The first 200 lines.
"Semua karakter, organisasi, tempat, kasus"
"Dan insiden dalam drama ini fiktif"
Hei, Dokter Baek.
Kamu mencoba melubangi tulang paha lagi?
DNA Oh Man Sang ditemukan
di tulang paha jasad dari kecelakaan mobil itu.
Kami menyimpulkan bahwa dia tewas setahun lalu dan menutup kasus ini.
Hei, itu bohong. Siapa yang akan percaya itu?
Hei, dia belum mati, bukan?
Kata ayahku Oh Man Sang mungkin masih hidup.
Apa Anda juga berpikir Oh Man Sang belum mati?
Tapi DNA tidak berbohong.
Itu sebabnya aku membuat lubang di tulang paha untuk mengetahui
apa yang telah dilakukan kepadanya.
Kamu harus membungkusnya dengan baik.
Dokter K.
Apa? Bagaimana ini bisa terjadi?
Bukankah itu lubang yang sama di tulang paha Oh Man Sang?
Kira-kira siapa pelakunya?
Pertanyaanmu salah.
Kenapa dia membuat lubang?
Sayang.
Tunggu.
"Cha Joo Hee, 27 tahun"
Baik.
"Jang Ho Gu, 41 tahun"
"Satu tahun setelah pernikahan mereka"
Halo.
Halo. Kamu pasti mau berolahraga.
Ya.
Astaga, suamimu sangat manis.
Kalian berdua terlihat bahagia bersama.
Sayang, kamu pulang lebih awal?
Ya, aku tidak punya rencana malam ini.
Selamat berolahraga.
Aku akan menemui Do Hee dalam perjalanan kembali.
Tentu. Belikan adikmu makanan enak.
- Baik. - Baik.
"Hanya untuk Penghuni"
Sial.
"Jang Ho Gu, sang suami, mengalami tabrakan di median"
"Cha Joo Hee, sang istri, menabrak sisi truk sampah"
"Partners for Justice 2"
"ROSC, Jantung berdenyut lagi setelah gagal jantung"
"Layanan Forensik Nasional"
Unit mana?
Unit 707. Kamu sungguh akan pergi ke rumahnya?
Dokter Baek tidak suka jika ada orang mengunjunginya.
Halo?
Aku harus menyimpan nomornya dengan nama Nona Kasar.
Yang itu.
Bagaimana kamu tahu aku tinggal di sini?
Perutmu masih sakit karena emetic, bukan?
- Minum obat ini. - Tidak perlu.
Jadi, ini rumahmu, Dokter Baek.
Benar. Kamu butuh air untuk minum obat.
Kamu tidak bisa masuk.
Kamu butuh air.
Singkirkan kakimu.
Kamu tidak akan minum obat?
Singkirkan kakimu.
Apa yang kamu lakukan?
Jaksa Eun Sol?
Ada apa ini?
Kalian berdua bertetangga?
Ya, benar.
- Kenapa? - Apa?
Sejak kapan?
Permisi. Aku harus bekerja.
Apakah aku satu-satunya yang merasa canggung di sini?
Aku menyewa tempat ini saat terburu-buru tahun lalu.
Kami bertetangga karena kebetulan saja.
Kebetulan?
Saat ini, lebih dari 450.000 orang tinggal sendiri di Seoul.
Pasti setidaknya ada 50.000 orang dari Gangdong dan Songpa.
Kebetulan kamu menyewa tempat di sebelah Dokter Baek
dengan probabilitas 50.000 dibanding 1.
Bukankah kamu merencanakannya?
Ada yang mencurigakan.
Astaga, aku tidak melakukan itu. Aku tidak melakukan itu.
Tapi kenapa aku menjelaskan ini kepadanya?
Kamu menyukai Dokter Baek?
Apakah itu benar?
Tidak ada pertanyaan pribadi.
Berapa?
Apa?
Berapa deposit atas unitmu?
Entahlah. Aku membayar sewa bulanan.
- Jaksa Eun. - Ya?
Kamu tidak harus tinggal di sebelah Dokter Baek, bukan?
Kamu bilang itu kebetulan.
Ya, memang.
Baik, aku mengerti.
Biarkan aku berpikir tentang ini.
"Keluarga Jang Ho Gu tiba di UGD pada pukul 8.25"
Anda tidak bisa parkir di sini.
Kakakku mengalami kecelakaan dan dipindahkan ke sini.
Hanya ambulans yang bisa parkir di depan UGD.
Tilang saja aku.
Atau pindahkan saja sendiri.
Kamu sebaiknya berhati-hati.
