Specials

Release info

[Samehadaku] Jashin-chan Dropkick - 09
A Commentary by Alexvo89
https://www.samehadaku.tv

Tags

other
Published on: 2019-01-16
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 172 lines.

Jashin-chan Dropkick Episode 9 Subtitle Indonesia

Penerjemah : Itsuki

9 Juli

Life Teather

Aku kalah lagi.

Ini percobaanku yang ke-17,711 kalinya!

Medusa!

Ada apa, Jashin-chan? Kau terlihat serius banget.

- Kita ke bank. - Eh?

Jangan! Kau tak boleh merampok bank!

Jangan lakukan itu!

Bukan begitu! Kita akan pergi untuk menarik uangmu!

Ah, gitu ya.

Aku kalah main pachinko.

- Syukurlah. - Apanya yang "syukurlah"?

Tindakanku telah mengubah sejarah.

Ini akan kujadikan yang terakhir kalinya.

Kalau gitu, ayo kita pergi ke bank!

Kenapa kita malah terlibat perampokan bank betulan sih?

Jangan berisik!

Jangan bertingkah yang aneh-aneh.

Seharusnya aku menyuruh Medusa pergi sendirian saja!

Dengan begitu, aku tak akan terkena musibah ini!

Oi! Cewek ular! Berhenti merengek, atau kubunuh kau!

Aku tak peduli apa yang terjadi padanya, tapi tolong jangan ambil nyawaku!

Jashin-chan!

Kalau kalian berisik lagi, betulan kubunuh, lho!

Mama, aku ingin main game kartu.

- Ssh, jangan berisik. - Payah ah.

Jashin-chan, apa dropkick-mu bisa mengalahkan manusia-manusia ini?

Kau iblis kan? Seharusnya kau bisa menghukum mereka.

Tapi kalau nanti meleset gimana? Nanti aku dibunuh.

Bahkan iblis sekalipun tidak kebal kalau ditembak kepalanya.

Tapi kau harus melindungi orang lain!

Mama, aku lapar.

Bertahanlah sebentar lagi.

Padahal saat ini seharusnya aku minum obat.

Aku memberi makan anak ayamku, kalau tidak dia bisa mati.

Aku tak boleh melewatkan pertemuan bisnis hari ini.

Aku sudah melewatkan acara jabat tangan Miyutan!

Ah, sepertinya aku telat kerja.

- Bayi-nya akan keluar... - Kencingku hampir keluar!

Yosh, baiklah.

Jashin-chan!

Kalau kau sangat menginginkannya, kau saja yang lakukan.

Aku tak ingin mati sih, jadi aku akan diam di sini saja.

Aku harus cari kerjaan lain nanti.

- Bayi-nya... - Aku butuh obat agar bisa tetap langsing.

- Ini tidak lucu! - Anak ayamku!

Eh? Kau serius akan melakukannya?

Ya.

- Masih belum? - Sedikit lagi!

Apa kau? Gerak sedikit lagi kutembak, lho.

Kenapa pakai kantong kertas segala sih?

Anu, bisakah kalian melihat mataku?

Oi! Dia imut banget!

Hebat.

Semuanya, sekarang sudah aman kok.

- Apa yang terjadi? - Entahlah, tapi sekarang kita selamat!

Dia mirip banget seperti Miyutan!

- Terima kasih. - Kakak kantong kertas!

Terima kasih.

Bayi-nya sudah lahir! Aku bahagia!

Aku tak bisa menahannya! Bawahanku terasa hangat sekarang.

Yah, dropkick-ku juga bisa mengalahkan mereka.

Tapi kuberikan kesempatan ini untuk Medusa.

Kerja bagus! Orochimaru!

Ah, bukan apa-apa sih.

Aku tak akan bisa melakukannya tanpa partner-ku, Medusa

Ngomong-ngomong, nona kantong kertas.

Kapan mereka akan kembali jadi manusia lagi?

Ah, beberapa waktu lagi.

- Oke! Serahkan sisanya pada polisi! - Baik.

Ayo, Orochimaru juga ikut.

- Kemana? - Ayolah.

Hari ini aku akan menjadikanmu milikku!

- Kau kutahan! - Nggak mau!

- Medusa, tolong aku! - Gak tau ah.

Berhasil menahan perampok bank! Ini baru bisa jadi bahan Instagram.

Hashtag "tak ada uang yang dicuri."

