Release info

The Prince Who Turns Into A Frog E01 INDO PecintaSosis
A Commentary by PecintaSosis
♡ Subtitle by WeTV ♡ PecintaSosis ♡

Tags

other
Published on: 2021-01-14
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 187 lines.

The Prince Who Turns Into A Frog

Prince Become Frog-

Episode ke-1-

Skyline Real Estate-

Plat nomor Bangkok-

Tunggu sebentar.

Apa kabar, bos.

Kemana barusan?

Dari kamar kecil.

Harus ada yang menggantikan shift-mu kalau ke kamar kecil.

Aku akan memotong gajimu kalau kau ulangi lagi.

Baik, bos.

Maaf, presdir.

Karena tidak ada yang menjaganya di rumah,

makanya aku terpaksa membawanya kemari.

Lain kali tidak akan membiarkannya berbuat nakal lagi.

Lain kali jangan biarkan dia ribut di depan kantor.

Baik.

Apartermennya memiliki 40 lantai.

Apartemen terindah di sepanjang sungai Mekong.

Lokasinya terletak di dekat stasiun kereta dan pusat perbelanjaan.

Setiap unit apartemen hanya 20 juta Baht.

Aku berani jamin pasti tidak cukup untuk dijual.

Asalkan percaya padaku,

dan biarkan aku bertanggung jawab atas proyek ini.

Bagaimana?

Menurutku asalkan mengumumkan informasi ini,

saham perusahaan kita pasti naik pesat.

Ya, 'kan?

Memang menarik.

Harus menunggu keputusan Pak Na Kin Thong.

Kebetulan semua direktur hadir di tempat.

Menurutku...

Apa kabar semuanya, apa yang sedang didiskusikan?

Masih ada aku.

Menurutku proyekmu tidak bisa lolos.

Apa yang kurang baik dari proyekku?

Semua direktur sudah setuju.

Kenapa kau tidak setuju?

Akan tetapi aku lah orang yang memutuskan.

Aku tidak meloloskan proyek ini.

Aku mempunyai kemajuan soal tanah di Desa Chiwa.

Lagipula hampir menandatangani kontrak dengan pihak Jepang.

Aku tidak ingin membuang-buang waktu.

Mulai rapat.

Pak Suttha, kapan perwakilan Jepang akan tiba?

PT Real Estate Thailand "Skyline"...

-Skyline Real E. melisensikan Chanwell- PT Real Estate Thailand "Skyline"...

-Skyline Real E. melisensikan Chanwell- ...melisensikan Real Estate Chanwell...

-Skyline Real E. melisensikan Chanwell- ...proyek resor Phitsanulok...

-Skyline Real E. melisensikan Chanwell- ...untuk meningkatkan kemewahan.

-Skyline Real E. melisensikan Chanwell- Mensejeahterahkan pemerintahan setempat.

Skyline Real E. melisensikan Chanwell-

Sesungguhnya,

Apa yang kurang baik dari proyek apartemenku?

Baik.

Hanya saja proyekku lebih baik.

Menurutku tidaklah perlu melaksanakan secara bersamaan...

...dua proyek sebesar ini.

Memang baik.

Begitu baik hingga kau menginginkan tanah itu,

bahkan merogoh uang untuk membelinya.

Akan tetapi saat mereka menginginkan kembali tanah itu,

kau malah menghalangai mereka.

Kin, tahukah kau?

Seberapa banyak penduduk desa yang akan kesulitan karna kau?

Terlalu egois.

Mereka para penipu yang mengatas-namakan kemiskinan sebagai alasan.

Memangnya aku perlu mempedulikan mereka?

Kin.

Kin.

Maaf, tidak tahu kau sedang mendiskusikan pekerjaan.

Tidak apa-apa, karna kami sudah selesai.

Reukrit juga sedang bersiap pergi.

Nitcha. Aku tahu kau tidak senang karna tidak bisa menghubungiku.

Hari ini ikutlah denganku.

Kemudian aku akan memberitahumu segalanya.

