The first 200 lines.
Para penumpang penerbangan Philippine Airlines flight 118,
Selamat datang di Manila lnternational Airport. Kepada para penumpang...
Hey.
Hey, Nak !
- kau Zack? - Ya, Pak.
Aku Byron. senang melihatmu.
- Ayo, Cepat ambil tasmu, OK? - Ya, Pak.
Buka Jacketmu, Nak. Di sini panas sekali.
Ini PI, singkatan dari Philippine Islands.
Zack, Maaf atas Ibumu.
Pasti sangat berat.bukan.
Seharusnya aku segera memanggilmu. Tapi aku sedang dinas di laut
Aku mencarimu selama 4 bulan.
Sudah aku katakan tadi, aku berlayar selama 4 bulan.
Baiklah,Nak. Mereka mama-san kamu, Tiki and Maria.
Hallo, Byron.
Kau harus menemui seseorang.
Ini anakku, Zack. Tiki, katakan Hallo.
Zack - Tiki dan Maria.
- Hei, Zack. - Hei, Zack.
Aku berlayar 3 minggu dalam sebulan.
Saat aku berlabuh,
Aku tidak punya waktu untuk jadi Bapak.
Tidak apa-apa, pak.
Kau tidak mengerti. Aku terlalu tua untuk itu.
Aku tidak pedulai apa kata AL. Di sini bukan untuk membesarkan anak
Seperti kataku di telepon. Lebih baik kau di sana di Asrma sekolah Virginia.
- Aku tidak mau pulang! - Mungkin sebaiknya tidak kau katakan!
Sialan! Jangan memandang aku seperti itu!
Apa yang terjadi pada ibumu, bukan karena aku.
Bohong! Kau bilang akan pulang! Kau janji !
Itu yang dikatakannya? Omong kosong, perkataan wanita!
Aku lihat dan baca suratmu, dia benar!
Kau bilang mencintai dia, dan dia sangat percaya!
Kau Pembohong!
Cepat besar,nak. Aku menunggumu. Anak Manis.
Kau mau sekolah di sini? Aku Gurumu.
Ceker Ayam, Daging Monyet. Ayo dibeli, dibeli
Dibeli, dibeli, daging monyet.
Hey, Pelaut. Dimana kapalmu?
Hey! Sedang apa?
Big spender, Berika uangmu.
- Aku tidak punya. - Keluarkan!
Tidak!
Tinggalkan aku!
Tinggalkan aku.
Sialan.
Lihat ini. Aku bisa.
ASTAGA.
Beri aku handuk.
Malam yang liar bukan.
Sialan.
Tidak segila saat bersama 3 pramugari di Manila.
Berani taruhan tidak kau dapatkan ini di kuliahmu, bukan.
Berapa lama kau di Seattle?
Kau siap. Yang ini akan mengejutkan kamu.
Tidak ada yang bisa membuat aku terkejut.
- Katakan. - Aku daftar jadi AL.
- Kau daftar jadi AL? - Benar.
Aku latihan di Port Rainier,
Akademi militer di sini.
- Kenapa ? - Jet. Aku mau jadi pilot Jet.
Tempatnya tidak jauh dari sini, bukan.
Barangkali suatu saat kau mau mengunjungi aku?
- Ide gila siapa ini? - Tidak ada. Hanya keinginan aku.
Apa yang lucu?
Kau, nak. Sepertinya kau bilang kau ingin jadi presiden.
Astaga, lihatlah.
Tidak ada perwira AL yang bertatto.
- Lihat, kau lihat, bukan? - Yeah.
- Zack, ayo, jangan bercanda. - Aku tidak bercanda
Kau bercanda. Aku tahu itu.
Aku tidak ingin melihat kau melakukan sesuatu untuk disesali.
Kau tidak perlu buang waktu 6 tahun jika hanya ingin jadi pilot jet.
6 Tahun, penuh dengan segala sialannya.
Seorang perwira tidak seperti kau atau aku. Mereka dari keturunan yang berbeda
Kedengarannya seperti kau takut harus memberi hormat padaku.
Siapa takut untuk memberi hormat?
Tidak tahu. Tapi kedengaranya begitu
Kau perlu nasihat seorang Bapak.... tepukan di punggung ?
Darimu, tidak, tidak !!
Terima kasih untuk hadiahnya, Byron. Sampai jumpa.
Jangan gila. Hey, Nak. Zack! Ayolah.
Zack!
Berkumpul!
Aku katakan, berkumpul, pemalas!
Bariskan kakimu di garis kapur!
Aku bilang, berbaris di garis kapur! Pemalas !!
Aku tidak percaya apa yang aku lihat.
Kemana saja kalian, Pesta orgy?
mendengarkan musik Mick Jagger Menjelekan negara sendiri, Benar ?
Jangan melirik padaku. kau tidak pantas melakukannya pada pelatihmu.
Tatapan lurus. Mengerti?
Ya, sir.