Hashtag "tapi hatiku telah tercuri."

Hashtag "Orochimaru love."

Aku buTuh kaMu! ATM!

Hari ini aku tak akan membantumu.

ATM-nya ada di sana!

Apa katamu?! Dasar pengkhianat!

Seharusnya aku tahu kalau kau orangnya seperti ini!

Jumlah pencurian bank di Jepang berada di puncaknya pada tahun 2001.

Sejak saat itu, jumlahnya terus menurun!

Sebagai gantinya.

tindak kriminal beresiko rendah seperti penipuan transfer telah melonjak.

Jangan tertipu, seringlah periksakan dengan orang tuamu.

Tapi dengan ini sejarah telah berubah.

Kantong kertasku sobek.

Pakai ini.

Terima kasih, itu boleh juga sih.

Tapi tak ada yang lebih baik dari kantong kertas craft kalau masalah kenyamanan,

teksur, dan aroma.

Ternyata kau betulan suka, ya?

Yosha!

Waktunya mengirim susu!

Susu

Pengiriman hari ini selesai!

Yosh. Aku lebih cepat satu detik dibanding kemarin!

Kalau begini terus, suatu saat nanti aku bisa membuat rekor pengiriman 0 detik.

Bercanda deh!

Tambah lagi!

- Pagi-pagi begini kau makannya banyak, ya? - Dia tak punya malu.

Makanan buatan Jashin-chan enak, sih.

Aku tahu kok.

Nih.

Sama seperti dongeng.

Ini.

Kau selalu cerita seperti tak pernah kehabisan tenaga, ya?

Ya! Aku juga tak pernah kena pilek saat kecil dulu.

Ada istilah yang mengatakan "orang bodoh tak akan kena pilek"

Ah, kau bodoh sih.

Ngomong-ngomong, aku juga tak pernah kena pilek.

Karena aku bodoh.

Bukannya sudah waktunya?

Ah gawat, aku bisa terlambat.

Terima kasih atas hidangannya! Aku berangkat!

Minos selalu bekerja keras, ya?

Beda jauh dari seseorang yang kukenal.

Aku ibu rumah tangga teladan, sih.

Hup.

Kau memang bisa diandalkan.

Serahkan padaku.

- Berat... - Oi, kau yang kecil!

Kau memanggil Pekola?

Ya, kau! Aku tak peduli kau Pekola atau siapa! Aku bicara padamu.

Kau geraknya terlalu lambat. Cepat bawa ke tempatnya, dasar pekerja sambilan!

Kenapa aku harus diperlakukan seperti budak oleh manusia.

Masalah kerja fisik, serahkan saja padaku.

Pekola-chan cari pekerjaan lainnya saja.

Ma-Maaf merepotkan.

Tak apa.

Si-Silau banget.

Dia iblis, kan?

Nah, kerjaan hari ini selesai!

Waktunya lari ke rumah!

Anu, terima kasih untuk tadi—

Aku bahkan tak bisa berterima kasih padanya! Pekola bodoh!

Lain kali pasti...

Kapan aku bisa bertemu dengan Jashin-chan?

- Ah maaf! Kau baik-baik saja. - Ya...

Begitu ya, syukurlah.

Maaf ya, hati-hati di jalan ke rumah.

Sampai jumpa!

Yang tadi kan iblis!

Tunggu, apa kau kenal Jashin-chan? Ooi!

Kak Minos!

- Main kartu yuk! - Onee-chan, main yuk!

Maaf, hari ini aku tak bawa kartu.

Eeh, gitu ya?

Sayang sekali.

- Lain kali, ya! - Ya, dadah!

- Dah! - Sampai jumpa!

Anak muda...

Aku membawa kartu. Mau main bareng?

Ah, tak usah.

- Cabut yuk. - Yap.

- Padahal aku ingin main sama Minos-oneechan. - Oppai-nya gede, sih.

- Minos-oneechan jago banget. - Oppai-nya gede pula.

Hari ini aku puas bekerja!

Mandi setelah menggerakan tubuh memang mantap...

...banget

Enak!

Besok aku juga akan berjuang!

Sial! Padahal kami sesama iblis, tapi kenapa Minos lebih populer di kalangan manusia?!

Manusia lebih baik punah saja!

Kalau sifatmu seperti itu sih, tak aneh.

Drop Kick on My Devil!! subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Drop Kick on My Devil!!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left