Release info

Beautiful Rain Episode 10
A Commentary by urfan
www.urfan.my.id

Tags

other
Published on: 2015-04-26
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Miu-chan, Ada surat dari Ayahmu.

"Di hari terakhir libur musim panas, Ayah akan ke Numazu dan bertemu Miu."

"Saat itu,

ada hal penting yang ingin Ayah bicarakan dengan Miu."

"Tolong dengarkan ya."

Bicara hal penting?

Jadi kau sudah mengirim dokumen yang di butuhkan

untuk kepindahan sekolah Miu.

Di hari terakhir libur musim panas nanti

Aku berencana untuk memeberitahu Miu mengenai penyakitku

- Pada akhirnya ini adalah hal yang perlu kau ceritakan padanya.

Halo. - Keisuke?

- Ayah. - Sepertinya

Miu sedang menuju kesana.

Eh?

- Kami baru saja menghubungi perusahaan bus

dan sepertinya Miu naik bus jam 3 sendirian.

Aku sungguh minta maaf.

"Apa itu?"

- "Sebenarnya Ayah Miu akan menjelaskannya nanti, tapi,

mulai saat ini Miu-chan,

kau akan tinggal di sini bersama kakek dan nenek

dan pindah sekolah ke Numazu."

Miu.

Jadi Miu sampai dengan selamat?

- Untuk saat ini sepertinya Miu akan kubawa pulang

dan besok aku akan membawanya kembali ke Numazu.

Aku sungguh minta maaf.

Ini salahku karena bicara yang tidak seharusnya.

Maaf sudah membuatmu kuatir.

Akan kuhubungi lagi.

Ayo.

Seperti yang Ayah tulis di surat

Ayah akan ke Numazu di hari terakhir libur musim panas

dan menjelaskan semuanya pada Miu.

Kenapa?

Kenapa Miu jadi harus tinggal di Numazu?

Bukankah Ayah bilang hanya sampai libur musim panas berakhir.

Kenapa?

Itu karena...

Ayah...

tidak akan sembuh.

Tidak bisa sembuh?

Tidak bisa.

Selamanya?

Selamanya.

Kenapa?

Miu setuju pergi ke Numazu karena

berharap kalau kondisi Ayah akan membaik tanpa Miu.

Berpikir kalau ini hanya untuk musim panas saja,

Miu terus bertahan walaupun kesepian.

Lebih dari itu...

Bilang kalau ayah akan membaik setelah minum obat,

apa Ayah berbohong?

Kakek dan Nenek juga tau 'kan?

Hanya Miu saja yang tidak tahu mengenai hal ini?

Bukankah sebelumnya kita berjanji untuk tidak menyembunyikan apapun

dan tidak akan berbohong.

Maaf.

Maafkan Ayah.

Ayah hanya tidak tahu...

bagaimana menjelaskannya padamu.

Apa maksudnya Ayah tidak akan membaik?

Apa kau akan terus lupa selamanya?

Bukan hanya itu,

Semuanya akan bertambah buruk.

Seiring dengan berkembangnya penyakit,

Bukan hanya lupa dimana menyimpan barang, Ayah juga akan melupakan banyak hal.

Banyak hal?

Bagaiman caranya menelpon, menyalakan TV,

bahkan hal-hal yang biasanya selalu Ayah kerjakan,

Lama kelamaan Ayah akan lupa dan tidak bisa melakukannya lagi.

Ayah tidak akan bisa lagi

membuat sarapan untukmu,

memebereskan rumah ataupun mencuci,

menjemputmu dari latihan balet, atau bahkan bercakap-cakap.

dan pada akhirnya...

Ayah

tidak akan mengenali diri Ayah sendiri.

Maksudnya Ayah akan melupakan semuanya?

Benar.

Bahkan Miu juga?

Miu adalah satu-satunya

yang tidak akan pernah Ayah lupakan.

Ayah akan selalu mengingatmu walaupun sudah tiada.

Tapi

seperti yang terjadi beberapa waktu lalu

saat Ayah bilang untuk menunggu,

kita tidak tahu kapan kejadian seperti itu akan terulang lagi.

Karena itu

Ayah berpikir kalau yang terbaik adalah

secepatnya berpisah dengan Miu.

Jadi Miu tidak akan bertemu dengan Ayah lagi?

- Tinggal terpisah bukan berarti kita tidak akan bertemu lagi.