Jika sampai tergores, kamu harus membayarnya. Paham?
Diam.
Orang rendahan ini membuatku kesal.
"Rumah Sakit Hanjoo"
Sial.
Astaga.
Ayolah.
Yang benar saja. Siapa yang parkir seperti itu?
Ayolah. Ini sangat lama.
Kamu tidak bisa memarkir mobil?
Menyebalkan. Mereka tidak tahu area ini untuk mobil kecil.
- Dasar bodoh. - Parkir saja mobilmu. Ayo cepat.
Kenapa kamu tidak parkir di sana?
Tidak. Jika ditilang, kita akan membayar banyak.
Cari tempat lain kalau begitu.
Mobilmu kecil. Kenapa tidak bisa memarkir mobil kecil?
Kamu masih tidak dapat menghubungi Ho Gu?
- Dia tidak menjawab. - Astaga.
Bu, turunlah. Kita harus pergi sendiri dahulu.
Hei, tunggu sebentar. Bagaimana denganku?
Parkir saja mobilmu di suatu tempat!
Sial.
Ayolah!
Astaga.
"Ruang Perawatan, Pusat Medis Darurat"
Di mana dia? Di mana?
"Rumah Sakit Hanjoo"
Daya terisi.
Beri jarak.
Satu, dua, tiga. Aman.
Mengisi daya ke 200 joule.
- Tidak. Joo Hee. - Joo Hee.
Dia menikah dengan keluarga kaya. Kupikir kehidupannya akan baik.
Bagaimana nasib Kak Joo Hee?
Kini siapa yang akan menafkahi kita?
Astaga, Joo Hee.
Mengisi daya ke 200 joule.
Mengisi daya hingga 200 joule.
Beri jarak. Satu, dua, tiga. Aman.
Mengisi daya ke 300 joule.
Mengisi 300 joule.
"Rumah Sakit Wondong, Kamar Trauma"
Dia masih belum menelepon kembali?
Dia bahkan tidak menjawab telepon.
Kurasa dia berolahraga.
Istri yang luar biasa.
Dia bahkan tidak tahu apa yang terjadi pada suaminya.
Hubungi dia lagi.
Sial.
Kalian keluarga Cha Joo Hee?
- Ya. - Ini barangnya.
Astaga. Bagaimana ini?
"Saudara ipar"
- Halo? - Joo Hee!
Ada apa denganmu? Kenapa kamu tidak menjawab telepon?
Tidak, dengarkan.
Kak Ho Gu meninggal!
- Di mana kamu? - Apa?
Ho Gu meninggal?
- Apa? - Apa?
Kak Ho Gu meninggal?
Itu tidak mungkin.
Kakakku juga...
Tapi
pukul berapa dia meninggal?
Kamu harus meluruskan semuanya.
Bangunan kakakmu dan apartemennya
- akan menjadi milikmu, bukan? - Hei.
Hanya itu yang bisa kamu pikirkan saat kakakku sudah mati?
Dasar bocah.
Kamu akan menjadi kaya!
Pastikan untuk tetap tenang, ya?
Terserah. Mari kita minum di Gangnam.
Tentu, aku yang traktir, Berengsek.
Sampai jumpa.
Mendiang adalah pria 41 tahun bernama Jang Ho Gu.
Mobilnya menabrak median
di pintu masuk di bawah Jembatan Mapoong.
Dia dilarikan ke rumah sakit, tapi meninggal tidak lama kemudian.
- Lalu... Astaga... - Ada apa?
Dia menikah setahun yang lalu,
istrinya juga meninggal dalam kecelakaan mobil hari ini.
Itu terjadi hampir bersamaan.
Yang diperiksa Kepala Ma istrinya?
- Kasus pemeriksaan simultan? - Ya.
Itu buruk!
Tunggu sebentar.
Kami dari Kepolisian Gangdong. Kalian keluarga Jang Ho Gu?
Apa perlu apa?
Layanan Forensik Nasional akan melakukan pemeriksaan postmortem.
Layanan Forensik Nasional?
Ini hanya kecelakaan mobil. Kenapa kami membutuhkan mereka?
Halo, Pak.
Kecelakaan mobil diklasifikasikan sebagai kematian tidak wajar,
jadi, itu subjek pemeriksaan postmortem.
- "Kematian tidak wajar"? - Ya, Bu.
Ini masa percobaan pemeriksaan postmortem,
jadi, Layanan Forensik Nasional
melakukan pemeriksaan postmortem pada kematian tidak wajar.
No comments yet. Be the first to leave one.