The first 200 lines.
Lihatlah semua kerumunan orang sehat ini./ Hari yang indah ya.
Ya ampun, ada Oh Hae Young./ Benarkah?
Tidak mungkin tidak ada orang yang namanya Hae Young dalam kerumunan orang ini.
Kemana pun kau pergi, pasti ada setidaknya satu orang bernama Oh Hae Young.
Wow, ternyata ada pelari juga di antara Hae Young, ya?
Ya./ Bagus sekali.
Oh Hae Young, fighting!
Dia sudah kembali. Si cantik Oh Hae Young.
Suara detak jantungmu adalah hal yang kusuka di dunia ini.
[Oh Hae Young Semoga kau bahagia dari sekarang.]
[Episode 4: Ayo kita beli senandung lagu dan pulang]
Hei! Si cantik Oh Hae Young akhirnya kembali!
Serius? Benarkah?
Sang Suk bilang dia melihatnya di Gangnam. Dia selama ini tinggal di Eropa.
Apakah dia pindah kembali ke Korea?/ Ya. Kudengar dia mengambil tawaran pekerjaan.
Ya! Aku penasaran apakah dia masih cantik seperti dulu.
Kudengar dia sudah dewasa dan penampilan dia sekarang lebih sempurna. .
Ketika suasana hatiku sedang buruk, aku biasa pergi ke tempat yang membuatku bahagia.
Pikiran yang bahagia. Hal-hal yang bahagia.
Apa kau ini berusaha untuk mengumbar-umbar bahwa kau hidup sendirian? Orang itu bohong.
Tinggal saja disini. Aku juga akan tinggal disini.
Jadi dia belum tahu?
Fakta bahwa kaulah orang yang menghancurkan pernikahannya?
Belum.
Dan dia juga tidak tahu kalau ini terjadi karena Oh Hae Young yang satunya?
Ya.
Lalu bagaimana perasaanmu ketika kau memiliki penglihatan-penglihatan ini?
Ketika kau melihat dia dalam penglihatanmu, apa kau merasa bersalah?
Aku hanya... merasa kesepian.
Rasanya seperti aku mengenang kenangan yang dulu...
...tepat sebelum aku akan mati karena usia tua.
Aku merasa kesepian.
Aku punya firasat kalau hidupku akan berakhir menjadi sebuah tragedi.
Aku pesan menu yang sama.
Aku baru ingin memukulmu tadi.
Kudengar dari seseorang bahwa...
...Pyungchang-dong adalah sebuah kota besar dan sangat kuat.
Jadi aku dengar kau harus butuh banyak energi untuk hidup di daerah sini.
Rupanya ada banyak orang yang pindah ke daerah sini...
...kemudian melarikan diri dari rumahnya di malam hari.
Kau bilang kau sudah tinggal disini sejak kau masih kecil, 'kan?
Kau pasti punya energi yang banyak.
Sedang apa kau?/ Aku meresap energimu.
Aku kurang energi hari ini.
Suasana hatiku buruk belakangan ini dan baru-baru ini suasana hatiku pulih.
Tapi aku sungguh merasa sedih hari ini.
Aku sudah cerita 'kan padamu kalau ada dua Oh Hae Young waktu aku SMA?
Dia sudah kembali.
Si cantik Oh Hae Young.
Aku tapi tidak bisa mengerti. Apa yang sebenarnya dia makan?
Bagaimana bisa? Dia bahkan tidak menua sedikit pun. Malah aku satu-satunya yang menua.
Aku dengar rumor bahwa suatu hari dia tiba-tiba menghilang...
Aku merasa nyaman begitu tahu bahwa dia pernah menghilang.
Kupikir aku tidak perlu dibandingkan dengan dia lagi.
Itu sebabnya aku mulai menghadiri reuni sekolah kami.
Aku melihatnya kemarin. Dia berlari maraton.
Tanpa melihat kalau dia orang yang kukenal, aku malah menyemangati dia.
Ya ampun!
Angin malam sungguh hangat ya.
Angin malam sungguh hangat ya.
Inilah musim favoritku.
Musim ketika angin malam menjadi lebih hangat.
Hatiku terasa tentram.
Mengetahui bahwa ada seseorang yang merasakan rasa sakit yang sama denganku.
Kupikir semua omong kosong ini hanya terjadi padaku karena aku orang yang bodoh.
Tapi ternyata orang-orang keren sepertimu juga bisa dicampakkan sebelum pernikahan mereka.
