Street Fighter Alpha: Generations

Street Fighter Alpha: Generations

Download Indonesian Subtitle

Release info

Street Fighter Alpha (2005) Generations (JAP AUDIO MKV 258 MB)
A Commentary by Artficial
☆ARTFICIAL (Easy To Watch)☆ Movie : https://www.facebook.com/movieartficial

Tags

mkv
Published on: 2014-03-18
Downloads: 44
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Hadouken"!

Gouki!

Mati kau, Gouki!

Tak akan pernah!

"Shungokusatsu".

Gouki!

Kau tak apa?

Kau terluka?

Aku sedikit memaksakan.

Harusnya ini cuma "Kumite Biasa"...

tapi kau "Memaksa-ku".

Bukankah Guru melarang gunakan "Energi Hadou"?

Hey...

Kau bisa kena "Tetanus".

"Tetanus"?

Diam dulu.

Sudah...

Tidak boleh!

Guru!

Aku tak paham! Kenapa dilarang?

Apa kau tidak ingat kalau "Energi Hadou" berbahaya?

Aku...masih tidak paham!

Kenapa kita harus "Mengikuti Aturan"?

Seperti yang dilakukan para "Guru Terdahulu"?

Aku tidak setuju.

Meskipun harus ada "Pertumpahan Darah"...

Itulah wujud "Keberanian"...

Untuk mencapai: "Ilmu Tertinggi"!

Begitu menurut-mu?

Kata-katamu barusan...

bukan: "Keberanian".

tapi: "Kesombongan".

Guru...

Guru!

Sayaka.

Mungkin kau tidak percaya, tapi "Ayah" peduli padamu.

Aku tau, tapi...

Ada sesuatu yang ingin "Ku-raih".

Aku harap Guru bisa mengerti.

Kau kenapa? Baik saja?

Sial. Lagi-lagi.

"Lagi-lagi"? Apa kau sakit?

Bukan apa-apa.

Lupakan.

Sepertinya dia menggunakan "Energi Hadou" diam-diam.

Maafkan aku.

Jangan bodoh.

Ini bukanlah kesalahan-mu.

Ya.

Jujur saja, aku tak pernah bayangkan ini akan terjadi.

Namun akhirnya terjadi juga.

"Karma Buruk" warisan keluarga...

akan segera terjadi.

Kita tidak bisa menahan-nya lagi.

Guru!

Tak ada pilihan lain.

Bila aku sampai gagal melaksanakan tugas-ku...

Gouken, kau yang harus "Memutuskan Karma Ini".

Gouki.

Inilah... "Takdir-ku".

Takdir-mu...?

Maafkan aku.

Gouken.

Ada apa?

Mereka pergi.

Ayah & Gouki.

Aku sungguh kecewa melihat-mu begini.

Maafkan aku, Gouki.

Nona Sayaka!

Aku baik saja.

Pergilah. Cepat.

Jangan-jangan, Nona Sayaka...

Guru!

Guru!

Mengapa... kau sampai "Tega"?

Gouki!

Jadi... inikah jalan hidup yang kau pilih?

Jawab, Gouki!

............

Padahal kau... sudah miliki...

"Kebahagiaan Di Depan Mata"...

tapi...

Tidak-kah kau mengerti Gouki?

Gouki!

Apa kau punya kenalan disini?

Guru-ku...

"Dojo" milik-nya ada diatas sana.

Benarkah?

Kau sedang apa?

"Ziarah Orang Tua-ku".

Aku sering kesini, rumah-ku tak jauh.

Mau pinjam "Ember-ku"?

Nanti biar aku yang ambil lagi.

Tidak, makasih... Guru-ku "Ini" saja.

Baiklah.

Aku permisi dulu.

Tak ada yang berubah.

Masih seperti dahulu.

Apa...yang terjadi disini?

Ya ampun... Benarkah ini?

Kau pembunuh: "Guru Gouken".

Sialan!

Mau apa kau?

Menantang-ku?

"Akan Ku-ladeni"!

Tunggu!

Ternyata: "Mimpi".

Ternyata kau mampu rasakan kehadiran-ku.

Nyaris saja...

Tapi belum cukup.

Siapakah engkau?

Aku cuma "Biksu".

Apa kau mau "Aku Ajari"?

Anggap ini sebagai "Bayaran Makanan".

Hei, kakek!

"Pertarungan Bebas"!

Terima!

Hey, tunggu kek!

Ada masalah apa?

Tidak "Mau" melawan-ku?

Atau tidak "Mampu"?

Apa maksud-mu, kek?

Mana mungkin aku "Serius" hanya melawan orang tua?

Pemuda sombong!

Sialan!

Jangan paksa aku, Kakek!

Sudah pakai "Kuda-kuda"?

"Senpukaku"!

Jurus itu...

Lumayan juga.

Aku disini.

Hentikan, Kakek.

Kau sudah tak bisa bergerak.

Tangan-mu bisa ku-patah...

Kau yakin sudah menang?

Apa?

Aku terlalu meremehkan-mu...

"Energi Hadou"?

Pakai "Kekuatan"... Dasar anak muda...

Bersiaplah, Kek!

"Hadouken"!

Dapat!

Kenapa sampai kaget begitu?

Ini, ku-kembalikan!

Kau sudah menyerah?

Aku kalah, Kek.

Kau yang menang.

"Hadouken-ku" tidak mempan.

Terkejut dikalahkan oleh "Kakek-kakek"?

Bagaimana kalau ikut ke rumah-ku?

"Aku Menyukai-mu".

Kenapa tidak makan?

Bukankah kau lapar.

Kek...

Kita baru saja "Bertarung"...

Dan kini kau mengundang aku makan bersama-sama.

Apa tujuan-mu, Kek?

Kau lapar kan?

Iya, aku lapar.

Tapi aku masih bingung.

Siapa kau sebenar-nya?

Aku cuma: "Biksu".

Ngomong-ngomong, Ryu.

Ini cucu-ku: Fuka.

Kau...

Yang tadi!

Kalian sudah kenal?

Kira-kira begitu.

Jadi "Murid" yang dimaksud Kakek...

Murid?

Mulai hari ini dia akan menjadi...

"Murid-ku".

Tahan dulu!

Aku tak pernah bilang mau jadi "Murid-mu".

Apa kau meragukan-ku? Ayo kita "Bersulang".

Aku tidak: "Minum Sake".

Jangan dipikirkan!

Selamat menikmati.

Makasih.

Bukankah cucu-ku itu gadis menarik?

Ya benar.

- Kau suka? - Ya...

Kalau gitu baiklah.

"Nikahi Saja Fuka"?

Apa sih, Kek...

Aku sudah tua...

Ingin melihat cucu-ku bahagia,

dan punya anak...

- Tapi aku... - Kakek!

Jangan diteruskan!

Ryu kan jadi malu!

Dia jadi "Ngembek".

Ngomong-ngomong, untuk apakah kau "Berlatih"?

Kenapa tanya?

- Jawablah. - Untuk...

Belum ketemu "Jawaban-nya"?

Jadi itu yang kau cari-cari.

Jalan hidup seorang: "Pendekar Sejati".

Kenapa kau tau?

Tinggalah dulu disini dan cari "Jawaban-nya".

Street Fighter Alpha: Generations subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Street Fighter Alpha: Generations

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left