Desa Chiwa-

Jembatan Cinta-

Pangeran, pangeran.

Pangeran.

Pangeran.

Pangeran.

Pangeran.

Pangeran.

Mati saja.

Pangeran. Mati saja. Mati saja. Mati saja.

Kak.

Kamu kenapa?

Kamu mencengkeramku.

Ya kah?

Maaf, aku mimpi.

Kamu mimpi siang bolong lagi?

Ya.

Pulang tidur kalau ngantuk.

Sudah kubilang tidak perlu kemari, tidak juga percaya.

Harus membantu ibu belanja.

Tidak perlu khawatir. Biarpun krim muka kita buatan sendiri,

tapi setiap produk terjamin kualitasnya.

Kalau ingin yang ukuran besar,

ada bonus masker Tila.

Baik.

Duh. Tiba-tiba saja bertemu orang gila.

Masih bicara sambil mengetik.

Kalau tidak bicara sambil mengetik,

masih bisa pamer dengan cara apa?

Tidak seru kalau tidak ada yang tahu.

Transfer atau bayar di tempat juga boleh.

Baik. Kutunggu ya.

Hei. Tong Sampah.

Namaku Thong Hansa.

Dasar kau penjual level tinggi, Apa maumu?

Di sini kios kecil.

Bukan klinik psikiater.

Tidak apa-apa.

Aku tidak marah padamu, teman.

Aku mengerti kalau kalian segera bangkrut.

Homestay kelihatannya biar lumayan tapi juga tidak sanggup lagi.

Kios kecil ini juga hanya sekedar berjualan saja.

Kelihatannya juga hampir bangkrut.

Ah, kak Lookpat, kau di sini?

Tidak kelihatan.

Kamu tak punya daya tarik.

Tidak kelihatan.

Hahaha.

Lucu kah, Bong?

Sudah selesai? Pulang sana kalau sudah selesai.

Pulang dan jual krim-mu.

Oh. Mengungkit krim ini,

Apakah kakak tertarik menjadi agen-ku?

Dengan begitu bisa memperbaiki kondisi keluargamu.

Tunggu sebentar. Ada pesan masuk.

Empat botol. Baik. Bonus gratis Masker Tila.

Sungguh terima kasih telah mengundang kakakku.

Akan tetapi benar-benar tidak tahu untuk apa...

...kakakku mau menjual krim kaki ini.

Ini krim wajah elastis.

Ya. Krim wajah elastis.

Benar.

Benarkah?

Aku senantiasa tidak salah paham.

Melihat wajah bopengmu itu.

Seperti tumit kaki kering yang pecah.

Lu Hina.

Aku Lookhin.

Lu Hina.

Lookhin.

Lu Hina.

Dasar Tong Sampah.

Lu Hina.

Tong Sampah.

Cari mati ya?

Tong Sampah.

Cukup!

Mengganggu waktu cari uang.

Jangan ribut lagi.

Lookhin, waktunya mengantar barang untuk kepala desa.

Pergilah.

Maaf, aku harus mengantar barang.

Kamu jangan iri pada kakakku lagi.

Semua orang desa juga tahu.

Kakakku yang paling cantik.

Aku pergi, Tong Sampah.

- Kamu jangan menguakkan kebenaran. - Aku Thong Hansa.

Di desa ini, aku pasti yang nomor satu.

Kakakmu sudah jauh.

Sudah pergi.

Kakak, tunggu aku.

Berhenti.

Silakan duduk.

Kemana perginya orang-orang?

Kin mereservasi restoran demi Nitcha.

Selamat makan, saudara.

Terima kasih.

Terima kasih, Seb.

Maaf.

Membuatmu khawatir.

Membuatmu repot untuk pernikahan kami.

Akan tetapi aku bersumpah,

setelah kami menikah,

aku akan menebus semuanya.

Tidak apa-apa.

Aku mengerti betapa pentingnya pekerjaan terhadapmu.

Asalkan kau ada di sisiku, aku sudah puas.

Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.

Makanlah.

Chanwell Real Estate-

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left