The first 147 lines.
Sekarang, kita mulai pertandingan kesepuluh.
Berjuanglah!
Gendut!
Sial! Mereka berdua sebaiknya waspada!
Aku akan menghajar mereka setelah mengakhiri duel ini dengan cepat.
Kalau begitu, jangan bermain-main. Akan kukalahkan kau dengan cepat, Gendut.
Dasar mentimun gulung rumput laut!
Aku tahu kelemahannya dari pertarunganku dengannya waktu itu.
Lubang di lengannya mengeluarkan bunyi berdesis.
Jurus Ninja, Baika no Jutsu!
Diikuti dengan Taijutsu gaya Konoha!
Aku hanya perlu mencegahnya mengincar telingaku!
Nikudan Sensha!
Inilah kekuatan manusia superbesar!
Bagus! Habisi dia, Chouji!
Dia bisa menyerang memakai suara bahkan tanpa menyentuh lawannya.
Tetapi itu hanya bisa dilakukan jika telinga lawannya tampak.
Chouji seperti memakai penutup telinga karena terlindungi oleh tubuhnya.
Bagaimana cara memakai kekuatan sonik kepada bola daging,
apalagi yang sedang berputar?
Kini kau nyaris tak bisa bergerak, 'kan?
Ini saatnya aku menyerang!
Percuma saja. Aku memakai penutup telinga.
Tidak, ini akhir riwayatmu.
Sebanyak 70 persen tubuh manusia terdiri dari air...
...dan air bisa menghantarkan gelombang suara.
Jadi, seluruh tubuhmu justru mirip dengan satu telinga besar.
Pemenangnya adalah Dosu Kinuta!
Tuan Orochimaru... Bukan, Orochimaru!
Aku bukanlah sekadar kelinci percobaanmu.
Kau baik-baik saja?
Aku mau makan daging.
Ya ampun, padahal lawannya tak bertarung sungguh-sungguh.
Meski kalah, setidaknya kita bisa mentraktir dia yakiniku.
Akhirnya selesai.
Kini, saatnya babak final.
Dengan ini, babak penyisihan untuk ujian ketiga telah berakhir.
\"Bayangan dalam Kegelapan! Sasuke dalam Bahaya!\"
Apa Naruto baik-baik saja?
Ayo kita kabur.
Guru Iruka terus melamun, jadi, ini kesempatan kita.
Hei! Konohamaru!
Kau tak berencana untuk kabur lagi, 'kan?
--Aku mau ke toilet! --Bohong!
Kepada semua peserta yang lolos ke babak final...
...dari tes ketiga pada Ujian Chuunin,
meski ada satu orang yang tak hadir, selamat.
Guru.
Apa?
Aku mau bertanya.
Soal Sasuke?
Maaf, tapi aku tak tahu banyak soal itu.
Tetapi jangan terlalu cemas.
Mulai saat ini, semua tergantung kepada Sasuke.
Sakura, aku harus pergi sebentar.
Mohon tanyakan soal detail untuk babak final.
Baik.
Kecuali Sasuke yang tak hadir, para peserta babak final...
...adalah lima orang dari Konohagakure,
tiga orang dari Sunagakure,
dan satu orang dari Otogakure.
Baiklah, kini aku akan menjelaskan soal babak final.
Akhirnya!
Babak penyisihan berakhir tanpa insiden.
Kini mereka mulai memasuki babak final.
Negara ini telah menjadi tenteram, ya?
Bukan, masa tenteram ini telah membuat negara ini lengah,
sementara semua negara lain sibuk meningkatkan kekuatan militer.
Apa mungkin kita bisa merebutnya?
Sepertinya begitu.
Tetapi aku tak tahu akan seseru apa mengalahkan pria tua itu.
Begitukah?
Tampaknya kau masih merasa ragu soal itu.
Mulai kini, kekuatan masing-masing desa...
...akan saling berperang dan akan berlangsung lama.
Otogakure juga salah satunya.
Kau berencana menjadi pemicu perang ini.
Kau berencana membuat dia menjadi pemicunya,
anak bernama Sasuke Uchiha itu.
Tebakanmu benar, agak aneh kau bisa sangat tepat.
Tidak juga.
Aku masih tak tahu soal Dosu, Zaku, atau Kin.
Saat aku mencari informasi soal Sasuke,
aku ingin tahu kemampuan mereka dengan sengaja bertindak ceroboh,
seperti membiarkan diriku diserang.
Kau menilaiku terlalu tinggi.
Tampaknya kau masih belum percaya sepenuhnya kepadaku.
Tangan Kanan-ku, apakah perlu kuberi tahu soal tiga ninja tersebut?
Justru itu tanda bahwa aku memercayaimu.
Lalu karena aku percaya,
Sasuke akan kuserahkan kepadamu.
Segel Kutukan yang ada pada dirinya...
...tampaknya telah disegel oleh Kakashi.
Namun, itu tak akan terlalu berpengaruh.
Selagi masih ada kegelapan di hatinya,
aku mau kau menculik dia.
Itu permintaan yang gegabah, 'kan?
Ada sesuatu yang mengusikku.
Naruto Uzumaki?
Kau memang cerdas.
Sasuke hidup untuk membalas dendam kepada kakaknya, Itachi,
dan dia tak akan berhenti sampai dia berhasil.
Namun, saat melawanku,
dia menyadari ada kekuatan yang jauh lebih kuat...
...dan menghadapi kematian tanpa takut.
Aku tak menduga dia tipe orang yang siap bertarung sampai mati.
Menurut informasimu,
hubungan Sasuke dengan bocah Kyuubi telah menggoyahkan tekadnya.
Hubungan itu membuat Naruto telah memengaruhi Sasuke.
Tindakan terbaik adalah menjauhkan Sasuke dari dia...
...dan segera menodainya dengan diriku.
Baiklah.
Kabuto, kau...
Jika kau mau menghentikanku,
tak ada pilihan lain kecuali membunuh Sasuke sekarang.
Kau tak mungkin bisa membunuhku.
Meski kau kuat, kekuatanmu hanya setara Kakashi.
Aku bercanda.
Pergilah.
Aku memercayaimu.
Wajah itu.
Aku ingin tahu apa yang sedang dia pikirkan.
Pada babak final, kalian semua...
...akan menunjukkan bakat bertarung di depan semua orang.
Aku mau kalian menunjukkan kemampuan hebat...
...sebagai petarung perwakilan dari negara masing-masing.
Babak final akan berlangsung satu bulan dari sekarang.
Kita tak melakukannya saat ini juga?
Jeda ini diberikan agar ada waktu bagi peserta untuk bersiap.
Apa maksudmu?
Dengan kata lain,
bersamaan dengan pemberitahuan babak penyisihan telah selesai...
...kepada para daimyo dan kepala shinobi,
persiapan untuk babak final membutuhkan waktu cukup lama.
Belum lagi waktu bagi peserta untuk berlatih.
Kakek ini selalu bicara berbelit-belit.
Aku tak paham ucapanmu.
Apa maksudmu?
Jadi, untuk mengetahui lawanmu dan mempersiapkan diri,
kalian membutuhkan waktu.
Waktu menganalisis tentang lawan kalian dari babak penyisihan...
...dan waktu untuk meningkatkan kemungkinan kemenangan kalian.
Pertarungan kalian sejauh ini layaknya pertarungan nyata,
saat kalian tak tahu-menahu tentang kekuatan lawan kalian.
Itu benar.
Aku tak menyangka orang ini bisa memakai pasir sebagai senjata.
Tetapi di babak final tak akan seperti itu.
No comments yet. Be the first to leave one.