The first 200 lines.
Daging babi asap...
Baiklah, berhenti bersembunyi.
Buka matamu lebar-lebar dan kembalikan ingatan itu.
Keluarkan kenangan yang paling menyakitkan dalam hidupmu.
Dari situlah kau mulai memulihkan ingatanmu.
Supnya bisa hangus.
- Kau tahu cara membuatnya? - Ya.
Kau sudah dewasa.
- Di mana Choco? - Pergi membeli air mineral.
Dia pergi bersama Jae Gil.
Begitu.
Jika terlalu lama kau tak masuk kantor, orang-orang akan membicarakanmu.
Kenapa kau tak datang saja ke kantor minggu depan, hanya sekedar menyapa?
- Ma Roo. - Ya?
Aku takut...
Takut apa?
Suatu hari nanti bila kau sudah lelah menghadapiku...
Dan aku menjadi beban bagimu...
Aku tahu kau akan pergi dariku.
Itu takkan pernah terjadi.
Kita tak pernah tahu isi hati seseorang.
Aku tahu bagaimana perasaanku.
Aku takkan lelah atau muak padamu...
Atau pergi...
Aku takkan pergi darimu.
Kau siapa?
Apa Tn. Kang Ma Roo tinggal di sini?
Ya, aku Kang Ma Roo.
Kami dari kantor kejaksaan Seoul.
Karena pelanggaran praktek usaha tak sehat dan akses ilegal...
Tae San Group telah menuntut anda.
Kami harus menggeledah rumah anda.
Kami minta kerjasama anda.
Sekarang, orang-orang dari kantor kejaksaan pasti sudah ada di rumahnya.
Ini adalah berkas-berkas yang akan mendukung tuntutan.
Ini yang dikerjakan Kang Ma Roo selama setahun terakhir.
Kali ini dia takkan mudah berkelit.
Apa yang mereka lakukan?
Bukan apa-apa.
Naiklah ke kamarmu.
Sudah kutemukan.
Sudah kutemukan.
Anda harus ikut bersama kami.
- Selesai makan... - Apa?
Dia bangun pagi-pagi sekali...
Dan membuat sarapan pertama kalinya untukku.
Aku harus memakannya dulu.
Ada masalah apa?
Tae San mungkin mengarang cerita untuk menyingkirkanku.
- Lalu apa yang kau lakukan? - Sup ini lezat sekali.
Lain kali, tambahkan sedikit garam, ya.
Apa yang akan kita lakukan?
Kita buktikan saja kita tak bersalah.
- Bagaimana caranya? - Enak.
Ma Roo!
Terima kasih makanannya!
Kau akan memasak ini lagi untukku, kan?
Bagaimana cara kita membuktikan kau tak bersalah?
Begini caranya.
Ya, ini Han Jae Hee.
Ini Kang Ma Roo.
Kau di mana sekarang?
Kalian tak punya surat perintah penangkapan, kan?
- Maaf? - Kurasa aku sudah dijebak.
Dijebak atau tidak, kami akan menyelidiknya di kantor.
Aku bahkan tak tertangkap basah.
Jika kau mau menangkapku, datanglah dengan surat perintah.
Maaf, Tn. Kang Ma Roo.
Permisi!
Tn. Kang Ma Roo! Permisi!
Diterjemahkan oleh : Sue Valentino & CalVter
Episode 13
Aku tak suka makan sendirian.
Kau datang di saat yang tepat.
Aku pesankan apa yang mungkin kau suka.
Boleh?
Duduklah.
Tak usah berpura-pura sopan?
Berpura-pura apa?
Apa yang kau rencanakan, Han Jae Hee?
Apa yang membuatmu, Kang Ma Roo yang hebat begitu marah?
Ada apa?
Ya, ini aku. Ada apa?
Kang Ma Roo?
Dia bersamaku sekarang. Ada masalah apa?
Apa?
Siapa yang menuntutnya?
Aku mengerti. Aku akan menghubungi Jaksa Choi.
Pertama, pastikan ini tak tersebar di dalam perusahaan.
Baiklah. Kuhubungi kau lagi nanti.
Apa yang sebenarnya kau lakukan?
Apa kau membocorkan rahasia perusahaan kepada kompetitor kita?
Drive USB yang di dalamnya terdapat strategi manajemen dan rencana investasi perusahaan kita...
Di temukan di dalam laci mejamu.
Apa itu benar?
Apa itu yang baru saja mereka beritahukan padamu?
Lalu bagaimana mereka bisa tahu itu ditemukan di dalam laci mejaku?
- Itu karena... - Meskipun aku dikeluarkan dari universitas...
Aku yakin I.Q-ku 30 poin lebih tinggi darimu.
Dengan sedikit penyelidikan, akan mudah terungkap.
Pemikiran yang tak logis.
Sesuatu yang bahkan orang bodoh sepertimu takkan mau melakukannya...
Apa orang jenius sepertiku mau melakukannya?
Kenapa kalian semua berpikir seperti orang bodoh?
Siapa otak dibalik semua ini?
Jika kau ingin menjebakku...
Kau harus melakukannya lebih baik lagi.
Kudengar kau ahli di bidang itu.
Sebelum bergabung dengan Tae San...
