The first 200 lines.
DARI KISAH NYATA. ADA TOKOH, CIRI KHAS,
INSIDEN, LOKASI, DAN DIALOG
DIUBAH UNTUK KEPENTINGAN DRAMATIS.
EPISODE LOOMING TOWER SEBELUMNYA
Mohamed?
Ini Ayman al-Zawahiri.
Beri tahu orang Amerika, kami bisa menghadapi Amerika Serikat.
Perang ini baru dimulai.
Ada lagi yang memakai alat ini, selain dirimu?
-Sudah aku kunci, Bung. -Baik.
Sebenarnya kau mau apa dariku?
Aku jelas ingin kita menjadi lebih dari teman.
Kau dicurigai karena pola pengeluaran baru-baru ini.
Aku menjamu orang-orang penting.
Kau harus sesuaikan dengan batasan yang ada.
-Pak, kartumu telah ditolak. -Sungguh?
Ada rantai komando untuk pembuatan keputusan.
Atasanmu belum memahami pelajaran ini.
Pakailah rantai komando. Ada alasan sistem itu diterapkan.
Dengan kata lain, keluar dari kantorku.
Sanchez, persetan dengan kau dan Louie.
Omong-omong, posisi kosong sebagai kepala kantor New York itu?
Aku baru tahu orang Louis Freeh dari DC mendapatkan posisi itu.
Sanchez. Termasuk yang terbaik.
Martin, kau yang memulai ini.
Tak ada orang CIA lain bisa ramal apa yang terjadi di al-Qaeda.
Kau seperti nabi.
Aku mengabdi sepenuhnya kepadamu, Martin.
Mereka mengirim pesan
bilang bahwa pria ini akan datang ke negara kita,
bahwa dia punya paspor Saudi dan visa AS.
Selamat datang di Amerika.
Sebanyak 53 orang CIA sudah baca.
-Kita belum membagi ini? -Diane akan kabari kapan bisa membagi.
-Akan kuhubungi O'Neill. -Tunggu.
Ada alasan untuk tembok itu.
Kalian berkunjung ke AS, atau tinggal?
Keduanya.
Pindah selalu lebih mudah jika kenal orang sekampung halaman.
Mereka di sini.
Mereka ada di Amerika.
Kita tak tahu apa yang kita hadapi.
TUAN-TUAN BERPERANG
Saat aku masih kecil,
dunia tak mengenal kita.
Yang kenal pun tak memahami kita.
Kau dan aku berasal dari negara miskin.
Tetapi ingatlah, Mesir punya sejarah jaya.
Saat aku lahir, pihak asing sudah menginvasi Palestina.
Kita berusaha melawan, tetapi presiden kita mengkhianati kita.
Bagaimana bisa dia pikir menawarkan perdamaian kepada kaum kafir
lebih baik daripada membela warga Arab?
Yang bisa dipercaya hanya kita. Jadi, kita bertindak sendiri.
Aku membayar harganya.
Dengan senang hati.
Kita adalah umat Muslim.
Kita adalah umat Muslim yang meyakini agamanya,
baik ideologi maupun praktiknya,
oleh karena itu, kita berusaha sebisanya
untuk membentuk negara Islam dan masyarakat Islam ini.
Kita telah berkorban,
dan kita masih siap menghadapi pengorbanan lagi.
Kini aku membangun rumahku di Afganistan.
Kita juga harus berjuang untuk ini.
Kita kalah jumlah. Kita berperang dengan pemberian Tuhan.
Kita memenangkan milik kita di dunia.
Inilah surga baru kita.
Dari sini, perjuangan berikutnya dimulai.
Bagi kau dan aku.
Untuk mendidik generasi baru
mengenai agama kita, budaya kita,
masa depan kita.
Ini adalah pertarungan kita.
Pertarungan untuk mengusir kaum kafir dari wilayah umat Muslim.
Untuk merebut kembali bangsa kita, kejayaan kita.
Mereka takkan pernah membiarkan kita menang.
Takkan pernah.
Mereka tak memahami senjata terbesar kita,
orang yang tak takut kematian, takkan mati.
Pemimpinku, kau adalah pria berani.
Pria bijak.
Kau tahu banyak sejarah.
Sudah kujalani, Tn. Atta.
Kita punya masalah di Amerika.
Misi kita di sana tak berjalan lancar.
Kau adalah pemimpin sejati.
Kau cerdas.
Bahasa Inggris-mu sempurna.
Tak ada yang sempurna.
Aku ingin bergantung kepadamu
untuk memperbaiki situasi kita di Amerika.
Dr. Zawahiri, aku siap melayanimu.
Aku akan lakukan sebisaku.