Maaf karena aku sudah bilang kalau rasa sakitku adalah penghiburanku.
Tapi, bagaimana seharusnya kita melakukan konstruksi rumahnya?
Kita mengganja pintu itu memakai perabotan kita sendiri saja.
Kau mendadak jadi murah hati sekali. Padahal kemarin kau menggila gara-gara ini.
Ayahku awalnya menggunakan ruangan itu sebagai ruang kerjanya.
Pekerjaan apa yang dia lakukan?/ Pekerjaan yang mirip dengan pekerjaanku.
Ketika aku pindah kembali kesini, aku juga akan menggunakannya sebagai ruang kerja.
Jika kau memutuskan akan pindah, beritahu aku dahulu ya.
Untuk menggunakannya sebagai ruang kerja, aku akan membutuhkan pintunya. Jadi biarkan saja begitu.
Tentu. Beres. Kalau begitu sampai jumpa.
Apakah kau mau pergi ke suatu tempat?/ Aku mau naik gunung.
Gadis ini...
Kau tahulah itu. Daripada menggunakan tombol, kau menekan nomornya.
Ya. Yang itu. Sebuah kunci pintu. Beli itu satu dan bawa kemari.
Park Hoon!
Sudah kubilang kalau mau menggunakan toilet kau harus jongkok baru buang air.
Itu bukan aku!/ Lalu siapa?
Dia.
Kapan kau sampai disini?
Semalam. Aku akan tinggal disini untuk sementara waktu.
Orang macam apa yang kau bela kali ini sebelum kau diteror?
Pemerkosa dan pembunuh.
Dia memenangkan vonis bebas bagi pria yang awalnya dihukum 15 tahun penjara.
Jika aku adalah anggota keluarga korban, aku juga akan membunuhmu. Mata ganti mata.
Aku juga akan mengencanimu, memerkosa, dan kemudian membunuhmu.
Kapan kau akan berhenti membela orang-orang ini?
Kau memang tidak punya orang lagi yang bisa kau bela ya?
Penjahat juga layak mendapatkan hak asasi manusia.
Bahkan jika seluruh bangsa menunjuk jari pada mereka...
...setidaknya aku harus melakukan yang terbaik untuk membela mereka.
Itulah hukum dan keadilan.
Keadilan sialan ini.
Di rumah ini, kau jongkok baru buang air. Itulah keadilan.
Jika tidak, aku akan langsung mengusirmu keluar!
Aku mau beli barang yang mahal./ Ya terserah kau saja.
Apa hubunganmu dengan wanita berantakan lagi?
Ini bukan pertama kalinya! Aku jelas-jelas sudah bertanya padanya apakah dia berkencan dengan seseorang.
Tidak terpikir olehku untuk menanyakannya apakah dia punya suami.
Aku jadi korban disini.
Aku menanyakannya apakah dia punya pacar. Dia membodohiku dengan kata-katanya.
Kau tahu, aku sudah dipukuli dengan batang logam dan tongkat bisbol.
Tapi kau tahu...
Dasar bajingan! Keluar! Keluar!
Tapi dengan kapak? Ini pengalaman pertamaku. Menurutku masalah ini takkan mudah diselesaikan.
Bersyukur saja bahwa ternyata Korea punya undang-undang yang ketat tentang pengendalian senjata.
Aku sangat bersyukur karena hal itu.
Sebagai warga negara yang bangga akan Republik Korea, aku akan mencurahkan pikiran dan tubuhku...
...demi kehormatan dan kemakmuran rakyat...
Siapa?/ Buka pintumu.
Bagaimana kau tahu aku tinggal disini?/ Bagaimana bisa aku tidak tahu?
Apa ini?
Aku meletakkannya disana untuk pura-pura kalau aku tidak hidup sendiri.
Kenapa?/ Lihatlah kekacauan ini.
Ya ampun. Bersihkanlah rumahmu ini!
Ini rumahku. Jadi tak usah dipedulikan./ Tidak sampai kau secara hukum bukan anakku lagi.
Buatkan dokumen hukumnya supaya kami tidak peduli lagi padamu.
Apa kalian berdua memiliki malam yang indah setelah mengusir putri kalian?
Dasar gila.
Hei. Hei!/ Apa lagi?
Dia pasti punya motif. Kau tidak tahu kebanyakan wanita.
Aku saja yang akan cari tahu./ Kau mau apa?
Kau takkan pernah menduganya!/ Hentikan. Berhenti!
Lepaskan aku./ Kau mau apa?