Saat libur Ayah pasti akan datang untuk menemui Miu.

Apa itu tidak cukup?

Ayah melakukan ini demi masa depanmu.

Karena itu

Ayah berusaha tegar dan Ayah harap Miu juga bisa.

Besok pagi, Ayah akan membawa Miu pulang ke Numazu dengan bus.

Ayah mohon,

Miu,

Mengertilah.

Jadi apa Miu mengerti?

- Kalau besok kalian akan pulang ke Numazu bersama?

Kurasa dia mengerti.

Aku berencana untuk

tinggal di sana untuk sementara waktu sampai Miu tenang,

apa boleh aku mengambil cuti?

Tentu, Tidak masalah.

Lagipula Kei-san belum mengambil libur musim panas.

Terima kasih sacho.

Miu, ayo bangun.

Kalau tidak siap-siap dari sekarang, kita bisa ketinggalan bus lho.

Miu. - Miu tidak akan ke Numazu!

Miu!

Miu ayo buka. - Pokoknya Miu tidak akan pergi ke Numazu!

Buka dulu pintunya. - Kalau tidak pergi, baru akan kubuka.

Bukankah kita sudah membicarakannya tadi malam.

Miu tidak mengerti?

Miu!

Miu!

Kei-san?

Ada apa?

Miu, anak itu...

Miu-chan.

Akane-chan?

Ada apa?

Boleh Akane masuk?

Akane mengerti perasaan Miu.

Tapi,

Akane juga mengerti kenapa

Ayahmu tidak menceritakan kenyataannya.

Akane juga dulu,

pernah tinggal bersama orang

yang punya penyakit yang sama dengan Ayah Miu.

Siapa?

Ibu dari suamiku.

Pada awalnya

Akane berusaha sebaik mungkin untuk merawatnya,

Akane pikir kalau semua masalah yang datang

bisa Akane hadapi, tapi

Kenyataan tidak semanis yang kita harapkan.

Dimana orang itu sekarang?

Di atas.

Kau tidak bisa menyembuhkannya?

Iya.

Apa Ayah juga tidak bisa sembuh?

- Para dokter di seluruh dunia sudah berusaha dengan keras, tapi

sampai saat ini masih belum ada obatnya.

Yang Akane tahu Kei san tidak ingin

kalau Miu harus merasakan kesulitan yang pernah Akane hadapi.

itulah yang membuatnya memutuskan untuk mengirimmu ke Numazu.

Tidak sakit kok.

Eh?

Penyakit Ayah tidak membuat Miu menderita.

Yang sulit dan menyakitkan adalah...

kalau harus berpisah dengannya.

Kenapa kami harus berpisah

hanya karena penyakitnya tidak bisa sembuh?

Saat seseorang yang kau cintai dalam masalah,

bukankah seharusnya kau ada di sampingnya?

Tolong mengerti,

Miu

khawatir dengan Ayahmu,

dan Kei-san

mengkuatirkan Miu dari lubuk hatinya.

Kei-san.

Cobalah untuk bicara lagi dengannya.

Terima kasih.

Sudah kuduga, Miu tidak mungkin bisa menerimanya semudah itu.

Apa yang harus Kei-san lakukan ya.

Akane, Apa yang akan Kei-san lakukan setelah ini?

Ada apa Akane.

Oh, tidak ada.

"Miu khawatir

dengan Ayahmu,

dan Kei-san

mengkuatirkan Miu dari lubuk hatinya."

Miu.

Sebelum aku pergi ke Numazu,

Miu punya permintaan yang harus Ayah kabulkan.

Permintaan?

- Kalau ayah mengabulkannya, Miu akan pergi ke Numazu.

Ini

"Mengambil foto kenangan bersama Ayah"...

OKE nomor satu. Ayo cepat. Ayo.

Eh?

Miu! Sudah pulang.

Mau kemana?

Aku mau mengambil foto kenangan dengan Ayah.

- Foto kenangan? - Soalnya Ayah memaksaku

untuk berfoto bersama

Jadi aku tidak bisa menolaknya.

Lihat siapa yang bicara.

Yang ini lucu!! Lucu 'kan?

- Lucu - Oh

ini juga cantik.

Mana yang kau suka? - Dua-duanya bagus.

Pilih salah satu dong.

Beautiful Rain (Byutefuru Rein / ビューティフルレイン) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Beautiful Rain (Byutefuru Rein / ビューティフルレイン)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left