Saat aku bilang "Mengerti", Semua jawab, "Ya, sir!"
- Mengerti? - Ya, sir!
- Mengerti? - Ya, sir!
Aku tahu alasan kalian ke sini.
Aku tidak bodoh.
Sebelum kalian jual apa yang kami ajarkan di sini pada United Airlines,
Berikan pada AL-USA selama 6 tahun Kue kacang.
Dalam 6 tahun bisa terjadi apa saja. Sebuah perang misalnya.
Jika kau terlalu cinta damai untuk membom desa musuh...
yang penuh dengan wanita dan anak-anak, Aku akan segera tahu.
- Mengerti ? - Ya, sir!
- Mengerti ? - Ya, sir!
Hai, nak.
Apa kabar, Sersan?
- Kau sebut apa aku? - Maaf ?
Kau sebut apa aku, Nak?
- Sersan. - Sebelumnya.
Tidak ada.
Kau bilang, "Apa kabar?" kau bilang kambing betina.
- Kau pikir itu aku? - Tidak
- Tidak, sir! - Tidak, sir.
- Lebih keras, nak! - Tidak, sir!
Kau mau meniduri aku? Kau pangguila aku kambing betina?
- Kau homo? - Tidak, sir!
- Dari mana asalmu, nak? - Oklahoma City, Oklahoma, sir.
Hanya ada dua dari Oklahoma.
Sopir dan Homo.
Kau yang mana, Nak?
Aku tidak meilhat klakson. Berarti kau homo.
Tidak, sir.
Jangan berbisik. Bicara yang Keras.
Tidak, sir!
Kau mentertawakan aku, Otak udang?
Tidak, sir!
Jangan Melirik,
Atau aku tarik matamu, dan aku pecahkan otakmu.
Ya, sir!
Siapa namamu, Nak?
Mayo. Zack Mayo, sir!
Kenapa kau ikut program ini?
Aku tidak tahu AL sekeras ini.
Kau punya luka di sini, Mayo?
Tidak juga, sir.
Hey, Hebat. Dibuat dimana ini, Mayo?
Subic Base, Philippines, sir.
Aku tahu, aku tahu itu.
Sayap kebanggaan.
Satu hal yang kan kau tinggalkan di sini, Mayo-nnaise!
- Siapa namamu, Nak? - Emiliano Santos Della Serra, sir.
Katakan? kau anak Kuliah, Della Serra?
Ya, sir! Matematik, sir.
Lulusan Institut Texas , sir!
Aku tahu.
kau lihat rotan ini, Della Serra?
Lihat lekukan dekat pegangannya?
Setiap lekukan adalah uinyuk tiap anak kuliah spertimu yang masuk DOR.
"Drop On Request" Mengundurkan diri.
Orang pertama yang akan keluar dari kelas aku dalah kamu, Emiliano.
Aku perkirakan setengah dari semuanya akan gugur.
Akan aku pakai segala cara Adil atau tidak adil,
...untuk mengangkat kalian menjadikan kalian penerbang hebat.
Atas nama kemanusiaan, Mengerti ?
Ya, sir!
Pada akhirnya biaya pelatihan ini akan seharga 1 juta dolar!
Tapi, kalian harus bisa melewati aku dulu!
Hey, Paula! sudah jam 5:00!
Kenapa belum ada bel?
Oh, sial!
Ayo, Paula. Pergi! Tinggalkan semuanya!
Berikutnya!
Oh, sial.
Apa itu?
Aku rasa ini Bandit sialan.
Tunggu sampai para cewek melihat kepalumu, bangsat.
Bangsat!
Kau pikir aku lucu?
Itu belum jadi tantangan untuk kalian agar bisa bertahan di sini.
Aku katakan tentang gadis lokal di sini.
Sejak ada pangkalan AL di sini,
Ada yang disebut sebagai "Debs".
Mereka para Gadis malang yang mencari suara di setiap ferry di setiap akhir pekan.
Hanya satu tujuan mereka,
...mencari jodo seorang penerbang AL.
Para "Debs" akan mengatakan,
"Jangan takutkan dengan kontrasepsi.
"semuanya sudah kami siapkan."
Jangan Percaya, nak.
Para Desb akan mengatakan dan melakukan apapun untuk menjebak kalian.
Aku tahu kedengarannya konyol,
Khusunya di jaman modern ini,
...tapi kalian harus waspada, Mereka mengintai di sana
dan kalian, sweet peas, adalah impian mereka!
Cepat! cepat!
Pemalas, ayo cepat!
Berdiri di sana!
Cepat! lebih cepat, Mayonnaise!
Cepat, Seeger.
Wanita di kiri, Pria ke kanan!
Ayo, cepat!
Dasar Pemalas! cepat masuk!
Baik, Cepat! lebih cepat!
OK, ini dia.
Bagaimana?
Kau bercanda.
Bagaimana bisa mereka menunggu aku di sana?
Hey ada yang mau tukar tempat?
No comments yet. Be the first to leave one.