Ketika kau bangun di pagi hari, ambil ini satu. Ini akan mencair dalam satu jam.
Jangan kelaparan sepanjang hari. Makanlah ini saat kau mau pergi kerja.
Ada tumpukan botol minuman keras! Padahal kau baru beberapa hari tinggal disini!
Apa kau berusaha menjadi orang tak berguna lagi? Apa kau sudah bosan dengan hidupmu?
Aku tidak akan minum lagi. Aku akan berhenti.
Kau? Berhenti minum? Jauh lebih mudah menyuruh anjing supaya berhenti pipis sembarangan.
Sudahlah. Hentikan ini.
Apa itu? / Bukan apa-apa. Itu memang letaknya disitu.
Apa ini? Apa ini terbuat dari triplek?
Rumah lusuh macam apa ini.
Kenapa kau memasang itu?
Aku siapa tahu akan pindah lagi. Ini bahkan bukan rumahku!
Kau mau pindah kemana lagi? Kenapa?
Gunakan kode yang sama seperti yang di rumah supaya mudah diingat.
Jika aku melihat botol minuman keras setiap kali aku datang kesini, awas kau...
Bagaimana jika dia mengubah kodenya?
Tidak akan. Dia terlalu malas membaca buku panduannya.
Dia tidak akan mengubahnya bahkan jika dia dirampok.
Tidak bisakah kau kecilkan suaramu?
Ayah!
Kurasa dia tidak berencana tinggal disini secara permanen.
Sepertinya begitu. Untuk jaga-jaga saja, ramahlah dengan dia.
Do Kyung, fighting!
Fighting?
Aduh. Punggungku.
Apa kau sudah membaca skenarioku? Bagaimana menurutmu?
Bagus kok./ Kalau menurutmu?
Aku menyukainya kok./ Menyukai apa?
Persahabatan antara kuda dan manusia.
Kau merasa simpati terhadap hewan karena mereka tidak bisa bicara.
Bagus! Terima kasih ya.
Sound sangat penting untuk film ini. Tolong berusahalah dengan baik.
Kita akan ke Pulau Jeju bulan depan. Kau datang, 'kan?
Ya.
Aku minta bantuanmu. Ayo bersenang-senang sambil bekerja.
Itu tidak mudah dilakukan.
Ayo kita bersenang-senang. Kumohon. Aku pergi dulu.
Dah.
Apa begitu sulit bekerja denganku?
Aku sudah banyak belajar.
Apa yang dia katakan?
Apa yang dia katakan padamu?
Merek kita sedang diperbarui.
Tidak apa-apa. Kita bisa melakukannya.
Bukan kita yang melakukannya. Sebuah tim yang baru terbentuk yang akan bertanggung jawab atas hal itu.
Menurutku mereka tidak mempercayai kita.
Mereka meragukan kemampuan kita.
Mau bagaimana lagi. Jika tim baru perlu bantuan kita...
...kita jangan buat masalah dan bantulah mereka.
Nn. Oh. Pergi temui Direktur Lee./ Ada apa lagi?
Dari semua rekan-rekanmu...
...kau saja yang tidak dipromosikan.
Mereka semua yang dipromosikan sekarang menjadi bagian dari tim baru.
Menurutmu bagaimana perasaanmu setelah diperlakukan seperti ini?
Sejauh ini, kau banyak mengulur-ulur waktu di tempat kerja...
...dan mengira kau hanya akan menikah dan berhenti dari pekerjaan.
Kau sekarang tidak bisa memiliki waktu luang itu.
Semua orang tahu kau membatalkan pernikahanmu sehari sebelum hari H.
Jadi itu akan sulit bagimu untuk segera menemukan calon suami lain.
Kau juga tidak akan direkrut oleh perusahaan lain.
Apakah keluargamu kaya?
Sepertinya tidak./ Keluargaku super kaya.
Tapi kau kelihatan miskin.
Kau boleh keluar.
Anda sudah tahu kalau saya saja yang tidak dipromosikan, ya 'kan?
Aku tidak bisa terima, kenapa dia tidak memberitahuku lebih dulu.
Aku juga tidak tahu.
Kenapa juga dia peduli apakah keluargaku kaya atau tidak?
Apakah dia akan memperlakukanku secara berbeda berdasarkan kekayaanku?
Semua orang sangat kejam. Kenapa mereka sangat peduli dengan kekayaan keluarga?
Lagipula aku 'kan tidak kelihatan miskin!/ Tapi kau memang kelihatan miskin.
No comments yet. Be the first to leave one.