dia tidak keberatan.

Aku bahkan bisa berpesta sampai lebih larut lagi.

Baiklah.

Permisi.

Baiklah, mari kita berusaha untuk tahun ini!

Mari kita berusaha!

Aku juga akan berusaha!

Ada apa? - Tidak apa-apa.

Ambillah, tidak apa-apa.

Sisa tagihannya kalian bagi sendiri.

Kamu yakin? - Tentu.

Serius? - Kamu membutuhkannya.

Terima kasih banyak! - Kamu terlalu berisik.

Teman-teman, Pak Haruno mentraktir kita mewakili Bos!

Disappointing Husband subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Disappointing Husband

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left