Markas Alec
Terminal CIA - Akses Terbatas
Agen 228: Kau akan menanggapi permintaanku untuk membagikan info MIHDHAR?
Lebih dari 50 orang CIA sudah baca soal MIHDHAR dan VISA AS.
John perlu tahu.
Ini dunia yang kau hadapi.
Dunia berbahaya yang berpotensi meledak.
Situasimu harus ditangani dengan bijaksana.
Selama kau di sini, Markas Alec berada di tangan yang cakap.
Aku percaya itu.
Aku diajari dengan baik.
Mari kita periksa.
Kau bangun operasi, dasarnya di luar negeri.
-Semuanya menuju ke sana. -Jauh dari sini.
Asia Tenggara.
Jadi, mundurlah dan lihat struktur intelijen
yang telah kau susun dengan susah payah.
Bisakah menyerahkan kunci rumah
segera setelah pembangunannya?
Kau izinkan orang lain membuka pintu,
mengaduk-aduk, mencabut tiang dan penyangga?
Meruntuhkan struktur rumit yang telah kau didirikan?
Kau harus membuat keputusan ini.
Punya pikiran jernih dan pemahaman tujuan
untuk membuat keputusan benar.
TERORISME & DEMOKRASI
Kau sedang menuliskan buku?
Aku belum yakin apa ini. Mungkin buku.
Boleh kutanya apa isinya?
Aku coba ikuti diktum Samuel Clemens,
menulis yang kau tahu.
Pengetahuanku sedikit, tetapi mendalam.
Kau mengenalku lebih dari yang lainnya.
Apa aku boleh... Aku perlu jujur.
-Tak apa, aku... -Tidak.
-Maaf, aku... -Tidak, bisa tolong...
Tak ada.
Masih tak ada.
Mungkin sedang cari jawaban untukmu.
Yang benar saja.
-Kau pikir begitu? -Mungkin.
Entah kenapa kau selalu menduga yang terburuk.
Kita lihat sesuatu yang seharusnya tak dilihat.
Selamat pagi, Nona-nona.
Bagaimana cucumu?
Baik sekali! Sangat cerdas, aku sudah bisa tahu!
Apa bahasa Arab "berengsek"?
Dia ingin kau ke kantornya tiga menit lagi.
Tiga menit?
Bukan dua? Atau empat?
Katanya tiga.
Masuklah.
-Kau mau... -Tutup pintunya.
Kadang kala, kau menerima
informasi intelijen rahasia.
Lebih dari 50 orang di Langley tahu soal Mihdhar.
Kau harus memahami sesuatu,
dan aku mau kau paham secara mendalam dan jelas.
Bukan kau yang memutuskan
tindak lanjut terkait informasi itu.
Mungkin kau ingat saat pernah berusaha membawa keluar informasi rahasia
dari kantor ini.
Profesor cukup berbaik hati
untuk tak menggugatmu.
Aku tak sebaik itu.
Saat kau menerima informasi rahasia,
entah karena kebetulan atau disengaja,
jika kau bocorkan informasi itu ke siapa pun di luar Markas ini,
informasi yang belum kuizinkan dibagikan,
akan kupastikan kau diborgol dan dibawa keluar dari gedung ini,
lalu kau akan dipenjara dan diadili atas pencurian dan pengkhianatan.
Kini keluarlah dari kantorku dan tutup pintunya.
Vince. Terima kasih sudah datang.
-Senang melihatmu. -Akhirnya kutemukan.
-Kau sudah pernah ke atas sini. -Aku tak pernah naik.
Mereka menahan kami di rubanah.
Perlakuan seperti tamu ini
antara CIA dan FBI, ada alasan
kami sebut program pertukaran sandera.
Mau kuambil minuman?
-Aku... -Kita baru bekerja keras
untuk menjaga keamanan Amerika. Kita pantas minum Scotch.
Ya?
Tentu.
Ini memang hari yang panjang. Baiklah.
Kau sudah menikah, Vince?
Menjalin hubungan?
Aku belum menikah.
Sedang menjalin
satu atau dua hubungan.
Aku ingat masa-masa itu.
Lebih mudah.
Aku tak mengerti.
Benar.
Kumulai dari awal.
Aku mencoba menerapkan perubahan dalam Markas Alec,
salah satunya memastikan
sebanyak mungkin operasi dilakukan
seiring bersama FBI.
Hasil kerja terbaik antara CIA dan FBI
justru terjadi di lapangan.
Dan aku tak suka melihat agen berpengalaman sepertimu
terkurung dalam bilik tanpa jendela tiap hari.
Khususnya yang bisa bicara,
berapa bahasa? Tiga?
Tepatnya empat.
Termasuk Inggris.
No comments yet. Be the first to leave one.