Kudengar kau bekerja sebagai makelar informasi dan mata-mata industri.
- Apa kau sudah memeriksa itu? - Aku bisa bilang apa?
Kami punya seseorang yang bisa memberikan kesaksian atas karir gemilangmu di masa lalu.
Mungkin kurang sempurna, tapi kurasa cukup untuk menjebakmu.
Bahkan bisa kujamin kali ini kau takkan bisa lolos dengan mudah.
Ada begitu banyak bukti yang menunjukkan kebersalahanmu...
Tapi tak satupun yang menunjukkan sebaliknya.
Jadi...
Belum terlambat untuk menyerah dan pergi.
Jika kau pergi dengan tenang...
Akan kami cabut tuntutannya.
Bahkan akan kuminta pada Jaksa kenalanku...
...untuk menghentikan penyelidikan lebih lanjut.
Aku tak berniat meloloskanmu...
Tapi jika kau dipenjara lagi...
Apa yang akan terjadi pada Eun Gee dan Choco?
Sangat disayangkan.
Aku yakin kau punya persiapan untuk menyingkirkanku.
Tapi kau tak sempat menunjukkan betapa matang persiapanmu.
Lakukan itu ditempat lain.
Seseorang sepertimu...
Yang begitu cerdas dan terampil...
Bisa melakukan apa saja dimanapun kau berada, aku yakin itu.
Han Jae Hee.
Ahn Min Young.
Han Jae Hee.
Ahn Min Young.
Apa yang kau lakukan sekarang?
Yang bisa kau lakukan hanya memakai tipuan kotor?
Mengarang cerita, menghapus bukti...
Dan menggunakan kebohongan yang tak masuk akal untuk menjebak seseorang.
Apa hanya itu kemampuanmu?
Kang Ma Roo sudah mengerti situasinya dan dia bilang akan meninggalkan Tae San.
Sudah berakhir sekarang.
Mau berakhir atau tidak...
Kita bisa tahu setelah kita buka rahasia kita.
Apa harus kita bongkar rahasia kita?
Bahkan yang terakhir?
Bukankah kau juga menginginkan ini?
Kang Ma Roo menjauh dari Suh Eun Gee...
Bukankah itu solusi yang lebih baik untukmu?
- Pengacara Ahn! - Kudengar kau juga memalsukan biodatanya.
Itu menunjukkan kau adalah orang yang bodoh.
Jika bukan, kau adalah orang yang munafik.
Berpikirlah yang jernih, Park Jun Ha!
Kang Ma Roo bukanlah seseorang yang harus kau bantu tapi harus kau singkirkan...
Jika kau benar-benar menginginkan Suh Eun Gee.
- Apa aku harus memilikinya? - Apa?
Jika aku mencintainya, apa aku harus memiliki dia seutuhnya?
Kurasa tidak.
Dasar bodoh!
Kurasa kita tak jauh berbeda.
Kita berada di jalan yang sama, hanya saja kau bertemu Han Jae Hee...
Dan aku bertemu Suh Eun Gee.
Itu satu-satunya alasan kenapa kita berada di pihak yang berlawanan.
Setelah beberapa waktu...
Ketika kita sadar bahwa apa yang coba kita dapatkan tak berarti...
Kau pikir kita bisa berada di pihak yang sama, Pengacara Ahn?
Tentu, Jaksa Choi.
Aku yang salah karena tak bisa mengurus orangku sendiri.
Aku yang patut dipersalahkan.
Tentu. Mengenai Kang Ma Roo...
Pengacara kami sudah membatalkan tuntutan sejam lalu.
Maaf? Apa kau bilang?
Dia dengan sukarela datang untuk meminta diperiksa?
Kenapa?
Kenapa dia lakukan itu disaat segalanya sudah diselesaikan?
Apa mungkin kau keliru datang kemari?
Tae San telah membatalkan tuntutan padamu satu jam yang lalu.
Aku tahu.
Tapi itu keinginan mereka.
Namaku belum dibersihkan dari tuduhan palsu mereka.
Aku ingin kau menyelidiki dengan seksama...
Dan membersihkan namaku dari tuduhan palsu itu.
Tolong jangan biarkan masa laluku mempengaruhi situasi saat ini.
Permisi, Tn. Kang Ma Roo.
Aku punya catatan.
Aku pernah menjadi mata-mata industri.
Juga melakukan penipuan pada pensiunan.
Aku melakukan hal buruk itu hingga sekarang.
Kau pikir kau sedang berada di mana?
Kau sedang bermain-main dihadapan Jaksa yang sangat sibuk?
- Sebentar. - Baik.
Apa kau tahu kau sedang membuat pernyataan yang bisa digunakan untuk melawanmu?
Semua tindak kriminal yang baru saja kau sebutkan...
Bisa segera digunakan untuk memenjarakanmu.
Aku hidup seperti itu, berharap bisa membuatku cepat mati.
Aku tak bisa mengakhiri hidupku dan meninggalkan adikku.
Jika aku hidup seperti itu, kupikir langit akan menghukumku.
Jadi aku bisa mengakhiri hidupku yang buruk lebih cepat.
Itu sebabnya aku melakukan semua itu.
No comments yet. Be the first to leave one.